Connect with us

Event

#C3AFAJKT2018 M&G Sora Tokui: Singkat, Tapi Berkesan

Published

on

GwiGwi.com ー Di hari ketiga perhelatan C3 AFA Jakarta 2018 kemarin, salah satu Gwimin berkesempatan mengikuti Meet & Greet dari Sora Tokui. Apakah ada diantara Gwiple sekalian yang juga hadir pada Meet & Greet tersebut?

Sora Tokui atau Soramaru sendiri adalah seorang pengisi suara, manga artist, dan juga penyanyi. Seiyuu kelahiran prefektur Chiba ini sangat dikenal melalui role-nya sebagai Nico Yazawa dalam franchise LoveLive. Selain itu Soramaru juga merupakan seiyuu dari beberapa tokoh penting lainnya seperti Hideri Kanzaki (Blend S), Tenko Chabashira (Danganronpa V3: Killing Harmony), maupun Hanabi (Senran Kagura: Estival Versus).

Nah, untuk mengikuti Meet & Greet-nya Sora, pengunjung dikenakan biaya tiket lain (tidak termasuk tiket masuk AFA) sebesar Rp 350.000. Dengan harga ini kita juga bisa mendapatkan signing board eksklusif dari AFA untuk ditandatangani Soramaru. Sesi M&G dilaksanakan di International Convention Expo (ICE) BSD ruangan Garuda 6 mulai pukul 12.30.

Sayangnya tentu saja Gwimin tidak diperbolehkan mengambil foto-foto ketika M&G berlangsung, hanya fotografer official dari AFA serta pihak manajemen Soramaru sendiri yang berhak memotret. Selain itu peserta M&G pun tidak diizinkan mengambil selfie pribadi, bahkan jika ingin memberikan hadiah untuk Soramaru pun harus melalui tim official, tidak boleh diserahkan kepadanya secara langsung. Waktu untuk sesi tanda tangan juga terbatas karena pukul 14.00 Soramaru sudah harus tampil di Main Stage. Satu hal lagi yang Gwimin perhatikan adalah, pada pengumuman mengenai M&G Sora Tokui, akun Facebook resmi milik AFA menuliskan bahwa M&G sudah termasuk sesi Q&A tapi di hari H sesi tersebut tampaknya ditiadakan.

Baca Juga:  #C3AFAJKT2018 hari pertama resmi dimulai, jangan lewatkan acara ini

Namun beberapa hal di atas adalah hal yang wajar mengingat Soramaru merupakan special guest dan memiliki aturan tersendiri dari manajemennya. Para penggemar yang mengikuti Meet & Greet juga terlihat sangat kondusif dalam mengikuti acara yang berlangsung. Mereka berbaris secara rapi untuk menunggu giliran tanda tangan ketika diarahkan oleh tim official AFA.

SIgning board milik Gwimin nih, tapi namanya disensor ya, hehe.

Soramaru sendiri terlihat sangat bahagia dapat menemui fans-fansnya di sini, baik fans yang benar-benar berasal dari Indonesia atau fans dari luar negeri yang rela datang ke Indonesia untuk menemuinya. Ia tidak segan untuk tersenyum dan berinteraksi, bahkan memuji beberapa peserta M&G yang datang lengkap dengan atribut LoveLive atau ber-cosplay menjadi karakter-karakter yang disuarakannya, contohnya cosplay Nico Yazawa dan Hideri Kanzaki.

Setelah selesai autograph session, sekarang saatnya seluruh peserta M&G berfoto bersama Sora Tokui.

M&G Sora Tokui bisa terbilang sangat singkat, namun Gwimin dan puluhan peserta M&G lainnya merasa puas karena dapat bertemu serta berbicara dengan seiyuu imut yang satu ini. Dari postingan blog-nya ketika berjalan-jalan seusai AFA, Soramaru juga tampak sangat menikmati suasana maupun makanan di Jakarta.

Meskipun C3 AFA Jakarta 2018 sudah selesai dan menjadi AFA yang terakhir kalinya di Indonesia, semoga Sora Tokui dapat kembali datang ke sini pada event-event lainnya, ya.

Stanleia Lynssa aka Leia. Art, literature, and music enthusiast, ocasionally cosplaying. Bahasa Indonesia/English/中文/日本語 OK!

Event

Cosplayer Gratis Masuk POPCON Asia 2018! Ini caranya

Published

on

By

GwiGwi.com – Event pop culture berskala Asia, POPCON Asia 2018 akan dilangsungkan 22-23 September 2018 di ICE BSD City, Tangerang. Acara ini bakal memberikan tidak sedikit sekali promo dan hadiah.

Salah satu dianataranya ialah khusus untuk Cosplayers atau pencinta kostum animasi dan permainan lainnya dapat mendapatkan akses masuk secara gratis.

Tiket free entry ini khusus diserahkan untuk 100 cosplayers kesatu yang datang pukul 10.00-12.00 masing-masing harinya sekitar event ini berlangsung.

Untuk semua cosplayer yang mengharapkan tiket masuk gratis dapat langsung menggali antrian masuk di Hall 3A di ICE BSD, Serpong.

Baca Juga:  Rumah Pengabdi Setan bakal hadir di POPCON Asia 2018

Tak hanya itu, semua pencinta dunia cosplay pun akan dimanjakan dengan kehadiran Popcon Cosplay Challenge dengan total hadiah hingga dengan Rp36 juta loh.

Buruan semua cosplayer, bikin kostum seunik dan semenarik barangkali untuk dapat masuk ke event bergengsi POPCON Asia 2018 secara cuma-cuma dan memenangkan puluhan juta hadiah.

Continue Reading

Event

Rumah Pengabdi Setan bakal hadir di POPCON Asia 2018

Published

on

By

GwiGwi.com – Kembali dilangsungkan pada 22-23 September esok di ICE BSD, POPCON Asia 2018 bakal menyajikan sekian banyak konten baru yang belum ditemukan di tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya ialah pandora experience bertema Rumah Pengabdi Setan.

Dalam wahana ini, pengunjung disuruh untuk mengerjakan problem solving demi mengamankan Ibu. Permainan ini bakal disajikan dengan suasana mengerikan layaknya latar di film Pengabdi Setan. Bahkan properti yang didatangkan juga adalahproperti pribumi yang dipakai saat syuting film horor tersebut.

“Jadi sesudah nonton filmnya sisi mana kita dapat dapat empiris lain. Lalu diputuskanlah menciptakan pandora experience bertema Rumah Pengabdi Setan. Mengingat, filmnya sendiri booming di ketika penayangan di bioskop,” ujar Yenny Wangsawidjaja selaku CEO POPCON Inc ketika konferensi pers di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2018).

“Sebenarnya semacam wahana kita solusi teka-teki bikin nolongin ibu. Apa yang tejadi di dalam lokasi tinggal pengabdi Setan, lakuin saja ramai-ramai. Properti dari film dibawa pun ke dalam pandora experience ini,” lanjut Yenny.

Rumah Pengabdi Setan sendiri dipecah menjadi dua ruangan dengan tema berbeda. Para pengunjung yang datang di pandora experience tersebut diwajibkan memilih salah satu. Peserta yang masuk pun diberi batas sekitar 5-6 orang dalam satu masa-masa yang berdurasi 6-7 menit.

Dalam acara ini pun turut melangsungkan meet and greet dengan 2 cast cental dari Pengabdi Setan. Ayu Laksmi pemeran Ibu serta Muhammad Adhiyat pemeran Ian akan muncul menyapa penggemar.

Di samping Rumah Pengabdi Setan, sederet acara unik lainnya juga akan dilangsungkan di pesta rakyat pop culture ini. Beberapa di antaranya ialah kompetisi E-sport berhadiah ratusan juta Rupiah sampai kehadiran cast dari Mighty Morphin Power Rangers yakni Karan Ashley pemeran Ranger Kuning dan David J. Fielding pelakon figur Zordon.

Untuk pengunjung yang ingin muncul di pesta rakyat ini dikenakan tiket ekuivalen Rp95.000 belum tergolong PPN. Tiket sendiri dapat didapatkan secara langsung di ICE BSD Hall 3A pada ketika acara berlangsung. Festival ini akan dimulai pada pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Continue Reading

Event

Puluhan board game produksi lokal akan dipamerkan di POPCON Asia 2018

Published

on

By

GwiGwi.com – Board game produksi studio lokal hasil seleksi bakal dipamerkan di Popcon Asia yang dilangsungkan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai pada 22-23 September 2018.

Sebanyak 24 judul game terpilih tersebut selanjutnya bakal tampil di ajang pameran besar game di Essen, Jerman, 25-29 Oktober 2018. Panitia memilih 24 judul board game, seperti Kedai Kopi, Raja Luwak, Stockastic, Math Cat, dan Bluffing Billionaires.

Seleksi board game dilaksanakan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bareng Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI) pada Agustus lalu. Ketua APIBGI Andre Dubari mengatakan, lokasi board game di Popcon Asia yang sebelumnya dinamakan Tabletopia diolah menjadi Archipelageek. Nama serupa** akan digunakan untuk booth Indonesia di Jerman nanti.

“Archipelageek menjadi panggung untuk memamerkan sekaligus lokasi memainkan board game karya anak bangsa,” ujarnya Jumat, 21 September 2018, lewat penjelasan tertulis.

Popcon Asia untuk pertama kalinya pada gelaran tahun ini memasukkan board game ke dalam kelompok game untuk Popcon Awards. Penghargaan tersebut sebagai Board game of the Year (permainan papan terbaik).

Masyarakat Indonesia sejumlah telah akrab dengan board game, seperti monopoli, ular tangga, atau catur. Beberapa tahun belakangan aneka permainan baru diciptakan para studio dan kreator lokal seiring maraknya game digital.

Kini terdapat 40 lebih judul board game lokal semenjak industrinya mulai menggeliat pada 2014. Tahun ini terdapat 20 studio dan penerbit board game lokal yang berkreasi dan merilis produk board game dan card game di Indonesia.

Baca Juga:  Rumah Pengabdi Setan bakal hadir di POPCON Asia 2018

Popcon Asia menjadi semacam ajang pemanasan untuk tampil berhasil di Jerman. Indonesia mendapat lokasi di acara tahunan bertema Essen SPIEL (game) yang menjadi ajang peminat game dunia untuk menjajal ragam mainan baru sampai transaksi.

Berdasarkan keterangan dari Andre, lokasi promosi board game dan card game untuk Indonesia seluas 66 meter persegi. Lokasinya di Hall 3 Messe Essen.

“Nantinya booth tersebut harus bisa berisikan produk-produk board game dan card game berbobot | berbobot | berkualitas yang merepresentasikan industrinya dan Indonesia secara keseluruhan,” katanya.

Sebelumnya pada 2014 dan 2017 penerbit game asal Indonesia muncul sebagai eksibitor. Dari data rilisan panitia Essen SPIEL, pengunjung sekitar acara pada 2017 terdaftar sekitar 182 ribu orang dari sedikitnya 51 negara, serta menghadirkan lebih dari seribu eksibitor.

Kebanyakan board game yang lolos hasil seleksi untuk dipamerkan itu produksi studio Hompimpa Games dan Manikmaya Games. Sebanyak 24 judul board game terpilih itu ialah Mahardika: Edisi Merah Putih, The Festivals, Aquatico, Smong, Kedai Kopi, Roket Raket dari Studio Manikmaya Games.

Kemudian kreasi Hompimpa Games yang berjudul The Art of Batik, Orang Rimba, Acaraki The Java Herbalist, Math Cat, Senggal Senggol Gg. Damai, Ulee Kareung, Flash Juice, dan Karnaval.

Judul board game lainnya yakni Flipeek Medieval, Stockastic (Coralis Entertainment), Oktet, Mahapatha, Raja Luwak, Varna (Morfosic Studio), Bam-Bam Clash, Waroong Wars 2nd Edition (Tabletoys), Ibnu Batutah (Maen Main), Mammon’s Labyrint (Holzritter), serta Bluffing Billionaires (Masbro Studio)

Continue Reading

Trending