Connect with us

Music

Interview Bersama Vicke Blanka, Ceritakan Keberagaman Melalui Lagu

Published

on

GwiGwi.com – Vicke Blanka merilis album baru rayakan debut 5 tahun bersama penggemar.

Vicke Blank merupakan seorang singer-songwriter yang baru saja merilis album best-of ‘BEST ALBUM SUPERVILLAIN’. Album ini sangat spesial karena melibatkan penggemarnya untuk memberikan pilihan lagu.

Bersamaan dengan itu dirinya juga merilis OST untuk Film Perancis “LA REVANCHE DES CREVETTES PAILLETÉES (Original
title)” yang berjudul “Changes.”

Bagaimana semuanya ini terjadi bersamaan? Simak Interview bersama Vicke Blanka bersama Gwimin

Bagaimana rasanya merilis dua karya dalam waktu hampir bersamaan?

Vicke Blanka: Aku merasa senang bisa terus lanjut merilis lagu~

Apa ada alasan tertentu merilis single dan album berdekatan?

Vicke Blanka: Itu cuma kebetulan. Rilis album telah diputuskan dari jauh hari sebelumnya,
Dan cerita menyenangkan tentang rilis single itu baru muncul kemudian.

Selamat untuk single Changes yang menjadi lagu tema film “LA REVANCHE DES CREVETTES PAILLETÉES”. Apa dapat ceritakan bagaimana proses single ini menjadi lagu tema film?

Vicke Blanka: Kedua sutradara film tersebut menemuiku. Mereka mengatakan musikku cocok untuk berbagai tema film.

Saya selalu penasaran untuk lagu tema, jika berkenan menjawab apakah lagu ini dibuat khusus untuk film ini? Atau film ini yang memilih lagu ini ketika lagu telah jadi dibuat?

Vicke Blanka: Aku menciptakan ‘Changes'  khusus untuk film ini dan aku banyak berbicara dengan para sutradaranya berkali-kali dalam proses pembuatannya.

Jika khusus dibuat untuk film, apakah hal yang sama juga terjadi untuk lagu tema Vicke Blanka untuk judul anime seperti Black Clover dan Fruits Basket?

Vicke Blanka: Iya, biasanya pertama aku mendapat tawaran “bisakah kamu menulis lagu untuk film/anime ini?” dan dari situ aku menyetujuinya dan mulai membuat. Aku pribadi menyukai kedua anime itu sehingga aku tidak perlu berpikir panjang karena aku sudah hafal semua ceritanya di dalam kepalaku.

Apa yang menghubungkan lagu ‘Changes' dengan film “LA REVANCHE DES CREVETTES PAILLETÉES”? Bolehkah share sedikit

Vicke Blanka: Aku pikir itu adalah film tentang keragaman jadi itu sebabnya aku membuat lagu dengan pesan yang bisa tersampaikan ke berbagai orang. Dan aku pikir aku telah berhasil melakukannya.

Jika saya melihat lirik lagu ‘Changes' sepertinya lagu ini cukup emosional? Apakah berdasarkan pengalaman pribadi? Bolehkah share sedikit bagaimana lagu ini dihasilkan?

Vicke Blanka: Aku setuju. Aku pikir lagu ini mencerminkan pengalaman aku, atau cara berpikir aku. Aku sangat bersimpati dengan pesan dari film tersebut.

Karena pekerjaan ibuku, sejak aku masih kecil rumah orang tua aku telah kedatangan tamu dari seluruh dunia. Tentu saja, ada orang-orang LGBTQ + di antara mereka, dan itu menjadi normal bagiku karena aku tumbuh seperti itu.

Tetapi aku terkejut dengan kenyataan bahwa itu belum sepenuhnya menjadi hal umum di dunia. Aku akan sepenuhnya bekerja sama dengan gerakan tersebut dan akan melakukan apa pun yang aku bisa.

Selamat untuk anniversary debut ke-5. Bagaimana rasanya sudah berkarya selama 5 tahun?

Vicke Blanka: Rasanya singkat sekali. Bikin aku ingin libur selama setahun haha

Album ‘Best-of' ini melibatkan penggemar untuk memilih lagu-lagu yang ditampilkan. Adakah alasan khusus mengapa melalui voting?

Vicke Blanka: Ini adalah pertama kalinya aku melaksanakan pemungutan suara penggemar. Aku merasa itu adalah ide yang menarik jadi aku mencobanya. Hasilnya, itu menjadi kesempatan bagus untuk mengenal perasaan para penggemar.

Jika melihat track album, justru lagu baru di album ‘Best-of' ini, I Like You, berada di nomor terakhir? Apa alasannya?

Vicke Blanka: Aku tidak ingin membuat BEST ALBUM tanpa lagu baru. Daftar lagu di album ini bagaikan mengikuti sejarah. Justru karena ada lagu baru lah album itu menjadi lebih bernilai bukan?

Apa makna lagu baru I Like You untuk album ‘best-of' ini?

Vicke Blanka: Mungkin tentang posisiku pada waktu itu ya Sekarang kita telah melewati titik itu dan akan ke tahap berikutnya. Aku pikir kalian harus cukup bergerak cepat untuk bisa mengikutiku haha.

Kepada penggemar baru di Indonesia, bagaimana secara singkat Vicke Blanka menjelaskan musik anda?

Vicke Blanka: Dengarkan Black Rover dan Black Catcher terlebih dahulu. Nanti aku ceritakan lebih lanjut!

Apakah anda suka menonton anime? Adakah lagu-lagu yang terinspirasi dari hasil menonton anime? Jika ada bolehkah share tentang lagu itu dan dari terinspirasi dari anime apa?

Vicke Blanka: Anime adalah budaya terbaik dan aku bangga akan hal itu. Aku pernah tersemangati oleh kata-kata karakter anime dan bangkit dari keterpurukan, saya rasa setiap orang pernah mengalami hal yang sama

Adakah rencana untuk membawakan lagu anisong lagi dimasa depan?

Vicke Blanka: Tidak sekarang, tetapi jika ada kesempatan, aku akan menerimanya.

Terakhir, apa pesan anda kepada para penggemar anda?

Vicke Blanka: Hai penggemar Indonesia. Terima kasih untuk selalu mendengarkan laguku. Sampai jumpa lagi. Aku tunggu tawaran untuk tampil di Indonesia ya.

Itulah bincang-bincang kami bersama Vicke Blanka, yuk langsung aja dengarkan album baru dan singlenya

Advertisement

Music

SHIFT UP Dikritik Usai Promosikan Stellar Blade: Bloodrain Lewat Video Musik Berbasis AI

Published

on

Shift Up Dikritik Usai Promosikan Stellar Blade: Bloodrain Lewat Video Musik Berbasis Ai

www.gwigwi.com – SHIFT UP menuai sorotan dari komunitas setelah merilis video musik orisinal untuk Stellar Blade: Bloodrain di kanal YouTube resminya. Video berjudul “Wanna be in LOVE” tersebut dipublikasikan hari ini, namun alih-alih mendapat sambutan positif, konten tersebut justru memicu gelombang kritik dari para penggemar.
Sejumlah penonton menilai video musik tersebut tampak dibuat menggunakan teknologi generative AI.
Dugaan ini muncul karena banyak adegan yang memperlihatkan hasil visual dengan karakteristik yang dianggap tidak konsisten, mulai dari perubahan bentuk wajah, proporsi tubuh, hingga detail anatomi karakter yang terlihat berbeda di setiap adegan.
Salah satu aspek yang paling banyak disorot adalah penampilan Evie, karakter utama dalam Stellar Blade: Bloodrain.
Banyak penggemar menilai wajah dan proporsi tubuh Evie dalam video tersebut tidak sesuai dengan desain resminya di dalam game. Perbedaan tersebut memicu berbagai komentar di media sosial, dengan sebagian pemain mengaku kecewa karena kualitas visualnya dianggap tidak mencerminkan standar yang selama ini dikenal dari SHIFT UP.
Komunitas juga mempertanyakan keputusan pengembang menggunakan video bergaya AI untuk mempromosikan game yang selama ini dipuji berkat kualitas grafis dan desain karakternya. Menurut sejumlah penggemar, pendekatan tersebut justru mengurangi identitas visual Stellar Blade yang selama ini dibangun melalui proses produksi konvensional.

Di sisi lain, ada pula pengguna yang berpendapat bahwa SHIFT UP belum memberikan pernyataan resmi mengenai proses pembuatan video tersebut.
Meski menuai kritik, video musik tersebut tetap berhasil menarik perhatian komunitas dan memicu diskusi luas di berbagai platform.
Kini para penggemar menantikan apakah SHIFT UP akan memberikan klarifikasi terkait proses produksi video tersebut atau memilih mempertahankan pendekatan yang digunakan dalam materi promosi Stellar Blade: Bloodrain. SHIFT UP Dikritik Usai Promosikan Stellar Blade: Bloodrain Lewat Video Musik Berbasis AI

Continue Reading

Music

for Revenge Rilis ‘I Miss You Every Brand New Day’, Original Song untuk film Spider-Man: Brand New Day

Published

on

By

For Revenge Rilis ‘i Miss You Every Brand New Day’, Original Song Untuk Film Spider Man: Brand New Day

www.gwigwi.com – for Revenge mempersembahkan ‘I Miss You Every Brand New Day', sebuah original song untuk film Spider-Man: Brand New Day. Kolaborasi ini berawal dari tawaran Sony Music dan Sony Pictures, yang melihat karya-karya for Revenge sejalan dengan emosi cerita dalam film tersebut.

Bagi for Revenge, kesempatan ini menjadi sebuah pencapaian sekaligus tantangan kreatif yang istimewa. Untuk pertama kalinya, mereka menulis karya yang tidak hanya berangkat dari pengalaman personal, tetapi juga dari perjalanan emosional Peter Parker. “Buat kami, ini sebuah kehormatan. Nggak pernah bayangin for Revenge bisa diberi kesempatan untuk menulis karya based on salah satu franchise film terbesar di dunia,” ungkap Boniex. Band ini juga mengaku harus menyelami sudut pandang yang berbeda dalam proses penciptaan lagu tersebut. “Biasanya kami membuat karya berdasarkan apa yang kami alami. Kali ini harus menyatu dengan apa yang dirasakan Peter Parker di film tersebut. Sebagai fanboy Spider-Man, sekali lagi, ini sebuah kebanggaan, untuk menggali sisi emosional seorang Peter Parker,” lanjutnya.

‘I Miss You Every Brand New Day' membawa identitas emosional for Revenge ke dalam semesta Spider-Man: Brand New Day. Lagu ini menjadi pertemuan antara narasi personal yang selama ini kuat dalam karya for Revenge dengan dinamika perjalanan salah satu karakter pahlawan super paling ikonis di dunia. Diperkaya oleh kontribusi sejumlah musisi dan sosok kreatif, lagu ini menghadirkan vokal tamu dari Cynantia Pratita, arahan vokal oleh Kamga, serta paduan suara dari Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza, dan Luginia Raftiane. Proses produksinya turut melibatkan sejumlah nama di balik layar industri musik Indonesia, menegaskan skala dan keseriusan karya ini sebagai original songl.

‘I Miss You Every Brand New Day' akan menjadi karya spesial bagi pendengar for Revenge, penggemar Spider-Man, serta siapa pun yang pernah berhadapan dengan rindu, kehilangan, dan harapan untuk memulai sebuah hari yang baru. Dengarkan sekarang di seluruh digital streaming platform di Indonesia

Executive Producer             : Muhammad Soufan for Sony Music Entertainment Indonesia

A&R                                        : Keke Kananta

Performed by                       : for Revenge

Composed by                       : Moch Boniex Nurwega & Faisal Riant Sahputra

Music Produced by              : for Revenge, Faisal Riant Sahputra & Samuel Theophilus Japutra

Vocal Directed  by               : Kamga

Vocal Recorded by              : Yusup Albantani at Sony Music Studios Indonesia

Guest Vocal by                     : Cynantia Pratita

Choir by                                                 : Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza & Luginia Raftiane

Vocal Edited by                    : Sinyo Luntungan at Ebony Ivory Studio

Drums Recorded by            : Ikhsan Rizaldy at Studio 12

Drums Edited by                  : Samuel Theophilus Japutra

Mix Prep by                          : Samuel Theophilus Japutra

Mixed & Mastered by         : Dimas Pradipta at Sum It! Studio

Assisted by                            : Carlo Jogi & Dita Suria at Sum It! Studio

Dolby Atmos by                   : Gamaliel A. Pradipta at Sony Music Studios Indonesia

Published by                         : PT. Sony Music Publishing Indonesia

Continue Reading

Music

You Yokoyama (SUPER EIGHT) Memasuki Fase Baru Lewat Album Solo Kedua “ROCK FOR YOU”, Simak Detail dan MV Utamanya!

Published

on

By

You Yokoyama (super Eight) Memasuki Fase Baru Lewat Album Solo Kedua “rock For You”, Simak Detail Dan Mv Utamanya!

www.gwigwi.com – www.gwigwi.com – Kabar gembira untuk para Gwiple dan pencinta musik J-Pop! You Yokoyama, anggota dari grup populer SUPER EIGHT, resmi memasuki babak kedua dari proyek solo spesialnya dengan merilis album sophomore bertajuk “ROCK FOR YOU”.

Album terbaru ini kini sudah bisa didengarkan dan diunduh secara global di berbagai platform streaming musik digital utama seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan platform pilihan lainnya melalui tautan berikut: 👉 Link Platform Musik “ROCK FOR YOU”

Selain perilisan album, Yokoyama juga meluncurkan video musik (MV) untuk lagu utama berjudul “Pistol” yang sudah tayang di YouTube:

Perjalanan dari “ROCK TO YOU” Menjadi “ROCK FOR YOU”

Proyek solo “ROCK TO YOU” awalnya dimulai sebagai perjalanan satu tahun bagi Yokoyama untuk menggembleng diri dan menemukan jati diri musikalitasnya. Pada Maret 2026, ia mengumumkan kelanjutan proyek ini dengan pernyataan singkat namun berkesan: “I have more to say” (Masih ada hal yang ingin kusampaikan).

Perjalanan tersebut berlanjut dengan perilisan ganda single digital “Pistol / KANJOU MAIGO” pada bulan April, yang diikuti oleh rangkaian konser back-to-back di tempat bergengsi seperti Osaka Castle Hall dan Zepp Haneda (Tokyo). Kini, cerita tersebut memuncak dalam album penuh bertajuk “ROCK FOR YOU”.

Kolaborasi Spesial dengan Shota Yasuda & Lirik Personal

Album “ROCK FOR YOU” memuat deretan lagu yang kaya emosi dan makna personal:

  • 6 Lagu Baru dengan Lirik Karya Sendiri: Di luar trek yang sudah dirilis sebelumnya serta lagu “Arigato” yang pertama kali dibawakan secara perdana di konser bulan Mei lalu, terdapat enam lagu baru yang liriknya ditulis langsung oleh Yokoyama.

  • Sentuhan Kolaborasi Rekan Satu Grup: Salah satu trek baru berjudul “Pudding” menghadirkan komposisi musik buatan rekan satu grupnya di SUPER EIGHT, Shota Yasuda. Ini melanjutkan tradisi kolaborasi mereka setelah sukses lewat lagu “cHocolate” dan “Kicyu” di album sebelumnya.

Dedikasi dan Cinta Tanpa Henti pada Musik

Lewat album ini, Yokoyama mencurahkan seluruh jiwa dan raganya dalam penulisan lagu. Tanpa ragu untuk bersikap jujur dan rentan (vulnerable), musik yang ia kembangkan bersama para penggemar menjadi dorongan utama yang terus membawanya ke pencapaian yang lebih tinggi.

Satu hal yang pasti dari babak baru ini: rasa cinta You Yokoyama terhadap musik tidak akan pernah pudar, melainkan akan terus tumbuh semakin besar.

Jangan lupa untuk mendengarkan album “ROCK FOR YOU” dan tonton MV “Pistol” sekarang juga di platform kesayangan kalian!

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending