Connect with us

Music

R-Shitei Dilarang Tampil di Nippon Budokan

Published

on

GwiGwi.com – Band Visual Kei R-Shitei telah mengungkapkan bahwa mereka tidak diperbolehkan tampil di salah satu tempat yang paling terkenal di Jepang yaitu Nippon Budokan.

Jika sudah cukup populer dan jadwal memungkinkan, setiap band Visual Kei biasanya akan membuat tur di 47 prefektur berselang beberapa waktu. Tetapi satu penampilan di setiap prefektur tidaklah cukup untuk R-Shitei. Pada konser tanggal 11 Januari kemarin R-Shitei mengumumkan bahwa mereka akan merilis single baru dan akan membuat tur tidak hanya 47 kota melainkan mereka siap untuk menggelar tur di 88 kota! Dalam kurun waktu 5 bulan dari bulan Maret sampai Agustus 2016. R-Shitei akan mengakhiri rangkaian turnya yang berjumlah 88 kota di Makuhari Messe, Chiba pada tanggal 22 Agustus.

Tapi akhir dari tur ini tidak direncanakan di Makuhari Messe. R-Shitei mengungkapkan secara langsung bahwa mereka sangat ingin tampil di salah satu hall yang paling terkenal di Jepang yaitu Nippon Budokan. Penampilan one-man di tempat yang besar itu adalah mimpi dari setiap band Visual Kei, tetapi salah satu yang mungkin tidak pernah menjadi kenyataan bagi R-Shitei.

r-shitei-dilarang-tampil-di-nippon-budokan2
R-Shitei ingin memesan hall ini untuk tur final mereka pada bulan Agustus tetapi mereka bermasalah dengan nama band dan lagu-lagu yang tidak dapat ditampilkan di atas panggung yang terkenal itu. “R-Shitei” (R指定) yang berarti “Rated R” dalam bahasa Inggris, banyak lagu dari mereka yang menceritakan tentang kematian dan semacamnya. Seperti “Seishun wa wrist cut” (Youth is a wrist cut / Masa muda adalah memotong pergelangan tangan) atau “Tomodachi wo koroshimashita” (I’ve killed my friends / Aku telah membunuh teman-teman saya) itu salah satu lagu yang tidak boleh ditampilkan di sana. Sepertinya itu bukan seluruh kalimat dan konteks tapi kata-kata “pembunuhan” dan “memotong pergelangan tangan” pada umumnya.

Baca Juga:  BABYMETAL konser di Jakarta pada 29 Maret 2020, ini harga tiketnya

Fans beragumen bahwa banyak band lain yang sudah tampil di Nippon Budokan dan membawakan lagu-lagu seperti lagu R-Shitei. Contohnya adalah Golden Bomber yang menyanyikan lagu berjudul “Moto kare korosu” (I’ll kill my ex-boyfriend / Aku akan membunuh mantan pacar saya) di Budokan.

Karena aturan ini, mimpi untuk tampi di atas panggung Nippon Budokan tidak akan menjadi kenyataan bagi para anggota R-Shitei. Tetapi R-Shitei sempat tampil di Budokan pada tahun 2013. Bukan penampilan mereka sendiri melainkan penampilan bersama band Jepang lainnya yaitu SID. Mungkin suatu hari nanti peraturan di Budokan akan berubah dan R-Shitei dapat berdiri dan tampil one-man disana.

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

Idol Group

Mizuki Yamashita Nogizaka46 tampil provokatif untuk photo book perdananya

Published

on

By

GwiGwi.com – Tak tanggung-tanggung, Mizuki Yamashita dari grup idol Nogizaka46 tampil provokatif, nyaris telanjang pada photo book debutnya. Terbukti pendekatan ini sukses dilakukan senpai-nya Misa Eto dan Seira Miyazawa.

Photo book berjudul “Wasurerarenai hito” (Unforgettable Person) dirilis tanggal 21 Januari. Tampak berbagai pose berani dari gadis berusi 20 tahun ini.

Langsung aja cekidot bocorannya.

Continue Reading

Music

DAOKO rilis video klip untuk lagu baru ‘Otogi no Machi’

Published

on

By

GwiGwi.com – Penyanyi asal Tokyo, DAOKO baru saja merilis vidoe klip untuk lagu baru yang berjudul Otogi no Machi yang baru saja rilis secara digital pada tanggal 15 Januari.

Pada video klip, DAOKO berakting sebagai pekerja kantoran yang sedang bekerja. Lelah bekerja, dirinya menuju tengah kota di malam hari. Dia sampai di sebuah club dengan musik dan cahaya terang. Ketika melangkah keluar, video klip yang sebelumnya bernuansa hitam-putih berubah menjadi berwarna, mengekspresikan bahwa musik membawa warna di kehidupan biasa.

Baca Juga:  DAOKO rilis video klip untuk lagu baru 'Otogi no Machi’

Video klip ini merupakan ide DAOKO sendiri dengan busana miliknya sehingga membuat video klip ini menjadi produksi video pertama DAOKO sendiri.

Video klip ini juga menampilkan karya ilustrator Hermippe, yang juga mengerjakan desain cover CD single ini dan juga poster DAOKO’s “2020 Otogi no Mitoshi tour.”

Continue Reading

Music

Grup J-pop AAA akan bubar pada akhir 2020

Published

on

By

GwiGwi.com – Grup J-pop AAA dari Jepang mengumumkan akan berpisah pada 31 Desember 2020 karena kelima anggotanya memutuskan untuk bersolo karier.

AAA debut pada 2005 lewat single “Blood on Fire” dalam formasi enam orang, lima lelaki dan satu perempuan. Mereka mencapai kesuksesan, bahkan tampil di acara festival musik bergengsi akhir tahun “Kohaku” yang tayang di saluran NHK.

AAA akan merilis sebuah album kompilasi pada tanggal 19 Februari, yang berisi koleksi video klip, untuk menandai hari jadi ke-15 mereka. AAA akan memulai tur Jepang terakhir pada tanggal 7 November di Saitama dilanjutkan di Osaka, Aichi, Fukuoka dan Tokyo.

Baca Juga:  ONE OK ROCK siap sambangi Jakarta 30 Mei 2020 dengan konser "EYE OF THE STORM ASIA TOUR 2020 INDONESIA” di Istora Senayan, akhirnya~

Dilansir Kyodo, keputusan AAA untuk bubar muncul setelah kepergian anggota yang juga pemimpin grup, Naoya Urata, pada 31 Desember tahun lalu.

Lima anggota AAA yang tersisa sudah berusia 30-an dan memutuskan untuk menjalani karier mereka di jalan masing-masing, kata AAA seperti dikutip dari situs resmi Avex, selaku agensi.

“Ini adalah pengumuman mendadak bagi semua orang yang selalu mendukung kami, tapi kami tetap akan memberikan penampilan terbaik dengan rasa syukur yang sama tahun ini,” kata AAA dalam pernyataan resmi.

Continue Reading
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

Trending