Connect with us

News

Redmi Note 9 Pro Segera Dirilis di Indonesia Pada 2 Juni 2020? Seperti Apakah Spesifikasi dan Harganya?

Published

on

GwiGwi.com – Xiaomi masih tetap gencar meluncurkan produk barunya. Belum lama ini, telah muncul sebuah halaman preheat dari produk anyar terbarunya dari seri Redmi Note, yaitu Redmi Note 9 Series. Seperti apakah spesifikasi dan harganya yang siap diboyong  ke Indonesia?

Menurut pantauan GwiGwi.com, Xiaomi baru saja menambahkan halaman baru pada Xiaomi Official Store di sebuah eCommerce di Indonesia yaitu di Lazada. Pada laman yang memiliki url /RedmiNote9PRE-PreHeat21May-1June menunjukan beberapa informasi yang bisa dibilang sebagai teaser dari produk terbarunya, yaitu Redmi Note 9. Sebagai isyarat juga, URL yang digunakan seakan-akan menunjukan kapankah produk tersebut akan dirilis di Indonesia. Jika dugaan tepat, maka bisa diperkirakan bahwa pengumuman peluncuran produk Xiaomi yang dinanti-nati warga Indonesia ini akan diperkenalkan pada 2 Juni 2020 mendatang.

Namun demikian, sepertinya Xiaomi lagi-lagi menghilangkan model PRO yang merupakan andalan dari setiap seri setelah absennya Mi 10 Pro dan juga Black Shark 3 Pro yang merupakan bagian dari jajaran flagship Xiaomi saat ini. Layaknya kedua perangkat tersebut, Redmi Note 9 sepertinya akan didatangkan dalam model Basic atau non-pro namun ini juga masih merupakan sebuah spekulasi. Sebagai pembanding, berikut adalah spesifikasi lengkap semua model Redmi Note 9 Series yang sudah diluncurkan di negara lain:

Redmi Note 9 Series Quick Specs (Sumber Mi.com):

Redmi Note 9 Redmi Note 9S Redmi Note 9 Pro
Display 6.53” DotDisplay
19.5:9 2340×1080 FHD+1500:1 contrast ratioNTSC 84% Corning® Gorilla® Glass 5TÜV Rheinland Low Blue Light Certification
6.67” DotDisplay20:9 2400×1080

1500:1 contrast ratio

NTSC 84%

Corning® Gorilla® Glass 5

TÜV Rheinland Low Blue Light Certification

Body Midnight Grey, Forest Green, Polar White,  Splash-proof nano coating Interstellar Grey, Glacier White, Aurora Blue,Splash-proof nano coating Interstellar Grey, Glacier White, Tropical Green,Splash-proof nano coating
Dimensions 162.3 x 77.2 x 8.9mm, 199g 165.75 x 76.68 x 8.8mm, 209g
Performance MediaTek Helio G8512nm process technology

CPU: 2x A75 2.0GHz, 6x A55 1.8GHz, Octa-core CPU

GPU: ARM G52 MC2, up to 1000MHz

LPDDR4X + eMMC 5.1

Qualcomm®️ Snapdragon™️ 720G8nm process technology

Kryo™ 465 CPU, Octa-core CPU, up to 2.3 GHz

Adreno™ 618 GPU, 750 MHz

The 5th gen Qualcomm®️ AI Engine

LPDDR4X + UFS 2.1

Rear camera 48MP wide-angle camera8MP ultra-wide camera,118° FOV

2MP macro camera, AF 2-10cm

2MP depth sensor

48MP wide-angle camera8MP ultra-wide camera, 118° FOV

5MP macro camera, AF 2-10cm

2MP depth sensor

64MP wide-angle camera8MP ultra-wide camera, 118° FOV

5MP macro camera, AF 2-10cm

2MP depth sensor

Front camera 13MP in-display front camera 16MP in-display front camera
Connectivity Multi-functional NFC3IR blaster IR blaster Multi-functional NFCIR blaster
Unlock Rear fingerprint sensor Side-mounted fingerprint sensor
Charging 5020mAh (typ) battery18W fast charge

22.5W in-box charger

5020mAh (typ) battery30W fast charge

33W in-box charger

Audio 1216 Linear speaker3.5mm headphone jack
Motor Vibration motor Z-axis linear motor
System MIUI 11 based on Android 10
Storage variants4     3GB+64GB    4GB+128GB 4GB + 64GB6GB + 128GB 6GB + 64GB6GB + 128GB

Terdapat beberapa perbedaan seperti penggunaan SoC, Mediatek G85 dan Qualcomm Snapdragon 720G, RAM mulai dari 4GB dibandingkan 6GB, kecepatan charging 18W dibandingkan 30W, posisi fingerprint scanner, serta sensor kamera yang berbeda-beda, membuat Redmi Note 9 Series sepertinya merupakan perangkat yang paling diverse dari keseluruhan perangkat Xiaomi yang sudah diluncurkan sebelumnya. Jika yang akan dihadirkan di Indonesia hanyalah versi Basic atau Non Pro, maka Mi Fans di Indonesia hanya akan berkesempatan merasakan Chipset Mediatek G85, Kamera dengan sensor 48 megapiksel dibandingkan 64 megapiksel, layar lebih kecil di 6.53 inci, serta maksimum fast charging 18 watt.

Akan tetapi, setelah ditelusuri lebih dalam, sepertinya ternyata yang akan dihadirkan adalah Redmi Note 9 Pro. Ini didapatkan dari hasil penelusuran link penjualan produk Redmi Note 9, yang dapat diakses di Lazada dengan informasi produk dilabel sebagai Redmi Note 9 Pro, 6/64GB, dan mulai akan dijual pada 2 Juni 2020 yang akan datang.

Ada pula sebuah informasi dari Netizen dalam halaman sosial media Xiaomi, yang sempat mengakses produk tersebut dan menanyakannya ke Xiaomi Official Store Lazada, dan ditemukan bahwa harganya adalah Rp. 3.799.000,- namun setelah mencoba lagi, mendadak berubah menjadi Rp. 4.499.000. Kedua harga ini adalah untuk memory yang berbeda, dimana harga pertama adalah untuk model RAM 6GB dan Internal 64GB, sedangkan yang kedua adalah untuk RAM 8GB dengan Internal 128GB. Ini aga membingungkan, karena untuk model RAM 8GB dan Internal 128GB, sebelumnya hanya ditemukan pada Redmi Note 9 Pro Max, yang sudah dijual kepasar di India. Selain RAM yang lebih besar (8GB dibandingkan 6GB), Redmi Note 9 Pro Max memiliki spesifikasi yang sama persis dengan Redmi Note 9 Pro biasa.

Sebelumnya Xiaomi belum lama ini meluncurkan 2 Produk baru di Indonesia, yang merupakan jagoan flagshipnya yaitu Mi 10, dan juga Black Shark 3 (walau merupakan brand yang terpisah, tidak secara langsung dibawah Xiaomi Indonesia). Kedua perangkat ini mendapatkan sambutan yang cukup unik, baik dan buruk, karena diluncurkan sebagai Flagship serius Xiaomi pertama di Indonesia, dalam kondisi ekonomi Indonesia yang sedikit terganggu karena Pandemi COVID-19, yang sudah menyerang secara global. Namun demikian, Xiaomi tetap berusaha untuk mendatangkan produk-produk terbaiknya ke Indonesia, untuk melengkapi demand dari warga Indonesia. Redmi Note 9 Series adalah salah satu perangkat yang paling dinanti di Indonesia. Selain karena harganya yang sangat pas di pasar budget smartphone di Indonesia, spesifikasi yang diberikan pun tidak kalah menantang. Tinggal kita tunggu saja tanggal mainnya pada 2 Juni 2020 nanti!

Advertisement

News

Arc System Works Dirikan Studio Takumi di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Published

on

By

Arc System Works Dirikan Studio Takumi Di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Arc System Works mengumumkan pembentukan studio pengembangan baru bernama Arc System Works Tokyo Studio “Takumi” pada 2 November 2026. Berlokasi di Urban Center Shinjuku, Tokyo, Jepang, studio ini dibentuk untuk memperkuat kapasitas produksi perusahaan sekaligus membuka peluang pengembangan proyek game baru.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Arc System Works untuk meningkatkan kemampuan pengembangan dan memperluas jangkauan produknya ke pasar internasional. Perusahaan berharap studio baru ini dapat membantu menghadirkan pengalaman bermain yang menarik bagi komunitas gaming di berbagai negara.

Studio Takumi Dukung Pengembangan Game Fighting Baru

Salah satu proyek yang akan mendapatkan dukungan adalah game fighting baru yang terpilih dalam program IP360 milik Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).

Program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan berskala besar dan berjangka panjang bagi industri konten Jepang agar mampu bersaing di pasar global. IP360 juga memiliki target ambisius, yakni meningkatkan nilai penjualan konten Jepang di luar negeri hingga 20 triliun yen pada 2033.

Keterlibatan Arc System Works dalam program ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas distribusi karya mereka ke audiens internasional. Meski demikian, detail mengenai game fighting yang dimaksud masih belum diungkapkan, termasuk judul, mekanisme pertarungan, platform, dan jadwal peluncurannya.

Fokus pada Kolaborasi dan Ekspansi Global

Arc System Works menempatkan Studio Takumi sebagai bagian strategis dari rencana pengembangan perusahaan. Selain memperbesar kapasitas produksi, studio ini diharapkan menjadi pusat kolaborasi yang mendukung penciptaan game dengan daya tarik lebih luas.

Pendekatan tersebut sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pemain di luar Jepang. Melalui penguatan tim dan kemampuan pengembangan, Arc System Works ingin menciptakan karya yang dapat diterima oleh komunitas internasional tanpa kehilangan kualitas pengalaman bermain yang menjadi perhatian utama mereka.

Pembentukan studio baru ini juga menunjukkan upaya perusahaan untuk mempersiapkan sumber daya tambahan dalam menghadapi proyek-proyek mendatang.

 

Arc System Works Buka Perekrutan Anggota Pendiri

Seiring persiapan operasional Studio Takumi, Arc System Works mulai meningkatkan aktivitas perekrutan untuk mencari kreator yang akan bergabung sebagai anggota pendiri.

Kesempatan tersebut ditujukan bagi talenta yang ingin terlibat dalam pembentukan tim pengembangan baru dan mendukung proyek-proyek perusahaan berikutnya. Informasi mengenai posisi yang tersedia serta proses pendaftaran dapat ditemukan melalui halaman rekrutmen resmi Arc System Works.

Untuk saat ini, belum ada pengumuman lebih lanjut mengenai identitas game fighting yang dikembangkan melalui program IP360. Informasi mengenai proyek tersebut dan rencana produksi Studio Takumi masih dinantikan oleh para penggemar.

Continue Reading

News

Activision Siapkan Subseri Baru Call of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare dan Black Ops?

Published

on

By

Activision Siapkan Subseri Baru Call Of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare Dan Black Ops?

Activision dikabarkan mulai mempersiapkan subseri baru untuk franchise Call of Duty. Rencana ini muncul setelah perusahaan merilis game utama yang berfokus pada Modern Warfare dan Black Ops secara bergantian selama beberapa tahun terakhir.

Dalam wawancara bersama The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah memulai persiapan awal untuk mengembangkan cabang baru tersebut. Langkah ini menjadi respons terhadap keinginan pemain yang mengharapkan pengalaman berbeda dari dua subseri yang selama ini mendominasi franchise.

Meski pengembangan awal telah dimulai, Activision belum mengungkapkan nama, latar cerita, mekanisme permainan, maupun perkiraan jadwal peluncurannya.

Call of Duty Butuh Arah Baru Setelah Lima Tahun

Jika melihat sejarah perilisan beberapa tahun terakhir, Call of Duty: Vanguard menjadi judul terakhir yang memperkenalkan subseri berbeda di luar Modern Warfare dan Black Ops. Game tersebut dirilis pada 2021, setelah Call of Duty: Black Ops Cold War pada 2020 dan sebelum Call of Duty: Modern Warfare II pada 2022.

Setelah itu, Activision kembali bergantian merilis judul dari kedua subseri tersebut. Pola ini membuat sebagian pemain menginginkan sesuatu yang lebih segar, baik dari segi konsep maupun pengalaman bermain.

Bahl menjelaskan bahwa ekspektasi pemain terus berkembang seiring perubahan industri game. Menurutnya, komunitas menginginkan pengalaman yang lebih baik, baru, atau benar-benar berbeda dari apa yang sudah mereka kenal.

Perbedaan latar, cerita, dan mekanisme permainan memang dapat memberikan variasi. Namun, perubahan tersebut belum tentu menghasilkan identitas yang cukup berbeda untuk memenuhi harapan seluruh pemain.

Subseri Baru Bisa Membawa Identitas Berbeda

Kehadiran subseri baru berpotensi memberi Activision ruang untuk bereksperimen dengan pendekatan yang tidak sepenuhnya terikat pada formula Modern Warfare maupun Black Ops.

Namun, belum ada informasi apakah proyek ini akan mengambil latar perang yang berbeda, memperkenalkan karakter baru, atau menghadirkan perubahan besar pada gameplay. Semua kemungkinan tersebut masih belum dapat dipastikan sebelum Activision mengungkap detail resmi.

Jika dikembangkan lebih jauh, proyek ini juga dapat menjadi kesempatan bagi franchise Call of Duty untuk memperluas identitasnya tanpa harus meninggalkan elemen inti yang selama ini dikenal pemain.

Modern Warfare 4 Dikabarkan Menutup Cerita Sejak 2019

Di sisi lain, Call of Duty: Modern Warfare 4 disebut dijadwalkan hadir pada 2026 dan akan melanjutkan pola perilisan yang sudah berjalan. Menurut keterangan Bahl, game tersebut juga akan mengakhiri rangkaian cerita yang dibangun oleh subseri Modern Warfare sejak kebangkitannya pada 2019.

Meski demikian, belum diketahui bagaimana rencana tersebut akan berhubungan dengan pengembangan subseri baru. Activision belum menjelaskan apakah proyek anyar itu akan diperkenalkan setelah cerita Modern Warfare berakhir atau dikembangkan secara paralel.

Untuk saat ini, informasi yang tersedia baru sebatas konfirmasi bahwa persiapan awal subseri baru telah dimulai. Penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui arah berikutnya dari franchise Call of Duty.

 

Continue Reading

News

PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll

Published

on

By

Ps5 Bakal Punya Hub Anime Khusus Dari Sony Dan Crunchyroll

Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.

Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.

Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.

Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game

Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.

Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.

Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.

Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.

Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll

Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.

Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.

Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.

Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.

Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation

Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.

Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.

Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.

Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending