News
Galaxy Note 9 Mungkin Akan Memiliki Fingerprint dibawah Layar
GwiGwi.com – Samsung baru saja memperkenalkan Galaxy S9 dan Galaxy S9+ pada pagelaran Mobile World Congress 2018 lalu. Namun demikian, bocoran tentang perangkat kedua (ketiga) Samsung untuk tahun ini, Galaxy Note 9, mulai bermunculan.
Salah satu “sumber” untuk informasi ini, MMDJ (Yups, sepertinya beliau demen Astolfo dari Fate Series), mengatakan bahwa perangkat ini dalam tahap testing, dan juga sudah memiliki kode atau nomor model yaitu N960USQE0ARA2.
Samsung GALAXY Note9 start testing!
N960USQE0ARA2— 萌萌的电教 (@MMDDJ_) February 27, 2018
Selain itu, sumber lainnya pun juga memberitahukan salah satu fitur yang mungkin dimiliki Galaxy Note 9, yaitu fingerprint yang disematkan kedalam layar atau nama “gaul”-nya, in-screen optical fingerprint, mirip seperti yang dimiliki Vivo Apex dan juga Vivo V20 yang merupakan perangkat pertama di dunia yang berhasil mengimplementasikan ini.
Galaxy Note9 The optical fingerprint of the screen is still under intensive testing.
— Ice universe (@UniverseIce) March 3, 2018
Samsung diperkirakan juga akan meluncurkan perangkat lainnya yaitu Galaxy X, dimana perangkat ini nantinya bisa dilipat. Hal ini tentu sangat penting untuk in-screen fingerprint untuk berhasil diimplementasikan.

Sumber : T3.com
News
Usada Pekora Ungkap Kriteria Pria Ideal, Kepribadian Lebih Penting dari Penampilan
www.gwigwi.com – VTuber hololive JP Gen 3, Usada Pekora, membahas mengenai kriteria pria idealnya saat melakukan live streaming di channel pribadinya pada 14 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Pekora menjelaskan bahwa penampilan fisik bukan menjadi faktor utama yang ia cari dari seorang pasangan.
Menurut Pekora, pria ideal tidak harus memiliki tubuh atletis atau berotot. Ia justru mengatakan bahwa penampilan yang biasa saja sudah cukup, selama orang tersebut tetap mampu merawat dan menjaga penampilannya dengan baik.
Bagi Pekora, faktor yang jauh lebih penting adalah kepribadian. Ia tampaknya lebih mempertimbangkan bagaimana seseorang bersikap dan memperlakukan pasangannya dibandingkan sekadar penampilan luar.
Meski demikian, Pekora memiliki satu kriteria yang cukup spesifik dalam hubungan. Ia mengatakan bahwa pasangan idealnya harus mampu menerima sekaligus menghadapi sifat manja dan berbagai keinginannya.
Hal tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian penggemar karena Pekora secara terbuka mengakui bahwa dirinya menginginkan pasangan yang cukup sabar dalam menghadapi sifat tersebut. Dengan kata lain, kesabaran menjadi salah satu kualitas penting yang menurutnya dibutuhkan dalam menjalani hubungan dengannya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks pembahasan santai selama siaran. Karena itu, komentar Pekora lebih menggambarkan preferensi pribadinya dibandingkan sebuah standar yang harus dipenuhi oleh calon pasangan.
Pembahasan mengenai pasangan ideal memang bukan hal baru dalam siaran VTuber. Namun, komentar Pekora mengenai pentingnya kepribadian dan kesabaran cukup menarik perhatian karena memberikan sedikit gambaran mengenai bagaimana ia melihat hubungan romantis.
Dari pernyataannya, dapat disimpulkan bahwa Pekora tidak terlalu menempatkan penampilan fisik sebagai prioritas. Pria dengan penampilan sederhana tetap dapat menjadi pasangan ideal selama mampu menjaga diri, memiliki kepribadian yang cocok, serta dapat menerima sisi manja dirinya.
Sementara itu, kemampuan untuk menghadapi berbagai keinginan Pekora menjadi semacam “ujian kesabaran” tersendiri. Bagi dirinya, pasangan yang mampu memahami dan tetap sabar kemungkinan akan lebih cocok untuk menjalani hubungan dalam jangka panjang.
Meski dibahas secara ringan dalam livestream, pernyataan tersebut langsung menjadi bahan perbincangan di kalangan penggemar. Terlebih, Usada Pekora merupakan salah satu talent hololive yang memiliki basis penggemar besar dan dikenal dengan karakter serta gaya komunikasinya yang khas.
Pada akhirnya, kriteria yang disampaikan Pekora menunjukkan bahwa kecocokan karakter dan kemampuan saling memahami lebih penting baginya dibandingkan standar fisik tertentu. Penampilan mungkin menjadi bagian dari ketertarikan, tetapi kepribadian dan kesabaran justru menjadi faktor yang lebih utama.
News
COVER Corporation Catat Penurunan Kinerja di Kuartal I 2027, Merchandise Jadi Faktor Utama
www.gwigwi.com – COVER Corporation, perusahaan di balik agensi VTuber hololive, melaporkan penurunan kinerja pada kuartal pertama tahun fiskal 2027. Berdasarkan laporan terbaru perusahaan, pendapatan dan laba bersih sama-sama mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pendapatan COVER Corporation tercatat sebesar 8,825 miliar yen, turun sekitar 8,3% secara tahunan. Sementara itu, laba bersih perusahaan merosot lebih dalam, yakni 40,1% menjadi 415 juta yen.
Salah satu faktor terbesar yang memengaruhi performa tersebut berasal dari bisnis merchandise. Pendapatan dari penjualan barang terkait talent dan berbagai produk hololive turun 22,1% menjadi 4,546 miliar yen.
COVER menjelaskan bahwa penurunan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor operasional. Perubahan komposisi talent, penyesuaian jadwal produksi produk, hingga persoalan persediaan menjadi sejumlah penyebab yang berdampak terhadap kinerja segmen merchandise.
Selain itu, perusahaan juga menghadapi tantangan ketika melakukan transisi dalam operasional e-commerce. Masalah terkait ketersediaan stok serta pemilihan produk disebut turut memengaruhi penjualan selama periode tersebut.
Meski mengalami tekanan pada sektor merchandise, tidak semua lini bisnis COVER mengalami penurunan. Salah satu perkembangan paling positif justru datang dari bisnis acara langsung.
Pendapatan dari kegiatan live event meningkat secara signifikan hingga 109,6% menjadi 908 juta yen. Pertumbuhan tersebut didorong oleh sejumlah acara, termasuk konser holoX dan Shishiro Cup, yang membantu meningkatkan kontribusi segmen event terhadap pendapatan perusahaan.
Pertumbuhan bisnis acara menjadi salah satu sinyal bahwa aktivitas offline masih memiliki potensi besar bagi COVER. Konser, turnamen, serta berbagai event yang melibatkan talent dapat menjadi sumber pendapatan sekaligus memperkuat hubungan antara VTuber dan komunitas penggemarnya.
COVER sendiri menggambarkan periode tersebut sebagai bagian dari fase investasi. Perusahaan masih mempersiapkan berbagai proyek dan pengembangan bisnis yang diharapkan dapat memberikan dampak lebih besar terhadap pertumbuhan dalam jangka panjang.
Dengan demikian, penurunan kinerja pada kuartal pertama belum tentu mencerminkan kondisi bisnis COVER secara keseluruhan untuk satu tahun fiskal. Perusahaan masih memiliki sejumlah proyek dan strategi yang dapat memberikan kontribusi pada periode berikutnya.
Performa merchandise tetap menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, mengingat segmen tersebut memiliki kontribusi besar terhadap pendapatan COVER. Di sisi lain, peningkatan tajam dari bisnis acara menunjukkan adanya peluang pertumbuhan melalui ekspansi kegiatan offline.
COVER kini dihadapkan pada tantangan untuk menyeimbangkan investasi dan pertumbuhan bisnis sambil memperbaiki persoalan operasional yang sebelumnya berdampak pada penjualan merchandise. Hasil kuartal berikutnya akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah strategi tersebut mulai memberikan hasil.
News
IGRS Ditargetkan Kembali Aktif Sebelum Akhir 2026, Komdigi Masih Lakukan Evaluasi
www.gwigwi.com – Indonesia Game Rating System (IGRS) ditargetkan kembali beroperasi sebelum akhir 2026. Meski demikian, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) belum memberikan tanggal pasti mengenai kapan sistem rating game tersebut akan kembali diaktifkan.
Saat ini, IGRS masih menjalani evaluasi menyeluruh untuk memastikan sistem klasifikasi usia game dapat berjalan lebih akurat. Evaluasi tersebut tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga mempertimbangkan kebijakan dan kebutuhan yang berlaku di Indonesia saat ini.
Pemerintah melihat pembaruan IGRS sebagai langkah penting untuk menciptakan sistem rating yang dapat memberikan informasi lebih jelas mengenai kesesuaian sebuah game berdasarkan kelompok usia. Dengan begitu, orang tua maupun pemain dapat memiliki referensi sebelum memilih game yang akan dimainkan.
Proses evaluasi juga melibatkan berbagai pihak dari ekosistem industri game. Pemerintah menggandeng developer game, pelaku industri, asosiasi, komunitas gamer, hingga perwakilan orang tua untuk memberikan masukan mengenai sistem yang sedang dikembangkan.
Keterlibatan banyak pihak tersebut diharapkan dapat membuat IGRS tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mampu mempertimbangkan kondisi nyata yang dihadapi pemain dan keluarga di Indonesia.
Selain itu, sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah turut dilibatkan dalam proses evaluasi. Langkah tersebut dilakukan agar penerapan sistem rating nantinya dapat berjalan sesuai dengan regulasi serta kebijakan yang berlaku.
Sebelumnya, proses pemberian rating melalui IGRS sempat dihentikan sementara setelah sistem tersebut mendapatkan sorotan. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah adanya klasifikasi game yang dinilai kurang sesuai dengan konten sebenarnya.
Penghentian sementara tersebut kemudian menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk melakukan peninjauan terhadap mekanisme yang digunakan. Evaluasi diharapkan dapat menghasilkan sistem yang lebih konsisten ketika IGRS kembali aktif.
Meski proses rating dihentikan sementara, kondisi tersebut tidak berarti seluruh game langsung diblokir. Para pemain tetap dapat mengakses dan memainkan game seperti biasa selama tidak terdapat kebijakan atau keputusan pemblokiran secara khusus.
Dengan target reaktivasi sebelum akhir 2026, pemerintah masih memiliki waktu untuk menyelesaikan berbagai evaluasi dan penyesuaian sebelum sistem tersebut kembali digunakan.
Jika nantinya IGRS telah aktif kembali, sistem ini diharapkan dapat menjadi acuan yang lebih jelas bagi masyarakat Indonesia dalam memahami batas usia sebuah game. Di sisi lain, keberadaan rating yang akurat juga dapat membantu orang tua dalam menentukan game yang sesuai bagi anak-anak mereka.
Untuk saat ini, tanggal resmi reaktivasi IGRS masih belum diumumkan. Komdigi masih melanjutkan evaluasi bersama berbagai pemangku kepentingan sebelum menentukan kapan sistem tersebut siap digunakan kembali secara penuh.
-
News4 weeks agoAston Martin Dreadnought: Monster Taktis Mewah yang Siap Mendominasi Call of Duty: Modern Warfare 4
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film The Oddysey, reinkarnasi epos dalam sinema modern
-
News4 weeks agoSTARGLOW Siap Kuasai Musim Panas Lewat Single Terbaru dan Deretan Kejutan Menarik
-
Music3 weeks agoYou Yokoyama (SUPER EIGHT) Memasuki Fase Baru Lewat Album Solo Kedua “ROCK FOR YOU”, Simak Detail dan MV Utamanya!
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Deep Water: Terdampar Bersama Hiu
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Spider-Man Brand New Day, Best Spidey adaptation so far
-
Gaming4 weeks agoInstant Sports 2 Resmi Meluncur di PlayStation 5 dan Nintendo Switch
-
Music3 weeks agofor Revenge Rilis ‘I Miss You Every Brand New Day’, Original Song untuk film Spider-Man: Brand New Day




