Connect with us

Event

Pengumuman bintang tamu gelombang ke-3 STGCC2018

Published

on

GwiGwi.com – Bintang tamu gelombang ke tiga STGCC 2018 memiliki portofolio yang bervariasi, dari produser beraneka ragam music, pembuat kostum yang unik dan kartunis yang sangat dicari-cari. STGCC memastikan para pengunjunh bisa bertemu dengan para creator paling top di bidang mereka masing2.

Dengan memakai kostum tradisional “Wa” dan dipersenjatai dengan energi yang melimpah, gadis-gadis Fukuoka, Kanbe akan mengedukasi para penonton dengan budaya dan sejarah unik dari fukuoka dna perfektur hakata lewat lagu, tarian dan drama.

Duo music elektronik, Polyphonix yand terdiri dari produser MK dan DJ nana akan membawa irama music disko mereka yang catchy ke STGCC. Polyphonix sudah memberikan kontribusi musik dalam berbagai genre ke video game, album kompilasi, klub malam dan anime.

Disainer Olivia Mears alias AvantGeek telah diakui secara internasional karena penggunaan bahan-bahan unik seperti makanan, barang daur ulang dan perlengkapan seni dalam karya-karyanya. Karyanya sering dianggap sebagai “karya seni yang bisa dipakai”, dengan kostum-kostum yang patut diperhatikan seperti “Taco Belle” dan “Pizzarella”. Olivia merupakan brand ambassador dari SINGER® Sewing Company.

Baca Juga:  #C3AFAJKT2018 AFAPlay Special Guest dan Stage Events siap hadirkan pengalaman GameStart

Saat masih anak-anak, Simone Legno, co-founder dari brand lifestyle Jepang, tokidoki, sangat suka membuat sketsa. Passionnya pada seni mendorongnya membuat karakter lucu seperti Cactus Friends, Donutella dan Moofia, yang semuanya merupakan bagian dari keluarga tokidoki. Brand ini juga sangat terkenal di dunia fashion, tokidoki pernah berkolaborasi dengan nama-nama seperti Karl Lagerfeld, Sephora, Onitsuka Tiger, Marvel, Hello Kitty dan Fujitsu.

Kosplayer asal Taiwan, Shiraga Yanko atau terkenal dengan nama Xiao Yang oleh [ara penggemarnya, terkenal karena estetik yang mirip boneka porselen dan tampilan cantik dari karakter wanita yang berasal dari anime.

Pemilik dari klub malam terkenal di Jepang di Akihabara, MOGRA dan instruktur dari produsen alat-alat untuk para DJ Terkenal, PioneerDJ, D-YAMA adalah salah satu DJ kelas atas di skena Anisong Jepang yang sedang berkembang. D-YAMA sudah menggelar tur keliling dunia dan tampil Bersama artis anisong terkenal Mami Kawada.

Event

Cosplayer Gratis Masuk POPCON Asia 2018! Ini caranya

Published

on

By

GwiGwi.com – Event pop culture berskala Asia, POPCON Asia 2018 akan dilangsungkan 22-23 September 2018 di ICE BSD City, Tangerang. Acara ini bakal memberikan tidak sedikit sekali promo dan hadiah.

Salah satu dianataranya ialah khusus untuk Cosplayers atau pencinta kostum animasi dan permainan lainnya dapat mendapatkan akses masuk secara gratis.

Tiket free entry ini khusus diserahkan untuk 100 cosplayers kesatu yang datang pukul 10.00-12.00 masing-masing harinya sekitar event ini berlangsung.

Untuk semua cosplayer yang mengharapkan tiket masuk gratis dapat langsung menggali antrian masuk di Hall 3A di ICE BSD, Serpong.

Baca Juga:  Kemeriahan Anime dan Anisong di hari ketiga #C3AFAJKT2018

Tak hanya itu, semua pencinta dunia cosplay pun akan dimanjakan dengan kehadiran Popcon Cosplay Challenge dengan total hadiah hingga dengan Rp36 juta loh.

Buruan semua cosplayer, bikin kostum seunik dan semenarik barangkali untuk dapat masuk ke event bergengsi POPCON Asia 2018 secara cuma-cuma dan memenangkan puluhan juta hadiah.

Continue Reading

Event

Rumah Pengabdi Setan bakal hadir di POPCON Asia 2018

Published

on

By

GwiGwi.com – Kembali dilangsungkan pada 22-23 September esok di ICE BSD, POPCON Asia 2018 bakal menyajikan sekian banyak konten baru yang belum ditemukan di tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya ialah pandora experience bertema Rumah Pengabdi Setan.

Dalam wahana ini, pengunjung disuruh untuk mengerjakan problem solving demi mengamankan Ibu. Permainan ini bakal disajikan dengan suasana mengerikan layaknya latar di film Pengabdi Setan. Bahkan properti yang didatangkan juga adalahproperti pribumi yang dipakai saat syuting film horor tersebut.

“Jadi sesudah nonton filmnya sisi mana kita dapat dapat empiris lain. Lalu diputuskanlah menciptakan pandora experience bertema Rumah Pengabdi Setan. Mengingat, filmnya sendiri booming di ketika penayangan di bioskop,” ujar Yenny Wangsawidjaja selaku CEO POPCON Inc ketika konferensi pers di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2018).

“Sebenarnya semacam wahana kita solusi teka-teki bikin nolongin ibu. Apa yang tejadi di dalam lokasi tinggal pengabdi Setan, lakuin saja ramai-ramai. Properti dari film dibawa pun ke dalam pandora experience ini,” lanjut Yenny.

Rumah Pengabdi Setan sendiri dipecah menjadi dua ruangan dengan tema berbeda. Para pengunjung yang datang di pandora experience tersebut diwajibkan memilih salah satu. Peserta yang masuk pun diberi batas sekitar 5-6 orang dalam satu masa-masa yang berdurasi 6-7 menit.

Dalam acara ini pun turut melangsungkan meet and greet dengan 2 cast cental dari Pengabdi Setan. Ayu Laksmi pemeran Ibu serta Muhammad Adhiyat pemeran Ian akan muncul menyapa penggemar.

Di samping Rumah Pengabdi Setan, sederet acara unik lainnya juga akan dilangsungkan di pesta rakyat pop culture ini. Beberapa di antaranya ialah kompetisi E-sport berhadiah ratusan juta Rupiah sampai kehadiran cast dari Mighty Morphin Power Rangers yakni Karan Ashley pemeran Ranger Kuning dan David J. Fielding pelakon figur Zordon.

Untuk pengunjung yang ingin muncul di pesta rakyat ini dikenakan tiket ekuivalen Rp95.000 belum tergolong PPN. Tiket sendiri dapat didapatkan secara langsung di ICE BSD Hall 3A pada ketika acara berlangsung. Festival ini akan dimulai pada pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Continue Reading

Event

Puluhan board game produksi lokal akan dipamerkan di POPCON Asia 2018

Published

on

By

GwiGwi.com – Board game produksi studio lokal hasil seleksi bakal dipamerkan di Popcon Asia yang dilangsungkan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai pada 22-23 September 2018.

Sebanyak 24 judul game terpilih tersebut selanjutnya bakal tampil di ajang pameran besar game di Essen, Jerman, 25-29 Oktober 2018. Panitia memilih 24 judul board game, seperti Kedai Kopi, Raja Luwak, Stockastic, Math Cat, dan Bluffing Billionaires.

Seleksi board game dilaksanakan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bareng Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI) pada Agustus lalu. Ketua APIBGI Andre Dubari mengatakan, lokasi board game di Popcon Asia yang sebelumnya dinamakan Tabletopia diolah menjadi Archipelageek. Nama serupa** akan digunakan untuk booth Indonesia di Jerman nanti.

“Archipelageek menjadi panggung untuk memamerkan sekaligus lokasi memainkan board game karya anak bangsa,” ujarnya Jumat, 21 September 2018, lewat penjelasan tertulis.

Popcon Asia untuk pertama kalinya pada gelaran tahun ini memasukkan board game ke dalam kelompok game untuk Popcon Awards. Penghargaan tersebut sebagai Board game of the Year (permainan papan terbaik).

Masyarakat Indonesia sejumlah telah akrab dengan board game, seperti monopoli, ular tangga, atau catur. Beberapa tahun belakangan aneka permainan baru diciptakan para studio dan kreator lokal seiring maraknya game digital.

Kini terdapat 40 lebih judul board game lokal semenjak industrinya mulai menggeliat pada 2014. Tahun ini terdapat 20 studio dan penerbit board game lokal yang berkreasi dan merilis produk board game dan card game di Indonesia.

Baca Juga:  #C3AFAJKT2018 hari pertama resmi dimulai, jangan lewatkan acara ini

Popcon Asia menjadi semacam ajang pemanasan untuk tampil berhasil di Jerman. Indonesia mendapat lokasi di acara tahunan bertema Essen SPIEL (game) yang menjadi ajang peminat game dunia untuk menjajal ragam mainan baru sampai transaksi.

Berdasarkan keterangan dari Andre, lokasi promosi board game dan card game untuk Indonesia seluas 66 meter persegi. Lokasinya di Hall 3 Messe Essen.

“Nantinya booth tersebut harus bisa berisikan produk-produk board game dan card game berbobot | berbobot | berkualitas yang merepresentasikan industrinya dan Indonesia secara keseluruhan,” katanya.

Sebelumnya pada 2014 dan 2017 penerbit game asal Indonesia muncul sebagai eksibitor. Dari data rilisan panitia Essen SPIEL, pengunjung sekitar acara pada 2017 terdaftar sekitar 182 ribu orang dari sedikitnya 51 negara, serta menghadirkan lebih dari seribu eksibitor.

Kebanyakan board game yang lolos hasil seleksi untuk dipamerkan itu produksi studio Hompimpa Games dan Manikmaya Games. Sebanyak 24 judul board game terpilih itu ialah Mahardika: Edisi Merah Putih, The Festivals, Aquatico, Smong, Kedai Kopi, Roket Raket dari Studio Manikmaya Games.

Kemudian kreasi Hompimpa Games yang berjudul The Art of Batik, Orang Rimba, Acaraki The Java Herbalist, Math Cat, Senggal Senggol Gg. Damai, Ulee Kareung, Flash Juice, dan Karnaval.

Judul board game lainnya yakni Flipeek Medieval, Stockastic (Coralis Entertainment), Oktet, Mahapatha, Raja Luwak, Varna (Morfosic Studio), Bam-Bam Clash, Waroong Wars 2nd Edition (Tabletoys), Ibnu Batutah (Maen Main), Mammon’s Labyrint (Holzritter), serta Bluffing Billionaires (Masbro Studio)

Continue Reading

Trending