Connect with us

News

Review Redmi 5 Plus Indonesia – Layar 18:9 Paling Affordable?

Published

on

[vc_row][vc_column][vc_column_text]GwiGwi.com – Xiaomi merilis Redmi 5 dan Redmi 5 Plus sebagai penantang di dunia smarpthone 18:9 atau yang banyak dikenal sebagai FullViewInfinity Display, dan lain-lainnya bulan lalu di Indonesia. Perangkat

Full screen display for everyone

Tagline Xiaomi untuk Redmi 5 dan Redmi 5 Plus.

Redmi 5 dan Redmi 5 Plus diharapkan Xiaomi bisa jadi penantang kuat terutama melawan Vivo dan Oppo di pasar Indonesia dimana kedua brand itu sebelumnya sudah pernah merilis perangkat dengan model layar serupa.

Sebelum melanjutkan reviewnya, perlu diketahui bahwa Redmi 5 dan Redmi 5 Plus dikenal juga sebagai Redmi Note 5 di India, sehingga akan sangat mungkin terdapat kerancuan dalam penamaannya. Dalam hal lain, Xiaomi juga memiliki Redmi Note 5 Pro, yang saat ini hanya dirilis di india (dan kemungkinan segera di China) yang merupakan versi paling atas dari lini atau seri Xiaomi ke-5 ini.

Perangkat Redmi 5 dan Redmi 5 Plus ini serupa dengan perangkat yang diluncurkan Xiaomi pada tahun lalu yaitu Redmi Note 4. Namun, apakah berarti Xiaomi hanya meng-copas hardware mereka tahun lalu dan hanya menggantikan layarnya saja supaya “kekinian”? Lalu, worth-it ga yah Redmi 5 atau Redmi 5 Plus ini? Silahkan baca Review Redmi 5 Plus (4GB/64GB) veri GwiGwi dibawah ini yah Gwiples!

Spesifikasi Redmi 5 dan Redmi 5 Plus

Secara garis besar, internal hardware dari Redmi 5 dan Redmi 5 Plus sangat mirip dengan pendahulunya. Sebelumnya, mari kita lihat spesifikasi lengkapnya.

Operating System MIUI 9.2 based on Android 7.1.1 Nougat
Display 5.99-inch 18:9 FHD+ (2160×1080) IPS LCD panel
403ppi pixel density
450nits maximum brightness
SoC Octa-core Qualcomm Snapdragon 625 (Redmi 5 Plus) / Snapdragon 450 (Redmi 5)
Eight Cortex A53 cores at 2.0GHz
14nm
GPU Adreno 506 with Vulkan API, OpenCL 2.0, and OpenGL ES 3.1
650MHz
RAM 2GB (Redmi 5)/3GB/4GB
Memori Penyimpanan 32GB/64GB
microSD slot up to 128GB
Kamera Belakang 12MP with 1.25um pixel size and f/2.2 lens
PDAF, LED flash
1080p video recording
Kamera Depan 5MP with LED light
1080p video recording
Beautify 3.0
Konektivitas LTE with VoLTE
Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 4.1, GPS, GLONASS
Micro-USB, 3.5mm audio jack, IR blaster
Jaringan LTE: 1/3/5/40/41
GSM: 2/3/5/8
WCDMA: 1/2/5/8
Baterai 4000mAh battery (Redmi 5 Plus) / 3300mAh battery (Redmi 5)
Fast charging (5V/2A)
Fingerprint Rear fingerprint sensor
Dimensi 158.5×75.45×8.05mm
Berat 180g
Pilihan Warna Gold, Rose Gold, Blue, Black

Redmi 5 Plus – Hardware | Hardware tahun lalu tapi …

Secara jelas, Redmi 5 Plus memiliki hardware yang masih 11/12 dengan yang telah dimiliki oleh Redmi Note 4 yang sudah menjadi hits pada tahun sebelumnya. Namun demikian, Redmi 5 Plus ini (paling tidak untuk saat ini) bukanlah Redmi Note 5 yang sudah banyak menjadi rumor, atau mungkin ini adalah “rebranding” dari Redmi Note 5 karena seperti yang kita lihat di India, Redmi 5 Plus ini dinamakan Redmi Note 5, dan versi paling canggih sebagai Redmi Note 5 Pro.

Melihat dari jajaran spesifikasinya, tentunya akan lebih baik jika opsi yang dipilih adalah opsi tertinggi yang tersedia di Indonesia yaitu Redmi 5 Plus. Hal ini masih justifiable, paling tidak jika kita bahas soal Processor-nya dimana prosesor yang digunakan oleh Redmi 5 Plus terbukti sudah paling maknyus dari Xiaomi karena selama beberapa perangkat terakhir, Xiaomi selalu menggunakan Snapdragon 625 seperti yang bisa dilihat dari Redmi Note 4 (Redmi Note 4X) dan juga Xiaomi MiA1 (lihat review kita disini).

Opsi memori yang dibawa kedua varian ini pun berbeda. Redmi 5 memiliki opsi 2GB/16GB dan 3GB/32GB sedangkan Redmi 5 Plus memiliki opsi 3GB/32GB dan 4GB/64GB. Unit yang kita miliki untuk direview merupakan tipe teratas yaitu Redmi 5 Plus 4GB/64GB. Namun demikian, dampak RAM dan ROM yang dimiliki oleh Redmi 5 Plus sebenarnya tidak membuat perbedaan jauh, kecuali untuk Redmi 5 2GB/16GB yang tentunya akan sedikit “sesak” bagi kalian yang suka multitasking.

Secara garis besar, intinya smartphone ini mampu menelan banyak aplikasi yang ringan sekali hingga yang sedikit berat. Dalam uji coba ini, saya mencoba untuk memainkan salah satu game “berat” yang cukup populer seperti World of Warships. Game ini bisa berjalan dengan cukup baik dan tidak begitu mengejutkan. Snapdragon 625 sebenarnya sudah cukup menjadi barometer yang baik untuk menjadikan smartphone sebagai semi-flagship class. Walau disandingkan dengan kakaknya seperti Snapdragon 8xx Series, seri 6 dari Snapdragon mungkin bisa kalah, tapi itu kalau kita sebagai user jeli yang sangat mementingkan angka.

Multitasking-pun dapat ditelan dengan cukup baik oleh Redmi 5 Plus dan Multi-Window pun telah diikutsertakan oleh MIUI 9 untuk memberikan multitasking yang sangat menarik dimana 2 aplikasi bisa dijalankan bersamaan. Namun demikian, MIUI memiliki suatu kelemahan yang cukup fatal menurut saya yang nantinya akan dibahas pada bagian software.

Redmi 5 Plus – Software | Android Nougat dan MIUI 9 menjadi tombaknya.

Android Nougat 7.0 dan MIUI 9 menjadi tombak Redmi 5 Plus sebagai sistem operasinya. Duo Kombinasi ini sebenernya tidak terlalu baru karena Xiaomi Redmi Note 4, Note 5A, dan 5A, dan beberapa perangkat Xiaomi sebelumnya sudah mendapatkan kombinasi ini kecuali Mi A1 yang memang dikhususkan sebagai perangkat Android One yang berarti perangkat itu berbasis Android murni layaknya yang dimiliki Google Pixel.

MIUI 9 adalah salah satu update yang cukup signifikan untuk lini Xiaomi yang mendapatkannya karena salah satu fitur yang paling dinanti-nanti, yaitu multi-window akhirnya bisa dirasakan bagi pemilik perangkat Xiaomi. Namun demikian, MIUI 9 yang disuguhkan untuk Redmi 5 Plus ini pun tidak terlalu berbeda dengan apa yang sudah ada.

Hal yang paling menonjol di Redmi 5 Plus untuk MIUI 9 menurut pengamatan saya adalah pada sektor “visual”. MIUI 9 memperlihatkan tampilan yang lebih segar dan membuat turunan dari Android ini menjadi lebih unik dan menarik untuk dilihat tidak seperti smartphone yang dibuat dari China pada umumnya. Hal itu didukung juga dengan tampilan dari Redmi 5 Plus yang mengusung layar Full HD + sehingga tampilan pada layar Redmi 5 Plus ini terlihat lebih tajam dibandingkan Redmi Note 4 atau yang sederajat.

Selain itu, hal yang sangat terlihat adalah berpindahnya capacitive-navigation button dari “dagu” smartphone besutan Xiaomi pada umumnya kedalam layar. Ini tentunya sangat menarik dan disaat yang bersamaan aga annoying karena akhirnya tombol navigasi ini memakan layar yang digadang sebagai full screen display. Walau kecil, ini sedikit mengganggu. Pada perangkat besutan Samsung, Home Button walau bersifat on-screen navigation button, memiliki sebuah sistem haptic feedback dan force touch a la Apple dimana dengan memberikan sedikit tekanan, tombol kembali ke halaman utama bisa terasa tertekan tanpa perlu memunculkan navigation button. Dikarenakan Redmi 5 Plus tidak memiliki hal ini, maka tombol navigasi harus selalu ada. Yasudahlah yah, namanya juga smartphone on budget. Masa mau minta lebih harga murah. Ya ga Gwiples?

Redmi 5 Plus – Display | Full Screen Display … for everyone?

Layar yang diusung oleh Redmi 5 Plus berada di resolusi FHD+. Gampangnya, layar Redmi 5 Plus itu 5.99inci (tanggung banget yah), dan memiliki resolusi layar sebesar 2160×1080 yang berasio 18:9 dimana umumnya smartphone sebelum era 18:9 (coba jadi tahun gitu 1899 *ganyambung*), memiliki rasio 16:9 dan resolusi FHD atau Full HD pada 1920×1080 saja.

Full Screen Display ini terlihat apik apalagi dengan musimnya cinematic video yang mulai bertebaran di Youtube membuat konsumsi media video sekarang pun mulai berubah menjadi dalam rasio 18:9, dan bukan lagi 16:9 yang mulai terlihat lebih kotak.

Namun demikian, seperti yang sudah disebutkan pada bagian sebelumnya, tombol navigasi yang dipindahkan ke layar akhirnya malah memotong “halus” layar yang luas ini dalam posisi portrait. Tombol navigasi tentunya akan hilang secara otomatis saat kita bermain pada posisi landscape atau sedang nonton video di Youtube.

Redmi 5 Plus – Camera | Oke oke aja sih. Andai bisa lebih lagi …

Hal lainnya yang di push oleh Xiaomi untuk Redmi 5 dan Redmi 5 Plus adalah bagaimana kamera yang disematkan oleh Xiaomi ini bisa sekelas flagship kamera. Tentunya ini bukan cuman sekedar pernyataan, akan tetapi memang kualitas foto yang dihasilkan …. oke oke aja. Ohiya, kameranya cuman satu yah. Bukan 2 seperti MiA1.

Kenapa oke-oke aja? Karena sebenarnya untuk segi kamera sepertinya Xiaomi memang kurang bisa bersaing dengan beberapa pemangsa pasar kamera. Sebagai contoh, S8 tentunya bisa melibas Redmi 5 Plus dari segi ketajaman. Akan tetapi, tentu saja tidak apple to apple. Jadi kalau dibandingkan dengan yang sekelas, yah kamera Redmi 5 Plus tentu oke-oke saja. Not too bad, tapi tidak impresive seperti ikan yang ada di kasta atas.

Sebagai catatan, Xiaomi ternyata sedikit merubah design kameranya. Yang awalnya flushed alias masuk atau sejajar dengan bodinya untuk kamera Xiaomi seperti contohnya di Redmi Note 4, Redmi 5 Plus dan mungkin juga Redmi 5 memiliki kamera yang menonjol keluar. Artinya apa loh? Artinya kalian harus extra hati-hati apabila meletakan smartphone ini ke permukaan dengan bodi belakang yang menyentuh surface-nya. Kasar sedikit dan lensa kameranya bisa menjadi baret yang berarti bisa saja merusak hasil foto nantinya.

Perihal kamera depan, yah memang tidak ada yang terlalu wow banget. Sensornya masih sama dengan seri sebelumnya, namun ada 1 penambahan, yaitu Selfie Flashlight yang berada disebelah proximity sensorFlash-nya cukup terang, jadi buat kalian yang demen selfie selagi mungkin, nonton konser Anisong(?), ini bisa jadi selfie kamera yang cukup oke.

Redmi 5 Plus – Design | Layar kekinian … ada lagi?

Dan … kita sampai ke point terakhir untuk di review. Setelah melihat keseluruhan luar dalam dari Redmi 5 Plus, bagaimanakah design dari Redmi 5 Plus ini? Jawabannya adalah, yah tetep gitu aja. Selain dari bagian depan yang sudah dirombak untuk menjadi rumah baru dari layar fullscreen yang memang lagi trending, bagian belakangnya memang terkesan Xiaomi banget. Ini bukannya hal yang buruk. Justru bisa dibilang “better” bahkan dibandingkan smartphone lain yang salah menempatkan fingerprint sensor atau bahkan menghilangkannya. Akan tetapi, setelah dari Redmi Note 3, Note 4, dan juga seri Redmi lainnya, sepertinya dengan adanya perombakan layar depan, bagian belakang juga bisa dibuat lebih fresh.

Selain itu dari segi desing, menurut saya bagian bawah juga sudah perlu sedikit perombakan. Speaker Grill-nya memang terlihat ada 2, namun demikian, sayangnya yang berfungsi hanya sebelah kanan saja. Sepertinya yang kiri hanya dummy sama seperti yang ada di Redmi Note 4. Bagian bawah sepertinya akan lebih fungsional jika dibuat seperti Mi A1 dimana bagian tengah micro USB diganti dengan USB Type-C, dan juga adanya lubang earphone jack disebelah kiri.

Secara overall, design dari Redmi 5 Plus sudah sedikit berubah paling tidak dibagian depan agar bisa terlihat lebih apik untuk layar fullscreen-nya. Namun, beberapa bagian masih Xiaomi banget, dan walau tidak buruk, ada baiknya untuk diupgrade. Selain itu, walau layar depan yang fullscreen, sayangnya dagu dan jidat dari Redmi 5 Plus ini masih terlalu “jenong” sehingga masih terkesan bagaikan smartphone biasa dan terkadang membuat saya salah pencet kirain navigation button masih di bodi dan bukan di layar.

Redmi 5 Plus – Kesimpulan 

Jadi, intinya apa?

Redmi 5 Plus adalah salah satu smartphone budget yang lebih on-point dan worth secara harga. Dibandingkan dengan kompetitornya, Redmi 5 Plus atau Redmi 5 menjadi kandidat yang sangat lezat untuk dicaplok bagi yang sedang ingin upgrade ke “yang baru” tapi tidak mau merogoh kocek yang dalam. Jeroan yang mirip dengan Redmi Note 4 tentunya membuat Redmi 5 Plus akan memiliki reputasi yang sangat baik mengingat kemampuan Redmi Note 4 yang sudah cukup mumpuni, dan hanya berkisar di harga 2jt-an pada saat secara resmi diumumkan di Indonesia.

Namun demikian, Redmi 5 Plus dan Redmi 5 bisa saja menjadi “biasa saja” karena walau memiliki “layar kekinian”, sisahnya masih biasa saja. Sensor kamera yang dipakai sama seperti Mi A1, jeroan yang secara garis besar mirip Redmi Note 4, tidak adanya Fast Charging (mungkin untuk saat ini?), dan juga salah satu yang sangat disayangkan adalah walau Mi A1 sudah memakai port USB-C, lini Redmi masih sangat bergantung dengan micro-USB yang sudah mulai sedikit ketinggalan jaman (mungkin karena Mi A1 itu berada di seri Mi yang harusnya menjadi flagship, maka Redmi tetap mendapat versi budet). Selain itu salah satu komplain yang saya miliki adalah betapa rapatnya tombol navigasi yang membuat jempol besar saya kurang “lihai” untuk manuver diatas tombol navigasi.

Tapi tentunya Redmi 5 Plus tidak semuanya negatif. Dengan harga mulai dari 1.6 Juta untuk versi paling dasar yaitu Redmi 5 2GB/16GB, dan harga 2.699 Juta, kita akan mendapatkan otak Snapdragon 450 (Redmi 5) atau Snapdragon 625 (Redmi 5 Plus), kamera yang cukup oke dicahaya terang, body yang cukup kokoh, layar kekinian rasio 18:9 yang cukup menawan, dan juga opsi hybrid Dual-Sim | microSD-SIM yang juga sudah mendukung 4G di Indonesia.

Redmi 5 Plus – Jadi, Apakah Layak Dibeli? | Punya yah oke, kalau tidak …

Salah satu value yang saya temukan dari Redmi 5 Plus adalah kalau bisa punya yah oke, kalau tidak … yasudahlah mungkin emang belom cocok. Kenapa demikian? Secara spesifikasi, Redmi 5 Plus belum bisa dibilang sebagia “major bump” dari pendahulunya. Redmi Note 4 sudah memiliki hampir keseluruhan dari apa yang Redmi 5 Plus bisa berikan. Namun demikian, dengan logika “dagang” elektronik sesuai engko-engko Roxy, Redmi Note 4 tentunya perlahan akan mulai di phase-out atau bahasa jawanya “dipensiunkan”, membuat Redmi 5 Plus menjadi opsi terdekat (atau Redmi 5 kalau mau yang lebih affordable).

Lalu kenapa bisa dibilang belum cocok? Ada beberapa kemungkinan untuk mengapa upgrade ke Redmi 5 atau Redmi 5 Plus bisa dilewatkan. Salah satunya adalah, jika kalian pengguna Redmi Note 4, alasannya sudah seringkali disebutkan diatas yaitu upgrade-nya ga jauh-jauh amat. Selain itu, ada juga flash sale yang cukup menyulitkan untuk Gwiples agar dapat hands-on dengan perangkat ini. Selain itu, untuk mengantri di Xiaomi Official Store seperti yang saya temukan di Summarecon Mall Serpong, ada batas penjualan perangkat ini setiap harinya, dan cuman bisa didapatkan apabila kita mengantri pagi-pagi buta bahkan sebelum mall buka.

Yang terakhir, adalah kemungkinan Redmi Note 5 Pro (mungkin disebut Redmi 5 Pro kali yah kalau masuk Indonesia) untuk masuk ke Indonesia dalam waktu yang singkat nanti. Mengingat kejadian dimana Mi A1 dirilis tidak lama setelah Mi 5X dijual di pasar China sebagai perangkat MIUI sedangkan Mi A1 dirilis di Indonesia dan India dalam waktu dekat sebagai perangkat Android One. Hal ini tentunya membuat Redmi Note 5 Pro sebagai jawara dari seri Redmi 5 Xiaomi pada tahun 2018 dikarenakan adanya beberapa upgrade yang lebih signifikan.

Jadi intinya Gwiples, kalau kalian mungkin masih memegang Redmi Note 3, atau mungkin Redmi 1S kali yah biar paling jadul, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus bakalan bikin hidup “ngelag” kalian akan menjadi lebih baik dan lebih “mewah” dengan fitur-fitur elegan yang diberikan Xiaomi di Redmi 5 Plus. Akan tetapi, bagi kalian yang memakai Redmi Note 4, mugkin ada baiknya untuk menunggu Redmi Note 5 Pro karena ini lebih disebut “beast” sedangkan adik-adiknya di seri Redmi 5 adalah trainee.

Sekian Review Redmi 5 Plus ini. Jangan sampai ketinggalan informasi, review, dan berita menarik seputar Anime, Manga, Pop Culture, Events, Teknologi, dan juga Games dengan cara subscribe ke mail-list dari GwiGwi.com.

Sampai jumpa di review berikuta, FSPlus signing out!

Mengenai Review Redmi 5 Plus

Perangkat yang direview merupakan Redmi 5 Plus 4GB/64GB yang merupakan versi teratas dari seri Redmi 5 dan dijual resmi oleh Mi Indonesia melalui PT.Erajaya dan TAM. Perangkat ini telah diuji coba untuk review ini selama kurang lebih sebulan dan yang tertulis adalah pengalaman menggunakan perangkat ini melalui point-of-view pengguna awam atau penggunaan pada umumnya.

Redmi 5 Plus ini menjalankan sistem operasi Android Nougat 7.0 dan berada dalam lingkup ROM MIUI 9 versi Indonesia yang memiliki akses untuk Google Play Store. Perangkat ini dipasangkan dengan Operator XL untuk uji cobanya dan tidak dipasangkan dengan memori penyimpanan external.

Gallery[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=”3″ images=”37997,37995,37993,37994,37992,37991,37990,37989,37988,37987,37986,37985,37984,37983,37982,37981,37980,37979,37978,37977,37976,37975,37974,37973,37972,37971,37970,37969,37968,37967,37966″ img_size=”full” onclick=””][/vc_column][/vc_row]

Advertisement

News

Siap Mengguncang Musim Panas! VTuber NIJISANJI EN “BY THE BEAT” Rilis Single Digital Kedua “MERORI” dalam Dua Bahasa

Published

on

By

Siap Mengguncang Musim Panas! Vtuber Nijisanji En “by The Beat” Rilis Single Digital Kedua “merori” Dalam Dua Bahasa

www.gwigwi.com –

Unit VTuber pria beranggotakan empat orang di bawah naungan proyek NIJISANJI EN (ANYCOLOR Inc.), BY THE BEAT, bersiap kembali menggebrak industri musik global. Bekerja sama dengan Virgin Music (label musik Jepang di bawah Universal Music G.K.), BY THE BEAT akan merilis single digital kedua mereka bertajuk “MERORI” pada Jumat, 31 Juli 2026 JST untuk versi bahasa Inggris, diikuti versi bahasa Jepang bertajuk “Boku ni Mero-ri” pada Rabu, 5 Agustus 2026 JST.

Proyek ambisius ini dirancang khusus untuk menemani musim panas para penggemar di seluruh dunia dengan dance track yang melodis, energik, dan candu.

Kolaborasi Musisi Hits dan Koreografer Ternama

Untuk memastikan single ini menjadi killer track, BY THE BEAT menggandeng produser musik papan atas, MUTEKI DEAD SNAKE, yang bertanggung jawab atas penulisan lirik dan komposisi lagu. MUTEKI DEAD SNAKE dikenal lewat karya-karya hitnya untuk grup idola papan atas seperti Snow Man (“Charisma Max”) dan M!LK (“I Love You So Much I'm Destroyed!”).

Lagu “MERORI” mengusung melodi pop adiktif yang dipadukan dengan sentuhan musik Latin. Menghadirkan hook yang sangat membekas di telinga—“Boku ni Mero Mero Mero Mero ri”—lagu ini sukses menggambarkan keseruan dan euforia dari sebuah pesta kolam renang di malam musim panas (summer night pool party).

Tak hanya dari segi audio, visual dance untuk lagu ini pun dipastikan akan memukau. Koreografi versi penuhnya digarap langsung oleh Getz, koreografer ternama yang sering terlibat dalam berbagai proyek anime, game, VTuber, dan kolaborasi artis besar.

Kampanye Interaktif Bersama Penggemar Global

Sebelum lagu ini resmi diproduksi, BY THE BEAT telah melibatkan penggemar secara langsung lewat kampanye media sosial pada bulan April lalu. Mereka mengajak fans dari dalam dan luar Jepang untuk mengirimkan ide “kalimat yang ingin mereka dengar dari BY THE BEAT di pesta kolam renang malam hari”. Antusiasme yang tinggi ini berhasil membangun hype dan menghidupkan dunia (worldview) dari lagu ini jauh sebelum perilisannya.

Intip Cuplikannya Lebih Awal di Media Sosial!

Bagi para penggemar yang sudah tidak sabar, potongan singkat (short clips) dari versi Inggris dan Jepang sudah resmi tersedia di TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts sejak Minggu, 19 Juli 2026 pukul 00:00 JST.

Catatan untuk Fans:

Klip animasi dance yang menampilkan maskot resmi grup kini sudah bisa diunduh di kanal YouTube dan media sosial resmi BY THE BEAT. Penggemar diajak untuk mencoba Twist Dance yang ikonik dan menggunakan audio resmi ini untuk konten buatan pengguna (UGC) mereka.

Langkah Ambisius BY THE BEAT Selanjutnya

Setelah sukses dengan single debut mereka, “Double Vision,” perilisan “MERORI” dalam dua versi bahasa ini mempertegas komitmen BY THE BEAT untuk terus mendobrak batas sebagai musisi global sekaligus VTuber yang terhubung erat dengan fans di seluruh dunia.

Bersiaplah untuk berdansa dan biarkan musim panas Anda diwarnai oleh pesona melodis dari BY THE BEAT!

“MERORI” TikTok Audio Link:

https://www.tiktok.com/share/music/7661469081838274561

“Boku ni Merori” TikTok Audio Link:

https://www.tiktok.com/share/music/7661468949566457857

2nd Digital Single “MERORI” *English-language track

Release Date: Friday, July 31, 2026 JST

Pre-add / Pre-save: :https://BY-THE-BEAT.lnk.to/meroriPR

2nd Digital Single “Boku ni Merori” *Japanese-language track

Release Date: Wednesday, August 5, 2026 JST

Pre-add / Pre-save:https://BY-THE-BEAT.lnk.to/merori-for-mePR

Continue Reading

News

ASUS Republic of Gamers Umumkan Ketersediaan Monitor Gaming ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM Tandem RGB OLED

Published

on

By

Asus Republic Of Gamers Umumkan Ketersediaan Monitor Gaming Rog Swift Oled Pg27ucwm Dan Pg32ucwm Tandem Rgb Oled

www.gwigwi.com – ASUS  Republic of Gamers (ROG) mengumumkan ketersediaan monitor gaming ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM yang  masing-masing dilengkapi teknologi 4K true Tandem RGB OLED. Hadirkan teknologi panel flagship ke pengaturan enthusiast, PG27UCWM (26,5 inci) dan PG32UCWM (31,5 inci) mengintegrasikan teknologi true RGB Stripe OLED dengan lapisan TrueBlack Glossy dan Dual Mode (4K@240Hz / FHD@480Hz) untuk menyuguhkan keseimbangan terbaik antara ketepatan dan kecepatan. Teknologi efisiensi daya GaNFET inovatif dan peningkatan fitur OLED Care Pro berfungsi untuk memperpanjang masa pakai panel, sementara dukungan Dolby Vision ®, standar VESA ® DisplayHDR 400 True Black, dan konektivitas UHBR20 DisplayPort 2.1A membuat kedua monitor ini siap untuk game HDR yang paling intensif.

True Tandem RGB OLED

Kedua monitor hadir dengan panel 4K true Tandem RGB OLED dengan lapisan Glossy TrueBlack eksklusif untuk menampilkan visual super tajam dan warna yang sangat akurat. Teknologi True RGB Stripe OLED menghilangkan subpiksel putih yang seringkali ditemukan pada panel WOLED standar. Hasilnya, tepian teks terlihat jelas dan reproduksi warna menjadi lebih akurat dengan peningkatan volume hingga 27%, meski dalam pencahayaan puncak. Fleksibilitas fitur Dual Mode memudahkan gamer berganti antara visual memukau dari 4K@240Hz dan aksi super responsif dari FHD@480Hz. Selain itu, response time 0,03ms super cepat menghilangkan ghosting dan motion blur pada game bergerak cepat.

Dirancang tahan lama

Desain power supply menggunakan teknologi GaNFET Inovatif untuk mengoptimalkan pembuangan panas dan efisiensi daya, sehingga panas berkurang hampir 35% dan suhu ventilasi turun 10%. Kemampuan tersebut membuat OLED lebih tahan lama dengan performa lebih andal dibandingkan monitor OLED tanpa GaNFET Inovatif sebelumnya. Di sisi lain, peningkatan fitur OLED Care Pro melindungi panel lebih jauh, dengan pembaruan teknologi Neo Proximity Sensor yang menawarkan fitur penyesuaian Motion Sensitivity serta kustomisasi timer Auto Away. Lima opsi level Motion Sensitivity menyuguhkan peningkatan akurasi deteksi sekaligus sangat berguna bagi gamer yang fokus pada permainannya. Timer Auto Away dapat diatur dari rentang 1-15 menit, kemudian saat waktu berakhir layar akan menampilkan background image secara otomatis. Semua fitur OLED Care Pro dapat diatur dengan mudah melalui aplikasi ASUS DisplayWidget Center eksklusif melalui mouse.

HDR dan akurasi warna kelas profesional

ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM dirancang untuk gaming HDR yang sangat realistis melalui Dolby Vision, standar VESA DisplayHDR 400 True Black, gamut 99% DCI-P3, warna true 10-bit, dan akurasi warna Delta E<2. Secara bersamaan, fitur tersebut menghasilkan kualitas hitam yang pekat, highlight yang jernih, dan akurasi warna yang nyata pada game dan konten visual.

Kontrol AI agent-ready

Dengan ASUS Display Control CLI dan Agent Skill bawaan, pengguna dapat meminta AI agent untuk menanyakan dan menyesuaikan pengaturan monitor yang didukung melalui bahasa sehari-hari. Satu permintaan dapat melibatkan beberapa pengaturan di satu atau lebih monitor ASUS yang kompatibel. Misalnya, agent AI dapat menjadwalkan layar agar lebih cerah di pagi hari dengan level brightness lebih tinggi, color temperature 6500K, Gamma 2.2, dan Blue Light Filter mati. Agent AI ini juga dapat mengatur profil malam dengan kecerahan lebih rendah, color temperature 4000K, dan peningkatan Blue Light Filter supaya pandangan lebih nyaman sebelum tidur. Untuk tugas dengan warna intensif, satu permintaan pada Agent AI dapat mengatur mode sRGB, color temperature 6500K, Gamma 2.2, Uniform Brightness, dan level brightness yang nyaman. Untuk game kompetitif, Agent AI bisa mengganti layar ke mode FHD@480Hz, lalu mengaktifkan mode FPS dan OLED Anti-Flicker, serta menyesuaikan kecerahan yang disukai pengguna. CLI menjalankan perintah kontrol monitor secara lokal di workstation, sementara Agent AI mengubah maksud pengguna menjadi urutan tindakan yang memungkinkan.

Konektivitas masa depan

Kedua monitor menawarkan konektivitas yang komprehensif agar kompatibel dengan hardware generasi berikutnya. Beberapa opsi koneksi adalah DisplayPort 2.1a UHBR20 dengan full bandwidth 80Gbps, HDMI ® 2.1, dan USB-C ® dengan Power Delivery 90-watt untuk koneksi dengan satu kabel ke laptop yang kompatibel.

 

Ketersediaan & Harga

Silakan menghubungi perwakilan ASUS setempat terkait ketersedian barang dan harga.

Continue Reading

News

Rayakan Ulang Ulang Tahun ke-20 Persona 3, SEGA Rilis Video Musik Spesial dan Diskon Besar-besaran!

Published

on

By

Rayakan Ulang Ulang Tahun Ke 20 Persona 3, Sega Rilis Video Musik Spesial Dan Diskon Besar Besaran!

www.gwigwi.com – www.gwigwi.com – SEGA dan ATLUS secara resmi merayakan hari jadi yang ke-20 untuk salah satu game RPG paling berpengaruh dalam sejarah industri game, Persona 3. Franchise ini terus membuktikan popularitasnya yang tak lekang oleh waktu, di mana versi remake modernnya, Persona 3 Reload, tercatat telah sukses terjual lebih dari 3 juta kopi di seluruh dunia.

Untuk menandai pencapaian bersejarah ini, SEGA menyuguhkan serangkaian kejutan spesial bagi para penggemar, mulai dari peluncuran ilustrasi peringatan dari desainer karakter orisinalnya, Shigenori Soejima, hingga perilisan video musik (music video) bertajuk “Persona 3: 20th Anniversary Remix”.

Rayakan Ulang Ulang Tahun Ke 20 Persona 3, Sega Rilis Video Musik Spesial Dan Diskon Besar Besaran!

Rayakan Ulang Ulang Tahun Ke 20 Persona 3, Sega Rilis Video Musik Spesial Dan Diskon Besar Besaran!

Kolaborasi Kreatif Video Musik “Persona 3: 20th Anniversary Remix”

Video musik yang baru saja diluncurkan ini mengombinasikan aransemen musik chill garapan DJ VaVa (dari kru hip-hop Jepang ternama Creative Drug Store) dengan visual pixel art retro estetik karya sutradara seni Motocross Saito. Video musik ini dirancang untuk membawa para penggemar bernostalgia dan merasakan atmosfer unik dunia Persona 3, baik saat sedang belajar, bekerja, maupun bersantai.

Menariknya, aransemen lagu perayaan ini juga menghadirkan kejutan besar di mana musisi legendaris seri Persona, Lotus Juice, turut turun tangan langsung merekam vokal baru (brand-new vocals) khusus untuk proyek ini.

Pixel artist Motocross Saito mengungkapkan kebahagiaannya dalam menggarap proyek ini. “Ini adalah kehormatan besar bisa merayakan ulang tahun ke-20 Persona 3 sekaligus ulang tahun ke-2 Persona 3 Reload. Tim pengembang dan saya bekerja erat untuk menangkap detail-detail terkecil agar fans merasa masuk kembali ke dunia game tersebut,” ungkapnya, seraya menambahkan bahwa ia sangat senang mendapat kesempatan menggambar Koromaru, karakter anjing favoritnya di game tersebut.

Proyek video musik yang emosional ini disutradarai oleh Arito Chida, yang sukses menerjemahkan kecintaan mendalam para kreator dan tim ATLUS terhadap warisan Persona 3 menjadi sebuah karya audio visual yang memukau.

Diskon 50% Persona 3 Reload di PlayStation Store

Sebagai bagian dari festival perayaan ini, SEGA juga memberikan penawaran terbatas bagi para gamer yang belum sempat mencicipi keseruan Persona 3 Reload. Untuk waktu terbatas, versi Standard Edition dari game ini mendapatkan potongan harga sebesar 50% di PlayStation Store.

  • Periode Promo: 10 Juli (pukul 23.00) hingga 29 Juli 2026 (pukul 22.59 WIB).

  • Platform: PlayStation®4 dan PlayStation®5.

Gamer juga dapat mengunduh versi demo gratis terlebih dahulu, dan nantinya seluruh data progres permainan (save data) bisa langsung ditransfer ke dalam versi game penuh saat dibeli.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending