Connect with us

TV & Movies

Tiga Aktor ‘The Raid’ akan beraksi di Film Star Wars VII?

Published

on

GwiGwi.com – Tiga aktor The Raid yang terdiri dari Iko Uwais, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman dikabarkan akan beraksi di film Star Wars: The Force Awakens. Mereka akan beradu akting dengan bintang-bintang Hollywood.
Seperti dilansir dari Deadline, Selasa, 6 Januari 2015, Iko, Yayan, dan Cecep Arif Rahman akan bergabung bersama bintang Star Wars lainnya seperti Harrison Ford, Lupita Nyong'O, Carrie Fisher, Mark Hamill, John Boyega, Adam Driver, Oscar Isaac, dan juga Daisy Ridley.
Kabar ini pertama kali diungkap oleh situsTwitch. Sayangnya, di situs tersebut tidak dibahas secara lengkap peran yang akan dimainkan oleh ketiga jago silat tersebut.
Disney juga menolak berkomentar soal isu kehadiran ketiga bintang The Raid di film besutan JJ Abrams tersebut.
Iko Uwais memikat publik lewat perannya dalam film The Raid. Aksi laganya di film garapan sutradara Gareth Evans itu menyita publik dunia. Sementara, Yayan dan Cecep baru tampil di The Raid 2.
Sayang, perwakilan Iko, Yayan, dan juga Cecep belum ada yang mau angkat bicara soal keterlibatan mereka dalam film Star Wars. Rencananya, film ini akan dirilis 18 Desember 2015 mendatang.
via  vivanews

 

Advertisement

Box Office

Review Film Hijack 1971, Adu Nyali Pilot Dengan Pembajak

Published

on

Review Film Hijack 1971, Adu Nyali Pilot Dengan Pembajak

www.gwigwi.com –

Hijack 1971 dibuat berdasarkan kisah nyata pembajakan pesawat penumpang F27 Korean Airlines tahun 1971. Dalam film ini menceritakan Co-pilot Tae-in (Ha Jung Woo), yang mantan pilot AU Korsel dan pilot Gyu-sik (Sung Dong Il) mengendalikan pesawat penumpang tujuan Gimpo namun tidak lama setelah berangkat, Yong-dae (Yeo Jin-goo) seorang pemuda yang pernah masuk penjara karena dianggap simpatisan Korea Utara meledakkan granat homemade lalu membajak pesawat penumpang tersebut.
Review Film Hijack 1971, Adu Nyali Pilot Dengan Pembajak

Review Film Hijack 1971, Adu Nyali Pilot Dengan Pembajak

Gyu-sik terluka di salah satu matanya sehingga tanggung jawab mengendalikan pesawat sepenuhnya dipegang oleh Tae-in. Ketegangan pun sempat terjadi karena para penumpang mencoba melumpuhkan pembajak namun gagal, bahkan seorang penumpang pun terluka yang membuat situasi bertambah pelik.
Gyu-sik dihadapkan pada dilema antara mencegah pesawat menyebrangi perbatasan Korea Utara seperti permintaan si pembajak dan menjaga nyawa para penumpangnya.
Review Film Hijack 1971, Adu Nyali Pilot Dengan Pembajak

Review Film Hijack 1971, Adu Nyali Pilot Dengan Pembajak

Ketegangan demi ketegangan terus bermunculan sepanjang durasi film apalagi saat pesawat AU Korsel muncul untuk menghadang pesawat penumpang tersebut.
Banyaknya aktor dan aktris berpengalaman dalam film ini diantaranya Ha Jung-woo, Sung Dong-il, Kim Dong-wook menjadi salah satu faktor film ini seru ditonton, namun dari segi plot menurut gue memang tidak menampilkan keriuhan di kalangan pejabat dan militer Korsel, mungkin karena faktor menjaga durasi tidak terlalu lama dan agar lebih fokus pada ketegangan dan aksi heroik Ta-in di dalam pesawat.
Review Film Hijack 1971, Adu Nyali Pilot Dengan Pembajak

Review Film Hijack 1971, Adu Nyali Pilot Dengan Pembajak

Film Hijack 1971 sudah tayang di Korsel sejak bulan lalu dengan jumlah penonton lebih dari satu juta ini sekarang dapat kita saksikan di bioskop-bioskop kesayangan kalian.
Continue Reading

TV & Movies

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Published

on

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Agen FBI, Lee Harker (Maika Monroe) menyelidiki kasus pembunuhan berantai banyak keluarga di berbagai daerah. Pembunuh selalu meninggalkan surat yang bertuliskan bahasa kode dan diakhiri dengan kata, “LONGLEGS.”

Bukan rahasia kalau si pembunuh diperankan oleh Nicolas Cage dan dia di sini mengerikan, jijik dan aneh jadi satu. Akting menggila khasnya dimanfaatkan betul. Ditambah pengadeganan oleh sutradara Osgood Perkins, level ngeri si pembunuh dinaikkan menjadi hal creepy yang sungguh membuat tak nyaman. Yah kadang ada lucunya juga.

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Seakan sutradara paham betul range akting Nicolas Cage dan bagaimana memanfaatkannya sesuai kebutuhan film. Bukan asal minta Nic Cage menjadi gila saja.

Itulah pesona utama filmnya, pengadeganannya. Cerita bisa jadi familiar bagi fans Noir ala CONSTANTINE atau SUPERNATURAL. Mudah sekali membingkai cerita demikian dengan lebih mainstream nan pop, tapi Osgood memilih jalan lebih artsy, slow burn.

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Menginjeksi adegan dengan nuansa kegelapan yang perlahan selalu membayangi protagonisnya. Memperkuat premise creepy nya.

Kamera banyak statis atau bergerak pelan dan membiarkan keanehan dari belakang, sudut frame atau terkadang frontal yang menjadi anomali memecah ketenangan.

Dari segi isi yang nampaknya asik ditelaah lebih jauh adalah motivasi si pembunuh. Entah dia punya kebencian pada eksistensinya sendiri yang selalu dianggap aneh dan dendam pada keluarga normal tapi sepertinya punya perasaan kompleks pada anak kecil yang juga jadi korbannya.

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Rasanya akan menjadi tanah subur yang banyak sekali bisa digali maknanya.

Jaarang sekali hadir noir investigasi thriller supranatural non mainstream seperti LONGLEGS. Apalagi bisa hadir di Indonesia. Mungkin pernyataan kalau sinema tidak sepenuhnya mati terseret ombak franchise dan film jegar jeger kurang ajak mikir. Mungkin.

Continue Reading

TV & Movies

Review Film TWISTERS (2024), KETINGGALAN ZAMAN?

Published

on

By

Review Film Twister (2024), Ketinggalan Zaman?

www.gwigwi.com – Katy (Daisy Edgar Jones) menderita kehilangan teman temannya oleh tornado yang ingin dia redakan dengan eksperimennya. Bertahun-tahun berlalu trauma masih menghantuinya. Datanglah Javi (Anthony Ramos), satu-satunya temannya yang selamat, mengajaknya kembali berburu tornado.

Tak tahan melihat kerusakan akibat tornado, Katy mengiyakan. Kembali ke sarangnya tornado, Oklahoma, Katy bertemu dengan Youtuber berani mati. “Penjinak” tornado bernama Tyler Owens (Glenn Powell)

Sekuel dari TWISTER (1996) film klasik soal bencana tornado yang dibintangi almarhum Bill Paxton, TWISTERS tak memiliki hubungan erat dengan predesesornya dan bisa dinikmati secara utuh buat penonton yang awam.

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Barangkali problem paling utama film adalah cerita yang sangat terlalu klasik tipikal Holywood tanpa variasi berarti. Mudah sekali menerka apa yang akan terjadi.

Terkesan cari aman saja filmnya mau dari banyak komedi yang nanggung dan dialog yang kurang ngegas lagi.

Plot terlalu familiar itu juga tidak didukung cara bercerita yang menarik. Seperti menonton film bencana tahun ’90an tapi kurang fun dan inovatif. Membuatnya berakhir berasa ketinggalan zaman.

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Daisy Edgar Jones dan Glenn Powell berusaha sebisanya ngangkat dialog yang biasa. Agak aneh melihat karakter Tyler yang bisa dibilang khas Glenn Powell banget, terasa kurang gila. Rasanya kurang memaksimalkan potensial aktor yang sedang naik daun itu.

Sementara Daisy Edgar Jones begitu menyala saat dia akhirnya curhat soal traumanya. Kayaknya dia lebih cocok film drama.

Tornadonya sendiri hmm. Barangkali karena serbuan film superhero dan film berat cg semacam AVATAR, tornadonya tidak seimpresif dulu lagi, apalagi saat bencana di siang hari.

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Barulah saat tornado menghitam, khususnya saat malam hari, bencana itu berasa lebih mengerikan. Adegan di kolam renang dan klimaks film adalah highlightnya TWISTERS.

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Dengan jarangnya film disaster belakangan ini, TWISTERS sejatinya bisa menjadi penyegar namun ternyata angin tornadonya sama dengan dulu. Tak membawa hal baru berarti.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending