Connect with us

News

#Mending Xiaomi atau #Mending Realme? Genderang Perang Baru Smartphone Murah di Indonesia!

Published

on

GwiGwi.com – Beberapa waktu ini, genderang perang baru smartphone murah di Indonesia mulai berkumandang. Adalah Xiaomi dan RealMe yang menjadi pusat perhatian perang ini. Kedua perusahaan ini adalah produsen smartphone pada segmentasi yang sangat kompetitif di Indonesia, yaitu segmentasi budget smartphone dimana kedua perusahaan mengeluarkan perangkat dengan performa yang sangat baik pada kelasnya, namun menawarkan harga kompetitif yang tidak bisa disaingi oleh kompetitor lainnya yang bertanding di segmentasi market yang sama dengan harga yan lebih premium. Hal ini menjadi pusat perhatian bagi warga Indonesia yang merupakan target yang tepat untuk memiliki solusi dari segmentasi yang mulai dipenuhi kompetitor dan hanya bisa dimenangi melalui kompetisi harga.

Perkenalkan Xiaomi, Perusahaan Asal Negeri Tiongkok yang Menggebrak Pasar Smartphone

Didirikan oleh Lei Jun, Xiaomi dikenal di negeri asalnya sebagai pesaing utama Samsung dan juga Apple yang telah memimpin pasar smartphone selama beberapa waktu. Xiaomi hadir sebagai solusi domestik yang menawarkan perangkat yang memiliki kualitas cukup baik terutama dari segi performa, namun tidak membuat jebol kantong para pengkonsumsi gadget. Hal ini membuat Xiaomi sukses menjadi rajanya pasar smartphone di negeri asalnya kembali lagi, karena harga yang kompetitif.

Tak hanya bersaing di segi smartphone, Xiaomi mulai mengeluarkan inovasi teknologi canggih lainnya, namun tetap dalam tangkapan mindset yang sama, yaitu good tech on a budget. Disini Xiaomi mulai meraih momentum pasar yang semakin kuat. Sebagai negara yang paling besar memproduksi perangkat teknologi, demand di China untuk peralatan canggih yang dapat digunakan konsumer berbasis Internet of Things menjadi peluang besar untuk Xiaomi dan melalui beberapa anak perusahaan seperti Mijia (Rumah Mi), Yi (Young Innovators), dan sejumlah sub-brand lainnya, Xiaomi berhasil menjadi produsen teknologi dengan varias beragam demi memenuhi kebutuhan pasar.

Momentum ini akhirnya digunakan Xiaomi untuk memperluas pasar, hingga akhirnya menjelajah ke negara Asia lainnya seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea, India, dan juga akhirnya sampai ke tanah air Indonesia. Xiaomi sudah memiliki pengalaman pasar yang cukup kuat di India, dan keputusannya untuk selalu mengupdate Xiaomi Indonesia hingga ke tahap tertentu menyerupai India, membuat Xiaomi Indonesia sangat diminati di pasar yang baru mulai berkembang, dengan demand yang besar.

Xiaomi pun akhirnya semakin memiliki posisi nyaman di Indonesia pada tahun 2018, dengan memposisikan dirinya sebagai smartphone dengan penjualan terbaik, pengguna terbanyak, dan yang paling diminati pasar nomor 2 di Indonesia, dengan persentasi yang beda tipis dengan Samsung yang sudah lama menjadi rajanya Smartphone di Indonesia. Ini pun dibuktikan dengan mulai bermunculannya Xiaomi Mi Official Store di berbagai area di Indonesia, dan bermunculan hampir setiap bulan di beberapa kota.

Xiaomi pun memiliki komunitas yang besar di Indonesia melalui Mi Fans yang disebut sebagai fans yang sangat antusias, dan selalu mendukung Xiaomi Indonesia pada setiap perjalanannya. Ini pun didukung juga dengan keinginan Xiaomi untuk mendatangkan Mi Fans ke beberapa event mereka seperti Launching, Mi Pop, Mi Community Day, dan lainnya.

Xiaomi tatkala juga menciptakan sebuah sub-brand yang bertujuan untuk menyaingi brand kelas flagship yang sudah semakin mahal dengan menciptakan POCOPHONE atau POCO di India. Tak lama setelah itu, POCOPHONE pun diboyong ke Indonesia dan memperkenalkan smartphone pertamanya, POCOPHONE F1 (baca reviewnya disini).

Namun, pada penghujung tahun 2018, salah satu saingan Xiaomi yang sudah tertanam kuat di Negara kedua terbaiknya selain China yaitu India, RealMe Mobile, akhirnya menancapkan taringnya kedalam pasar kompetitif penuh saingan dari banyak ragam kompetitor di Indonesia.

Perkenalkan RealMe Mobile, Berasal dari Perusahaan Penghasil Smartphone Terindah Secara Aestetika.

Realme Mobile, atau lebih dikenal dengan lebih sederhana sebagai RealMe adalah salah satu perusahaan produsen smartphone dari negara yang sama dari Xiaomi, namun dengan teori yang lebih budget lagi, tapi tidak merusak aestetika dari sebuah Smartphone. Perusahaan ini dimulai oleh Sky Li, mantan Vice President of International Mobile Business dari perusahaan smartphone yang sudah cukup dikenal di Indonesia, yaitu OPPO. RealMe sendiri, pada saat peluncuran smartphone pertamanya, masih mengusung nama OPPO dan pada kala itu masih bernama OPPO Real dan perangkatnya adalah RealMe 1.

Sky Li, kemudian memutuskan untuk memecahkan diri dari OPPO agar lebih memiliki segmentasi market sendiri dan bergerak “mandiri” sebagai perusahaan terpisah, RealMe Mobile. Strategi ini berbeda dengan Xiaomi yang memang menciptakan POCOPHONE untuk mengisi segmentasi yang serupa. Ini bukanlah hal yang baru bagi OPPO Mobile. OPPO sendiri sudah terpisah menjadi 3 kubu sebelum RealMe ikut berpisah. OPPO memiliki 3 brand total dibawah sayapnya yaitu OnePlus One yang berfungsi sebagai produsen smartphone flagship harga budget, OPPO yang menawarkan segmentasi market menengah dengan smartphone yang memiliki estetika yang menarik dan selfie camera yang menyentuh angka 25 megapiksel, dan juga VIVO yang menawarkan segmentasi yang sama di market OPPO sendiri, tapi dengan improvement di beberapa area yang berbeda seperti performa main game, dan juga kamera belakang yang cukup mumpuni serta inovasi seperti on-screen fingerprint sensor.

RealMe lalu memulai perjalanan baru di India, sebagai produsen smartphone yang berusaha menggebrak pasar India. Saat itu India sudah mulai dipenuhi oleh beberapa kompetitor lainnya seperti Xiaomi dan juga OnePlus One yang merupakan saudara dekat dari RealMe. Akan tetapi, RealMe berhasil menggandeng beberapa kerjasama disana-sini di India, dan akhirnya berhasil meraih posisi ke-4 dalam penjualan dengan performa penjualan yang sangat baik dari RealMe 1.

Kedatangan Keduanya di Indonesia Menjadi Sinyal Perang Baru Smartphone Budget

Lalu kita kembali ke pasar Indonesia. Di Indonesia, demand untuk smartphone yang murah namun berkualitas sangatlah tinggi. Terutama setelah adanya gebrakan dari Xiaomi, Nokia, Honor dan bahkan produsen lokal seperti Advan membuat persaingan di pasar ini sangat ketat. Selain itu harga flagship yang semakin tidak affordable bagi berbagai kalangan, membuat pasar ini menjadi santapan lezat bagi setiap produsen yang bisa memberikan smartphone yang memenuhi demand tersebut.

Xiaomi adalah salah satu dari perusahaan yang menggebrak pasar dengan mengeluarkan smartphone dengan harga dibawah 3 juta rupiah, dan sudah menggunakan “prosesor dengan nama besar” yaitu Qualcomm Snapdragon. Tapi ini adalah saat dimana Xiaomi sudah mulai dikenal lebih luas di Indonesia dibawah naungan Grup Erajaya. Xiaomi awalnya datang melalui Lazada dan memperkenalkan “trend” flashsale ke Indonesia dengan perangkat pertamanya yaitu Redmi 1S.

Baca Juga:  Arashi Telah Menyelesaikan Tour “JET STORM” di 4 Negara

Seiring waktu berjalan, market budget smartphone semakin penuh dipimpin oleh produsen lainnya seperti Nokia, Honor, dan lainnya. Tetapi Xiaomi semakin kuat. Hingga, akhirnya beberapa waktu ini dan kedepannya, mungkin akan ada sebuah perubahan sangat signifikan.

RealMe resmi datang ke Indonesia pada 9 Oktober 2018 kemarin dan berencana memperkenalkan 3 perangkat sekaligus yaitu RealMe 2, RealMe 2 Pro, dan RealMe C1. Ke-3 perangkat dari RealMe ini seolah-olah sudah siap menjatuhkan Xiaomi dari tahta yang sudah didukinya selama beberapa waktu. Walau mungkin tidak dalam waktu yang sangat cepat, berbagai tanggapan positif-pun sudah mulai berdatangan.

Di berbagai outlet sosial media-pun, para Netizen sudah mulai menyampaikan perasaan bahwa lebih baik salah satu merk dari yang lainnya dikarenakan 1 faktor, yaitu harga. Kiblat para Netizen seolah mulai bergejolak, sama seperti ketika Xiaomi pertama kali mendarat di Indonesia dan menyebabkan booming budget smartphone. Akan tetapi, terkadang ada faktor lainnya yang dapat dengan mudahnya mematahkan faktor tersebut.

Adalah Brand Loyalty yang nantinya akan menyelamatkan brand-brand yang sudah dikenal di Indonesia. Sebagai pengguna berbagai merk smartphone-pun saya menyadari hal tersebut. Saat ini saya sudah terikat dengan 2 brand utama yang bertolak belakang, yaitu Samsung dan juga Apple. Rasa nyaman terhadap 2 brand tersebut telah menguatkan posisi kedua brand dalam ekosistem keseharian. Beberapa brand lainnya pun sempat bertahan untuk beberapa waktu, hingga akhirnya saya memutuskan untuk kembali.


@SobatHAPE melalu cuitannya menginformasikan tentang Mimin Xiaomi yang mulai direcokin

Loyalist dari #MendingXiaomi juga tidak dalam jumlah sedikit. Komunitas yang sudah kuat didirikan tidak begitu mudah bisa digoyahkan karena kenyamanan dalam sebuah ekosistem. Hanya faktor personal seperti kondisi ekonomi lah yang sepertinya bisa menggoyangkan hal tersebut.


Dilansir dari cuitan @rendy_ricardo yang membagikan tangkapan layar dari Social Media Xiaomi

Xiaomi dan RealMe memiliki beberapa kesamaan. Keduanya sudah berhasil mendatangkan perangkat yang sangat affordable, berada di posisi harga sub-3jtan. Selain itu keduanya memiliki otak prosesor yang hampir serupa, yaitu sama-sama dari Qualcomm Snapdragon. Untuk Xiaomi, mereka memakai mulai dari Snapdragon 425 hingga 835 yang menjadikan segmentasi beragam dari Xiaomi untuk hal prosesor saja. Sedangkan RealMe menggunakan Snapdragon 450 dan 660 sebagai pilihannya.

Keduanya pun menawarkan kapasitas memori penyimpanan yang besar, dan didukung oleh RAM yang cukup besar mulai dari konfigurasi RAM 2GB hingga 8GB, ditambah memori penyimpanan mulai dari 16GB untuk segmentasi budget terendah, hingga 128GB untuk kalian yang suka “unlimited” memory. Akan tetapi, Xiaomi disini memiliki poin kemenangan terutama untuk Xiaomi Mi A Series seperti Mi A1, Mi A2, dan Mi A2 Lite yang didukung oleh Google sebagai hasil kerjasama projek Android One. Android One memberikan kesempatan untuk seri tersebut memiliki kapasitas penyimpanan foto tak terbatas yang diberikan oleh Google.

Akan tetapi, RealMe memiliki nilai lebih yang berbeda. Dari segi kamera, RealMe didukung oleh kemampuan OPPO untuk menghasilkan kamera yang cukup oke, melampaui perangkat Xiaomi pada umumnya (kecuali beberapa model yang memang dipergunakan untuk keperluan fotografi). Keduanya pun memiliki kemampuan Artificial Inteligence yang digunakan pada prosesor gambar dan lensa kamera masing-masing, yang diduga meningkatkan kualitas foto yang ditangkap.

Jadi pada akhirnya, apakah #MendingXiaomi atau #MendingRealMe dapat dimenangkan salah satu pihak? Menurut saya tentu saja tidak. Posisi absolut ini kini sudah menjadi suatu yang sangat lumrah. Jika kita ingat, dulu Samsung pernah menjajaki strategi-strategi yang sama untuk melawan Apple, dan secara harafiah, saat ini keduanya malah sudah memiliki target market masing-masing yang sepertinya tidak memakan satu sama lainnya. Xiaomi dan RealMe sepertinya akan memiliki persaingan ketat yang sama seperti kedua merk raksasa yang tadi disebutkan, hanya dikarenakan segmentasi yang kuat untuk target market mereka di Indonesia.

Toh demikian, keduanya memiliki perangkat yang sangat bagus, dan tentunya diharapkan bisa memiliki penjualan yang sangat baik di Indonesia. Kompetisi sangatlah bagus karena kompetisi meningkatkan Inovasi. Hanya saja, terkadang sebenarnya yang membuat “onar” di Internet adalah para fans fanatik yang lebih menjagokan salah satu brand dibandingkan yang lainnya. Itu wajar. Dan sesungguhnya itulah yang dimaanfatkan dalam teknik marketing untuk meningkatkan sales.

Genderang perang sudah dibunyikan, dan kedua perusahaan asal Tiongkok sedang berusaha merebut market. Masing-masing memiliki nilai jual yang positif dan juga negatif. Baiknya adalah kita sebagai netizen untuk mengatur diri dan memilih brand sesuai beberapa faktor yang dijalani pribadi seperti:

1. Apakah merk ini cocok dengan saya?

2. Apakah saya memang sedang membutuhkannya?

3. Apakah saya memiliki budget yang sesuai?

Paling tidak, ketiga faktor diatas lah yang menjadikan tolak ukur. Toh pula, para produsen hanya berusaha sebaik mungkin untuk menjual perangkat mereka demi kesuksesan perusahaan.

Pada akhir kata, belilah merk yang kalian memang sukai, karena smartphone adalah sebuah aset berharga yang harusnya dapat bertahan untuk waktu yang cukup lumayan, minimal setidaknya 1 tahun digunakan, dan menjadi jendela penghubung kita sebagai makhluk sosial ke jendela dunia.

Jadi kalau kalian, lebih pilih mana? #MendingXiaomi? #MendingRealMe? Atau malah #MendingSamsung dan #MendingApple?

Jangan lupa untuk subscribe di Newsletter GwiGwi.com agar tidak kelewatan informasi-informasi menarik seputar Pop Culture, Games, Gadgets dan Technology yang sedang panas di Indonesia.

Follow juga akun sosial media GwiGwi.com di Facebook, Twitter, dan juga Instagram.

Untuk mendapatkan info-info menarik, foto-foto teknologi dan juga cosplay atau sekedar mengintip “kegiatan” sosial penulis artikel ini, silahkan follow Instagram saya di @fspplus dan jangan lupa say hi agar difollow kembali 😀

Terimakasih,

Sampai bertemu di artikel berikutnya!

FSP signing out~

Entertainment

Berbagi Keceriaan Bersama 500 Anak-Anak Melalui Charity Special Screening Disney’s “Frozen 2”

Published

on

GwiGwi.com – Untuk merayakan perilisan Disney’s “Frozen 2”, The Walt Disney Company Indonesia berkolaborasi dengan Cinema XXI menyelenggarakan Charity Special Screening Disney’s “Frozen 2” bersama Rumah Belajar YCAB dan Rumah Dongeng Pelangi. Sebanyak 500 anak menyaksikan keseruan petualangan Elsa, Anna, Olaf, dan kawan-kawan di Epicentrum XXI pada hari Sabtu, 30 November 2019.

Setelah kesuksesan film pertama yang dirilis enam tahun silam, Disney’s ‘Frozen 2’ menjadi salah satu sekuel paling dinanti pada tahun ini. Film ini menghadirkan sentuhan baru yang lebih seru dan menarik. Dalam petualangan terbarunya, karakter Elsa yang pemberani dan Anna yang optimis dihadapkan pada sebuah perubahan yang memiliki tantangan tersendiri bagi keduanya,” ungkap Herry Salim, Head of Studio Entertainment, The Walt Disney Company Indonesia. “Kisah ini akan terus berkembang, dan kami harap, Disney’s “Frozen 2” dapat tetap menghibur sekaligus menginspirasi anak-anak, keluarga, serta para penggemar dari segala usia.

Mengambil latar tiga tahun setelah film pertama, Disney’s “Frozen 2” melanjutkan kisah Elsa yang kini telah menjadi Ratu Arandelle dan hidup bahagia bersama Anna dan sahabat-sahabatnya – Kristoff, Olaf, dan Sven. Akan tetapi, ada misteri yang akan membawa mereka ke dalam sebuah petualangan yang lebih besar – perjalanan yang akan mengungkap kisah dibalik para karakter tersebut.

Memiliki komitmen untuk terus memberikan pengalaman menonton terbaik di bioskop bagi para penikmat film di Indonesia, Cinema XXI menyambut hangat kolaborasi dengan The Walt Disney Company Indonesia dalam menyelenggarakan Charity Special Screening Disney’s “Frozen 2”. Melalui kolaborasi ini, Cinema XXI berharap dapat memberikan pengalaman menonton yang menyenangkan dan mengesankan bagi adik – adik di Rumah Belajar YCAB dan Rumah Dongeng Pelangi. Charity special screening ini merupakan salah satu kontribusi positif yang diberikan Cinema XXI kepada masyarakat Indonesia.” jelas Dewinta Hutagaol, Head of Corporate Communications & Brand Management, Cinema XXI

Baca Juga:  Arashi Telah Menyelesaikan Tour “JET STORM” di 4 Negara

Selain menyaksikan keseruan petualangan Elsa, Anna, dan kawan-kawan dalam Disney’s “Frozen 2”, anak-anak yang hadir dalam acara tersebut juga ditemani oleh tamu spesial, Prilly Latuconsina. Sebagai salah satu penggemar Disney’s “Frozen 2”, Prilly turut berbagi keceriaan melalui kegiatan-kegiatan seru bersama anak-anak dari Rumah Belajar YCAB dan Rumah Dongeng Pelangi. Acara dimulai dengan mini games spesial yang dipandu oleh Prilly dan diakhiri dengan foto bersama. Anak-anak yang hadir juga berkesempatan mendapat hadiah spesial Disney’s “Frozen 2” dari Ultra Mimi Kids dan Danone

Disney’s ‘Frozen 2’ merupakan salah satu kisah favorit saya karena mampu menghadirkan cerita yang sangat menghibur, namun juga mengandung nilai-nilai positif tentang keberanian, impian, serta kebersamaan. Rasanya sangat menyenangkan dapat berbagi pengalaman spesial ini bersama teman-teman yang hadir pada hari ini,” jelas Prilly Latuconsina.

Disutradarai oleh Jennifer Lee dan Chris Buck dengan Peter Del Vecho sebagai produser, Disney’s “Frozen 2” kembali dibintangi oleh para pengisi suara ikonik – Idina Menzel, Kristen Bell, Jonathan Groff dan Josh Gad. Disney’s “Frozen 2” hadir di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 20 November 2019.

Review Film Frozen 2, Sekuel yang Paling Ditunggu Tahun Ini

Continue Reading

Entertainment

Arashi Telah Menyelesaikan Tour “JET STORM” di 4 Negara

Published

on

GwiGwi.com – ARASHI telah menyelesaikan tour “JET STORM” di 4 Negara, 10 & 11 November 2019 – Minggu & Senin pekan lalu.

Group Band nomor 1 Jepang ini berangkat dari Bandara Haneda malam hari pada tanggal 9 November 2019 untuk mengunjungi empat kota, Jakarta, Singapura, Bangkok, dan Taipei – mencatat jarak total jarak tempuh 12.982 kilometer dan 39 jam waktu penerbangan.

JET STORM di masing masing negara menyoroti pemberitaan dari ARASHI sebelumnya yang dibuat pada 3 November 2019 tentang pengumuman lima akun Official Social Media ARASHI (Instagram, Twitter, Facebook, TikTok, dan Weibo) dan perilisan digital di seluruh dunia single terbaru mereka “Turning Up“, serta update berita tentang konser mendatang mereka. Band ini mengambil kesempatan untuk secara pribadi berterima kasih kepada penggemar mereka di Asia atas dukungan mereka sejak debut mereka pada tahun 1999.

Mamber Band ARASHI mengaku sangat senang dengan tanggapan fan di 4 negara dan berkata, “Kami telah menerima komentar dari para penggemar rasanya seperti kami sedang tur bersama mereka! atau komentar yang berterima kasih kepada kami, dan itu membuat kami merasa menyambut ARASHI di sangat bahagia bisa sedekat ini dengan fans“.  Bahkan dengan jadwal tur, temu media, fanmeet & padatnya penerbangan ARASHI, momen JET STORM ditangkap dan dibagikan melalui media sosial. Group Band ini memposting berita terbaru tentang konferensi pers melalui Twitter. Mereka berbagi video selfie tentang turun dari pesawat dan video diri mereka disambut oleh penggemar di Instagram.

Tur singkat dan jadwal  padat 3 jam di setiap kota di setiap negara ini,  menyatukan dua negara tetangga Asia : Jakarta & Singapura dalam satu hari kegiatan (Minggu, 10/11/19), menjadikan momen “JET STORM” yang terakhir kali diadakan tahun 2006 ini sangat berkesan.

Fans yang puas hanya dengan melihat sekilas sosok band idola mereka, dengan penuh semangat  menyambut kedatangan kelima Member ARASHI di masing masing negara – dengan cara yang tak mereka bayangkan bahkan juga, untuk kelima Member ARASHI.

Pagi jam 06:00 WIB waktu Jakarta, lebih dari 700 fans terlihat berkumpul di venue hotel dimana konferensi pers diadakan, ketika kelima Member ARASHI sampai di negara pertama; 1,000 fans di Singapura, 2,000 di Bangkok, dan 1,500 di Taipei bersiap menyambut Group Band idolanya – setia menunggu dengan berkumpul dan bersama sama menyanyikan lagu hits  ARASHI.

Baca Juga:  Berbagi Keceriaan Bersama 500 Anak-Anak Melalui Charity Special Screening Disney’s “Frozen 2”

ARASHI berlatih keras untuk mengekspresikan penghargaan mereka kepada para penggemar di masing masing negara dalam bahasa lokal (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa  Thai, dan  Bahasa Chinese), yang disambut dengan riuh oleh penggemarnya . Sementara itu para penggemar merespon sapaan ARASHI dengan Bahasa Jepang dengan menjawab  “Domo Arigato”.

ARASHI yang sangat tersentuh dengan dukungan dan  reaksi penggemarnya di seluruh dunia, mereka kembali ke Negara asalnya (Tokyo, Jepang) dengan sejumlah kesan

Ohno   

  • Kami belum pernah memiliki kesempatan untuk mengunjungi (Negara Negara Asia) ini sebelumnya, tetapi saya senang bahwa kali ini saya dapat bertemu semua orang dengan cara ini! Mari kita lakukan banyak hal menyenangkan melalui media social!
  • Terima kasih banyak semuanya!

Sakurai 

  • Di setiap kota yang kami kunjungi, kami menerima pesan yang mengatakan, “Selamat atas peringatan 20 tahun ARASHI,” dan “Terima kasih sudah datang”!
  • Beberapa orang memiliki kenangan manis dari tur Asia sebelumnya.
  • Orang lain punya kesan dari tur yang sedang kami lakukan sekarang.
  • Karena kami telah aktif terutama di Jepang, saya sangat senang bahwa kami telah menerima begitu banyak dukungan dari pendukung kami di luar Negara Jepang (Asia). Dengan mulai menggunakan media sosial, saya pikir penggemar luar negeri akan merasa lebih dekat dengan kami daripada sebelumnya.
  • Meskipun jarak kami sangat jauh, kami ingin memberikan berbagai konten sehingga penggemar dapat merasa bahwa kami terhubung bahkan di seberang lautan.
  • Jadi tolong ikuti perkembangan kabar terbaru kami.
  • Terima kasih untuk semua penggemar ARASHI!

Aiba

  • Saya merasa tersentuh karena begitu banyak orang mendukung karya kami. Itu akan membuat saya bahagia jika kita bisa terus berinteraksi dan bersenang-senang melalui media sosial dan bertemu tatap muka!
  • Kami mengandalkan dukungan Anda. Terima kasih banyak semuanya!

Ninomiya

  • Terima kasih banyak untuk semua penggemar dari empat kota yang telah kami kunjungi kali ini! Mulai sekarang, Anda dapat terhubung dengan kami melalui media sosial, dan itu akan membuat saya senang jika Anda semua merasa lebih dekat dengan kami. Kami akan terus melakukan yang terbaik agar semua orang bisa bersenang-senang!

Matsumoto

  • Kami sangat senang bahwa begitu banyak penggemar datang untuk menyambut kami. Terima kasih banyak semuanya!
  • Berkat kalian, kami dapat mencapai tahun ke-20 kami. Mulai sekarang, saya pikir kita bisa lebih dekat dengan semua orang melalui media sosial dan rilis digital!
  • Kami sangat menantikan dukungan Anda yang berkelanjutan!
Continue Reading

News

PEMBUKAAN GRAND FINAL UniPin SEACA 2019 UniPin SEACA 2019 Jadi Gerbang Pelopor Atlet Esports Naik Kelas

Published

on

By

GwiGwi.com – Tahun 2019 merupakan tahun kedua diadakannya turnamen eSports berskala internasional, Southeast Asia Cyber Arena (SEACA) oleh UniPin. Tahun ini, sebanyak 66 tim yang berasal dari 24 kota/kabupaten di Indonesia serta beberapa negara di Asia Tenggara akan bertanding memperebutkan gelar juara pada Grand Final UniPin SEACA 2019, yang berlangsung pada tanggal 8 – 10 November 2019 di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta.

UniPin berhasil menjaring 10.000 tim sebagai talenta bibit eSports dan akan mengorbitkan
atlet eSports profesional yang berpotensi untuk bertarung mengharumkan nama bangsa di
mata dunia. Sebagai cabang olahraga baru di Indonesia, UniPin menekankan pentingnya
membangun gaya hidup eSports yang sehat demi terbentuknya budaya eSports yang lebih
baik.

Turnamen ini diawali dengan babak kualifikasi UIC (UniPin Indomaret Championship) dan UCL (UniPin City League) yang dimulai sejak bulan April 2019 lalu. UniPin juga menggelar babak kualifikasi di Malaysia yakni UKK Championship (UniPin KK Mart Championship) dan UniPin SEACA 2019 Philippine Qualifier di Filipina. Sejumlah 464 peserta yang terbagi kedalam 66 tim, berhasil melewati kualifikasi dan akan saling bersaing di babak Grand Final.

Turnamen UniPin SEACA 2019 mempertandingkan 3 jenis game yang saat ini tengah populer yaitu Free Fire, DOTA 2 serta PUBG (Player’s Unknown Battleground) Mobile. Sebagai bukti keseriusan dalam menggarap pertumbuhan eSports di tanah air, UniPin mempersiapkan total hadiah sebesar Rp 2,4 Miliar.

UniPin juga mengadakan sebuah sebuah ekshibisi bertajuk Southeast Asia Millennials Expo (SEAME), yang hadir berdampingan dengan ajang Grand Final UniPin SEACA 2019. Di ekshibisi SEAME, UniPin mengajak pengunjung untuk menikmati berbagai produk lokal dan internasional, serta tenant kuliner di food festival. Kompetisi “SEACA Cosplay Showcase 2019” juga turut meramaikan SEAME dengan mengundang ratusan cosplayers asal Indonesia. Para pengunjung juga dapat ikut berkompetisi mengikuti mini turnamen Tekken 7 dan Chess Rush.

Baca Juga:  Arashi Telah Menyelesaikan Tour “JET STORM” di 4 Negara

“Tren global eSports saat ini mengalami pertumbuhan yang begitu pesat. Dalam hal ini UniPin telah menjadi pelopor ekosistem eSports di Indonesia. Oleh karena itu melalui platform turnamen yang kami miliki, dapat menjadikan UniPin SEACA 2019 sebagai sarana untuk mendorong perkembangan eSports di Indonesia,” ungkap CEO & Co-Founder UniPin, Ashadi Ang.

“UniPin SEACA 2019 akan menjadi gerbang bagi para pemain eSports di Indonesia untuk melangkah ke turnamen yang lebih besar di kancah internasional. Kami berterima kasih kepada para sponsor yang telah ikut berkolaborasi dalam kegiatan ini. Ke depannya, kami berharap dukungan yang lebih besar dari semua pihak, khusunya kepada pemerintah maupun pihak swasta agar ekosistem eSports di Indonesia semakin berkembang dalam memberikan kebanggaan bagi Tanah Air,” tutup Ashadi.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo* diagendakan membuka acara Grand Final UniPin SEACA 2019. Juga turut hadir Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bapak Bambang Soesatyo, Menteri Pemuda dan Olahraga Bapak Zainudin Amali, Ketua Dewan Pendiri PB eSports Indonesia Bapak Jenderal Pol. (Purn) Budi Gunawan, dan Ketua Umum KONI Pusat Bapak Letjen. TNI. (Purn) Marciano Norman.

Continue Reading
Advertisement SEACA 2019
Advertisement SGCC 2019
Advertisement Klikspot Yuki Matsuri Ticket
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending