Connect with us

News

Review Redmi 5 Plus Indonesia – Layar 18:9 Paling Affordable?

Published

on

[vc_row][vc_column][vc_column_text]GwiGwi.com – Xiaomi merilis Redmi 5 dan Redmi 5 Plus sebagai penantang di dunia smarpthone 18:9 atau yang banyak dikenal sebagai FullViewInfinity Display, dan lain-lainnya bulan lalu di Indonesia. Perangkat

Full screen display for everyone

Tagline Xiaomi untuk Redmi 5 dan Redmi 5 Plus.

Redmi 5 dan Redmi 5 Plus diharapkan Xiaomi bisa jadi penantang kuat terutama melawan Vivo dan Oppo di pasar Indonesia dimana kedua brand itu sebelumnya sudah pernah merilis perangkat dengan model layar serupa.

Sebelum melanjutkan reviewnya, perlu diketahui bahwa Redmi 5 dan Redmi 5 Plus dikenal juga sebagai Redmi Note 5 di India, sehingga akan sangat mungkin terdapat kerancuan dalam penamaannya. Dalam hal lain, Xiaomi juga memiliki Redmi Note 5 Pro, yang saat ini hanya dirilis di india (dan kemungkinan segera di China) yang merupakan versi paling atas dari lini atau seri Xiaomi ke-5 ini.

Perangkat Redmi 5 dan Redmi 5 Plus ini serupa dengan perangkat yang diluncurkan Xiaomi pada tahun lalu yaitu Redmi Note 4. Namun, apakah berarti Xiaomi hanya meng-copas hardware mereka tahun lalu dan hanya menggantikan layarnya saja supaya “kekinian”? Lalu, worth-it ga yah Redmi 5 atau Redmi 5 Plus ini? Silahkan baca Review Redmi 5 Plus (4GB/64GB) veri GwiGwi dibawah ini yah Gwiples!

Spesifikasi Redmi 5 dan Redmi 5 Plus

Secara garis besar, internal hardware dari Redmi 5 dan Redmi 5 Plus sangat mirip dengan pendahulunya. Sebelumnya, mari kita lihat spesifikasi lengkapnya.

Operating System MIUI 9.2 based on Android 7.1.1 Nougat
Display 5.99-inch 18:9 FHD+ (2160×1080) IPS LCD panel
403ppi pixel density
450nits maximum brightness
SoC Octa-core Qualcomm Snapdragon 625 (Redmi 5 Plus) / Snapdragon 450 (Redmi 5)
Eight Cortex A53 cores at 2.0GHz
14nm
GPU Adreno 506 with Vulkan API, OpenCL 2.0, and OpenGL ES 3.1
650MHz
RAM 2GB (Redmi 5)/3GB/4GB
Memori Penyimpanan 32GB/64GB
microSD slot up to 128GB
Kamera Belakang 12MP with 1.25um pixel size and f/2.2 lens
PDAF, LED flash
1080p video recording
Kamera Depan 5MP with LED light
1080p video recording
Beautify 3.0
Konektivitas LTE with VoLTE
Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 4.1, GPS, GLONASS
Micro-USB, 3.5mm audio jack, IR blaster
Jaringan LTE: 1/3/5/40/41
GSM: 2/3/5/8
WCDMA: 1/2/5/8
Baterai 4000mAh battery (Redmi 5 Plus) / 3300mAh battery (Redmi 5)
Fast charging (5V/2A)
Fingerprint Rear fingerprint sensor
Dimensi 158.5×75.45×8.05mm
Berat 180g
Pilihan Warna Gold, Rose Gold, Blue, Black

Redmi 5 Plus – Hardware | Hardware tahun lalu tapi …

Secara jelas, Redmi 5 Plus memiliki hardware yang masih 11/12 dengan yang telah dimiliki oleh Redmi Note 4 yang sudah menjadi hits pada tahun sebelumnya. Namun demikian, Redmi 5 Plus ini (paling tidak untuk saat ini) bukanlah Redmi Note 5 yang sudah banyak menjadi rumor, atau mungkin ini adalah “rebranding” dari Redmi Note 5 karena seperti yang kita lihat di India, Redmi 5 Plus ini dinamakan Redmi Note 5, dan versi paling canggih sebagai Redmi Note 5 Pro.

Melihat dari jajaran spesifikasinya, tentunya akan lebih baik jika opsi yang dipilih adalah opsi tertinggi yang tersedia di Indonesia yaitu Redmi 5 Plus. Hal ini masih justifiable, paling tidak jika kita bahas soal Processor-nya dimana prosesor yang digunakan oleh Redmi 5 Plus terbukti sudah paling maknyus dari Xiaomi karena selama beberapa perangkat terakhir, Xiaomi selalu menggunakan Snapdragon 625 seperti yang bisa dilihat dari Redmi Note 4 (Redmi Note 4X) dan juga Xiaomi MiA1 (lihat review kita disini).

Opsi memori yang dibawa kedua varian ini pun berbeda. Redmi 5 memiliki opsi 2GB/16GB dan 3GB/32GB sedangkan Redmi 5 Plus memiliki opsi 3GB/32GB dan 4GB/64GB. Unit yang kita miliki untuk direview merupakan tipe teratas yaitu Redmi 5 Plus 4GB/64GB. Namun demikian, dampak RAM dan ROM yang dimiliki oleh Redmi 5 Plus sebenarnya tidak membuat perbedaan jauh, kecuali untuk Redmi 5 2GB/16GB yang tentunya akan sedikit “sesak” bagi kalian yang suka multitasking.

Secara garis besar, intinya smartphone ini mampu menelan banyak aplikasi yang ringan sekali hingga yang sedikit berat. Dalam uji coba ini, saya mencoba untuk memainkan salah satu game “berat” yang cukup populer seperti World of Warships. Game ini bisa berjalan dengan cukup baik dan tidak begitu mengejutkan. Snapdragon 625 sebenarnya sudah cukup menjadi barometer yang baik untuk menjadikan smartphone sebagai semi-flagship class. Walau disandingkan dengan kakaknya seperti Snapdragon 8xx Series, seri 6 dari Snapdragon mungkin bisa kalah, tapi itu kalau kita sebagai user jeli yang sangat mementingkan angka.

Multitasking-pun dapat ditelan dengan cukup baik oleh Redmi 5 Plus dan Multi-Window pun telah diikutsertakan oleh MIUI 9 untuk memberikan multitasking yang sangat menarik dimana 2 aplikasi bisa dijalankan bersamaan. Namun demikian, MIUI memiliki suatu kelemahan yang cukup fatal menurut saya yang nantinya akan dibahas pada bagian software.

Redmi 5 Plus – Software | Android Nougat dan MIUI 9 menjadi tombaknya.

Android Nougat 7.0 dan MIUI 9 menjadi tombak Redmi 5 Plus sebagai sistem operasinya. Duo Kombinasi ini sebenernya tidak terlalu baru karena Xiaomi Redmi Note 4, Note 5A, dan 5A, dan beberapa perangkat Xiaomi sebelumnya sudah mendapatkan kombinasi ini kecuali Mi A1 yang memang dikhususkan sebagai perangkat Android One yang berarti perangkat itu berbasis Android murni layaknya yang dimiliki Google Pixel.

MIUI 9 adalah salah satu update yang cukup signifikan untuk lini Xiaomi yang mendapatkannya karena salah satu fitur yang paling dinanti-nanti, yaitu multi-window akhirnya bisa dirasakan bagi pemilik perangkat Xiaomi. Namun demikian, MIUI 9 yang disuguhkan untuk Redmi 5 Plus ini pun tidak terlalu berbeda dengan apa yang sudah ada.

Hal yang paling menonjol di Redmi 5 Plus untuk MIUI 9 menurut pengamatan saya adalah pada sektor “visual”. MIUI 9 memperlihatkan tampilan yang lebih segar dan membuat turunan dari Android ini menjadi lebih unik dan menarik untuk dilihat tidak seperti smartphone yang dibuat dari China pada umumnya. Hal itu didukung juga dengan tampilan dari Redmi 5 Plus yang mengusung layar Full HD + sehingga tampilan pada layar Redmi 5 Plus ini terlihat lebih tajam dibandingkan Redmi Note 4 atau yang sederajat.

Selain itu, hal yang sangat terlihat adalah berpindahnya capacitive-navigation button dari “dagu” smartphone besutan Xiaomi pada umumnya kedalam layar. Ini tentunya sangat menarik dan disaat yang bersamaan aga annoying karena akhirnya tombol navigasi ini memakan layar yang digadang sebagai full screen display. Walau kecil, ini sedikit mengganggu. Pada perangkat besutan Samsung, Home Button walau bersifat on-screen navigation button, memiliki sebuah sistem haptic feedback dan force touch a la Apple dimana dengan memberikan sedikit tekanan, tombol kembali ke halaman utama bisa terasa tertekan tanpa perlu memunculkan navigation button. Dikarenakan Redmi 5 Plus tidak memiliki hal ini, maka tombol navigasi harus selalu ada. Yasudahlah yah, namanya juga smartphone on budget. Masa mau minta lebih harga murah. Ya ga Gwiples?

Redmi 5 Plus – Display | Full Screen Display … for everyone?

Layar yang diusung oleh Redmi 5 Plus berada di resolusi FHD+. Gampangnya, layar Redmi 5 Plus itu 5.99inci (tanggung banget yah), dan memiliki resolusi layar sebesar 2160×1080 yang berasio 18:9 dimana umumnya smartphone sebelum era 18:9 (coba jadi tahun gitu 1899 *ganyambung*), memiliki rasio 16:9 dan resolusi FHD atau Full HD pada 1920×1080 saja.

Full Screen Display ini terlihat apik apalagi dengan musimnya cinematic video yang mulai bertebaran di Youtube membuat konsumsi media video sekarang pun mulai berubah menjadi dalam rasio 18:9, dan bukan lagi 16:9 yang mulai terlihat lebih kotak.

Namun demikian, seperti yang sudah disebutkan pada bagian sebelumnya, tombol navigasi yang dipindahkan ke layar akhirnya malah memotong “halus” layar yang luas ini dalam posisi portrait. Tombol navigasi tentunya akan hilang secara otomatis saat kita bermain pada posisi landscape atau sedang nonton video di Youtube.

Redmi 5 Plus – Camera | Oke oke aja sih. Andai bisa lebih lagi …

Hal lainnya yang di push oleh Xiaomi untuk Redmi 5 dan Redmi 5 Plus adalah bagaimana kamera yang disematkan oleh Xiaomi ini bisa sekelas flagship kamera. Tentunya ini bukan cuman sekedar pernyataan, akan tetapi memang kualitas foto yang dihasilkan …. oke oke aja. Ohiya, kameranya cuman satu yah. Bukan 2 seperti MiA1.

Kenapa oke-oke aja? Karena sebenarnya untuk segi kamera sepertinya Xiaomi memang kurang bisa bersaing dengan beberapa pemangsa pasar kamera. Sebagai contoh, S8 tentunya bisa melibas Redmi 5 Plus dari segi ketajaman. Akan tetapi, tentu saja tidak apple to apple. Jadi kalau dibandingkan dengan yang sekelas, yah kamera Redmi 5 Plus tentu oke-oke saja. Not too bad, tapi tidak impresive seperti ikan yang ada di kasta atas.

Sebagai catatan, Xiaomi ternyata sedikit merubah design kameranya. Yang awalnya flushed alias masuk atau sejajar dengan bodinya untuk kamera Xiaomi seperti contohnya di Redmi Note 4, Redmi 5 Plus dan mungkin juga Redmi 5 memiliki kamera yang menonjol keluar. Artinya apa loh? Artinya kalian harus extra hati-hati apabila meletakan smartphone ini ke permukaan dengan bodi belakang yang menyentuh surface-nya. Kasar sedikit dan lensa kameranya bisa menjadi baret yang berarti bisa saja merusak hasil foto nantinya.

Perihal kamera depan, yah memang tidak ada yang terlalu wow banget. Sensornya masih sama dengan seri sebelumnya, namun ada 1 penambahan, yaitu Selfie Flashlight yang berada disebelah proximity sensorFlash-nya cukup terang, jadi buat kalian yang demen selfie selagi mungkin, nonton konser Anisong(?), ini bisa jadi selfie kamera yang cukup oke.

Redmi 5 Plus – Design | Layar kekinian … ada lagi?

Dan … kita sampai ke point terakhir untuk di review. Setelah melihat keseluruhan luar dalam dari Redmi 5 Plus, bagaimanakah design dari Redmi 5 Plus ini? Jawabannya adalah, yah tetep gitu aja. Selain dari bagian depan yang sudah dirombak untuk menjadi rumah baru dari layar fullscreen yang memang lagi trending, bagian belakangnya memang terkesan Xiaomi banget. Ini bukannya hal yang buruk. Justru bisa dibilang “better” bahkan dibandingkan smartphone lain yang salah menempatkan fingerprint sensor atau bahkan menghilangkannya. Akan tetapi, setelah dari Redmi Note 3, Note 4, dan juga seri Redmi lainnya, sepertinya dengan adanya perombakan layar depan, bagian belakang juga bisa dibuat lebih fresh.

Selain itu dari segi desing, menurut saya bagian bawah juga sudah perlu sedikit perombakan. Speaker Grill-nya memang terlihat ada 2, namun demikian, sayangnya yang berfungsi hanya sebelah kanan saja. Sepertinya yang kiri hanya dummy sama seperti yang ada di Redmi Note 4. Bagian bawah sepertinya akan lebih fungsional jika dibuat seperti Mi A1 dimana bagian tengah micro USB diganti dengan USB Type-C, dan juga adanya lubang earphone jack disebelah kiri.

Secara overall, design dari Redmi 5 Plus sudah sedikit berubah paling tidak dibagian depan agar bisa terlihat lebih apik untuk layar fullscreen-nya. Namun, beberapa bagian masih Xiaomi banget, dan walau tidak buruk, ada baiknya untuk diupgrade. Selain itu, walau layar depan yang fullscreen, sayangnya dagu dan jidat dari Redmi 5 Plus ini masih terlalu “jenong” sehingga masih terkesan bagaikan smartphone biasa dan terkadang membuat saya salah pencet kirain navigation button masih di bodi dan bukan di layar.

Redmi 5 Plus – Kesimpulan 

Jadi, intinya apa?

Redmi 5 Plus adalah salah satu smartphone budget yang lebih on-point dan worth secara harga. Dibandingkan dengan kompetitornya, Redmi 5 Plus atau Redmi 5 menjadi kandidat yang sangat lezat untuk dicaplok bagi yang sedang ingin upgrade ke “yang baru” tapi tidak mau merogoh kocek yang dalam. Jeroan yang mirip dengan Redmi Note 4 tentunya membuat Redmi 5 Plus akan memiliki reputasi yang sangat baik mengingat kemampuan Redmi Note 4 yang sudah cukup mumpuni, dan hanya berkisar di harga 2jt-an pada saat secara resmi diumumkan di Indonesia.

Namun demikian, Redmi 5 Plus dan Redmi 5 bisa saja menjadi “biasa saja” karena walau memiliki “layar kekinian”, sisahnya masih biasa saja. Sensor kamera yang dipakai sama seperti Mi A1, jeroan yang secara garis besar mirip Redmi Note 4, tidak adanya Fast Charging (mungkin untuk saat ini?), dan juga salah satu yang sangat disayangkan adalah walau Mi A1 sudah memakai port USB-C, lini Redmi masih sangat bergantung dengan micro-USB yang sudah mulai sedikit ketinggalan jaman (mungkin karena Mi A1 itu berada di seri Mi yang harusnya menjadi flagship, maka Redmi tetap mendapat versi budet). Selain itu salah satu komplain yang saya miliki adalah betapa rapatnya tombol navigasi yang membuat jempol besar saya kurang “lihai” untuk manuver diatas tombol navigasi.

Tapi tentunya Redmi 5 Plus tidak semuanya negatif. Dengan harga mulai dari 1.6 Juta untuk versi paling dasar yaitu Redmi 5 2GB/16GB, dan harga 2.699 Juta, kita akan mendapatkan otak Snapdragon 450 (Redmi 5) atau Snapdragon 625 (Redmi 5 Plus), kamera yang cukup oke dicahaya terang, body yang cukup kokoh, layar kekinian rasio 18:9 yang cukup menawan, dan juga opsi hybrid Dual-Sim | microSD-SIM yang juga sudah mendukung 4G di Indonesia.

Redmi 5 Plus – Jadi, Apakah Layak Dibeli? | Punya yah oke, kalau tidak …

Salah satu value yang saya temukan dari Redmi 5 Plus adalah kalau bisa punya yah oke, kalau tidak … yasudahlah mungkin emang belom cocok. Kenapa demikian? Secara spesifikasi, Redmi 5 Plus belum bisa dibilang sebagia “major bump” dari pendahulunya. Redmi Note 4 sudah memiliki hampir keseluruhan dari apa yang Redmi 5 Plus bisa berikan. Namun demikian, dengan logika “dagang” elektronik sesuai engko-engko Roxy, Redmi Note 4 tentunya perlahan akan mulai di phase-out atau bahasa jawanya “dipensiunkan”, membuat Redmi 5 Plus menjadi opsi terdekat (atau Redmi 5 kalau mau yang lebih affordable).

Lalu kenapa bisa dibilang belum cocok? Ada beberapa kemungkinan untuk mengapa upgrade ke Redmi 5 atau Redmi 5 Plus bisa dilewatkan. Salah satunya adalah, jika kalian pengguna Redmi Note 4, alasannya sudah seringkali disebutkan diatas yaitu upgrade-nya ga jauh-jauh amat. Selain itu, ada juga flash sale yang cukup menyulitkan untuk Gwiples agar dapat hands-on dengan perangkat ini. Selain itu, untuk mengantri di Xiaomi Official Store seperti yang saya temukan di Summarecon Mall Serpong, ada batas penjualan perangkat ini setiap harinya, dan cuman bisa didapatkan apabila kita mengantri pagi-pagi buta bahkan sebelum mall buka.

Yang terakhir, adalah kemungkinan Redmi Note 5 Pro (mungkin disebut Redmi 5 Pro kali yah kalau masuk Indonesia) untuk masuk ke Indonesia dalam waktu yang singkat nanti. Mengingat kejadian dimana Mi A1 dirilis tidak lama setelah Mi 5X dijual di pasar China sebagai perangkat MIUI sedangkan Mi A1 dirilis di Indonesia dan India dalam waktu dekat sebagai perangkat Android One. Hal ini tentunya membuat Redmi Note 5 Pro sebagai jawara dari seri Redmi 5 Xiaomi pada tahun 2018 dikarenakan adanya beberapa upgrade yang lebih signifikan.

Jadi intinya Gwiples, kalau kalian mungkin masih memegang Redmi Note 3, atau mungkin Redmi 1S kali yah biar paling jadul, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus bakalan bikin hidup “ngelag” kalian akan menjadi lebih baik dan lebih “mewah” dengan fitur-fitur elegan yang diberikan Xiaomi di Redmi 5 Plus. Akan tetapi, bagi kalian yang memakai Redmi Note 4, mugkin ada baiknya untuk menunggu Redmi Note 5 Pro karena ini lebih disebut “beast” sedangkan adik-adiknya di seri Redmi 5 adalah trainee.

Sekian Review Redmi 5 Plus ini. Jangan sampai ketinggalan informasi, review, dan berita menarik seputar Anime, Manga, Pop Culture, Events, Teknologi, dan juga Games dengan cara subscribe ke mail-list dari GwiGwi.com.

Sampai jumpa di review berikuta, FSPlus signing out!

Mengenai Review Redmi 5 Plus

Perangkat yang direview merupakan Redmi 5 Plus 4GB/64GB yang merupakan versi teratas dari seri Redmi 5 dan dijual resmi oleh Mi Indonesia melalui PT.Erajaya dan TAM. Perangkat ini telah diuji coba untuk review ini selama kurang lebih sebulan dan yang tertulis adalah pengalaman menggunakan perangkat ini melalui point-of-view pengguna awam atau penggunaan pada umumnya.

Redmi 5 Plus ini menjalankan sistem operasi Android Nougat 7.0 dan berada dalam lingkup ROM MIUI 9 versi Indonesia yang memiliki akses untuk Google Play Store. Perangkat ini dipasangkan dengan Operator XL untuk uji cobanya dan tidak dipasangkan dengan memori penyimpanan external.

Gallery[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=”3″ images=”37997,37995,37993,37994,37992,37991,37990,37989,37988,37987,37986,37985,37984,37983,37982,37981,37980,37979,37978,37977,37976,37975,37974,37973,37972,37971,37970,37969,37968,37967,37966″ img_size=”full” onclick=””][/vc_column][/vc_row]

Advertisement

News

Genshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana

Published

on

By

Genshin Impact Versi “candra Vii”: Kebenaran Di Balik Lembar Lembar Purana

www.gwigwi.com – HoYoverse secara resmi mengumumkan kehadiran Genshin Impact Versi Candra VII bertajuk “Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana” yang akan meluncur pada 20 Mei mendatang. Kali ini, pemain akan dibawa kembali ke Sumeru yang sedang dilanda krisis hebat. Secara mengejutkan, Nahida dikabarkan terjebak dalam tidur yang tidak dapat dijelaskan, meninggalkan bangsa kebijaksanaan di ambang kekacauan.

Situasi semakin memanas dengan kemunculan musuh misterius yang menyerupai Harbinger Il Dottore. Konflik ini akan menyeret wajah-wajah familiar seperti Collei, Nicole, hingga sosok baru Raja Ibis Thoth. Traveler yang berhasil menyelesaikan babak cerita ini dalam waktu terbatas bisa mengantongi hingga 560 Primogem serta material penting lainnya.

Debut Nicole Reeyn dan Anggota Knights of Favonius

Update ini menandai sejarah baru dengan hadirnya Nicole Reeyn, anggota pertama dari organisasi penyihir misterius Hexenzirkel yang dapat dimainkan. Sebagai karakter Pyro Bintang 5, Nicole berperan sebagai pendukung tim yang tangguh dengan kemampuan memberikan perisai dan buff ATK bagi rekan satu timnya. Uniknya, di luar pertempuran, Nicole bisa membantu pemain mencari harta karun menggunakan bantuan Seelie.

Genshin Impact Versi “candra Vii”: Kebenaran Di Balik Lembar Lembar Purana

Genshin Impact Versi “candra Vii”: Kebenaran Di Balik Lembar Lembar Purana

Selain Nicole, barisan karakter baru juga diperkuat oleh:

  • Lohen (Bintang 5, Cryo): Wakil Kapten Kompi ke-5 Knights of Favonius yang ahli mengelola sumber daya tempur “Joy” untuk menghasilkan DMG Cryo dahsyat.

  • Prune (Bintang 4, Anemo): Seorang pemburu penyihir bersertifikat Alice yang menggunakan senjata unik berupa lonceng dan palu.

     

    Genshin Impact Versi “candra Vii”: Kebenaran Di Balik Lembar Lembar Purana

    Genshin Impact Versi “candra Vii”: Kebenaran Di Balik Lembar Lembar Purana

    Genshin Impact Versi “candra Vii”: Kebenaran Di Balik Lembar Lembar Purana

    Genshin Impact Versi “candra Vii”: Kebenaran Di Balik Lembar Lembar Purana



    Event Menarik dan Penambahan Fitur Game

Bagi para penggemar Klee, event waktu terbatas kali ini akan berpusat pada Hexenzirkel Cilik yang menghadirkan minigame seru bersama Qiqi, Yaoyao, dan Sayu. Pemain juga berkesempatan mendapatkan senjata eksklusif bernama “Super Awesome Magic Key”.

Untuk memudahkan pemain lama maupun baru, fitur “Catatan Panduan” akan disematkan di dalam game untuk memberikan ringkasan cerita petualangan sebelumnya agar pemain tidak kehilangan arah dalam narasi yang semakin kompleks.

Continue Reading

News

Para Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta

Published

on

Para Pemain “mortal Kombat Ii” Meriahkan Tur Global Di Jakarta Lewat Kehadiran Di Fan Event Dan Red Carpet Di Jakarta

www.gwigwi.com – Warner Bros. Pictures akan menggelar “Mortal Kombat II” Global Tour di Jakarta, menandai pertama kalinya kota ini dipilih sebagai salah satu destinasi dalam tur global film Hollywood berskala besar. Digelar pada 3 Mei di Epiwalk Mall, rangkaian acara di Jakarta akan menghadirkan fan event dan red carpet eksklusif, menghadirkan kesempatan bagi para penggemar untuk bisa lebih dekat dengan para bintang dari salah satu film aksi paling di nanti tahun ini yang diadaptasi dari video game ikonik. Acara ini akan dihadiri oleh para pemeran “Mortal Kombat II”: Ludi Lin, Tadanobu Asano, Joe Taslim, dan Max Huang.

Aktor Indonesia, Joe Taslim kembali memerankan Bi-Han, karakter dari Netherrealm yang perjalanannya dalam “Mortal Kombat II” mengambil arah yang jauh lebih gelap dari sebelumnya. Dihantui oleh berbagai kejadian masa lalu, Bi-Han digambarkan sebagai sosok yang tersiksa yang semakin tenggelam dalam kegelapan, berevolusi menjadi seorang pembunuh yang kejam dan tangguh. “Mortal Kombat II” mengembangkan karakternya dengan kompleksitas emosional yang lebih dalam, menempatkannya di pusat konflik yang kian memanas antara berbagai alam semesta.

Para Pemain “mortal Kombat Ii” Meriahkan Tur Global Di Jakarta Lewat Kehadiran Di Fan Event Dan Red Carpet Di Jakarta

Para Pemain “mortal Kombat Ii” Meriahkan Tur Global Di Jakarta Lewat Kehadiran Di Fan Event Dan Red Carpet Di Jakarta

Ludi Lin memerankan Liu Kang, tokoh sentral yang menjadi jantung dan kompas moral utama dari saga Mortal Kombat. Dikenal karena kekuatan, kedisiplinan, dan kesetiaannya yang tak tergoyahkan, Liu Kang mencerminkan keseimbangan sempurna antara kekuatan dan tujuan. Karakternya semakin dipertegas oleh kemampuan apinya yang mistis, mencerminkan gairah batin dan intensitas emosi. Dalam “Mortal Kombat II”, perjalanan Liu Kang dipengaruhi oleh kehilangan pribadi dan tanggung jawab yang semakin besar, menghadirkan kedalaman emosional yang kuat dalam perannya.

Para Pemain “mortal Kombat Ii” Meriahkan Tur Global Di Jakarta Lewat Kehadiran Di Fan Event Dan Red Carpet Di Jakarta

Para Pemain “mortal Kombat Ii” Meriahkan Tur Global Di Jakarta Lewat Kehadiran Di Fan Event Dan Red Carpet Di Jakarta

Max Huang memerankan Kung Lao, seorang petarung yang sangat terampil  sekaligus mantan biksu Shaolin yang dibesarkan bersama Liu Kang. Dikenal karena tingkat akurasinya serta topi bertepi pisaunya yang ikonik. Kung Lao menjadi salah satu karakter yang paling tangguh di semesta Mortal Kombat. Dalam “Mortal Kombat II” karakternya menjalani sebuah perjalanan yang kompleks dan penuh emosi, didorong oleh rasa terabaikan dan tekad untuk balas dendam. Evolusi ini menambahkan cerita-cerita baru yang menarik dalam perjalanannya, menyoroti konflik batin sekaligus transformasi yang dialaminya.

Para Pemain “mortal Kombat Ii” Meriahkan Tur Global Di Jakarta Lewat Kehadiran Di Fan Event Dan Red Carpet Di Jakarta

Para Pemain “mortal Kombat Ii” Meriahkan Tur Global Di Jakarta Lewat Kehadiran Di Fan Event Dan Red Carpet Di Jakarta

Tadanobu Asano memerankan Lord Raiden, seorang Dewa Petir yang disegani serta menjadi pemandu bagi para juara di Earthrealm. Dengan kemampuan luar biasa, termasuk kekuatan mengendalikan petir dan melintasi berbagai alam semesta, Raiden memainkan peranan penting dalam memilih serta membimbing para pejuang yang melindungi Earthrealm. Dalam “Mortal Kombat II”, misinya berlanjut saat dirinya mengenali potensi tersembunyi dalam diri sekutu-sekutunya yang tak terduga, hal ini semakin mempertegas perannya sebagai pemimpin dan mentor yang legendaris.

Para Pemain “mortal Kombat Ii” Meriahkan Tur Global Di Jakarta Lewat Kehadiran Di Fan Event Dan Red Carpet Di Jakarta

Para Pemain “mortal Kombat Ii” Meriahkan Tur Global Di Jakarta Lewat Kehadiran Di Fan Event Dan Red Carpet Di Jakarta

Dalam fan event dan red carpet di Jakarta nanti, komunitas penggemar lokal: Kombatant ID akan turut berpartisipasi. Hal ini tentunya menggambarkan antusiasme yang luar biasa dari para penggemar film ini di Indonesia. “Momen ini bukan sekadar bertemu para pemeran, tapi mencerminkan bagaimana Mortal Kombat terus berkembang dan relevan dengan para penggemar lintas generasi,” kata Kiki Kai, perwakilan dari Kombatant ID. “Melihat Jakarta menjadi salah satu lokasi global tour tentunya jadi sebuah pengakuan yang luar biasa bagi komunitas Indonesia.”

Para Pemain “mortal Kombat Ii” Meriahkan Tur Global Di Jakarta Lewat Kehadiran Di Fan Event Dan Red Carpet Di Jakarta

Para Pemain “mortal Kombat Ii” Meriahkan Tur Global Di Jakarta Lewat Kehadiran Di Fan Event Dan Red Carpet Di Jakarta

“Mortal Kombat II” melanjutkan kesuksesan film tahun 2021 dengan memperluas semesta cerita melalui dunia-dunia baru, karakter ikonik, serta adegan pertarungan yang intens dan visceral. Dengan lebih banyak aksi, humor yang tajam, serta emosi yang kuat, film ini menjanjikan pengalaman yang LEBIH BESAR, LEBIH SERU, DAN LEBIH BRUTAL—menghadirkan pengalaman Mortal Kombat yang selama ini dinantikan para penggemar.

“Mortal Kombat II” akan tayang di bioskop dan IMAX® di seluruh Indonesia pada 6 Mei 2026.

Continue Reading

News

Ragnarok Origin Classic Tetapi Janji Open Server dengan Sakura Vows

Published

on

By

Ragnarok Origin Classic Tetapi Janji Open Server Dengan Sakura Vows

www.gwigwi.com – Saat mayoritas MMORPG masih menggunakan status berbayar untuk mendorong pendapatan setiap update, Ragnarok Origin Classic (ROOC) yang diterbitkan oleh Gravity Game Vision justru memilih jalan yang sangat berbeda. Pada versi [Sakura Vows] yang resmi rilis pada tanggal 24 April, ROOC menghadirkan sistem pernikahan dan gameplay terbatas, sekaligus membuka server baru [Sakura Vows], dan semua konten tambahan tersebut, tidak ada satu pun yang terikat dengan angka stats maupun power. 

Sejak awal server dibuka, ROOC telah memberikan janji “Keadilan Murni, Grow with Monthly Pass Only “. Desain dari versi [Sakura Vows] kali ini merupakan bukti dari janji tersebut. Sebagai fitur dengan sosialisasi paling kental dalam MMORPG, tim memilih untuk mengembalikannya ke pengalaman sosial yang murni: Kamu menikah karena ingin berpetualang bersama orang ini, bukan karena bisa menambah Power.

Tiga jenis Costumeuntuk pernikahan memiliki stat yang sepenuhnya seragam; [Eternal Contract] Wedding yang paling dasar hanya membutuhkan biaya 999.999 Eden Coin untuk diselenggarakan, memastikan romansa bukan lagi hak istimewa yang hanya bisa didapatkan dengan Diamond atau Top-up.

Di saat game lain masih menggunakan Wedding Pack untuk menciptakan tekanan biaya waktu terbatas, ROOC memilih agar setiap petualang bisa mampu menikah. Ini bukan sekadar sebuah update fitur, melainkan lebih seperti pembuktian atas komitmen terhadap game.

Tiga Opsi Pernikahan: Sesuai Budget, Stats Tetap Setara

Sistem pernikahan pada versi Sakura Vows menghadirkan tiga jenis upacara pernikahan, masing-masing dengan tampilan visual dan nuansa yang berbeda. Namun prinsip intinya tetap sama, yaitu semua stats Costume dari hadiah pernikahan sepenuhnya seragam, dan tidak ada istilah menghabiskan lebih banyak uang membuatmu lebih kuat.

Eternal Contract Wedding – Tanpa batas minimum. Hanya dengan 999.999 Eden Coin, kamu sudah bisa menyelesaikan oath dan menerima Set Costume Eternal Contract serta hadiah pernyataan cinta. ROOC membuktikan dengan tindakan: Romansa tidak butuh kartu kredit.

Sakura Oath Wedding – Menawarkan dekorasi adegan pernikahan eksklusif dan animasi upacara formal. Setelah selesai, kamu akan menerima Set Costume Sakura Oath dan Mount [Sakura Lux Car] edisi terbatas. Suasananya lebih megah, namun Power stats tetap sama.

Beyond the Stars Wedding – Menghadirkan pertunjukan yang memukau secara visual, menampilkan animasi upacara yang megah, Set Costume Beyond the Stars, Mount [Starry Night Car] edisi terbatas, serta Portrait eksklusif. Perbedaannya hanya terletak pada kemegahan dan nilai koleksi, tidak ada hubungannya dengan stats.

Selain itu, Fitur [Wedding Renewal] khusus telah ditambahkan, kini pasangan yang sudah menikah dapat mengadakan pernikahan kembali dengan biaya yang sangat terjangkau, dan mengundang teman-teman Guild untuk mengenang momen manis bersama. Niat desain dari tim official sangat jelas: Pernikahan bukanlah konsumsi sekali pakai, melainkan titik interaksi sosial di jalan petualangan yang bisa dirayakan berulang kali.

Ragnarok Origin Classic Tetapi Janji Open Server Dengan Sakura Vows

Ragnarok Origin Classic Tetapi Janji Open Server Dengan Sakura Vows

Bukan Sekadar Pernikahan: Sosialisasi yang Bebas Tekanan

Ambisi [Sakura Vows] tidak hanya sebatas pada sistem pernikahan saja. Seluruh update ini dirancang dengan serangkaian desain event yang berfokus pada pengalaman sosial:

Seluruh kota Prontera telah diubah menjadi bertema Sakura, menciptakan atmosfer imersif yang terbatas di musim ini.

[Out Loud Confession] – Event yang memungkinkan para petualang untuk mengirimkan pesan pengakuan cinta kepada sosok idaman mereka.

[Rainbow Covenant] – Quest dua orang yang menggunakan nilai kecocokan untuk menentukan akhir petualangan, memperkuat makna interaksi antar mitra.

[MBTI Oracle] – Menggabungkan tes kepribadian ala MBTI untuk menghasilkan Title eksklusif serta rekomendasi pasangan yang cocok.

Selesaikan serangkaian event dan Check-in selama 15 hari untuk mendapatkan item gaya terbatas seperti [Sakura Headwear] dan tunjukkan romansa eksklusifmu.

Di saat yang bersamaan, tim official juga membuka zona event [Sakura Vows] di situs resmi. Mulai hari ini hingga 31 Mei, berpartisipasilah dalam event ini untuk mendapatkan hadiah romantis, dan hadiah utama Backwear [Sakura Spring].

Pada tanggal 27 April, Gameplay perjodohan [Love Potion] dan tantangan PVE [Sakura Spirit] juga akan hadir dan terus menghadirkan konten baru ke dalam versi ini.

Ragnarok Origin Classic Tetapi Janji Open Server Dengan Sakura Vows

Ragnarok Origin Classic Tetapi Janji Open Server Dengan Sakura Vows

Ketika fokus pada pemain bertransformasi dari slogan menjadi inti DNA produk

Melihat kembali pilihan desain [Sakura Vows] kali ini, hal yang paling patut diperhatikan mungkin bukanlah sistem pernikahan itu sendiri, melainkan sikap produk yang diwakilinya.

Sejak server dibuka, produser Big Kitty bersikeras menggunakan bentuk surat terbuka untuk menyelaraskan pemikiran pengembangan, merencanakan update secara terbuka dengan semua petualang, serta melakukan penyesuaian iteratif secara real-time berdasarkan saran optimasi dari pemain. Mode kreasi bersama yang sangat transparan ini membuat banyak pemain benar-benar merasakan dedikasi tim terhadap IP RO dan perhatian terhadap pengalaman pemain.

[Sakura Vows] bukan hanya sekadar Update, tetapi juga bukti dari Team ROOC kepada para pemain: Janji saat pembukaan server bukanlah taktik sementara, melainkan komitmen jangka panjang.

Saat bunga Sakura bermekaran, apakah kamu sudah siap untuk menggandeng tangan “si dia” dan melangkah bersama ke dalam cerita milik kalian berdua?

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending