Connect with us

News

Redmi Note 5 Berhasil Merebut Perhatian Pasar Mid-Range Dengan Kemampuan dan Harga Fantastis di Indonesia

Published

on

GwiGwi.com – Hari ini (18 April 2018) mungkin kembali menjadi waktu yang cukup “ajaib” bagi para fans Xiaomi, penggemar gadget, ataupun bagi Gwiples yang lagi butuh smartphone mid-range tapi ga sebatas “mid” saja. Xiaomi mengumumkan kehadiran resmi Xiaomi Redmi Note 5 ke tanah air dan tentunya dengan segudang kemampuan, tanpa harus merogoh kocek cukup dalam.

Kali ini saya berkesempatan untuk menghadiri acara yang diselenggarakan Xiaomi di Jakarta, tepatnya di Ritz Carlton Ballroom 2 di Pacific Place, Jakarta Selatan. Acara yang dihadiri oleh para tamu VIP, rekan-rekan media, dan tentunya pendorong keberhasilan Xiaomi di Indonesia, yaitu Mi Fans dari Mi Community. Acara tersebut juga diramaikan dengan kehadiran salah satu idol yang menjadi favorit Japanese Pop Culture di Indonesia sekaligus ambasador Xiaomi di Indonesia, JKT48.

Redmi Note 5 yang diperkenalkan Xiaomi kali ini memang telah menjadi perbincangan hangat di kalangan komunitas Xiaomi di Indonesia. Terlebih lagi, Xiaomi telah mengupdate Redmi Note 5 Pro yang sebelumnya rilis di India dengan kemampuan AI di versi Note 5 Pro di China, dan menjadi perangkat yang terpilih untuk di Indonesia. Redmi Note 5 yang merupakan rebranding Note 5 Pro di Indonesia berbekal prosesor Qualcomm Snapdragon 636 yang merupakan perangkat pertama yang menggunakan chipset baru dari Qualcomm setelah Snapdragon 845. Prosesor ini menggunakan CPU seri Kryo yang sebelumnya hanya ada di seri 8xx yang tentunya membuat perangkat ini menjadi cukup kuat di segi Prosesor. Selain itu, RAM yang diberikan memiliki pilihan yang sama dengan Redmi 5 Plus yaitu RAM 4GB dan Storage 64GB, atau RAM 3GB dengan Storage 32GB.

Baca Juga:  Xiaomi Indonesia bersama dengan Aksi Cepat Tanggap bantu korban bencana di Sulawesi Tengah

Selain kemampuan jeroan utama yang cukup kuat, Redmi Note 5 ini juga mengedepankan segi kameranya. Berbekal dual-camera yang ada dibagian belakang dengan setup Vertical 12MP + 5MP PDAF, membuat kamera belakangnya mungkin mirip dengan apa yang Samsung pernah gunakan di Galaxy Note 8, hanya saja tanpa dual OIS. Kamera depannya juga tidak kalah beken, karena ternyata juga bisa membuat efek Bokeh yang biasanya hanya bisa ditemukan dengan ponsel bermata dua. Hal ini dikarenakan seperti yang Xiaomi dorong selama peluncuran ini bahwa AI Dual Camera Xiaomi telah disematkan untuk kedua kamera yaitu depan dan belakang, dan juga untuk Beauty 4.0.

Untuk soal harga, Xiaomi kembali menggemparkan pasar mid-ranger di Indonesia. Redmi Note 5 dengan susunan RAM 4GB dan 64GB storage dibanderol dengan harga Rp. 2.999.000 atau 3 juta kembali seribu, sedangkan untuk RAM 3GB dan Storage 32GB sebesar Rp. 2.499.000 yang tentunya jauh dibawah harga “Black Market” sebelumnya yang mencapai kepala 3.

Xiaomi berharap dengan dirilisnya perangkat di Indonesia, Xiaomi bisa menunjukan inovasi yang diberikannya untuk Indonesia dan juga dibuat di Indonesia karena Xiaomi sudah punya pabrik di Indonesia juga yang memudahkan jalur TKDN.

Hands-On Redmi Note 5 Indonesia

Gallery Redmi Note 5 Launch – Pacific Place, Jakarta Selatan

This slideshow requires JavaScript.

Jangan lupa untuk subscribe ke GwiGwi.com dan juga follow Facebook dan Instagram GwiGwi.com untuk mendapatkan informasi terbaru seputar AnimeMangaGamesConsoleSmartphone, dan juga Gadget lainnya.

Freelancer serabutan yang demenannya beragam sampai tidak jelas kemana. Saat ini sedang berkutat sebagai Web Developer sembari mengupdate informasi tentang Gadget Teranyar yang biasanya berada di segmentasi affordable hingga high end flagship. Selain itu juga jadi Youtuber untuk GwiGwi. Kontak: fsp@giwgwi.com.

News

Meizu Resmi Datang ke Indonesia, Meizu 16th, Meizu M6T, Meizu C9, POP dan EP52 Lite Jadi Andalan!

Published

on

By

GwiGwi.com – Meizu, salah satu penggagas pasar smartphone asal China akhirnya telah resmi mengibarkan bendera perang di pasar smartphone Indonesia. Seakan tak ingin kalah momentum jika dibandingkan dengan kompetitor lainnya yang berasal dari negara yang sama seperti XiaomiHonor, dan juga RealMe dari OPPO, Meizu bersiap menjadi penyedia smartphone on a budget berikutnya. Pada awal minggu kemarin, Meizu mengeluarkan 5 perangkat baru sekaligus menancapkan sayapnya di Indonesia dimana 3 dari 5 perangkat tersebut adalah smartphone yang digadang menjadi andalan Meizu.

Di Indonesia, ini berarti Meizu telah memiliki 3 jagoan smartphone yang akan bertanding dengan Redmi 6 Series dari XiaomiHonor 9 dari HonorRealme 2 Series dari RealMe, dan masih banyak pesaing lainnya. Ketiga perangkat ini diberi nama Meizu 16thMeizu M6T, dan Meizu C9. Dari ketiga perangkat tersebut, masing-masing memiliki role masing-masing di tiap pasar dimana C9 akan mengisi segmentasi low-end, dengan prosesor non-branded dan setup memory 2/16GB, Meizu M6T sebagai mid-end dengan prosesor yang serupa mungkin lebih kuat dan susunan memori yang sama, sedangkan untuk Meizu 16th, dia akan menempati posisi flagship high-end untuk Meizu dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 845 dan didukung dengan RAM sebesar 8GB, serta memori penyimpanan internal 128GB.

Selain ketiga perangkat smartphone tadi, Meizu juga membawa 2 perangkat audio mereka. Adalah Meizu POP dan EP52 Lite yang akan menjadi pendorong awalnya. Meizu sendiri telah menyampaikan bahwa mereka ke Indonesia tidak akan hanya melulu merilis smartphone melainkan akan mendukung juga perangkat-perangkat pendukung seperti earphone tadi yang sudah dibawakan. Kedua earphone wireless yang dibawakannya ini memiliki fitur-fitur pintar masing-masing. Seperti contohnya untuk Meizu EP52 Lite, perangkat ini hanya memerlukan recharge selama 2 Jam untuk dapat digunakan selama 8 jam. Sedangkan untuk Meizu POP, earphone true wireless ini memiliki desain kekinian yaitu model earphone yang terpisah 1 dengan yang lainnya, tapi menggabungkan suara stereo dengan wireless yang tidak ribet oleh kabel.

Baca Juga:  #Mending Xiaomi atau #Mending Realme? Genderang Perang Baru Smartphone Murah di Indonesia!

Untuk soal harga, Meizu bisa dibilang telah memberikan barometer lain yang berbeda dari para kompetitor yang sudah ada. Seperti contohnya Meizu 16th, yang secara spesifikasi mirip dengan POCOPHONE F1 yang sudah dirilis Xiaomi sebelumnya dan memiliki spesifikasi kelas atas dengan prosesor Snapdragon 845, tetapi memiliki harga sub-premium dengan bodi yang terlihat lebih elegan tanpa notch bak pesaing kelas atas seperti Samsung dengan seri Galaxy S ataupun Galaxy Note.

Harga yang dibanderol oleh Meizu adalah sebagai berikut: Rp 7.999 Juta untuk Meizu 16th, Rp. 1.499 Juta untuk Meizu M6T selama Flash Sale melalui JD.id dan seharga Rp 1.799 Juta untuk harga normal, dan Rp 999rb untuk Meizu C9 selama flash sale dan Rp 1.399 Juta untuk harga normal. Untuk perangkat audio, Meizu membanderol Meizu POP dengan harga Rp 999rb dan sudah mulai dijual di JD.id  dan Meizu EP 52 Lite akan dijual dengan harga Rp 399rb juga melalui JD.id.

This slideshow requires JavaScript.

Genderang perang smartphone on a budget semakin keras dibunyikan, dan para kompetitor yang telah lama dinanti untuk hadir ke Indonesia pun berdatangan. Dari semua kompetitor, nama-nama besarpun mulai tertarik dan ikut terjun kedalam pasar yang sama. Dari kelima perangkat itu, adalah Meizu 16th dan Meizu POP yang paling menarik perhatian karena desainnya yang kekinian, tetapi tidak menggaruk dompet hingga akhirnya tipis kekinian. Kalau menurut kalian, manakah yang paling menarik Gwiples?

Pembelian nantinya dapat dilakukan di JD.id melalui tautan berikut https://m.jd.id/camp/meizu-launch-event-56822075.html?utm_source=facebook&utm_medium=CPO&utm_campaign=MD_Smartphone_Meizu_October_Msite_RT_Conversions&utm_term=Existing&utm_content=MD_Smartphone_Meizu_October_Msite_RT_Conversions_SHOP_NOW

Baca juga: #Mending Xiaomi atau #Mending Realme? Genderang Perang Baru Smartphone Murah di Indonesia!

Continue Reading

News

Eh? Xiaomi Mi Official Store AEON Mall BSD City Udah Buka Toh?

Published

on

By

GwiGwi.com – Xiaomi memang paling suka membuka Mi Official Store di Indonesia, dan kali ini AEON Mall BSD City jadi pilihan Xiaomi membuka Mi Official Store!

Kasir Xiaomi AEON Mall BSD City tampak mulai diramiakan oleh pengunjung.

AEON Mall BSD City adalah Mall berbasis culture Jepang karena menyesuaikan gaya dari AEON Mall yang ada pada sumbernya langsung di Jepang loh Gwiples. 3 tahun yang lalu, saya pun mengunjungi mall ini untuk pertama kali sebelum akhirnya rajin kesana. Pada artikel Berkunjung ke Mall “Jepang” Pertama di Indonesia, AEON Mall BSD City! yang telah dipublikasikan pada 1 Juni 2015 lalu, memperlihatkan betapa hip and young-nya mall ini, dan betapa banyak suguhan “Jepang Banget” yang diberikan Mall ini.

Percepat waktu hingga 13 Oktober 2018, ternyata Xiaomi Mi Official Store ketiga di Tangerang telah hadir di Mall ini dan siap melayani kebutuhan gadget Xiaomi kalian loh Gwiples. Untuk saat ini, Mi Official Store AEON Mall BSD masih dalam status soft opening serupa dengan Xiaomi Mi Official Store Lippo Karawaci yang pernah saya cover beberapa waktu lalu. Jadi, jangan terlalu banyak menantikan Promo besar seperti saat Grand Opening, akan tetapi untuk kalian yang berdomisili dekat dengan AEON Mall BSD City, kalian sekarang dapat membeli dan memiliki perangkat-perangkat terbaik dari Xiaomi yang pastinya orisinil karena berasal langsung dari sumbernya di Mi Official Store AEON Mall BSD City ini.

Jajaran Ponsel Pintar Xiaomi siap dijajaki oleh pengunjung.

Eh, tapi sepertinya ada yang kelupaan nih Gwiples. Lupa kasih tau lokasinya hehe. Untuk alamat lengkapnya, Mi Official Store AEON Mall BSD City dapat kalian temui di Lantai 3, 3F-3-30 AEON Mall BSD City. Kalau mau navigasi paling mudahnya, kalian dapat mencari arcade Amazon atau Bioskop XXI yang ada di Mall ini, dan berjalan lurus kedepan di lantai 3 dan kalian akan menemukannya dekat dengan Toko Official JBL – Harman Kardon.

Baca Juga:  CD Projekt Red Siapkan lanjutan The Witcher, Thronebreaker: The Witcher Tales

Nah gimana nih Gwiples? Sudah siap meminang Xiaomi baru kalian di Mi Official Store AEON Mall BSD City? Apa nih yang akan kalian beli pertama kali? Apakah si ganas POCOPHONE F1? Atau si all time affordable Xiaomi Redmi 6A? Atau mungkin kalian mau beli TV Xiaomi Mi Smart TV ukuran 32 inci atau 43 inci? Atau malah kalian ingin beli aksesoris seperti Powerbank, Headphone, Tongsis dan lainnya? Hati-hati jangan sampai kelewat khilaf yah Gwiples hehe~

Gallery Mi Official Store AEON Mall BSD City

Baca juga: Xiaomi Segera Mempersiapkan Perangkat Baru Ke Indonesia? Mi 8 Youth? Drone? Laptop Xiaomi?

Continue Reading

News

#Mending Xiaomi atau #Mending Realme? Genderang Perang Baru Smartphone Murah di Indonesia!

Published

on

By

GwiGwi.com – Beberapa waktu ini, genderang perang baru smartphone murah di Indonesia mulai berkumandang. Adalah Xiaomi dan RealMe yang menjadi pusat perhatian perang ini. Kedua perusahaan ini adalah produsen smartphone pada segmentasi yang sangat kompetitif di Indonesia, yaitu segmentasi budget smartphone dimana kedua perusahaan mengeluarkan perangkat dengan performa yang sangat baik pada kelasnya, namun menawarkan harga kompetitif yang tidak bisa disaingi oleh kompetitor lainnya yang bertanding di segmentasi market yang sama dengan harga yan lebih premium. Hal ini menjadi pusat perhatian bagi warga Indonesia yang merupakan target yang tepat untuk memiliki solusi dari segmentasi yang mulai dipenuhi kompetitor dan hanya bisa dimenangi melalui kompetisi harga.

Perkenalkan Xiaomi, Perusahaan Asal Negeri Tiongkok yang Menggebrak Pasar Smartphone

Didirikan oleh Lei Jun, Xiaomi dikenal di negeri asalnya sebagai pesaing utama Samsung dan juga Apple yang telah memimpin pasar smartphone selama beberapa waktu. Xiaomi hadir sebagai solusi domestik yang menawarkan perangkat yang memiliki kualitas cukup baik terutama dari segi performa, namun tidak membuat jebol kantong para pengkonsumsi gadget. Hal ini membuat Xiaomi sukses menjadi rajanya pasar smartphone di negeri asalnya kembali lagi, karena harga yang kompetitif.

Tak hanya bersaing di segi smartphone, Xiaomi mulai mengeluarkan inovasi teknologi canggih lainnya, namun tetap dalam tangkapan mindset yang sama, yaitu good tech on a budget. Disini Xiaomi mulai meraih momentum pasar yang semakin kuat. Sebagai negara yang paling besar memproduksi perangkat teknologi, demand di China untuk peralatan canggih yang dapat digunakan konsumer berbasis Internet of Things menjadi peluang besar untuk Xiaomi dan melalui beberapa anak perusahaan seperti Mijia (Rumah Mi), Yi (Young Innovators), dan sejumlah sub-brand lainnya, Xiaomi berhasil menjadi produsen teknologi dengan varias beragam demi memenuhi kebutuhan pasar.

Momentum ini akhirnya digunakan Xiaomi untuk memperluas pasar, hingga akhirnya menjelajah ke negara Asia lainnya seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea, India, dan juga akhirnya sampai ke tanah air Indonesia. Xiaomi sudah memiliki pengalaman pasar yang cukup kuat di India, dan keputusannya untuk selalu mengupdate Xiaomi Indonesia hingga ke tahap tertentu menyerupai India, membuat Xiaomi Indonesia sangat diminati di pasar yang baru mulai berkembang, dengan demand yang besar.

Xiaomi pun akhirnya semakin memiliki posisi nyaman di Indonesia pada tahun 2018, dengan memposisikan dirinya sebagai smartphone dengan penjualan terbaik, pengguna terbanyak, dan yang paling diminati pasar nomor 2 di Indonesia, dengan persentasi yang beda tipis dengan Samsung yang sudah lama menjadi rajanya Smartphone di Indonesia. Ini pun dibuktikan dengan mulai bermunculannya Xiaomi Mi Official Store di berbagai area di Indonesia, dan bermunculan hampir setiap bulan di beberapa kota.

Xiaomi pun memiliki komunitas yang besar di Indonesia melalui Mi Fans yang disebut sebagai fans yang sangat antusias, dan selalu mendukung Xiaomi Indonesia pada setiap perjalanannya. Ini pun didukung juga dengan keinginan Xiaomi untuk mendatangkan Mi Fans ke beberapa event mereka seperti Launching, Mi Pop, Mi Community Day, dan lainnya.

Xiaomi tatkala juga menciptakan sebuah sub-brand yang bertujuan untuk menyaingi brand kelas flagship yang sudah semakin mahal dengan menciptakan POCOPHONE atau POCO di India. Tak lama setelah itu, POCOPHONE pun diboyong ke Indonesia dan memperkenalkan smartphone pertamanya, POCOPHONE F1 (baca reviewnya disini).

Namun, pada penghujung tahun 2018, salah satu saingan Xiaomi yang sudah tertanam kuat di Negara kedua terbaiknya selain China yaitu India, RealMe Mobile, akhirnya menancapkan taringnya kedalam pasar kompetitif penuh saingan dari banyak ragam kompetitor di Indonesia.

Perkenalkan RealMe Mobile, Berasal dari Perusahaan Penghasil Smartphone Terindah Secara Aestetika.

Realme Mobile, atau lebih dikenal dengan lebih sederhana sebagai RealMe adalah salah satu perusahaan produsen smartphone dari negara yang sama dari Xiaomi, namun dengan teori yang lebih budget lagi, tapi tidak merusak aestetika dari sebuah Smartphone. Perusahaan ini dimulai oleh Sky Li, mantan Vice President of International Mobile Business dari perusahaan smartphone yang sudah cukup dikenal di Indonesia, yaitu OPPO. RealMe sendiri, pada saat peluncuran smartphone pertamanya, masih mengusung nama OPPO dan pada kala itu masih bernama OPPO Real dan perangkatnya adalah RealMe 1.

Sky Li, kemudian memutuskan untuk memecahkan diri dari OPPO agar lebih memiliki segmentasi market sendiri dan bergerak “mandiri” sebagai perusahaan terpisah, RealMe Mobile. Strategi ini berbeda dengan Xiaomi yang memang menciptakan POCOPHONE untuk mengisi segmentasi yang serupa. Ini bukanlah hal yang baru bagi OPPO Mobile. OPPO sendiri sudah terpisah menjadi 3 kubu sebelum RealMe ikut berpisah. OPPO memiliki 3 brand total dibawah sayapnya yaitu OnePlus One yang berfungsi sebagai produsen smartphone flagship harga budget, OPPO yang menawarkan segmentasi market menengah dengan smartphone yang memiliki estetika yang menarik dan selfie camera yang menyentuh angka 25 megapiksel, dan juga VIVO yang menawarkan segmentasi yang sama di market OPPO sendiri, tapi dengan improvement di beberapa area yang berbeda seperti performa main game, dan juga kamera belakang yang cukup mumpuni serta inovasi seperti on-screen fingerprint sensor.

RealMe lalu memulai perjalanan baru di India, sebagai produsen smartphone yang berusaha menggebrak pasar India. Saat itu India sudah mulai dipenuhi oleh beberapa kompetitor lainnya seperti Xiaomi dan juga OnePlus One yang merupakan saudara dekat dari RealMe. Akan tetapi, RealMe berhasil menggandeng beberapa kerjasama disana-sini di India, dan akhirnya berhasil meraih posisi ke-4 dalam penjualan dengan performa penjualan yang sangat baik dari RealMe 1.

Kedatangan Keduanya di Indonesia Menjadi Sinyal Perang Baru Smartphone Budget

Lalu kita kembali ke pasar Indonesia. Di Indonesia, demand untuk smartphone yang murah namun berkualitas sangatlah tinggi. Terutama setelah adanya gebrakan dari Xiaomi, Nokia, Honor dan bahkan produsen lokal seperti Advan membuat persaingan di pasar ini sangat ketat. Selain itu harga flagship yang semakin tidak affordable bagi berbagai kalangan, membuat pasar ini menjadi santapan lezat bagi setiap produsen yang bisa memberikan smartphone yang memenuhi demand tersebut.

Xiaomi adalah salah satu dari perusahaan yang menggebrak pasar dengan mengeluarkan smartphone dengan harga dibawah 3 juta rupiah, dan sudah menggunakan “prosesor dengan nama besar” yaitu Qualcomm Snapdragon. Tapi ini adalah saat dimana Xiaomi sudah mulai dikenal lebih luas di Indonesia dibawah naungan Grup Erajaya. Xiaomi awalnya datang melalui Lazada dan memperkenalkan “trend” flashsale ke Indonesia dengan perangkat pertamanya yaitu Redmi 1S.

Baca Juga:  Xiaomi rilis Mi TV 4A layar 43 inci di Indonesia

Seiring waktu berjalan, market budget smartphone semakin penuh dipimpin oleh produsen lainnya seperti Nokia, Honor, dan lainnya. Tetapi Xiaomi semakin kuat. Hingga, akhirnya beberapa waktu ini dan kedepannya, mungkin akan ada sebuah perubahan sangat signifikan.

RealMe resmi datang ke Indonesia pada 9 Oktober 2018 kemarin dan berencana memperkenalkan 3 perangkat sekaligus yaitu RealMe 2, RealMe 2 Pro, dan RealMe C1. Ke-3 perangkat dari RealMe ini seolah-olah sudah siap menjatuhkan Xiaomi dari tahta yang sudah didukinya selama beberapa waktu. Walau mungkin tidak dalam waktu yang sangat cepat, berbagai tanggapan positif-pun sudah mulai berdatangan.

Di berbagai outlet sosial media-pun, para Netizen sudah mulai menyampaikan perasaan bahwa lebih baik salah satu merk dari yang lainnya dikarenakan 1 faktor, yaitu harga. Kiblat para Netizen seolah mulai bergejolak, sama seperti ketika Xiaomi pertama kali mendarat di Indonesia dan menyebabkan booming budget smartphone. Akan tetapi, terkadang ada faktor lainnya yang dapat dengan mudahnya mematahkan faktor tersebut.

Adalah Brand Loyalty yang nantinya akan menyelamatkan brand-brand yang sudah dikenal di Indonesia. Sebagai pengguna berbagai merk smartphone-pun saya menyadari hal tersebut. Saat ini saya sudah terikat dengan 2 brand utama yang bertolak belakang, yaitu Samsung dan juga Apple. Rasa nyaman terhadap 2 brand tersebut telah menguatkan posisi kedua brand dalam ekosistem keseharian. Beberapa brand lainnya pun sempat bertahan untuk beberapa waktu, hingga akhirnya saya memutuskan untuk kembali.


@SobatHAPE melalu cuitannya menginformasikan tentang Mimin Xiaomi yang mulai direcokin

Loyalist dari #MendingXiaomi juga tidak dalam jumlah sedikit. Komunitas yang sudah kuat didirikan tidak begitu mudah bisa digoyahkan karena kenyamanan dalam sebuah ekosistem. Hanya faktor personal seperti kondisi ekonomi lah yang sepertinya bisa menggoyangkan hal tersebut.


Dilansir dari cuitan @rendy_ricardo yang membagikan tangkapan layar dari Social Media Xiaomi

Xiaomi dan RealMe memiliki beberapa kesamaan. Keduanya sudah berhasil mendatangkan perangkat yang sangat affordable, berada di posisi harga sub-3jtan. Selain itu keduanya memiliki otak prosesor yang hampir serupa, yaitu sama-sama dari Qualcomm Snapdragon. Untuk Xiaomi, mereka memakai mulai dari Snapdragon 425 hingga 835 yang menjadikan segmentasi beragam dari Xiaomi untuk hal prosesor saja. Sedangkan RealMe menggunakan Snapdragon 450 dan 660 sebagai pilihannya.

Keduanya pun menawarkan kapasitas memori penyimpanan yang besar, dan didukung oleh RAM yang cukup besar mulai dari konfigurasi RAM 2GB hingga 8GB, ditambah memori penyimpanan mulai dari 16GB untuk segmentasi budget terendah, hingga 128GB untuk kalian yang suka “unlimited” memory. Akan tetapi, Xiaomi disini memiliki poin kemenangan terutama untuk Xiaomi Mi A Series seperti Mi A1, Mi A2, dan Mi A2 Lite yang didukung oleh Google sebagai hasil kerjasama projek Android One. Android One memberikan kesempatan untuk seri tersebut memiliki kapasitas penyimpanan foto tak terbatas yang diberikan oleh Google.

Akan tetapi, RealMe memiliki nilai lebih yang berbeda. Dari segi kamera, RealMe didukung oleh kemampuan OPPO untuk menghasilkan kamera yang cukup oke, melampaui perangkat Xiaomi pada umumnya (kecuali beberapa model yang memang dipergunakan untuk keperluan fotografi). Keduanya pun memiliki kemampuan Artificial Inteligence yang digunakan pada prosesor gambar dan lensa kamera masing-masing, yang diduga meningkatkan kualitas foto yang ditangkap.

Jadi pada akhirnya, apakah #MendingXiaomi atau #MendingRealMe dapat dimenangkan salah satu pihak? Menurut saya tentu saja tidak. Posisi absolut ini kini sudah menjadi suatu yang sangat lumrah. Jika kita ingat, dulu Samsung pernah menjajaki strategi-strategi yang sama untuk melawan Apple, dan secara harafiah, saat ini keduanya malah sudah memiliki target market masing-masing yang sepertinya tidak memakan satu sama lainnya. Xiaomi dan RealMe sepertinya akan memiliki persaingan ketat yang sama seperti kedua merk raksasa yang tadi disebutkan, hanya dikarenakan segmentasi yang kuat untuk target market mereka di Indonesia.

Toh demikian, keduanya memiliki perangkat yang sangat bagus, dan tentunya diharapkan bisa memiliki penjualan yang sangat baik di Indonesia. Kompetisi sangatlah bagus karena kompetisi meningkatkan Inovasi. Hanya saja, terkadang sebenarnya yang membuat “onar” di Internet adalah para fans fanatik yang lebih menjagokan salah satu brand dibandingkan yang lainnya. Itu wajar. Dan sesungguhnya itulah yang dimaanfatkan dalam teknik marketing untuk meningkatkan sales.

Genderang perang sudah dibunyikan, dan kedua perusahaan asal Tiongkok sedang berusaha merebut market. Masing-masing memiliki nilai jual yang positif dan juga negatif. Baiknya adalah kita sebagai netizen untuk mengatur diri dan memilih brand sesuai beberapa faktor yang dijalani pribadi seperti:

1. Apakah merk ini cocok dengan saya?

2. Apakah saya memang sedang membutuhkannya?

3. Apakah saya memiliki budget yang sesuai?

Paling tidak, ketiga faktor diatas lah yang menjadikan tolak ukur. Toh pula, para produsen hanya berusaha sebaik mungkin untuk menjual perangkat mereka demi kesuksesan perusahaan.

Pada akhir kata, belilah merk yang kalian memang sukai, karena smartphone adalah sebuah aset berharga yang harusnya dapat bertahan untuk waktu yang cukup lumayan, minimal setidaknya 1 tahun digunakan, dan menjadi jendela penghubung kita sebagai makhluk sosial ke jendela dunia.

Jadi kalau kalian, lebih pilih mana? #MendingXiaomi? #MendingRealMe? Atau malah #MendingSamsung dan #MendingApple?

Jangan lupa untuk subscribe di Newsletter GwiGwi.com agar tidak kelewatan informasi-informasi menarik seputar Pop Culture, Games, Gadgets dan Technology yang sedang panas di Indonesia.

Follow juga akun sosial media GwiGwi.com di Facebook, Twitter, dan juga Instagram.

Untuk mendapatkan info-info menarik, foto-foto teknologi dan juga cosplay atau sekedar mengintip “kegiatan” sosial penulis artikel ini, silahkan follow Instagram saya di @fspplus dan jangan lupa say hi agar difollow kembali 😀

Terimakasih,

Sampai bertemu di artikel berikutnya!

FSP signing out~

Continue Reading
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement South East Asia Cyber Arena 2018
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending