Connect with us

News

Xiaomi Siap Boyong Redmi Note 6 Ke Indonesia Lalu ….

Published

on

GwiGwi.com – Raksasa teknologi dan penggagas teknologi ramah kantong asal China, Xiaomi, telah siap memboyong Redmi Note 6 Pro ke pasar Indonesia pada 6 November 2018 mendatang. Akankah ada kejutan lain yang akan dihadirkan oleh Xiaomi? Mi 8 SEMi Notebook, atau mungkin Mi Drone? Mending kita bahas Redmi Note 6 Pro dulu.

Melalui akun social media-nya, Xiaomi Indonesia (Mi Indonesia) mulai mengkonfirmasi kehadiran dari Redmi Note 6 Pro. Tanggal yang dipilih pun memiliki unsur angka 6, seolah-olah memberikan kode pada awalnya bahwa akan ada keluar seri 6 yang kembali hadir di Indonesia. Melalui tagar #CaptureLikePro dan #CameraSuperstar, Xiaomi Indonesia sudah mulai membagikan bocoran-bocoran tentang fiturnya.

Sebelumnya Redmi Note 6 Pro ini sudah lebih dahulu meluncur ke Thailand, dan dibanderol dengan harga 7.000 baht atau sekitar 3,2 Juta Rupiah dan memiliki beberapa upgrade jika dibandingkan dengan kakak-kakaknya, dari seri Redmi 6. Namun, perubahan ini tidak begitu signifikan jika dibandingkan dengan Redmi Note 5 yang sudah dirilis lebih dahulu pada tahun lalu.

Dengan screen-to-body ratio pada angka 86%, bentang layar 6,2 inci FHD+, kecerahan layar hingga 500 Nits, dan juga balutan 2.5D Corning Gorilla Glass, membuat Redmi Note 6 Pro sedikit lebih tangguh dan luas jika dibandingkan dengan Redmi 6 dan Redmi 6A. Selain itu, smartphone ini adalah smartphone pertama Xiaomi yang mengusung total 4 kamera, 2 pada bagian depan, dan 2 pada bagian belakang. Masing-masing kamera memiliki resolusi 20MP + 20MP untuk kamera utama, dan 12MP + 5MP dengan fitur AI Scene Recognition untuk kamera bagian belakang.

Baca Juga:  Baywalk Game Festival 3-4 November, turnamen PES 2019, PUBG Mobile dan Shellfire

Jeroannya ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 636, RAM 4GB, memori penyimpanan internal 64GB, dan juga baterai sebesar 4,000mAh. Secara keseluruhan, performa harusnya bukan jadi masalah bagi Redmi Note 6 Pro, yang memang dilahirkan di lini yang mengusung tenaga menengah keatas melalui Snapdragon seri 6xx, dan juga ketangguhan untuk dapat beroperasional seharian penuh. Namun, berapa harganya?

Kalau ditilik melalui peluncurannya di Thailand, Redmi Note 6 Pro dibanderol dengan harga 7.000 baht atau setara dengan 3.2 Juta Rupiah. Xiaomi Indonesia belum memberikan bocoran berapa kira-kira harga untuk smartphone ini nantinya, dan sepertinya kita masih wajib menanti hingga peluncurannya 6 November nanti. Secara sejarah, seharusnya Xiaomi tidak akan membuat harganya terpaut jauh dari harga yang pernah di publikasikan sebelumnya.

Namun, kejutannya sepertinya tidak berhenti hingga disini saja. Sebuah spekulasi muncul melalui perbincangan saya dengan beberapa sumber. Akan ada rencana tambahan selain dari Note 6 Pro yang akan diluncurkan. Akan tetapi, untuk saat ini, ini hanya akan menjadi spekulasi. Akankah ini pertanda munculnya Laptop Xiaomi yaitu Mi Notebook ke tanah air secara resmi? Atau malah Mi 8 Lite akan segera hadir untuk menambahkan lini sub-flagship menemani Mi A2 dan Mi A2 Lite? Kita lihat saja nanti yah Gwiples pada saat peluncurannya di 6 November 2018 yang dapat kalian lihat melalui livestreaming di channel Facebook Mi Indonesia.

Baca juga: Xiaomi gelar lomba foto berhadiah USD 50.000 untuk foto-foto kreatif yang diambil menggunakan ponsel Xiaomi

Freelancer serabutan yang demenannya beragam sampai tidak jelas kemana. Saat ini sedang berkutat sebagai Web Developer sembari mengupdate informasi tentang Gadget Teranyar yang biasanya berada di segmentasi affordable hingga high end flagship. Selain itu juga jadi Youtuber untuk GwiGwi. Kontak: fsp@giwgwi.com.

Box Office

Review Film: Robin Hood, Adaptasi Teranyar Si Pencuri Bertudung

Published

on

GwiGwi.com – Kisah Robin Hood si pencuri budiman sudah sering diadaptasi dalam berbagai versi film. Kali ini, sutradara Otto Bathurst (Black Mirror dan Peaky Blinders) bersama penulis Ben Chandler dan David james Kelly menyajikan film terbaru Robin Hood dengan lebih menekankan awal mula Robin of Loxley menjadi Robin Hood.

Robin (Taron Egerton), seorang bangsawan sudah memiliki segalanya, tanah, kastil, dan kekasih yang cantik yaitu Marian (Eve Hewson)  namun atas suruhan Sheriff of Nottingham (Ben Mendelsohn), Robin harus bergabung dengan Tentara Salib berperang di Timur Tengah. Disana ia hampir mati dibunuh oleh seorang tentara Moor bernama Yahya (Jamie Foxx) namun berhasil diselamatkan komandannya, Gisborne (Paul Anderson) dan Yahya pun ditawan.

Namun tindakan Gisborne yang semena-mena terhadap para tawanan perang mengakibatkan Robin melawannya sehingga Yahya berhasil kabur sedangkan Robin ditahan dan dipulangkan ke Inggris.

Sekembalinya ke Inggris, Robin harus menerima kenyataan pahit bahwa dia dinyatakan gugur sehingga seluruh asetnya disita oleh Sheriff untuk membiayai perang Salib. Ia menemui sahabat lamanya, Friar Tuck (Tim Minchin) untuk mencari tahu keberadaan Marian, sayangnya Marian menikah dengan Will (Jamie Dornan) yang punya tujuan membantu rakyat miskin yang menjadi korban kesewenang-sewenangan Sheriff.

Baca Juga:  Honor 10 Lite resmi rilis, hadir dengan warna gradasi

Di saat-saat putus asa, Yahya menemui Robin dan memperkenalkan diri sebagai John agar mudah diingat serta menawarkan Robin untuk membalas dendam terhadap Sheriff dan mengungkap kejahatan yang sudah dilakukannya terhadap rakyat Nottingham.

Dimulailah dua kehidupan Robin sebagai Robin Hood, simbol perlawanan terhadap tirani dan sebagai Robin of Loxley, bangsawan kaya dan flamboyan yang berhasil kembali dari Perang Salib yang  menyusup di antara kalangan bangsawan demi mencari informasi-informasi. Patut ditonton bagaimana aksi Robin dalam melawan sang Sheriff.

Salah satu yang menarik dari film ini adalah setting waktu masih pada jaman medieval namun dengan sentuhan lebih modern yang terlihat pada pakaian, persenjataan dan beberapa bangunannya. Selain itu juga banyak aksi-aksi akrobatik terutama dalam memanah para musuh amatlah seru dan memukau. Taron Egerton yang sudah piawai berakting di Kingsman amatlah cocok memainkan peran Robin Hood.

Continue Reading

Entertainment

Eks aktris film dewasa Jepang, Asami Tsuchiya ditangkap polisi atas tuduhan video tanpa sensor

Published

on

By

GwiGwi.com – Polisi Tokyo menangkap eks aktris film dewasa Asami Tsuchiya atas tuduhan menyebarkan video ilegal.

Selain itu, polisi juga menahan Masato Suda, selaku presiden rumah produksi video tersebut, atas produksi film yang memperlihatkan area sensitif tanpa sensor yang dikomersialkan pada situs luar negeri.

Menurut polisi, kedua tersangka ini menyangkal tuduhan tersebut. Polisi juga menyita perangkat komputer, sebuah pakaian kimono dan pakaian tidur dari kantor rumah produksi tersebut.

Mereka telah memproduksi 50 film dengan total penjualan 63 juta yen, unkap polisi.

Baca Juga:  Baywalk Game Festival 3-4 November, turnamen PES 2019, PUBG Mobile dan Shellfire

Video tak senonoh ini menampilkan Tsuchiya, dirinya sendiri telah berkarir sejak 2014 dan sering muncul diberbagai situs dewasa luar negeri.

Continue Reading

Japan

Jepang akan larang drone terbang di sekitar lokasi Olimpiade dan Paraolimpiade 2020 Tokyo

Published

on

By

GwiGwi.com – Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk melarang drone terbang di sekitar area penyelengaraan Olimpiade dan Para Olimpiade 2020 Tokyo.

Hal ini dilakukan untuk mencegah serangan terorisme. Pemerintah bekerjasama dengan petugas polisi untuk membantu mengamankan drone yang melanggar, boleh dihancurkan jika kedapatan terbang didaerah yang sudah dilarang.

Jepang sendiri merupakan salah satu negara yang melarang terbang drone di sembarang tempat, seperti tempat-tempat pemukiman, dan lokasi pemerintahan, namun untuk area olahraga masih belum semua.

“Ada kemungkinan drone membawa alat peledak ataupun cairan yang berbahaya di lokasi, tetapi sulit untuk melarangnya dengan aturan yang berlaku sekarang,” ungkap juru bicara pemerintah Jepang.

Baca Juga:  Xiaomi Redmi Note 6 Pro, Mi 8 Lite, Mi Band 3, Mi Home Security Resmi Mendarat! Ini Spesifikasi dan Harganya!

Continue Reading

Trending