Connect with us

News

*GEBRAK MEJA* First Impression POCOPHONE F1 – Beneran Flagship Murah Nih?

Published

on

GwiGwi.com – Seakan tak mau kalah dalam inovasi, Xiaomi memboyong sub-brandnya yaitu POCOPHONE untuk memperkenalkan POCOPHONE F1 ke Indonesia. Perangkat yang dirilis minggu lalu di Jakarta ini telah memukau berbagai macam tingkat masyarakat. Selain harganya yang “murah”, Xiaomi juga menaruh benih flagship didalam smartphone pertama dari sub-brandnya, POCOPHONE ini. Seperti apa sih sebenernya POCOPHONE F1? Berikut adalah first impression dari GwiGwi.com

Kok Exteriornya …

Salah satu yang paling sangat tidak dijadikan point penjualan dari POCOPHONE F1, adalah bodinya. Bodi dari POCOPHONE F1 ini terlihat sangat biasa karena bahan yang digunakan, terutama pada bagian belakang adalah kostumisasi polycarbonate atau biasanya awamnya dikenal bodi plastik, yang diolah untuk menjadi tempat berteduh dari keseluruhan komponen. Walau bukan 1-1nya jenis yang digunakan dimana ada versi premiumnya yang menggunakan bodi kevlar, kesan plastik ini membuat bahan dasar yang digunakan biasa-biasa saja, tidak seperti flagship pada umumnya.

Untuk persoalan layar, bentang layarnya adalah sebesar 6″ LCD IPS, dengan resolusi 1080 x 2246 pixels dan rasio 18:9. Walau bukan menggunakan AMOLED, layarnya tidak jelek. Malah sesungguhnya cukup oke untuk dipandang dan masih sedap untuk melihat karya-karya visual yang indah. Paling kelemahannya adalah outdoor dengan cahaya matahari yang cukup menyorot. Namun demikian, rata-rata layar smartphone memiliki kelemahan yang sama.

Beralih ke soal konektivitas eksternal, Xiaomi, dalam hal ini perusahaan anaknya, POCOPHONE, memberikan koneksi USB Type-C untuk POCOPHONE F1 ini. Tentunya ini menjadi nilai plus untuk Xiaomi yang akhirnya memiliki smartphone kedua di Indonesia yang menggunakan koneksi yang lebih universal ini dibandingkan dengan microUSB yang sudah sangat sering kita temukan di perangkat Xiaomi lainnnya. Selain itu POCOPHONE juga tetap menyisahkan ruang untuk headphone-jack 3.5mm sehingga kita masih bisa menggunakan earphone atau headphone favorit kita tanpa membutuhkan converter atau membeli model nirkabel atau wireless.

Kalau dilihat, memang exterior POCOPHONE ini tidak terlalu memukau. Bahkan biasa saja. Namun demikian, POCOPHONE F1 memiliki build quality yang cukup solid, dan jika kalian bisa membeli versi Armoured, maka tingkat ketahanan POCOPHONE F1 pun cukup naik drastis.

RAW Powernya Nih yang Mantabs…

Beralih ke internal dan interior, disinilah dimana POCOPHONE F1 sangat bersinar. Spesifikasi yang tidak tanggung-tanggung diberikan oleh Xiaomi. Beberapa point nilai penjualan dari POCOPHONE F1 inilah yang membuat dagu para netizen terjun kebawah. Qualcomm Snapdragon 845, RAM 6GB, Memori internal 64 hingga 128GB, Liquid Cooling, dan kamera ganda menjadi tombak POCOPHONE F1 untuk menghasilkan performance diatas rata-rata smartphone yang berada di kelas harga yang sama.

Hasil benchmark menggunakan Antutu Benchmark menghasilkan angka sebesar 260000+, menyaingi beberapa kompetitor kelas atas seperti Galaxy S9 dan S9+Note 9OnePlus 6, di harga yang sama. Hasil ini pun juga berarti POCOPHONE F1 sebenarnya sudah mengalahkan jauh salah satu main driver saya yang sering digunakan untuk dokumentasi di GwiGwi.com ini yaitu Galaxy Note 8.

Performa inipun dibuktikan dengan kemampuan dari POCOPHONE F1 diajak bermain beberapa game besar seperti contohnya yang digunakan untuk review ini adalah PUBG MobileWorld of Warships Mobile, dan salah satu game favorit saya yaitu Azur Lane yang baru saja dirilis kedalam versi Inggris. Saat diajak bermain, POCOPHONE F1 ini memang sangat lihai melibas beberapa grafis yang cukup demanding dalam hal mobile. PUBG dapat berjalan cukup lancar untuk grafis maksimum, dan World of Warships mampu diajak berperang diantara kerumunan kapal. Terlebih lagi, dengan adanya Liquid Cooling dalam smartphone ini membuat perangkatnya menurut saya cukup dingin mengingat grafis yang distel saat bermain cukup tinggi.

RAM-nya yang luas yaitu sebesar 6GB membuat pergantian aplikasi cukup mudah dan cepat, dalam beberapa test aplikasi, RAM yang tersedia pun masih diatas 2GB saat menjalankan game sekalipun pada latar belakang, dan beberapa aplikasi tidak langsung tertutup karena RAM yang tersedia masih cukup lega. Memori internal-nya pun cukup oke, dengan besar mulai dari 64GB yang sepertinya sudah menjadi standar semua smartphone mid-range hingga flagship. Namun demikian, untuk kalian yang akan memiliki beberapa game besar terinstall (rata-rata lebih dari 1.2GB seperti Honkai ImpactFate/Grand OrderGirls' Frontline dan lainnya), ada baiknya untuk sekalian melibas versi dengan memori internal 128GB untuk performa paling maksimal.

Namun demikian, ketika kembali ke soal bermain game, perlu diperhatikan bahwa diatas telah ditulis “PUBG dapat berjalan cukup lancar untuk grafis maksimum“. Disitu disebutkan bahwa “cukup lancar” menjadi acuan. Yup, ada kalanya beberapa kali saya melihat lag atau stutter yang sepertinya bukan karena masalah koneksi. Memang cukup kecil, hanya sepersekian detik, namun cukup mengejutkan karena dengan Snapdragon 845, saya mengekspektasikan performance 100%. Bisa saja mungkin karena optimalisasi software yang masih memiliki beberapa isu, dan tim POCOPHONE sedang mengatasinya semoga bisa diperbaiki pada software update berikutnya.

Kameranya Cukup Wow di Harga Segini

Berkali-kali memakai kamera produk Xiaomi, sesungguhnya hanya ada 1 model yang membuat saya terpukau, yaitu kamera dari Xiaomi Mi A1 yang sudah diberikan label rajanya budget smartphone pada tahun lalu. Namun demikian, sepertinya tahta ini sudah boleh direbut oleh POCOPHONE F1 (dan mungkin Mi A2, namun Mi A2 belum dirilis di Indonesia). Hasil kamera dari POCOPHONE F1 ini cukup memberikan kejutan yang luar biasa saat saya mengabadikan beberapa foto. Gambar yang dihasilkan cukup tajam, warnanya cukup natural dan enak dipandang, serta memiliki tingkat kejernihan layaknya smartphone dengan harga diatas itu. Sony IMX363 dengan resolusi 12megapiksel dan 5megapiksel sensor Samsung, membantu penangkapan gambar yang maksimal dan juga tentunya dengan image processing yang tidak tanggung-tanggung dari Snapdragon 845.

Hasil portrait mode-nya pun sangat saya sukai. Dengan bokeh yang menurut saya cukup realistis (walau masih aga terlihat artificial) serta adanya perbedaan jarak blur membuat kualitas foto protrait mode yang dihasilkan sangat usable untuk Instagram, ataupun dokumentasi bagaikan memakai DSLR. Salah satu yang sangat saya sukai adalah focal length dari Portrait Mode POCOPHONE F1 ini adalah jarak focal yang lebih wide dibandingkan para pesaingnya yang menggunakan focal length 50mm, sedangkan POCOPHONE F1 jika diestimasi mungkin ada di 20mm atau 35mm.

Namun demikian, saat presentasi memang tidak dijelaskan bahwa sensor itu memiliki mode Wide atau Telephoto, dan sepertinya memang kedua sensor tersebut memiliki focal length yang sama, dan saling membantu untuk menghasilkan hasil akhir foto yang luar biasa. Ini sendiri menjadi sebuah kelemahan karena memiliki opsi Telephoto atau Wide Lens dapat meletakan Xiaomi dan POCOPHONE pada posisi yang cukup tinggi dibandingkan para pesaing. Lossless zoom menjadi sesuatu yang cukup esensial, bahkan Xiaomi sudah pernah menunjukan beberapa kali pada seri smartphone sebelumnya seperti Mi A1, Redmi Note 5, dan juga Redmi S2 yang memiliki lensa telephoto.

MIUI 9 + POCO Launcher? Aga … umm …

Perihal perangkat lunak, Xiaomi dan POCOPHONE bekerjasama untuk menciptakan experience yang baru dari MIUI 9. Di dalam POCOPHONE F1, terdapat sebuah launcher custom dari POCO yaitu POCO Launcher. POCO Launcher ini mengambil beberapa inspirasi dari Android LauncherGoogle Launcher yang dipakai di Android Pie 9.0 sehingga walau masih Android Oreo 8.1, POCOPHONE F1 terasa seperti sudah memakai Android Pie. Selain itu, POCO Launcher dapat disetting untuk menggunakan icon pack lain, sehingga kalian tidak akan stuck dengan stok icon aplikasi yang itu-itu saja. POCO Launcher juga mulai dapat dicoba oleh perangkat Android lainnya, dengan cara mendownload POCO Launcher secara resmi dari Google Play Store.

Secara tampilan, memang MIUI 9 mendapatkan sedikit penyegaran yang walau tidak banyak, tetapi tetap terlihat lebih segar dikarenakan adanya tab untuk kategori per aplikasi, ataupun opsi filter sesuai warna aplikasi yang sepertinya cukup berguna untuk mencari aplikasi yang lebih spesifik dalam waktu yang lebih singkat. Secara personal, saya jauh lebih sering menggunakan tab kategori untuk mem-filter aplikasi saat membutuhkan dalam waktu cepat.

Seperti yang sudah diinfokan sebelumnya, POCOPHONE F1 ini masih menjalani Android 8.1 – Android Oreo. Xiaomi dan POCOPHONE sudah mengkonfirmasi bahwa Android 9.0 – Android Pie akan hadir pada akhir tahun nanti untuk POCOPHONE F1.

Kesimpulan

Jadi apakah POCOPHONE F1 ini beneran flagship terbaik yang harus buru-buru kalian beli karena harganya sangat fantastis? Yah, sebenernya tergantung kebutuhan sih. Kalau memang sedang ingin mengganti hape kalian Gwiples dengan yang baru, dan memiliki budget yang sesuai yaitu diatas 4.5 Juta, tentunya POCOPHONE akan sangat worth bagi kalian yang butuh RAW Power yang luar biasa. Namun demikian, POCOPHONE banyak memotong beberapa fitur flagship yang hadir di flagship pada umumnya seperti NFC atau Near Field Communication, lensa kamera telephoto, wireless charging, dan secara estetika, looks and feel premium dari smartphone flagship pada umumnya.

POCOPHONE F1 memang berfokus pada kemampuan mentah yang luar biasa dengan SoC terbaik dari Qualcomm yaitu Snapdragon 845 yang menjadi pusat inti dari banyak smartphone dengan harga jauh diatas POCOPHONE. Jika memang beberapa fitur yang dipotong tadi memang belum dibutuhkan, tentunya POCOPHONE F1 ini menjadi pilihan absolut yang wajib dimilki. Terutama, dengan spesifikasi seperti itu, 2 tahun (minimal) bisa dilalui dengan mudah tanpa harus mengganti smartphone baru jika POCOPHONE terawat dengan baik.

Lalu adakah kelemahan lainnya? Ada, yaitu POCOPHONE F1 ini adalah iterasi pertama dari POCOPHONE, dan bisa saja akan ada banyak masalah atau kekurangan lain nantinya yang akan muncul paling tidak selama 1 tahun pertama. Mungkin saat itu tiba, POCOPHONE sudah siap merilis iterasi berikutnya seperti F1, ataupun F series lainnya ataupun mungkin seri baru lainnya.

Gallery POCOPHONE F1

Baca juga: Redmi 6 siap dijual di Indonesia 6 September 2018, ada MiTV 4A juga loh!

Advertisement

News

Siap Mengguncang Musim Panas! VTuber NIJISANJI EN “BY THE BEAT” Rilis Single Digital Kedua “MERORI” dalam Dua Bahasa

Published

on

By

Siap Mengguncang Musim Panas! Vtuber Nijisanji En “by The Beat” Rilis Single Digital Kedua “merori” Dalam Dua Bahasa

www.gwigwi.com –

Unit VTuber pria beranggotakan empat orang di bawah naungan proyek NIJISANJI EN (ANYCOLOR Inc.), BY THE BEAT, bersiap kembali menggebrak industri musik global. Bekerja sama dengan Virgin Music (label musik Jepang di bawah Universal Music G.K.), BY THE BEAT akan merilis single digital kedua mereka bertajuk “MERORI” pada Jumat, 31 Juli 2026 JST untuk versi bahasa Inggris, diikuti versi bahasa Jepang bertajuk “Boku ni Mero-ri” pada Rabu, 5 Agustus 2026 JST.

Proyek ambisius ini dirancang khusus untuk menemani musim panas para penggemar di seluruh dunia dengan dance track yang melodis, energik, dan candu.

Kolaborasi Musisi Hits dan Koreografer Ternama

Untuk memastikan single ini menjadi killer track, BY THE BEAT menggandeng produser musik papan atas, MUTEKI DEAD SNAKE, yang bertanggung jawab atas penulisan lirik dan komposisi lagu. MUTEKI DEAD SNAKE dikenal lewat karya-karya hitnya untuk grup idola papan atas seperti Snow Man (“Charisma Max”) dan M!LK (“I Love You So Much I'm Destroyed!”).

Lagu “MERORI” mengusung melodi pop adiktif yang dipadukan dengan sentuhan musik Latin. Menghadirkan hook yang sangat membekas di telinga—“Boku ni Mero Mero Mero Mero ri”—lagu ini sukses menggambarkan keseruan dan euforia dari sebuah pesta kolam renang di malam musim panas (summer night pool party).

Tak hanya dari segi audio, visual dance untuk lagu ini pun dipastikan akan memukau. Koreografi versi penuhnya digarap langsung oleh Getz, koreografer ternama yang sering terlibat dalam berbagai proyek anime, game, VTuber, dan kolaborasi artis besar.

Kampanye Interaktif Bersama Penggemar Global

Sebelum lagu ini resmi diproduksi, BY THE BEAT telah melibatkan penggemar secara langsung lewat kampanye media sosial pada bulan April lalu. Mereka mengajak fans dari dalam dan luar Jepang untuk mengirimkan ide “kalimat yang ingin mereka dengar dari BY THE BEAT di pesta kolam renang malam hari”. Antusiasme yang tinggi ini berhasil membangun hype dan menghidupkan dunia (worldview) dari lagu ini jauh sebelum perilisannya.

Intip Cuplikannya Lebih Awal di Media Sosial!

Bagi para penggemar yang sudah tidak sabar, potongan singkat (short clips) dari versi Inggris dan Jepang sudah resmi tersedia di TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts sejak Minggu, 19 Juli 2026 pukul 00:00 JST.

Catatan untuk Fans:

Klip animasi dance yang menampilkan maskot resmi grup kini sudah bisa diunduh di kanal YouTube dan media sosial resmi BY THE BEAT. Penggemar diajak untuk mencoba Twist Dance yang ikonik dan menggunakan audio resmi ini untuk konten buatan pengguna (UGC) mereka.

Langkah Ambisius BY THE BEAT Selanjutnya

Setelah sukses dengan single debut mereka, “Double Vision,” perilisan “MERORI” dalam dua versi bahasa ini mempertegas komitmen BY THE BEAT untuk terus mendobrak batas sebagai musisi global sekaligus VTuber yang terhubung erat dengan fans di seluruh dunia.

Bersiaplah untuk berdansa dan biarkan musim panas Anda diwarnai oleh pesona melodis dari BY THE BEAT!

“MERORI” TikTok Audio Link:

https://www.tiktok.com/share/music/7661469081838274561

“Boku ni Merori” TikTok Audio Link:

https://www.tiktok.com/share/music/7661468949566457857

2nd Digital Single “MERORI” *English-language track

Release Date: Friday, July 31, 2026 JST

Pre-add / Pre-save: :https://BY-THE-BEAT.lnk.to/meroriPR

2nd Digital Single “Boku ni Merori” *Japanese-language track

Release Date: Wednesday, August 5, 2026 JST

Pre-add / Pre-save:https://BY-THE-BEAT.lnk.to/merori-for-mePR

Continue Reading

News

ASUS Republic of Gamers Umumkan Ketersediaan Monitor Gaming ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM Tandem RGB OLED

Published

on

By

Asus Republic Of Gamers Umumkan Ketersediaan Monitor Gaming Rog Swift Oled Pg27ucwm Dan Pg32ucwm Tandem Rgb Oled

www.gwigwi.com – ASUS  Republic of Gamers (ROG) mengumumkan ketersediaan monitor gaming ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM yang  masing-masing dilengkapi teknologi 4K true Tandem RGB OLED. Hadirkan teknologi panel flagship ke pengaturan enthusiast, PG27UCWM (26,5 inci) dan PG32UCWM (31,5 inci) mengintegrasikan teknologi true RGB Stripe OLED dengan lapisan TrueBlack Glossy dan Dual Mode (4K@240Hz / FHD@480Hz) untuk menyuguhkan keseimbangan terbaik antara ketepatan dan kecepatan. Teknologi efisiensi daya GaNFET inovatif dan peningkatan fitur OLED Care Pro berfungsi untuk memperpanjang masa pakai panel, sementara dukungan Dolby Vision ®, standar VESA ® DisplayHDR 400 True Black, dan konektivitas UHBR20 DisplayPort 2.1A membuat kedua monitor ini siap untuk game HDR yang paling intensif.

True Tandem RGB OLED

Kedua monitor hadir dengan panel 4K true Tandem RGB OLED dengan lapisan Glossy TrueBlack eksklusif untuk menampilkan visual super tajam dan warna yang sangat akurat. Teknologi True RGB Stripe OLED menghilangkan subpiksel putih yang seringkali ditemukan pada panel WOLED standar. Hasilnya, tepian teks terlihat jelas dan reproduksi warna menjadi lebih akurat dengan peningkatan volume hingga 27%, meski dalam pencahayaan puncak. Fleksibilitas fitur Dual Mode memudahkan gamer berganti antara visual memukau dari 4K@240Hz dan aksi super responsif dari FHD@480Hz. Selain itu, response time 0,03ms super cepat menghilangkan ghosting dan motion blur pada game bergerak cepat.

Dirancang tahan lama

Desain power supply menggunakan teknologi GaNFET Inovatif untuk mengoptimalkan pembuangan panas dan efisiensi daya, sehingga panas berkurang hampir 35% dan suhu ventilasi turun 10%. Kemampuan tersebut membuat OLED lebih tahan lama dengan performa lebih andal dibandingkan monitor OLED tanpa GaNFET Inovatif sebelumnya. Di sisi lain, peningkatan fitur OLED Care Pro melindungi panel lebih jauh, dengan pembaruan teknologi Neo Proximity Sensor yang menawarkan fitur penyesuaian Motion Sensitivity serta kustomisasi timer Auto Away. Lima opsi level Motion Sensitivity menyuguhkan peningkatan akurasi deteksi sekaligus sangat berguna bagi gamer yang fokus pada permainannya. Timer Auto Away dapat diatur dari rentang 1-15 menit, kemudian saat waktu berakhir layar akan menampilkan background image secara otomatis. Semua fitur OLED Care Pro dapat diatur dengan mudah melalui aplikasi ASUS DisplayWidget Center eksklusif melalui mouse.

HDR dan akurasi warna kelas profesional

ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM dirancang untuk gaming HDR yang sangat realistis melalui Dolby Vision, standar VESA DisplayHDR 400 True Black, gamut 99% DCI-P3, warna true 10-bit, dan akurasi warna Delta E<2. Secara bersamaan, fitur tersebut menghasilkan kualitas hitam yang pekat, highlight yang jernih, dan akurasi warna yang nyata pada game dan konten visual.

Kontrol AI agent-ready

Dengan ASUS Display Control CLI dan Agent Skill bawaan, pengguna dapat meminta AI agent untuk menanyakan dan menyesuaikan pengaturan monitor yang didukung melalui bahasa sehari-hari. Satu permintaan dapat melibatkan beberapa pengaturan di satu atau lebih monitor ASUS yang kompatibel. Misalnya, agent AI dapat menjadwalkan layar agar lebih cerah di pagi hari dengan level brightness lebih tinggi, color temperature 6500K, Gamma 2.2, dan Blue Light Filter mati. Agent AI ini juga dapat mengatur profil malam dengan kecerahan lebih rendah, color temperature 4000K, dan peningkatan Blue Light Filter supaya pandangan lebih nyaman sebelum tidur. Untuk tugas dengan warna intensif, satu permintaan pada Agent AI dapat mengatur mode sRGB, color temperature 6500K, Gamma 2.2, Uniform Brightness, dan level brightness yang nyaman. Untuk game kompetitif, Agent AI bisa mengganti layar ke mode FHD@480Hz, lalu mengaktifkan mode FPS dan OLED Anti-Flicker, serta menyesuaikan kecerahan yang disukai pengguna. CLI menjalankan perintah kontrol monitor secara lokal di workstation, sementara Agent AI mengubah maksud pengguna menjadi urutan tindakan yang memungkinkan.

Konektivitas masa depan

Kedua monitor menawarkan konektivitas yang komprehensif agar kompatibel dengan hardware generasi berikutnya. Beberapa opsi koneksi adalah DisplayPort 2.1a UHBR20 dengan full bandwidth 80Gbps, HDMI ® 2.1, dan USB-C ® dengan Power Delivery 90-watt untuk koneksi dengan satu kabel ke laptop yang kompatibel.

 

Ketersediaan & Harga

Silakan menghubungi perwakilan ASUS setempat terkait ketersedian barang dan harga.

Continue Reading

News

Rayakan Ulang Ulang Tahun ke-20 Persona 3, SEGA Rilis Video Musik Spesial dan Diskon Besar-besaran!

Published

on

By

Rayakan Ulang Ulang Tahun Ke 20 Persona 3, Sega Rilis Video Musik Spesial Dan Diskon Besar Besaran!

www.gwigwi.com – www.gwigwi.com – SEGA dan ATLUS secara resmi merayakan hari jadi yang ke-20 untuk salah satu game RPG paling berpengaruh dalam sejarah industri game, Persona 3. Franchise ini terus membuktikan popularitasnya yang tak lekang oleh waktu, di mana versi remake modernnya, Persona 3 Reload, tercatat telah sukses terjual lebih dari 3 juta kopi di seluruh dunia.

Untuk menandai pencapaian bersejarah ini, SEGA menyuguhkan serangkaian kejutan spesial bagi para penggemar, mulai dari peluncuran ilustrasi peringatan dari desainer karakter orisinalnya, Shigenori Soejima, hingga perilisan video musik (music video) bertajuk “Persona 3: 20th Anniversary Remix”.

Rayakan Ulang Ulang Tahun Ke 20 Persona 3, Sega Rilis Video Musik Spesial Dan Diskon Besar Besaran!

Rayakan Ulang Ulang Tahun Ke 20 Persona 3, Sega Rilis Video Musik Spesial Dan Diskon Besar Besaran!

Kolaborasi Kreatif Video Musik “Persona 3: 20th Anniversary Remix”

Video musik yang baru saja diluncurkan ini mengombinasikan aransemen musik chill garapan DJ VaVa (dari kru hip-hop Jepang ternama Creative Drug Store) dengan visual pixel art retro estetik karya sutradara seni Motocross Saito. Video musik ini dirancang untuk membawa para penggemar bernostalgia dan merasakan atmosfer unik dunia Persona 3, baik saat sedang belajar, bekerja, maupun bersantai.

Menariknya, aransemen lagu perayaan ini juga menghadirkan kejutan besar di mana musisi legendaris seri Persona, Lotus Juice, turut turun tangan langsung merekam vokal baru (brand-new vocals) khusus untuk proyek ini.

Pixel artist Motocross Saito mengungkapkan kebahagiaannya dalam menggarap proyek ini. “Ini adalah kehormatan besar bisa merayakan ulang tahun ke-20 Persona 3 sekaligus ulang tahun ke-2 Persona 3 Reload. Tim pengembang dan saya bekerja erat untuk menangkap detail-detail terkecil agar fans merasa masuk kembali ke dunia game tersebut,” ungkapnya, seraya menambahkan bahwa ia sangat senang mendapat kesempatan menggambar Koromaru, karakter anjing favoritnya di game tersebut.

Proyek video musik yang emosional ini disutradarai oleh Arito Chida, yang sukses menerjemahkan kecintaan mendalam para kreator dan tim ATLUS terhadap warisan Persona 3 menjadi sebuah karya audio visual yang memukau.

Diskon 50% Persona 3 Reload di PlayStation Store

Sebagai bagian dari festival perayaan ini, SEGA juga memberikan penawaran terbatas bagi para gamer yang belum sempat mencicipi keseruan Persona 3 Reload. Untuk waktu terbatas, versi Standard Edition dari game ini mendapatkan potongan harga sebesar 50% di PlayStation Store.

  • Periode Promo: 10 Juli (pukul 23.00) hingga 29 Juli 2026 (pukul 22.59 WIB).

  • Platform: PlayStation®4 dan PlayStation®5.

Gamer juga dapat mengunduh versi demo gratis terlebih dahulu, dan nantinya seluruh data progres permainan (save data) bisa langsung ditransfer ke dalam versi game penuh saat dibeli.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending