Connect with us

TV & Movies

Review Serial JU-ON: Origins, Bukan Horror Namun Lebih Crime Suspense

Published

on

GwiGwi.com – JU-ON atau versi remake Hollywood nya berjudul The Grudge merupakan a whole new level di genre horror perfilman internasional. Tiap scene penampakan hantu nya membuat penonton trauma akan film Ini.

Maaf Anda Melihat Iklan

Tahun ini, serial TV-nya diproduksi oleh Netflix yang berjudul JU-ON: Origins yang menceritakan sebab musabab kutukan di film rilisan 2002 garapan Takashi Shimizu Ini.

JU-ON: Origins merupakan Netflix Original Series terbaru Jepang yang disutradarai oleh Sho Miyake. Terdiri dari 6 episode, kita akan dibawah ke tahun 80-an akhir hingga 90-an dimana kutukan JU-ON di sebuah rumah tua telah menciptakan berbagai kejadian berdarah bagi setiap orang yang masuk ke rumah tersebut.

Melalui JU-ON: Origins, kita akan mengeksplorasi asal-usul kutukan yang dimulai dari sebuah rumah dengan sejarah yang mengerikan.

JU-ON: Origins tidak murni membawakan kisah horror dengan bayang hantu di setiap sudut ruangan. Akan lebih banyak konten drama kriminal dengan nuansa suspense yang ditampilkan.

Seperti adegan pembunuhan yang sadis antara suami istri, hingga adegan perundungan yang tidak nyaman untuk dilihat. Akan ada beberapa adegan sadis yang monumental dan dijamin akan menghantui penonton serial ini.

Ada juga konten KDRT yang menjadi salah satu kisah Yang menonjol dalam serial ini. Meski tak semuanya disebabkan oleh kutukan Ju-On, secara keseluruhan ada banyak materi kriminal yang membuat serial ini memiliki vibe yang kelam.

Kita tidak akan melihat banyak adegan penampakan hantu, lebih pada dampak kutukan nyata yang disebabkan oleh roh halus yang masih misterius.

Maaf Anda Melihat Iklan

Serial ini dibawakan dalam timeline yang maju mundur dan menciptakan dunia paralel yang membuat kepala cukup pusing.

Baca Juga:  Nagayama Eita & Mukai Osamu berperan dalam drama NHK 'Bakumatsu Aibo-den'

Jika kita tidak memperhatikan serial dengan seksama, kita bisa kelewatan penjelasan secara visual yang menjadi petunjuk latar waktu pada setiap adegan.

Pada beberapa transisi, filter akan berubah untuk memberikan statement sekaliguskan memberikan efek artistik.

Dari segi cerita, JU-ON: Origins belum mengungkap asal usul JU-ON yang menebar kutukan dalam rumah tersebut. Jadi jangan terlalu berekspektasi tinggi untuk bertemu dengan hantu terkenal dari Jepang tersebut dalam serial ini.

Serial yang terdiri dari berbagai perspektif karakter dan timeline, serta muncul plot hole baru yang akan menimbulkan banyak pertanyaan.

Ketika memasuki episode 4 dan 5, kisah yang dibawakan akan terasa semakin absurd dengan plot yang melompat-lompat.

Pada akhirnya, kita tidak mendapatkan jawaban melainkan memiliki banyak pertanyaan baru dengan akhir yang menggantung yang mungkin akan dijelaskan di season selanjutnya.

Mungkin akan ada season baru nantinya, karena serial ini bisa dibilang memiliki produksi yang serius. Rasanya kurang afdol jika Yo Takahashi dan Takashige Ichise sebagai penulis drama ini mengakhiri naskahnya dengan adegan terakhir yang “belum” memberikan kejelasan namun teror yang belum berhenti.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

TV & Movies

Live-Action Kodoku no Gourmet Season 9 akan Tayang perdana pada 9 Juli

Published

on

GwiGwi.com – TV Tokyo mengungkapkan pada hari Selasa bahwa musim kesembilan dari adaptasi seri live-action dari manga Kodoku no Gourmet (Solitary Gourmet) karya Masayuki Kusumi dan Jiro Taniguchi akan tayang perdana pada 9 Juli.

Yutaka Matsushige sekali lagi akan mengulangi perannya sebagai protagonis Gorō Inagashira.

Musim baru akan fokus pada restoran kecil yang dikelola keluarga, mengunjungi kembali beberapa restoran sebelumnya yang ditampilkan di musim lain. Ini juga akan kembali fokus pada tema keseluruhan seri “makan soliter”, mengingat kesulitan makan di luar selama pandemi penyakit coronavirus baru (COVID-19).

Maaf Anda Melihat Iklan

 

Baca Juga:  Marika Ito berperan dalam drama TV Tokyo “Omimi ni Aimashitara”

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Live Action

Video Film Live-Action Tokyo Revengers Menyoroti Kisaki, Kiyomasa dan Hanma

Published

on

GwiGwi.com – Situs resmi untuk film live-action Warner Bros. Japan dari manga Tokyo Revengers karya Ken Wakui mulai menayangkan video promosi baru untuk film tersebut pada hari Rabu. Video tersebut menyoroti Kisaki, Kiyomasa, dan Hanma.

Situs web tersebut menayangkan trailer minggu lalu yang menyoroti Takemichi, Mikey, dan Doraken.

Film ini dijadwalkan tayang di Jepang pada 9 Oktober tahun lalu, tetapi ditunda hingga 2021 karena efek penyebaran penyakit virus corona baru (COVID-19) di Jepang. Produksi menghentikan syuting pada April 2020 karena COVID-19. Film ini sekarang akan dibuka pada 9 Juli. Tsutomu Hanabusa (live-action Kakegurui, Miseinen dakedo Kodomo ja Nai) mengarahkan film tersebut. Band rock SUPER BEAVER membawakan lagu tema film “Namae o Yobu yo” (I'll Call Your Name).

Pemeran termasuk (dari kiri ke kanan pada gambar di atas):

Maaf Anda Melihat Iklan
  • Takumi Kitamura sebagai Takemichi Hanagaki
  • Yuki Yamada sebagai Ken Ryūgūji
  • Yosuke Sugino sebagai Naoto Tachibana
  • Nobuyuki Suzuki sebagai Masataka Shimizu
  • Hayato Isomura sebagai Atsushi Sendō
  • Shotaro Mamiya sebagai Tetta Kisaki
  • Ryō Yoshizawa sebagai Manjirō Sano
Baca Juga:  Marika Ito berperan dalam drama TV Tokyo “Omimi ni Aimashitara”

Mio Imada (lihat di bawah) akan memainkan peran heroine Hinata Tachibana dalam film tersebut.

Gordon Maeda (kiri pada gambar di bawah) akan memerankan karakter Takashi Mitsuya, pemimpin regu kedua dari Tokyo Manji Gang. Hiroya Shimizu (kanan) akan memerankan Shūji Hanma, seorang berandalan misterius yang bekerja diam-diam dengan Kisaki.

Anggota pemeran tambahan lainnya termasuk Kazuki Horike sebagai rekan jalanan Takemichi Haruki “Pa-chin” Hayashida, dan Yoshiki Minato sebagai Nobutaka Osanai, pemimpin geng Moebius.

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

TV & Movies

Film Transformers: Rise of the Beasts Baru Dirilis pada Juni 2022

Published

on

GwiGwi.com – Paramount Pictures mengumumkan pada hari Selasa bahwa film berikutnya dalam franchise Transformers live-action berjudul Transformers: Rise of the Beasts. Film ini akan dibuka pada 24 Juni 2022. Film ini juga akan dirilis di Jepang pada tahun 2022 dengan judul Transformers: Beast Kakusei.

Film baru ini akan berpusat pada konsep kunci dari pertunjukan Beast Wars: Transformers sebelumnya, termasuk penampilan faksi Maximal dan Predacon, serta karakter seperti Optimus Primal, Airazor, dan Rhinox. Ini juga akan menampilkan elemen dari proyek lain seperti Terrorcons dan Scourge bersama karakter klasik seperti Optimus Prime dan Bumblebee.

Steven Caple Jr. menyutradarai film tersebut, yang akan dibintangi oleh Anthony Ramos dan Dominique Fishback.

Paramount Pictures mengungkapkan pada tahun 2020 bahwa mereka sedang mengembangkan dua skrip untuk film Transformers live-action.

Maaf Anda Melihat Iklan

Salah satu proyek dilaporkan berdasarkan Beast Wars dan menampilkan penulis James Vanderbilt (Murder Mystery, Independence Day: Resurgence). Situs web berita hiburan Deadline melaporkan pada Mei 2020 bahwa “belum pasti [proyek] mana yang akan diproduksi,” meskipun sekarang tampaknya ini adalah produksi untuk Transformers: Rise of the Beasts.

Baca Juga:  Film “Kanojo ga Sukina Mono wa” rilis Trailer & poster teaser

Proyek lainnya terinspirasi oleh Bumblebee (gambar di kanan), film keenam dan terbaru dalam seri Transformers Paramount Pictures. Joby Harold (produser eksekutif John Wick Bab 3, penulis naskah Army of the Dead) dilaporkan sedang mengerjakan proyek tersebut. Bumblebee dibuka di Amerika Serikat dan Kanada pada Desember 2018.

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

CryptoTab Browser

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x