Connect with us

Music

Interview Aimer: Saya Ingin Lebih Dekat dengan Fans Saya

Published

on

GwiGwi.com – Pada event akbar Anime Festival Asia 2015 di Singapura yang baru saja berlangsung pada tanggal 27-29 November 2015, Singapura, salah satu penyanyi anisong asal Jepang bernama Aimer hadir untuk memeriahkan konser anisong. Kali ini, Tim GwiGwi mendapatkan kesempatan untuk duduk dan mewawancarai penyanyi dari theme song dari Gundam Unicorn dan Bleach ini. Yuk, simak hasil wawancara berikut ini.

Maaf Anda Melihat Iklan

aimer-broken-night

Bagaimana perasaan anda tentang live yang pertama kali di Singapura?

“Ini pertama kalinya saya tampil di sini. Sebuah kehormatan untuk tampil di Singapura, tapi saya sedikit nervous. Saya sangat menantikannya.”

Bagaimana karir musik anda telah berkembang setelah debut?

Setelah bekerja dengan Sawano Hiroyuki, meskipun saya memulai dengan lagu yang gentle dan relaxing, saya perlahan-lahan mulai membuat lagu rock yang kuat, dan sekarang saya telah belajar untuk menguasai kedua jenis lagu tersebut. Tidak hanya gentle.

Apakah ada hubungan di antara lagu AM 02:00, AM 03:00, dan AM 04:00?

Ya, lagu-lagu tersebut saling berhubungan, semuanya memiliki tema ‘berjalan di tengah malam' dalam liriknya. AM 02:00 adalah lagu pertama yang saya tulis, dan juga pertama kalinya saya mencoba genre RnB. Karena lagu ini diterima dengan sangat baik oleh fans, ketika saya membuat album, saya memutuskan untuk melanjutkan series tersebut.

Bisa dijelaskan dengan tiga atau empat kata, lagu-lagu anda itu seperti apa?

Daripada tiga atau empat kata, saya merasa bahwa lebih mudah untuk menjelaskannya denga dua kata. Salah satunya adalah ‘hikari' yang berarti ‘cahaya', dan satu lagi adalah ‘yami' yang berarti ‘kegelapan'. Cahaya merepresentasikan perasaan bahagia, dan kegelapan merepresentasikan perasaan sedih. Keduanya saling bertolak belakang, tapi saya merasa keduanya penting dalam menentukan arah saya dalam menyanyi.

Bisakah anda menceritakan tentang proyek ‘Live at Anywhere'?

Saya telah ikut dalam proyek tersebut sejak debut, hingga sekarang. Proyek ini membuat saya bisa menyanyi di tempat apapun yang saya inginkan, menyanyikan lagu apapun yang saya suka. Contohnya, saya telah menyanyi di akuarium, planetarium, dan saya berencana untuk melanjutkan proyek ini kedepannya.

Apakah ada tujuan atau mimpi yang ingin dicapai dalam karir menyanyi?

Hal yang terpenting bagi saya saat ini adalah saya harus bisa terus menyanyi ke depannya, selama saya masih bisa. Saya juga ingin bisa merespon para fans melalui lagu saya.

Anda tumbuh di lingkungan yang penuh musik. Apakah menyanyi telah menjadi mimpi anda sejak kecil, dan siapa orang yang membuat anda terinspirasi untuk menjadi penyanyi?

Saya suka sekali menyanyi saat kecil, dan menyanyi telah menjadi mimpi saya sejak kecil. Awalnya, saya sangat menyukai lagu ‘Tomorrow‘ dari film ‘Annie' dan saya mengagumi vokal yang ‘clear' di lagu itu.
Untuk siapa yang menginspirasi saya untuk menyanyi, saya sangat menyukai band Jepang ‘SPITZ', dan saya masih menyukainya hingga sekarang. Saya merasa mereka merupakan pengaruh besar bagi musik saya.

Dari berbagai musisi Jepang, siapakah artis yang ingin anda ajak untuk berkolaborasi?

Saya memiliki respect terhadap banyak artis, jadi cukup sulit untuk mempersempitnya, tapi contohnya saya suka vokalis dari ONE OK ROCK dan EGOIST, dan saya sangat ingin berkolaborasi dengan mereka jika ada kesempatan.

Anda pernah tinggal di luar negeri sebelumnya. Di mana, dan bagaimana hal itu mempengaruhi andasaat ini?

Dulu saya pernah tinggal di Bristol, Inggris untuk beberapa saat, dan disana saya mendengarkan berbagai jenis musik. Saya suka sekali mendengarkan lagu berbahasa Inggris, dan dari situ saya mempelajari bagaimana pengucapan berbagai kata, dan dari situ saya juga bisa memasukkannya ke dalam J-Pop.

Anda belajar berbagai alat musik sejak kecil, apakah menurut anda belajar suatu alat musik akan membantunya dalam belajar menyanyi, memainkan alat musik lainnya, atau dalam membuat komposisi?

Saya belajar piano dan gitar klasik saat kecil, dan untuk piano, saya bisa bermain sambil menyanyi di saat yang sama. Saya bisa melakukannya dalam resital di depan umum, saya merasa ini membantu saya menjadi diri saya yang saat ini.

Baca Juga:  Seratus Taksi L'Arc-en-Ciel akan bepergian ke seluruh Tokyo untuk waktu yang terbatas

Apakah ada genre musik yang ingin anda coba?

Musik yang sering saya dengarkan adalah musik rock, country, bahkan EDM. Untuk genre yang ingin saya nyanyikan, sebenarnya tidak ada batasan genre, selama kebahagiaan atau kesedihan, dua tema utama yang sudah disebutkan tadi, dan lagunya sentimental, maka saya akan mencoba menyanyikannya.

aimer-dawn

“Billboard Live Tour” baru saja diumumkan. Apakah ekspektasi dan ambisi anda untuk tur ini?

Jadi, album “DAWN” adalah akhir dari cerita yang saya mulai sejak debut. Setelah akhir tersebut, saya ingin membuat sebuah cerita baru melalui “Billboard Live Tour” ini. Melalui tur ini, saya ingin lebih dekat dengan fans saya, memperkecil jarak saya dengan mereka, dan menurut saya memiliki feeling yang spesial, dan karena tur ini diisi dengan gaya live performance yang baru, saya melihatnya sebagai tantangan untuk diri saya sendiri.

Bagaimanakah perasaan anda saat bekerja dengan Sawano Hiroyuki?

Saya bekerja dengan Sawano-san di banyak lagu, termasuk lagu untuk Gundam Unicorn, bahkan merilis album kolaborasi. Lagu-lagunya kebanyakan adalah lagu-lagu rock yang kuat, dan sebagian hanya memiliki lirik berbahasa Inggris, tanpa bahasa Jepang. Lewat kolaborasi ini, saya merasa telah mendapatkan gaya menyanyi yang baru.

Apakah sebagian dari tantangan yang telah dihadapi dalam karir anda? Apakah anda memiliki pesan bagi orang yang ingin menjadi seorang penyanyi?

Sebagai penyanyi, saya telah tampil di berbagai panggung, dan saya juga menyanyikan banyak genre lagu. Bagi saya, yang penting adalah seorang penyanyi memahami lagunya dan bentuk pengekspresian yang unik.

Anda memiliki official fanclub bernama “Blanc et Noir”. Apa ide dibalik nama tersebut?

“Blanc et Noir” merupakan bahasa Prancis dari hitam dan putih, dan seperti lagu saya yang ‘gelap' dan ‘terang', saya ingin membaginya kepada para fans. Saya menggunakan bahasa Prancis untuk namanya, salah satu alasannya karena nama panggung saya merupakan kata dari bahasa Prancis.

aimer-stardust

Saat berumur 15 tahun, pita suara anda mengalami cedera, yang menyebabkan suara anda menjadi seperti saat ini. Apakah anda menyesali telah mengalami cedera tersebut, atau menganggapnya sebagai berkah tersembunyi, mengingat fans menyukai suara anda saat ini?

Pada saat itu, itu adalah sebuah pengalaman yang sulit dan karena saya kehilangan suara saya, hal itu menjadi trauma tersendiri. Sekarang, karena insiden tersebut, saya bisa membuat menyanyi menjadi bagian yang lebih besar dari hidup saya, dan itu juga alasan saya memiliki gaya bernyanyi saya saat ini. Saya merasa kejadian tersebut adalah sesuatu yang baik.

Dalam benak anda, apakah ada niatan untuk menyembuhkan total pita suara anda, mengingat pita suara anda belum sembuh total saat ini?

Pita suara saya saat ini masih agak cedera, jika cederanya makin parah, maka saya tidak dapat menyanyi. Tapi, jika cederanya menghilang, suara saya berubah menjadi sangat berbeda. Itulah kenapa untuk saat ini saya memutuskan untuk tidak melakukan operasi, dan saya menganggap bahwa cedera saya ada di titik seimbang saat ini.

Anda pernah berkolaborasi dengan Kalafina, bagaimana perasaan anda terhadap kolaborasi tersebut?

Mereka (Kalafina) memiliki suara-suara yang unik, dan karena bernyanyi dengan mereka, saya menyadari keunggulan dan keunikan suara saya, dan saya bisa melihatnya dari sisi yang baru.

Nah Gwiple, itulah tadi hasil interview kita bersama dengan Aimer nih Gwiple. Semoga bisa menjawab beberapa pertanyaan kalian yah Gwiple!

Ralat: Pada versi artikel sebelumnya, penulis salah mengutip nama band yang disebutkan oleh Aimer, yang seharusnya SPITZ, namun ditulis SPEED. Kesalahan tersebut telah diperbaiki saat ini.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement

48G Corner by KSK48

‘Buku Peringatan Kelulusan Yokoyama Yui’ diumumkan

Published

on

GwiGwi.com – Penerbit Jepang Kobunsha telah mengumumkan “Buku Peringatan Kelulusan Yokoyama Yui” untuk menandai kelulusan anggota Tim A AKB48 Yokoyama Yui.

Maaf Anda Melihat Iklan

132 halaman akan mengulas sejarah Yokoyama Yui dengan grup idola Jepang. Dimulai dengan debutnya, unit populer “Not Yet” dan perannya sebagai Soukantoku kedua. Perpisahan dari anggota AKB48 dan banyak lagi akan muncul di buku. Photobook tersebut akan dirilis pada 27 November 2021.

AKB48i

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

48G Corner by KSK48

Cover untuk Photobook pertama Kitagawa Ryoha terungkap

Published

on

GwiGwi.com – Penerbit Jepang Fusosha Publishing telah merilis sampul buku foto pertama “Kimi no Taiyou” untuk Eks SKE48 Kitagawa Ryoha.

Maaf Anda Melihat Iklan

Photobook ini diproduksi dengan tema “Overnight at Shinojima” di Aichi. Buku ini akan dirilis dalam tiga versi Regular, Amazon Limited dan NFT Limited. Versi NFT menyertakan kode unduhan untuk film dan album foto digital dengan foto tambahan. Photobook tersebut akan dirilis pada 2 November 2021.

Cover

Edisi Reguler

Edisi Reguler

Edisi Amazon

Edisi Amazon

Edisi NTF

Edisi NTF


AKB48i

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

48G Corner by KSK48

SKE48 mengumumkan Photobook

Published

on

GwiGwi.com – Manajemen grup idola Jepang SKE48 telah mengumumkan photobook untuk anggotanya Ego Yuna dan Furuhata Nao. Tanggal rilis dan detail lebih lanjut menyusul nanti.

Maaf Anda Melihat Iklan

AKB48i

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending