Connect with us

News

Xiaomi Redmi Note 5 Siap-Siap Masuk ke Pasar China. Android 8.1 Oreo Mungkin Jadi Pilihan.

Published

on

GwiGwi.com – Xiaomi belum lama ini meluncurkan Xiaomi Redmi 5 dan Redmi 5 Plus di Indonesia. Sementara itu di India di hari yang sama, Xiaomi meluncurkan Redmi Note 5 (rebrand/rename dari Redmi 5) dan juga Redmi Note 5 Pro yang merupakan “kelas tertinggi” dari Redmi seri 5. Uniknya, peluncuran Redmi Note 5 Pro ini pertama kali dilakukan di India dan bukan di kandang Xiaomi sendiri. Namun demikian, sepertinya sebentar lagi perangkat ini juga akan meluncur ke pasar China dengan tambahan baru yaitu Android 8.1 Oreo.

Peluncuran Redmi Note 5 Pro digadang menjadi langkah strategis Xiaomi untuk pasar yang cukup penting baginya yaitu India dan hingga saat ini masih eksklusif untuk India saja. Sekarang, karena hal tersebut sudah usai, Xiaomi pun berikutnya akan meluncurkan perangkat ini. Menurut halaman Weibo Xiaomi, perangkat ini akan mulai meluncur di Negri Panda pada 16 Maret 2018 ini dan mengusung Android 8.1.

Android 8.1 tentunya akan memperkenalkan perangkat Xiaomi ke salah satu project teranyar Google yaitu Project Treble. Hal ini sangat unik karena banyak perangkat yang tidak mendapatkan update dikarenakan oleh keputusan para pembuat smartphone untuk tidak memperkenalkan projek ini ke perangkat mereka.

Baca Juga:  Xiaomi umumkan Mi 8 Pro dan Mi 8 Lite

Redmi Note 5 Pro adalah salah satu perangkat teranyar Xiaomi yang memiliki layar “kekinian” 18:9, dan juga pengaplikasikan kamera bak iPhone dimana kameranya disusun vertikal dari atas kebawah. Yang lebih menarik lagi, Xiaomi akhirnya melepaskan keterikatan mereka dengan Qualcomm Snapdragon 625 dan beralih ke Qualcomm Snapdragon 636. Selain itu opsi RAM yang dimiliki oleh perangkat ini adalah 4GB dan 6GB LPDDR4X dan memori internal yang terpatok pada 64GB. Ini membuat perangkat ini berada diatas pesaingnya pada umumnya dan juga menjadi seri Redmi tertinggi di Indonesia. Hingga saat ini Xiaomi Indonesia belum ada kabar atau desas desus kapan perangkat ini akan meluncur.

Sumber : XDA Developers

Japan

Miliarder Jepang ini akan jadi turis pertama ke bulan

Published

on

By

GwiGwi.com – Pada hari Senin (17/9/2018), CEO Space X Elon Musk memberitahukan identitas turis pertama yang bakal berwisata ke bulan. Orang tersebut ialah Yusaku Maezawa. Namun, Maezawa tidak bakal pergi sendirian. Pada tahun 2023 nanti, Maezawa akan menyuruh enam sampai delapan seniman, mulai dari arsitek, musisi, sampai desainer pakaian dan seniman visual media, dalam perjalanannya ke bulan naik Big Falcon Ship.

Sebetulnya, Big Falcon Ship (BFS) yang mempunyai panjang 118 meter dirancang untuk dapat membawa 100 penumpang dan 1.100 meter kubik kargo. Akan namun untuk perjalanannya nanti, BFS melulu akan membawa kru seminimal mungkin supaya dapat membawa lebih tidak sedikit makanan, air dan barang-barang beda yang diperlukan jika misi tidak berhasil di tengah jalan.

Maezawa diberitahukan oleh SpaceX sebagai seorang milyuner yang berbisnis di bidang ritel mode online. Namun, ia pun memiliki tidak sedikit identitas lain, tergolong sebagai seorang musisi rock. Pria berusia 42 tahun ini menegakkan band rock indie-nya ketika masih sekolah SMA dan menerbitkan sebuah album mini pada 1993. Pada 1995, Maezawa mengenalkan sebuah bisnis musik impor dan mulai memasarkan album via pos dari rumahnya. Bisnis rumahan ini melesat dengan cepat dan dalam tiga tahun bertransformasi menjadi Start Today, suatu bisnis e-commerce yang sekarang ditaksir bernilai 12 miliar dollar AS atau selama Rp 178 triliun.

Pada akhir tahun ‘90-an ini, band Maezawa yang mempunyai nama Switch Style pun menandatangi kontrak dengan BMG Japan dan menghasilkan tiga album. Usai album ketiga, Maezawa menyimpulkan untuk konsentrasi menjalankan perusahaannya yang pada saat tersebut mulai melebarkan sayap untuk memasarkan lebih tidak sedikit hal, tergolong pakaian, melewati anak perusahaan yang diberi nama Zozotown.

Baca Juga:  Xiaomi Mi Band 3 dengan NFC Resmi Dirilis di China

Namun, Maezawa tidak melupakan kecintaannya terhadap seni. Di tengah kesibukannya, dia pun mengoleksi sekian banyak karya seniman muda, dan pada 2012, menegakkan Tokyo’s Contemporary Art Foundation yang menyerahkan dana untuk orang-orang yang hendak terjun di dunia seni. Secara internasional, nama Maezawa mencuat di media saat dia menguras uang 98 juta dollar AS atau selama Rp 1,4 triliun untuk membeli sekian banyak karya seni di pelelangan Christie’s dan Sotheby’s.

Salah satu yang ia beli ialah sebuah lukisan tahun 1982 oleh Jean-Michel Basquiat ekuivalen 57,3 juta dollar AS atau selama Rp 852 juta. Pembelian ini menjadi rekor dunia untuk karya seniman Amerika termahal sampai tahun 2017 saat Maezawa melakukan pembelian lukisan beda dari Basquiat dengan harga 110 juta dollar AS atau selama Rp 1,6 triliun.

Kecintaannya terhadap seni berikut yang menciptakan Maezawa menyimpulkan untuk menyuruh seniman dalam perjalanannya ke bulan. Uang ini, ujar Musk, pun akan dipakai untuk mengembangkan teknologi Big Falcon Rocket. “Sejak masih kecil, aku telah cinta dengan bulan. Hanya dengan memandangi bulan menghidupkan imajinasiku; ia akan tidak jarang kali ada di sana dan terus menginspirasi manusia. Inilah sebabnya aku tidak inginkan melewatkan peluang untuk menyaksikan bulan dari dekat,” kata Maezawa dalam acara konferensi pers pada Senin lalu.

Continue Reading

News

Xiaomi Mi Band 3 dengan NFC Resmi Dirilis di China

Published

on

By

GwiGwi.com – Xiaomi sebelumnya sudah merilis Xiaomi Mi Band 3, namun kali ini, variasi Mi Band 3 dengan NFC pun akhirnya resmi dirilis di China. Dengan harga CNY 199 atau sekitar 450 Ribu Rupiah, Mi Band 3 variasi ini bisa jadi Fitness Band paling lengkap.

Dengan adanya NFC atau Near Field Communication, Mi Band 3 ini akan memiliki beberapa fungsi tambahan dibandingkan pendahulunya yang dirilis pada bulan May. Fungsi tambahan yang diikutsertakan adalah seperti kemampuan untuk melakukan pembayaran menggunakan Mi Pay atau model transaksi lainnya yang sudah ada di China, dan juga membayar tiket sepert untuk kereta ataupun bus.

Mi Band 3 ini dapat dipasangkan dengan berbagai perangkat, tidak terbatas hanya pada produk Xiaomi dan akan mulai dijual mulai 19 September di toko online Xiaomi di China.

Secara perbandingan, Mi Band 3 versi terdahulu diletakan pada harga CNY 169 atau sekitar 370 Ribu Rupiah, dan sekarang sudah mulai dijual. Mi Band 3 ini mampu terhubung dengan perangkat Android yang sudah dalam versi mulai dari 4.4, dan juga untuk perangkat iOS dengan iOS versi 9.0 keatas. Mi Band 3 ini mampu membuka perangkat MIUI yang terhubung dengannya. Namun sayangnya, Mi Band 3 ini belum diketahui untuk variasi ataupun harga yang tersedia dalam versi Global.

Baca Juga:  Xiaomi Mi Band 3 dengan NFC Resmi Dirilis di China

Spesifikasi Xiaomi MI Band 3

Mi Band 3 memiliki layar sebesar 0.78 inci dan memakai teknologi panel OLED dengan resolusi 128×80 pixel. Perangkat ini mampu terendam hingga sdalam 50 meter, dan juga memiliki pedometer yang sudah diupgrade dibandingkan Mi Band 2. Panel displaynya memiliki kemampuan untuk menampilkan berbagai informasi seperti telephone, sms, jam saat ini, langkah yang sudah dicapai, dan juga detak jantung.

Mi Band 3 hadir dengan berbagai sensor seperti heart-rate (PPG)triaxial accelerometersleep monitor, dan juga ditenagai dengan baterai sebesar 110mAh. Mi Band 3 memikliki konektivitas Bluetooth v4.2 LE, dan juga NFC dalam berat hanya sebesar 20 gram termasuk dengan strap.

Sumber: NDTV

Baca juga: Xiaomi Segera Mempersiapkan Perangkat Baru Ke Indonesia? Mi 8 Youth? Drone? Laptop Xiaomi?

Continue Reading

News

Yay or Nay ? inilah Penampilan Perdana Joaquin Phoenix sebagai Joker

Published

on

GwiGwi.com – Belum lama ini, Todd Phillips yang merupakan sutradara dari film Joker melalui Instagramnya mengunggah foto perdana dari seorang Joaquin Phoenix sebagai Joker

View this post on Instagram

Arthur.

A post shared by Todd Phillips (@toddphillips1) on

Foto itu menampilkan Phoenix sebagai Joker tanpa riasan wajah badut seperti yang selama ini identik dengan Joker

Selain itu melalui media DiscussingFilm di twitter diperlihatkan video penampilan sang Joaquin Phoenix sebagai Joker

film solo dari sang Joker ini akan berfokus pada kisah sang penjahat dan asal-usulnya dan cerita yang belum pernah muncul sebelumnya di layar lebar.

Film ini sudah mulai dalam tahap produksi dan diharapkan sudah bisa dirilis Oktober 2019 nanti

Continue Reading

Trending