Connect with us

News

Menyusul Redmi Note 7, Redmi 7 Akan Segera Dijual Di Indonesia. Warna Apakah Favoritmu?

Published

on

GwiGwi.com – Sub-brand andalan Xiaomi, yaitu Redmi, akan segera meluncurkan perangkat lainnya ke Indonesia yaitu Redmi 7 setelah merilis Redmi Note 7 dengan harga yang fantastis pada beberapa waktu lalu di Jakarta. Akankah perangkat ini menggoyahkan atau malah memperkuat Lini Redmi yang Ke-7, melengkapi Redmi Note 7? Seperti apakah Spesifikasi dan Harganya?

Melalui Twitter resminya, Xiaomi memberikan sebuah poster teaser yang berisikan “Another 7 is Coming” yang senantias mengkonfirmasi kehadiran Redmi 7 ke Indonesia. Ini berlangsung tepat sebulan setelah Redmi Note 7 resmi diluncurkan di Indonesia.

Diduga akan lebih murah dari pendahulunya yaitu Redmi 6, Redmi 7 memiliki spesifikasi yang sangat oke jika dibandingkan dengan jajaran sekelasnya. Dibekali dengan Qualcomm Snapdragon 632, Variasi RAM mulai dari 2GB hingga 4GB, dan juga dibekali memori penyimpanan mulai dari 16GB hingga yang paling besar 64GB. Di Tiongkok sendiri, perangkat ini dibanderol dengan harga mulai dair 699 CNY atau sekitar 1.5 Jutaan untuk varian terkecil 2/16GB, hingga 999 CNY atau sekitar 2.1 Jutaan untuk varian 4/64GBnya. Jika di Indonesia mengikuti penyesuaian harga yang sama, maka Redmi 7 bisa jadi menjadi perangkat murah berkualitas dari Xiaomi berikutnya yang diluncurkan pada tahun ini.

Walau Serupa, Tetapi Tidak Sama Dengan Redmi Note 7

Secara sekilas, Redmi Note 7 dan Redmi 7 memiliki perawakan yang sama. Dengan bentang layar 6.26 inci dengan resolusi 1.520 x 720 pixel, membuat Redmi 7 sedikit lebih kecil jika dibandingkan dengan Redmi Note 7 yang memiliki bentang layar 6.3 inci FHD+ dengan resolusi 2340×1080 pixel.

Selain itu, Redmi 7 juga tidak memiliki kamera dengang megapiksel besar seperti kakaknya si Redmi Note 7. Kalau Redmi Note 7 (dan Redmi Note 7 Pro yang belum dirilis di Indonesia) dibekali oleh Sensor Kamera 48MP, Redmi 7 hanya memiliki kamera beresolusi 12 MP dan 2 MP yang dimana sensor keduanya adalah sensor kedalaman. Jadi jangan terlalu berharap untuk mendapatkan fitur-fitur kamera premium sebaik yang dimiliki Redmi Note 7.

Baca Juga:  Full Review ASUS ROG Phone 2 Indonesia | Inilah Smartphone Gaming yang Punya Fitur Lengkap!

Namun kesamaan mereka berdua terdapat di besarnya baterai sebesar 4.000mAh, Fingerprint atau sensor sidik jari dibagian belakang, serta menggunakan Android Pie 9.0 yang dilapisi oleh MIUI 10 dari Xiaomi. Namun demikian, berbeda dengan Redmi Note 7, Redmi 7 hanya memakai MicroUSB untuk jalur pengisi daya atau komunikasinya dimana Redmi Note 7 sudah menggunakan USB Type-C.

Keduanya juga memiliki pewarnaan bergradasi pada bagian panel belakangnya, namun pilihan warnanya sedikit berbeda untuk di Redmi 7. Comet Blue, Eclipse Black dan Lunar Red menjadi nama warna yang tersedia dari Redmi 7.

Redmi 7 ini sebelumnya tersedia eksklusif hanya di China dan sudah dirilis 18 Maret 2019 lalu.

Apakah kalian tertarik untuk meminang Redmi 7 Gwiples? Warna apa nih yang kalian pilih? Redmi 7 akan mendarat di Indonesia secara resmi pada tanggal 23 April besok dengan informasi lebih detail termasuk tanggal ketersediaan dan juga harga resminya di Indonesia.

Simak Video Review Redmi 7 disini:

Freelancer serabutan yang demenannya beragam sampai tidak jelas kemana. Saat ini sedang berkutat sebagai Web Developer sembari mengupdate informasi tentang Gadget Teranyar yang biasanya berada di segmentasi affordable hingga high end flagship. Selain itu juga jadi Youtuber untuk GwiGwi. Kontak: fsp@giwgwi.com.

News

PEMBUKAAN GRAND FINAL UniPin SEACA 2019 UniPin SEACA 2019 Jadi Gerbang Pelopor Atlet Esports Naik Kelas

Published

on

By

GwiGwi.com – Tahun 2019 merupakan tahun kedua diadakannya turnamen eSports berskala internasional, Southeast Asia Cyber Arena (SEACA) oleh UniPin. Tahun ini, sebanyak 66 tim yang berasal dari 24 kota/kabupaten di Indonesia serta beberapa negara di Asia Tenggara akan bertanding memperebutkan gelar juara pada Grand Final UniPin SEACA 2019, yang berlangsung pada tanggal 8 – 10 November 2019 di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta.

UniPin berhasil menjaring 10.000 tim sebagai talenta bibit eSports dan akan mengorbitkan
atlet eSports profesional yang berpotensi untuk bertarung mengharumkan nama bangsa di
mata dunia. Sebagai cabang olahraga baru di Indonesia, UniPin menekankan pentingnya
membangun gaya hidup eSports yang sehat demi terbentuknya budaya eSports yang lebih
baik.

Turnamen ini diawali dengan babak kualifikasi UIC (UniPin Indomaret Championship) dan UCL (UniPin City League) yang dimulai sejak bulan April 2019 lalu. UniPin juga menggelar babak kualifikasi di Malaysia yakni UKK Championship (UniPin KK Mart Championship) dan UniPin SEACA 2019 Philippine Qualifier di Filipina. Sejumlah 464 peserta yang terbagi kedalam 66 tim, berhasil melewati kualifikasi dan akan saling bersaing di babak Grand Final.

Turnamen UniPin SEACA 2019 mempertandingkan 3 jenis game yang saat ini tengah populer yaitu Free Fire, DOTA 2 serta PUBG (Player’s Unknown Battleground) Mobile. Sebagai bukti keseriusan dalam menggarap pertumbuhan eSports di tanah air, UniPin mempersiapkan total hadiah sebesar Rp 2,4 Miliar.

UniPin juga mengadakan sebuah sebuah ekshibisi bertajuk Southeast Asia Millennials Expo (SEAME), yang hadir berdampingan dengan ajang Grand Final UniPin SEACA 2019. Di ekshibisi SEAME, UniPin mengajak pengunjung untuk menikmati berbagai produk lokal dan internasional, serta tenant kuliner di food festival. Kompetisi “SEACA Cosplay Showcase 2019” juga turut meramaikan SEAME dengan mengundang ratusan cosplayers asal Indonesia. Para pengunjung juga dapat ikut berkompetisi mengikuti mini turnamen Tekken 7 dan Chess Rush.

Baca Juga:  Quad Camera 64MP Realme XT Resmi Dirilis, Bersama dengan Realme Buds Wireless

“Tren global eSports saat ini mengalami pertumbuhan yang begitu pesat. Dalam hal ini UniPin telah menjadi pelopor ekosistem eSports di Indonesia. Oleh karena itu melalui platform turnamen yang kami miliki, dapat menjadikan UniPin SEACA 2019 sebagai sarana untuk mendorong perkembangan eSports di Indonesia,” ungkap CEO & Co-Founder UniPin, Ashadi Ang.

“UniPin SEACA 2019 akan menjadi gerbang bagi para pemain eSports di Indonesia untuk melangkah ke turnamen yang lebih besar di kancah internasional. Kami berterima kasih kepada para sponsor yang telah ikut berkolaborasi dalam kegiatan ini. Ke depannya, kami berharap dukungan yang lebih besar dari semua pihak, khusunya kepada pemerintah maupun pihak swasta agar ekosistem eSports di Indonesia semakin berkembang dalam memberikan kebanggaan bagi Tanah Air,” tutup Ashadi.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo* diagendakan membuka acara Grand Final UniPin SEACA 2019. Juga turut hadir Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bapak Bambang Soesatyo, Menteri Pemuda dan Olahraga Bapak Zainudin Amali, Ketua Dewan Pendiri PB eSports Indonesia Bapak Jenderal Pol. (Purn) Budi Gunawan, dan Ketua Umum KONI Pusat Bapak Letjen. TNI. (Purn) Marciano Norman.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Ngobrol Bareng “Meme Queen” Sally Amaki: “Ssstt, Nanti Kena Masalah Kalau Bocorin!”

Published

on

By

GwiGwi.com – Pada Creators Super Fest 2019 yang diadakan pada pekan lalu (26 – 27 Oktober 2019), di Jakarta, Tim GwiGwi berkesempatan ngobrol bareng dengan salah satu artist Voice Actor IdolSally Amaki, yang dijuluki sebagai Meme Queen di dunia maya. Setelah sebelumnya membuat rakyat +62 “tertarik” dengan gayanya yang nyeleneh dan sering melakukan hal yang tidak biasa di Sosial Media, Sally Amaki sendiri juga pernah berinteraksi dengan sangat “santuy” dengan Pucchi dari JKT48. Nah seperti apa sesi ngobrol kita waktu itu? Yuk disimak artikel interviewnya ini!

Halo Sally Amaki 🙂 Btw mau nanya nih, ini kan kali pertama Sally ke Indonesia, Hal apa yang menurut Sally paling bikin WAW saat pertama kali ke Indonesia?

Sejujurnya, aku baru mendarat tadi pagi. Tapi pas turun pesawat, waw semuanya tuh langsung ramah-ramah, padahal kita belum pernah bertemu sebelumnya. Selain itu juga, waktu pertama kali posting soal mau ke Indonesia, banyak banget yang menyambut positif kedatanganku jadi kesannya terhadap Indonesia dan Jakarta tuh orang-orangnya baik-baik banget! Terimakasih 🙂

Oh yah waktu itu kan sempet bisa ketemu sama Pucchi JKT48 tuh, terus gimana tuh lanjutannya?

Iya! Kita ketemu di Akihabara abis itu kita masih ngobrol dan tukeran nomor telfon. Kita juga akan ketemuan di hari kedua nih hehe

Wah asik dong reunian lagi nih hehe. Oh yah terus kita pengen tau nih sebenernya Sally kalau bukan jadi seorang seiyuu, misalnya nih, pengen jadi apa?

Sejujurnya sih, ada niatan untuk jadi dokter dulu. Cuman kan kalau jadi dokter, harus punya “big brains *teehee*”. Nah tapi dulu memang ada keinginan untuk jadi idol karena mereka tuh lucu-lucu. Cuman memang sih, waktu itu cuman jadi mimpi atau fantasi. Tapi sekarang, udah jadi kenyataan dan itu membuatku sangat senang. Oh yah selain itu, andai aku bisa gambar, pengen jadi seorang ilustrator atau manga artist.

Nah pas jadi Seiyuu sekarang ini, pernah ada ga pengalaman yang sangat memorable nih dengan fans?

Waktu itu, sempet ada seorang fans yang mendatangiku sambil menangis. Katanya sih aku berhasil jadi motivator atau penyemangat untuknya meraih mimpinya. Mimpinya itu mau jadi seiyuu juga. Nah dia bilang katanya pas ngelihat aku diatas panggung, dia jadi terinspirasi untuk memberanikan diri menjadi seiyuu. Buktinya lihat aja aku seseorang dari Los Angeles, kemudian berhasil menjadi seiyuu di Jepang. Jujur-jujuran aja itu jadi pengalaman yang tak terlupakan untukku.

Wah ikutan nangis nih huhu, anyway lanjut, kita juga pengen tau nih perasaan Sally setelah dijuluki Meme Queen oleh Netizen

Sebenernya bingung sih, tersanjung dan bingung hehe. Queen atau ratu itu kan julukan besar banget. Jadi yah bener-bener bikin seneng sih. Yah karena juga, sebenernya tujuanku update dan posting soal Meme di social media sih untuk bikin orang-orang tersenyum dan bahagia gitu hehe.

Nah kalau gitu, gimana tanggapan “Netizen” atau warga Jepang sendiri soal meme? Terutama temen-temen segrup di 22/7 nih.

Kalau di Jepang sendiri, sebenernya bisa dibilang pada kena Culture Shock. karena di Jepang sendiri, banyakan masih belum tau apa sih itu Meme. Banyak yang nangkepnya secara literal atau as it is jadi kadang bikin bingung padahal meme harusnya lebih bersifat sarkas. Kalau temen-temen di 22/7 sendiri sih, sama pada ga gitu paham memes itu apa. Tapi ga sedikit kok dari mereka yang akhirnya minta diajarin sih. Tapi dari komunikasi ini, mungkin bisa juga dibilang menjadi salah satu kunci utama untuk membuat teman. Cuman memang sih, sulit jelasin memes tuh gimana dalama konotasi Jepang, lebih mudah kalau dalam Bahasa Inggris.

Waduh, ribet juga yah.. yaudah deh kita lanjut aja nih yah. Sally kan suka sama Anime, apa nih yang jadi triggernya sampai suka Anime?

Sebenernya aku sudah suka Anime sejak kecil. Nah tapi, pas Middle School (SMP), berkenalan dan membuat teman itu bisa dibilang cukup sulit. Apalagi, percaya ga percaya, aku tipe orang yang introvert loh. Lalu akhirnya kenal deh sama Anime yang bikin lebih ceria dan yah salah satunya Gintama tuh bikin hidup berasa berubah aja. Selain itu ini juga jadi salah satu alasan aku akhirnya tertarik untuk mencoba voice acting.

Baca Juga:  PEMBUKAAN GRAND FINAL UniPin SEACA 2019 UniPin SEACA 2019 Jadi Gerbang Pelopor Atlet Esports Naik Kelas

Selain Gintama, ada ga Anime lain yang disukai Sally?

Hmm, banyak sih. Ada Bobobo-bo Bo-bobo, Naruto, dan Gintama. Kalau dari Genre aku lebih suka Shounen sih. Karena alasannya yah kakak laki-lakiku nontonnya genre itu sih.

Selain Anime, Sally juga seneng main game kah? Kalau iya, game apa yang sedang dimainkan sekarang?

Oh pastinya dong. Banyakan sih Otome Game. Tapi ga bisa kasih tau judulnya nih hehehe. Selain itu yah di smartphone juga main Mario Kart sama member-member lain juga. Jujur-jujuran aku sangat jago loh hehe!

Waduh, semoga kapan-kapan bisa tanding deh di Mario Kart haha. 

Oh yah berikutnya kami pengen tau nih, kan Sally fasih banget ngomong bahasa Inggris, nah kemampuan ini ada mempengaruhi ga yah di kehidupan sebagai Seiyuu?

Kalau di soal seiyuu sendiri sih yah overall positif responnya. Karena juga itu bisa jadi nilai lebih dalam pekerjaan sebagai seiyuu. Namun kalau lagi di kehidupan sehari-hari, yah karena banyak yang kurang paham dengan Bahasa Inggris disana, kadang suka aku pakai buat keluar dari situasi yang kurang mengenakan. Kaya misalnya pas lagi jalan-jalan, kemudian aku bisa bilang sesuatu dalam Bahasa Inggris biar ga gitu dipahami.

Nah berikutnya kita pengen tau nih soal 22/7 hehe. Kan akhirnya nih, 22/7 dikabarkan akan segera memiliki anime. Boleh diceritain ga tanggapannya Sally soal ini? Sama kalau boleh sih dibocorin dikit hehe.

Sebenernya kita udah diinfoin kalau 22/7 akan segera memiliki anime pada September 2017. Jadi segrup sudah pada nungguin tuh. Tapi belum ada konfirmasi atau lanjutannya lagi. Namun, pas 2019 ini, akhirnya kita dapet informasi dan akhirnya kita makin antusias lagi sih. Gugup ada. Cuman aku sih bersemangat banget untuk lihat nanti hasilnya gimana dan penasaran sama tanggapan orang-orang nanti.

Kalau soal bocoran, Sssttt aku belum boleh bocorin apa-apa nih. Tapi bisa dibilang nanti ceritanya berdasarkan dari anggota-anggota 22/7 sebelum mereka memulai debutnya dan akhirnya berlanjut terus dari situ.

Oh yah, di 22/7 sendiri kan Sally disulap menjadi pengisi suara Sakura Fujima, apa kesannya Sally terhadap Sakura Fujima ini?

Wah, kata pertama yang muncul adalah “Love”. Jadi aku sudah langsung suka banget sama si Sakura Fujima. Karakternya tuh imut dan menggemaskan! Dia adalah gadis yang sangat baik dan selalu memikirkan teman-temannya. Sakura Fujima sendiri juga fasih berbahasa Inggris, dan berasal dari Los Angeles. Jadi cocok banget deh. Seperti ada chemistrynya gitu.

Nah Sakura Fujima ini sendiri kan bisa dibilang seperti Virtual Idol, apa pendapat Sally soal Booming Virtual Idol ini?

Kalau di Jepang sendiri, seperti 22/7, kita kan merupakan idol yang berbasis di Jepang. Nah sulit sekali untuk bisa berkomunikasi dan bertemu dengan fans dan orang-orang baru diluar sana. Tapi melalui Virtual Idol ini, kita dapat lebih luas lagi menjangkau dan berkomunikasi dengan siapapun di luar Jepang. Mereka tidak perlu jauh-jauh ke Jepang hanya untuk bertemu idol mereka.

Wah menarik yah. Waduh, sayang nih. Segini aja waktunya kali ini hehe. Mungkin lain kali bisa bicara lebih banyak lagi yah 🙂

Terimakasih juga Indonesia untuk sudah antusias saat aku datang kesini. Sampai jumpa di stage yah hehe 🙂

Nah kurang lebih itulah sesi ngobrol-ngobrol kita di Creators Super Fest 2019 ini Gwiples. Mungkin di lain waktu kita akan bisa lebih banyak ngobrol lagi yah dengan Sally Amaki siapa tau kita juga dibonusin lebih banyak info lagi soal Anime yang akan datang.

Continue Reading

Event

Tunjukan Sisi Kreatifmu di Creator Superfest 2019, Jakarta Akhir Pekan Ini!

Published

on

By

GwiGwi.com – Creator Super Fest 2019 akan diselenggarakan di akhir pekan ini dengan segudang Guest yang pastinya kece-kece dan akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan untuk kamu yang punya sisi kreatif dalam dunia JPOP. Event ini akan diselenggarakan di SMESCO Convention Hall, Jakarta, mulai tanggal 26 – 27 Oktober 2019. Yuk bertemu dengan artist-artist kece berikut!

Illustrator 

Krenz, seorang guru dan master illustrator dari Taiwan akan datang menyambut kalian semua. Ia juga akan menunjukan keahliannya dalam menciptakan suatu karya loh! Selain itu ada juga 2 illustrator ternama asal Indonesia yaitu Soyatu, dan juga Tiyan Muhammad yang dimana keduanya sukses berkarya dengan konten mereka yang berbasis dengan konten pop culture asal Jepang.

Musical Performers

Butuh Anisong Party? Tenang disini juga ada! WILD PARTY akan datang bersama dengan SOBA, REDSHiFT, Lazurite, dan OTAGROOVE untuk memutar lagu-lagu anisong favorit kalian! Selain itu ada juga Rainych dan Nanairo Symphony yang akan membuat kalian mulai menari!

Virtual Youtubers

Tidak hanya para makhluk 3D saja, Virtual Youtubers ternama dari berbagai tempat pun ikut datang untuk meramaikan. NIJISANJI id’s Hana Macchia, ZEA Cornelia, dan Taka Radjiman, serta Maya Putri, KMNZ, dan Mintchan akan hadir di panggung untuk menyapa dan berbincang dengan kalian semua!

Cosplayers

Tentunya ga lengkap kalau tidak ada Guest Cosplayers. Lea & MikkiMing Tao, serta Rithe akan hadir di CSF Jakarta kali ini! Jangan lewatkan kesempatan untuk bertemu mereka di sesi Meet & Greet yang hanya akan ada di 26 dan 27 Oktober 2019 ini yah!

Baca Juga:  Full Review ASUS ROG Phone 2 Indonesia | Inilah Smartphone Gaming yang Punya Fitur Lengkap!

Segudang Kegiatan Lainnya

Selain para artist dan guest yang sudah diumumkan diatas, kalian juga akan disuguhkan kegiatan-kegiatan yang menarik seperti Art DuelCosplay Competition, serta Karaoke Competition yang bakalan bikin pengalaman kalian disini semakin warna warni. Selain itu ada juga booth-booth dari merk-merk ternama seperti Bandai NamcoPlaystation, dan juga Auto Chess yang akan menyediakan test-drive untuk game-game baru seperti Taiko no TatshujinCode Vein, dan juga yang paling menarik, Nioh2.

SPECIAL GUEST ALERT! SALLY AMAKI

Sebagai salah satu artist yang paling aktif mainan Twitter, “Sang Ratu Online” Sally Amaki, akan menemui kalian semua pertama kalinya di Indonesia! Yuk tunjukan rasa cinta kalian ke Idol dan Voice Actor 1 ini, hanya di kesempatan kali ini loh!

Gimana? Seru bukan? Makanya jangan sampai kelewatan yah Event ini yang diselenggarakan oleh SOZO , AFA Anime Festival Asia, dan dibawakan oleh CIMB Niaga Indie Account, yaitu Creators Super Fest 2019 yang berlangsung dari 26 hingga 27 Oktober 2019. See you there!

Continue Reading
Advertisement SEACA 2019
Advertisement SGCC 2019
Advertisement Klikspot Yuki Matsuri Ticket
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending