Connect with us

Box Office

Review Film First Man, manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan

Published

on

GwiGwi.com – Di masa perang dingin pada era 1960an Amerika dan Uni Soviet berlomba lomba menjadi Yang terbaik di segala bidang. Termasuk di bidang antariksa.

Untuk itu, NASA badan antariksa milik Amerika melakukan riset dengan segala kalkulasinya akan membuat sebuah proyek ambisius yaitu membuat manusia melakukan perjalanan ke bulan.

Neil Armstrong, seorang teknisi aeronautika terpilih oleh NASA untuk melakukan misi Ini sebuah misi yang cukup berat dan ia pun harus mengorbankan semuanya demi negara dan umat manusia.

Film ini disutradarai oleh Damien Chazelle sutradara kaliber Oscars yang sukses lewat Whiplash dan La La Land, Untuk proyek ini ia menghadapi sesuatu Yang melampaui batas dirinya. Yaitu menggarap sebuah Film biopic dan kali Ini gak Ada hubungan nya sama musik.

Dengan menggebet kembali Ryan Gosling menurut gue merupakan sosok aktor yang pas Buat film orang yang pertama kali pergi ke bulan.

Film ini juga dibintangi oleh Claire Foy, Kyle Chandler, Corey Stoll dan Jason Clarke.

Film yang mengadaptasi dari buku biografi First Man : The life of Neil Armstrong karangan James R. Hansen Ini juga menceritakan bagaimana proses NASA mengembangkan proyek Ini Yang bukan saja demi bangsa dan negara namun juga merupakan hal fantastis untuk sejarah umat manusia.

Baca Juga:  Review Film Widows, Para Janda yang Melawan Takdir

Selain dari sisi NASA kita juga melihat dari sisi seorang Neil Armstrong yang tadinya hanya seorang ahli aeronautika dimana ia memiliki kehidupan keluarga Yang cukup miris dan secara sukarela untuk melakukan proyek “bunuh diri” Karena para rekan nya yang telah tewas dalam proyek Ini maupun gagal karena telah mengecewakan negara dan umat manusia.

Film ini juga mengajarkan kita, bahwa untuk melakukan hal Yang kita yakini diperlukan kerja keras dan harus menghadapi pro dan kontra dari orang di sekitar kita namun selama kita fokus dan Optimis serta belajar dari pengalaman orang lain maka akan menghasilkan sesuatu Yang manis.

Pace di film ini juga membuat sisi dramatis dari seorang Neil Armstrong serta momen-momen penting Yang dilakukan NASA demi merealisasikan proyek Ini. Alur yang agak mendayu-Dayu agar penonton juga merasakan emosi dari Film Ini.

FYI. Film Ini masih memakai footage rekaman radio komunikasi asli di Apollo 11 dengan NASA pada saat momen-momen penting peristiwa Ini.

Secara keseluruhan, sepertinya Film Ini berpotensi masuk nominasi di ajang academy awards tahun depan bahkan mungkin saja memenangkan nominasi. Karena sepertinya Damian Chazelle beserta semua Yang terlibat dalam film Ini mengincar piala Oscars.

Box Office

Menuju perilisan Alita Battle Angel gelar nonton bareng sneak peek secara terbatas

Published

on

GwiGwi.com – Senin malam menandakan waktu after hours, 20th Century Fox mengundang para media untuk hadir di acara sneak peek dari film Alita Battle Angel.

Film garapan Robert Rodriguez (Sin City) dan diproduseri oleh James Cameron (Titanic, Terminator, Avatar) ini merupakan adaptasi manga karangan Yukito Kishiro.

Selama 30 menit diawali dengan sambutan dari James Cameron Yang produser dan penulis naskah Film Ini Yang Tengah disibukkan dengan sekuel Avatar.

Lalu, langsung disambung oleh sang sutradara Robert Rodriguez mengenai bagaimana proses produksi Film Ini.

Baca Juga:  Review Film Creed II, more than just a fight

Tanpa banyak basa-basi kita pun langsung disuguhi oleh beberapa potongan scene yang memamerkan visual effect yang memanjakan mata.

Film ini dibintangi oleh Rosa Salazar, Eiza González, Jennifer Connelly, Michelle Rodriguez, Christoph Waltz, Jackie Earle Haley, Mahershala Ali, Ed Skrein, serta Casper Van Dien.

Alita Battle Angel yang semula memiliki tanggal rilis 21 Desember 2018 mengalami pengunduran perilisan sampai Februari 2019.

Continue Reading

Box Office

Review Film Widows, Para Janda yang Melawan Takdir

Published

on

GwiGwi.com –  Widows merupakan film terbaru karya Steve McQueen (12 Years a Slave, Shame, & Hunger) dan penulis Gillian Flynn (Gone Girl). Kolaborasi keduanya menjadikan Widows sebuah film yang menyentuh tentang para perempuan yang mencoba bangkit lagi setelah ditinggal mati oleh suami mereka di tengah pergumulan politik dan kriminalitas kota Chicago.

Harry Rawlings (Liam Neeson) meninggal dalam suatu kejadian tragis sehingga meninggalkan istrinya, Veronica (Viola Davis) dalam keadaan bingung bagaimana harus mencukupi kebutuhan hidupnya yang mewah. Belum lama selesai berduka, Veronica mendapatkan ancaman dari Jamal Manning (Brian Tyree Henry), seorang calon anggota dewan distrik 18 yang sedang menghadapi pemilihan umum setempat melawan Jack Mulligan (Colin Farrell) yang keluarganya sudah turun menurun memimpin distrik 18. Rupanya Veronica baru mengetahui kalau Harry merupakan perampok profesional dan pada malam ia meninggal, target perampokannya adalah uang milik Jamal yang akan digunakan untuk memodali kampanyenya.  Jamal memberi waktu 2 minggu supaya Veronica melunasi uang yang telah dicuri suaminya.

Sedikit harapan muncul saat supir pribadi Harry, Bash ( Garret Dillahunt) memberikan surat wasiat dari Harry untuk Veronica. Di dalamnya berisi detil rencana perampokan yang jika berhasil dilakukan maka akan mencukupi Veronica untuk melunasi hutang dan kebutuhan hidupnya. Ia mengumpulkan janda-janda dari rekan-rekan Harry yang juga ikut meninggal pada malam itu.  Ada Linda (Michelle Rodriguez), yang mempunyai anak-anak dan kehilangan toko bajunya sepeninggal suaminya dan Alice ( Elizabeth Debicki) yang cantik dan sering dipukuli oleh mantan suaminya.   Walaupun awalnya mereka agak ragu untuk merampok namun akhirnya kedua janda ini ikut bergabung dan mulailah mereka berlatih dan merencanakan perampokan tersebut.  Linda belakangan juga mengajak Belle (Cynthia Erivo), seorang hair stylist yang atletis untuk melengkapi tim mereka yang masih kekurangan orang.  Semakin mendekati hari H, semakin banyak pula informasi yang didapatkan oleh Veronica mengenai suaminya. Apa saja yang disembunyikan oleh suaminya dan bagaimana akhir dari rencana perampokan tersebut? Semua bisa disaksikan pada tanggal 7 Desember 2018.

Baca Juga:  Review Film Creed II, more than just a fight

Yang menarik dari film ini adalah akting-akting para pemainnya  terutama Viola Davis dan Elizabeth Debicki dimana mereka berdua menunjukkan diri sebagai perempuan yang rentan namun di sisi lain harus tegar dan kuat untuk mencapai tujuan mereka. Film ini juga menggambarkan korelasi politik dan kriminalitas dimana politisi tidak segan-segan melakukan berbagai cara agar mendapatkan hasil yang mereka inginkan. Film Widows penuh dengan intrik-intrik politik dan plot twist yang memukau dan secara perlahan memberikan bagaimana kehidupan rumah tangga Harry dan Veronica lewat beberapa flashback yang tidaklah mengganggu plot cerita. Akhir kata, Widows adalah film drama kehidupan dan kriminalitas yang patut ditonton.

Continue Reading

Box Office

Review Film: Robin Hood, Adaptasi Teranyar Si Pencuri Bertudung

Published

on

GwiGwi.com – Kisah Robin Hood si pencuri budiman sudah sering diadaptasi dalam berbagai versi film. Kali ini, sutradara Otto Bathurst (Black Mirror dan Peaky Blinders) bersama penulis Ben Chandler dan David james Kelly menyajikan film terbaru Robin Hood dengan lebih menekankan awal mula Robin of Loxley menjadi Robin Hood.

Robin (Taron Egerton), seorang bangsawan sudah memiliki segalanya, tanah, kastil, dan kekasih yang cantik yaitu Marian (Eve Hewson)  namun atas suruhan Sheriff of Nottingham (Ben Mendelsohn), Robin harus bergabung dengan Tentara Salib berperang di Timur Tengah. Disana ia hampir mati dibunuh oleh seorang tentara Moor bernama Yahya (Jamie Foxx) namun berhasil diselamatkan komandannya, Gisborne (Paul Anderson) dan Yahya pun ditawan.

Namun tindakan Gisborne yang semena-mena terhadap para tawanan perang mengakibatkan Robin melawannya sehingga Yahya berhasil kabur sedangkan Robin ditahan dan dipulangkan ke Inggris.

Sekembalinya ke Inggris, Robin harus menerima kenyataan pahit bahwa dia dinyatakan gugur sehingga seluruh asetnya disita oleh Sheriff untuk membiayai perang Salib. Ia menemui sahabat lamanya, Friar Tuck (Tim Minchin) untuk mencari tahu keberadaan Marian, sayangnya Marian menikah dengan Will (Jamie Dornan) yang punya tujuan membantu rakyat miskin yang menjadi korban kesewenang-sewenangan Sheriff.

Baca Juga:  Review Film Suzzanna: Bernafas dalam kubur, penghargaan yang manis untuk sang ratu film horror Indonesia

Di saat-saat putus asa, Yahya menemui Robin dan memperkenalkan diri sebagai John agar mudah diingat serta menawarkan Robin untuk membalas dendam terhadap Sheriff dan mengungkap kejahatan yang sudah dilakukannya terhadap rakyat Nottingham.

Dimulailah dua kehidupan Robin sebagai Robin Hood, simbol perlawanan terhadap tirani dan sebagai Robin of Loxley, bangsawan kaya dan flamboyan yang berhasil kembali dari Perang Salib yang  menyusup di antara kalangan bangsawan demi mencari informasi-informasi. Patut ditonton bagaimana aksi Robin dalam melawan sang Sheriff.

Salah satu yang menarik dari film ini adalah setting waktu masih pada jaman medieval namun dengan sentuhan lebih modern yang terlihat pada pakaian, persenjataan dan beberapa bangunannya. Selain itu juga banyak aksi-aksi akrobatik terutama dalam memanah para musuh amatlah seru dan memukau. Taron Egerton yang sudah piawai berakting di Kingsman amatlah cocok memainkan peran Robin Hood.

Continue Reading

Trending