Connect with us
Maaf Anda Melihat Iklan
Auto Draft

Hobby

Review Light Novel No Game No Life, Game Adalah Segalanya!

Published

on

Review

GwiGwi.com – No Game No Life karya Kamiya Yuu tahun 2014 lalu sudah mendapatkan adaptasi animenya dengan judul yang sama atas kerja keras dari studio Madhouse. Kali ini, kita akan melihat versi asli dari No Game No Life, yaitu versi Light Novel-nya nih Gwiple. Bagi yang belum tau Light Novel itu apa, akan dibahas sekilas. Lite Novel atau Light Novel merupakan bentuk novel yang terkenal di Jepang dan seringkali menjadi bahan dasar untuk diadaptasi menjadi sebuah Anime. Sesuai namanya, novel ini bersifat ringan, dan terkadang terdiri dari beberapa volume, ataupun one-shot yang berarti ceritanya tamat dalam 1 volume saja. Target Audience dari Light Novel adalah young-adult sehingga kebanyakan memiliki konten-konten yang sedikit diatas level komik (walaupun ada juga komik dengan demografik dewasa). Sebelumnya, perlu diketahui bahwa Novel ini mengandung beberapa spoiler untuk animenya sendiri, dan tentunya review ini mungkin juga akan menampilkan spoiler so, proceed on your own risk :). Tanpa berbasa-basi lagi, yuk kita lihat No Game No Life yang dipublikasikan oleh publisher lokal yang sangat gencar mempromosikan Light Novel di Indonesia, Shining Rose Media!

NGNL_Volume_1_cover_page

 

Informasi Buku 

Judul : No Game No Life

Penulis : Kamiya Yuu

Penerbit : Shining Rose Media

Jumlah Halaman : 319 Halaman (Black and White), 8 Halaman (Full-colour)

ISBN : 978-602-18316-8-7

Cetakan : I, 2015

DSC01329

Sekedar Opening

No Game No Life yang akan direview merupakan lokalisasi atau terjemahan dari bahasa aslinya yaitu Jepang, kedalam Bahasa Indonesia dan di distribusikan secara resmi oleh Shining Rose Media, publisher yang saat ini sedang berfokus untuk menerbitkan dan mendistribusikan Light Novel agar dapat dinikmati oleh penggemar Light Novel yang sudah cukup lama menantikan kembalinya Light Novel ke tanah air. Dalam versi terjemahan ini, Shining Rose Media tetap menggunakan beberapa format original dari bahasa aslinya seperti dalam penamaan (Nama Keluarga dan Nama Pemberian / Given Name), dan juga panggilan hormat yang selalu diberikan sebagai adat asli Jepang.

Sinopsis

NGNL_V1_006man sekarang, sepertinya menjadi Hikikomori sudah menjadi hal yang biasa. Sora dan Shiro, adalah sepasang kakak-beradik yang memiliki syndrome Hikikomori dan mereka merupakan gamer akut yang terkenal di dunia maya sebagai ‘ ‘ atau blank yang berarti kosong. Bersama, mereka mengalahkan gamer lainnya hampir diseluruh game dan membuat mereka cukup tenar dan di takuti di dunia maya. Dengan status pengangguran (unemployed) dan pastinya adalah seorang Hikikomori, Sora membayangkan bagaimana jika ada dunia dimana seluruhnya ditentukan oleh game? Tentunya itu awalnya hanya sebuah khayalan belaka hingga mereka bertemu dengan “Dewa” yang menyebut dunia asli mereka sebagai game … sampah. Sora dan Shiro kemudian dibawa oleh “Dewa” tersebut dan berakhir di sebuah dunia yang berbeda dengan dunia nyata. Disini terjadi banyak perselisihan yang terjadi, dan semuanya diselesaikan melalui sebuah tantangan yang dibentuk seolah-olah seperti permainan. Sora dan Shiro melalui tantangan-tantangan ini bersama-sama tentunya dengan taktik dan trik-trik yang mereka dapat dari “kejeniusan” mereka dalam bermain game. Mereka digadang-gadang sebagai penyelamat bagi ras manusia, karena ternyata di dunia ini, ras manusia (yang disebut dengan sebutan lain yaitu imanity) sedang tertekan dengan gempuran dari 15 ras lainnya yang sepertinya tidak asing lagi bagi para penggemar game.

Akankah mereka berhasil menyelamatkan ras manusia? Mungkin saja. Karena permainan baru saja dimulai.

NGNL_V1_005

Cerita yang diberikan dari No Game No Life dalam versi Light Novel, tidak jauh berbeda dengan hasil adaptasinya. Dibalut dengan sedikit komedi yang kadang bisa membuat kita tak tahan untuk tertawa karena gelut lucu dari kedua bersaudara Sora dan Shiro, maupun karakter lainnya, namun kita juga diajak untuk mengolah imajinasi kita untuk membayangkan tantangan yang dihadapi mereka.

Pada Volume 1 ini, cerita diakhiri dengan kemunculan kembali sang “Dewa” bernama Tet (Teto dalam anime / terjemahan inggrisnya) yang menantang Sora dan Shiro untuk mengalahkannya sembari merebut kembali teritori imanity. Tentunya pada novel ini juga sudah diberitahukan siapakah yang akan ditemui kedua saudara ini tak lain dan tak bukan adalah Jibril dari Ras Flugel atau di Indonesia mungkin dikenal sebagai malaikat, dan juga si loli bernekomimi dari Ras Warbeast (Werebeasst) yaitu Hatsuse Izuna (lolicon diluar sana, bersiap-siap yah). Tanpa memberikan banyak spoiler karena sudah melihat animenya, di episode ini ada banyak keseruan dan kelucuan yang bisa menghibur kita sepanjang cerita.

Karakter

20151231_200023

Karakter yang ada dalam cerita karya Kamiya Yuu ini bisa dibilang cukup menarik. Berawal dari 2 saudara Hikikomori dan Neet yang tanpa bersekolah-pun dapat menguasai banyak hal, namun dipakai untuk menyelesaikan game, seorang putri penerus kerajaan yang clumsy-nya kebangetan yaitu Stepahnie Dolla, “Penipu unggul” yang setelah dikalahkan kedua saudara ternyata sama aja sifatnya dengan Dolla, pokoknya perkembangan karakter disini unik deh.

Selain itu karena kisah fantasy yang dibalut dengan komedi yang ringan, membuat karakter-karakter di No Game No Life ini hidup. Tidak begitu berbeda dengan versi aslinya, versi terjemahan Bahasa Indonesia ini dapat memberikan gambaran yang cukup tepat tentang sifat-sifat para karakter dalam kisah ini.

Illustrasi

Kamiya Yuu memang beberapa kali menuai konflik seperti kejadian yang pernah ramai di dunia maya. Namun demikian, illustrasi yang diberikan memberi unsur Moe yang menarik. Setiap illustrasi dinilai cukup stabil dan tidak ada perubahan kualitas. Selain itu, pada bagian illustrasi berwarna, Kamiya Yuu membubuhkan warna-warna yang bisa dibilang terlalu “Colourful” namun inilah salah satu keunikan dari No Game No Life yang dari logonya saja sudah menggunakan warna yang cukup mencolok (Kombinasi putih dan pink).

NGNL_V1_47

Pada beberapa illustrasi, ada beberapa illustrasi yang memiliki beberapa kalimat di dalamnya yang aslinya berbahasa Jepang. Shining Rose telah menerjemahkan kalimat-kalimat tersebut dalam bahasa Indonesia yang bisa kalian lihat dari perbandingan ini.NGNL_V1_277 NGNL_V1_276

20151231_200050

Versi Bahasa Indonesia

Light Novel yang di publish oleh Shining Rose memang menggambarkan bagaimana Light Novel itu sendiri. Light Novel memiliki beberapa trait dari sebuah komik antara lain seperti bentuknya yang mungil dan mudah dibawa. Selain itu, desain covernya pun menggunakan illustrasi asli dari Light Novel versi Jepangnya.

Cover depannya bisa dilepas. Saat dilepas akan terlihat cover polos putih dengan judul dan nama penulisnya. Selain itu ada logo khas “LN” dari Shining Rose Media.

Illustrasi orisinil yang bersifat full-colou tentunya juga diikutsertakan dan menambah nilai dari Light Novel ini yang membuatnya semakin menarik.

Penerjemahan yang bagus, dan mudah dipahami kembali membenarkan nilai novel ini sebagai novel ringan sehingga membuat pembaca berbagai usia yang tertarik untuk mengetahui literatur Pop dari Jepang sendiri.

Kesimpulan

LNNo Game No Life bukanlah satu-satunya Light Novel yang telah sukses diterjemahkan oleh Shining Rose Media. Beberapa judul sebelumnya yang pernah dirilis juga menjadi novel yang patut Gwiple baca karena kisah-kisahnya yang menarik dan merupakan menjadi pertanda awal kembalinya Light Novel ke tanah air. No Game No Life bisa dibilang menjadi salah satu titel yang di publikasikan oleh Shining Rose Media yang cukup terkenal dikarenakan pada tahun 2014, anime dengan judul dan cerita yang diambil dari Novel ini sendiri sudah menjadi hits.

Akhir kata, hal yang ingin dikatakan adalah saya tidak sabar untuk membaca No Game No Life Volume.2 karena membaca novel memiliki esensi tersendiri dibandingkan dengan menonton animenya.

NGNL_V1_213

Gallery

(Sumber Foto berbahasa Jepang dari Light Novel aslinya, sedangkan foto bahasa Indonesia merupakan terbitan Shining Rose Media.)

Advertisement

Hobby

Timezone Membuka Gerai Ke-2 Di Lippo Mall Puri. Mengusung Konsep Experience Next Gen

Published

on

By

Timzone Membuka Gerai Ke 2 Di Lippo Mall Puri. Mengusung Konsep Experience Next Gen

www.gwigwi.com – GwiGwi.com – Timezone Indonesia salah satu pelopor Game Center atau yang dikenal juga sebagai Arcade memperkenalkan gerai ke-2 di Lippo Mall Puri. Berlokasi di area terbaru di salah satu mall yang cukup ramai pengunjung ini, Upper Ground – Grand Central, Timezone Indonesia berharap area permainan seluas 1.583 meter persegi ini dapat memenuhi pengalaman gaming NextGen bagi seluruh pengunjung TimeZone.

Timzone Membuka Gerai Ke 2 Di Lippo Mall Puri. Mengusung Konsep Experience Next Gen

Social Bowling dengan 6 Lanes

Dengan lebih dari 80 Permainan Baru di dalam 1 center ini sendiri, Timezone Indonesia memperkenalkan pengalaman masa depan yang bisa dinikmati oleh banyak pengunjung. Mulai dari Social Bowling yang kali ini hadir dengan 6 lanes, terbanyak saat ini dari Timezone di Jakarta, lalu ada VR Magic UFO yang memberikan pengalaman Virtual Reality yang paling immersive saat ini, dan juga ada Party Room serta Gift Redemption Area.

Naveen H., CEO dan Presiden Direktur Timezone Indonesia, sangat mengapresiasi kehadiran Timezone NextGen terbaru. “Dengan adanya pembukaan venue NextGen terbaru ini, menunjukan bukti komitmen kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada para guest kami. Venue NextGen terbaru dari Timezone ini menawarkan lebih dari 80 permainan terbaru seperti 6 jalur Social Bowling, VR Magic UFO, dan Party Room yang dibuat khusus untuk merayakan ulang tahun,”

Timzone Membuka Gerai Ke 2 Di Lippo Mall Puri. Mengusung Konsep Experience Next Gen

Naveen H., CEO dan Presiden Direktur Timezone Indonesia memperlihatkan Bumper Car

Sesuatu Untuk Semua Pengunjung

Sebagai salah satu Game Center tertua di Indonesia sejak 1995, Timezone Indonesia terus berevolusi untuk menyesuaikan jaman bahkan sebelum memperkenalkan NextGen Experiencenya ini. Kini, tidak hanya anak-anak atau muda-mudi yang dapat menikmati Timezone saja. Tidak sedikit keluarga muda sebenarnya sudah pernah merasakan Timezone pada masanya yang berbeda, dan kini, para orangtua milenial dapat menikmati hiburan baik bersama anak-anak mereka, ataupun dengan diri sendiri.

Timzone Membuka Gerai Ke 2 Di Lippo Mall Puri. Mengusung Konsep Experience Next Gen

Party Room Timezone Lippo Mall Puri

Beberapa permainan seperti Social Bowling dapat dinikmati oleh semua usia dengan safety dan experience yang lebih simple dari Bowling biasa. Untuk orangtua pun dapat menikmati beberapa game yang seru dan menyenangkan juga seperti Bumper Car dan juga permainan yang mendapatkan Tiket. Ini pun dapat mereka tukar dengan hadiah-hadiah yang tidak melulu merupakan mainan untuk anak-anak tapi bahkan hingga microwave, panci, dan sebagainya.

Timzone Membuka Gerai Ke 2 Di Lippo Mall Puri. Mengusung Konsep Experience Next Gen

Timzone Membuka Gerai Ke 2 Di Lippo Mall Puri. Mengusung Konsep Experience Next Gen

“Kami berfokus pada beberapa Core Values salah satunya adalah Guest Experience. Venue yang nyaman, ambience yang nyaman. Target audiencenya adalah keluarga. Nah karena kita visinya menyebarkan kebahagiaan, kita membuat tempat yang lebih terang, spacious, karena buat keluarga yang secara kesatuan nyaman di sini.” ujar Ibu Kiki Randini selaku General Manager dari Timezone Indonesia saat ditanya soal perubahan yang dijalani Timezone Indonesia.

Permainan yang dihadirkan Timezone kini semakin beragam dengan teknologi-teknologi arcade terkini dan sejak 1995, Timezone kini sudah hadir di 19 Provinsi di Indonesia dan akan terus berkembang agar semua lapisan Masyarakat dapat merasakan pengalaman bermain next generation dengan teknologi terkini dan layanan terbaik.

Timzone Membuka Gerai Ke 2 Di Lippo Mall Puri. Mengusung Konsep Experience Next Gen

Pembukaan Timezone Lippo Mall Puri 2 bersama jajaran Management Timezone Indonesia dan Lippo Group

Continue Reading

Hobby

Yu-Gi-Oh! OCG akan Gelar Debut Perdana di Indonesia Comic Con 2023

Published

on

By

Yu Gi Oh! Ocg Akan Gelar Debut Perdana Di Indonesia Comic Con 2023

www.gwigwi.com – GwiGwi.com – Konami Digital Entertainment Limited mengumumkan bahwa untuk pertama kalinya, Yu-Gi-Oh! Official Card Game (OCG) akan berpartisipasi dalam event ACG (Animation Comic Game) terbesar di Indonesia, “Indonesia Comic Con 2023” pada Jumat, 23 Juni, hingga Minggu, 25 Juni 2023. Distributor Indonesia, JPB International Limited (JPB), akan mengkoordinasikan keikutsertaan tersebut melalui berbagai event eksklusif agar penggemar Yu-Gi-Oh! OCG di Indonesia dan Asia Tenggara dapat menikmati keseruan dan popularitas Yu-Gi-Oh! OCG secara langsung.

Berbagai event eksklusif, giveaway, dan konten seru telah disiapkan untuk para pengunjung. Pameran koleksi lengkap yang berharga, Sales Corner untuk mencoba produk Yu-Gi-Oh! OCG terbaru, kelas tutorial untuk pemula, serta turnamen untuk merasakaan pertarungan kartu yang sesungguhnya. Dengan segala keseruan yang ditawarkan Yu-Gi-Oh! OCG, jangan sampai ketinggalan event ini!

Berikut adalah berbagai event Yu-Gi-Oh! OCG di Indonesia Comic Con 2023.

Kelas Tutorial

Gratis untuk pemula dan pemain baru! Staf akan memandu pemain dalam memahami dasar-dasar bermain dan berlatih dengan kartu-kartu sungguhan untuk menguasai duel! Kelas tutorial akan tersedia setiap hari dari jam 10:00 hingga 11:00 dan 13:00 hingga 21:00, peserta akan mendapatkan Tournament Pack 2023 Vol.1!

Turnamen Spesial

Turnamen untuk 8 duelist akan dimulai jam 12:00 setiap harinya! Bagi siapa saja yang membeli 5 pack produk Yu-Gi-Oh! OCG apapun dari Sales Corner, maka berhak berpartisipasi dalam turnamen 3 ronde berbasis Swiss-draw. Peserta akan menerima Field Centre marker card eksklusif event setelah menyelesaikan 3 ronde. Juara dari setiap turnamen akan mendapatkan satu kartu eksklusif event berukuran raksasa!

SNS Followers Campaign

Follow Yu-Gi-Oh! Official Facebook atau JPB Official Facebook untuk mendapatkan satu ikat kepala eksklusif event  secara acak! (Ada 2 jenis: YamiYugi dan Kuriboh)

Pameran Koleksi Lengkap Yu-Gi-Oh! OCG

Koleksi lengkap yang jarang terlihat dari produk-produk terbaru Yu-Gi-Oh! OCG akan ditampilkan dalam panel!

①  遊戯王オフィシャルカードゲーム デュエルモンスターズ  SELECTION 5

②  遊戯王オフィシャルカードゲーム デュエルモンスターズ デッキビルドパックアメイジング・ディフェンダーズ

③  遊戯王オフィシャルカードゲーム デュエルモンスターズ DUELIST NEXUS

④  遊戯王オフィシャルカードゲーム デュエルモンスターズ ストラクチャーデッキ 王者の鼓動

Sales Corner

Kesempatan untuk mencoba langsung produk yang berhubungan dengan Yu-Gi-Oh! OCG terbaru! Siapa saja yang membeli produk Yu-Gi-Oh! OCG akan menerima paper bag eksklusif event!

※Event dan hadiah dapat berubah atau berakhir lebih awal di lokasi.

※Harap ikuti petunjuk penyelenggara dan staf di lokasi.

Indonesia Comic Con 2023

Debut perdana dari Yu-Gi-Oh! OCG di Indonesia Comic Con 2023 akan berlangsung pada 23-25 Juni 2023, jam 10:00 – 22:00, bertempat di stan Yu-Gi-Oh! OCG, JAKARTA CONVENTION CENTER HALL A&B.

Continue Reading

Hobby

Final Turnamen ‘Gunpla Builders World Cup 10th’ Akan Live Streaming Pada 17 Desember

Published

on

GwiGwi.com – Final dan upacara penghargaan untuk Turnamen Gunpla Builders World Cup 10th akan disiarkan pada 17 Desember pukul 16:00. JST, menurut pengumuman hari Senin dari Gundam.info di saluran YouTube BANDAI SPIRITS. Untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, kompetisi kembali.

 

Maaf Anda Melihat Iklan

Dari 15 negara berikut: Jepang, Tiongkok Daratan, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong SAR, Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, Indonesia, Australia, Vietnam, AS, Kanada, Eropa, dan Timur Tengah, empat puluh dua karya dari kategori U-14, U-20, dan OVER-21 akan dipajang.

Layanan Gundam Base Virtual World dan situs web resmi turnamen akan menampilkan tampilan 360° dari kreasi para finalis.

Bersama dengan juri dari Divisi Hobi BANDAI SPIRITS, departemen editorial majalah model, dan anggota staf lainnya, Katsumi Kawaguchi, kepala Departemen Hobi Bandai, akan menghadirkan pemenang juara 1 hingga 3.

Source: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending