Connect with us

News

Perkenalkan POCOPHONE F1, Sub-Brand Xiaomi Dengan Performa Maksimal

Published

on

GwiGwi.com – Punya budget dibawah 5 Juta tapi mau performa smartphone yang unggul, Xiaomi perkenalkan POCOPHONE F1 untuk kalian. POCOPHONE F1 diperkenalkan Xiaomi sebagai smartphone dari sub-brand barunya yaitu POCOPHONE yang baru saja merilis smartphone yang sama pertama kali di India. Dengan performa sebagai fokus utamanya, POCOPHONE memperkenalkan sub-divisi baru dari smartphone yang belum dimiliki para kompetitor.

POCOPHONE F1 adalah merk pertama yang diluncurkan di India beberapa waktu lalu dan juga diluncurkan ke Indonesia pada hari ini. Smartphone ini memiliki keunggulan yang akan sangat disukai oleh penggiat gadget jaman now yaitu harga yang bersahabat, namun dengan performa yang maksimal. Untuk pertama kalinya Xiaomi membawa smartphone dengan kelas prosesor true flagship dimana POCOPHONE F1 ini dibekali oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 845 yang sebelumnya bisa ditemukan pada Mi 8Asus Zenfone 5, dan juga OnePlus 6. Prosesor ini merupakan prosesor dengan ukuran 10nm yang terbaik yang ada di pasar (setelah A11 Bionic milik Apple), dan tentunya menjadi hal yang ditunggu-tunggu dari para Mi Fans. Snapdragon 845 ini juga didukung oleh Liquid Cool Technology yang akan membuat smartphone tetap adem dalam kondisi yang intens.

Alvin Tse, Head of POCO Global mengatakan: “POCO memiliki arti kecil – kami percaya bahwa mimpi besar dapat terwujud mulai dari hal-hal yang kecil. Sebagai bagian “kecil” dari Xiaomi, POCO memiliki kebebasan untuk memulai dari awal, fokus terhadap pilihan produk dan teknologi yang penting. Untuk itu, kami menciptakan smartphone dengan performa luar biasa serta inovasi utama yang benar-benar penting. Kami percaya smartphone ini dapat memenuhi kebutuhan penggemar teknologi.

Master Of Speed

Sesuai dengan yang sudah dituliskan sebelumnya, POCOPHONE F1 sangatlah cepat secara performa. Dengan Qualcomm Snapdragon 845 dengan GPU Adren 630 dan ditemani dengan Liquid Cooling, membuat performa F1 sangat cepat. Dari test Antutu, POCOPHONE F1 juga meraih angka tertinggi yang ditunjukan dalam presentasi hari ini yaitu dengan nilai sebesar 290,000. Hal ini didukung dengan adanya 6GB LPDDR4x DRAM dan penyimpanan 256GB UFS 2.1 yang sangat cepat. Selain itu, POCOPHONE F1 juga memiliki baterai yang besar sebesar 4,000mAh yang digadang dapat memenuhi kebutuhan selama seharian penuh.

Kamera Ganda + AI dan Infrared Face Scanner

Walau memang bukan diciptakan seratus persen untuk soal performa kamera, POCOPHONE didukung oleh 2 sensor kamera yang luar biasa dari 2 perusahaan berbeda. Dengan susunan 12 megapixel sensor Sony IMX363 untuk kamera primer, dan 5 megapixel sensor Samsung, bersama dengan Dual Pixel Autofocus membuat kamera dari POCOPHONE F1 dapat menangkap hasil-hasil foto yang menakjubkan.

Di bagian depan, POCOPHONE F1 menggunakan sensor 20MP dengan teknologi Super Pixel yang menggabungkan informasi dari empat piksel menjadi satu piksel besar berukuran 1,8μm untuk gambar yang lebih jelas dengan lebih sedikit noise. Kamera belakang dan depan didukung oleh fitur AI untuk menghasilkan foto seperti AI Portrait, AI Beautify, dan AI Scene Detection.

Baca Juga:  Mending Ini Daripada Galaxy S10! Note 8 Resmi Dapat Android Pie dan One UI

Kamera depan kali ini tidak sendirian. POCOPHONE juga menyematkan infrared illuminator dan infrared camera pada bagian depan untuk mendukung kemampuan face unlock dari smartphone ini bahkan di tempat gelap sekalipun. Alvin Tse juga menyampaikan bahwa infrared illuminator ini dapat membedakan mana yang gambar, atau hasil proyeksi layar, ataupun topeng sehingga smartphone tidak akan terbuka kuncinya jika bukan dari wajah asli sesungguhnya.

MIUI Khusus Untuk POCOPHONE

Untuk menghadirkan kinerja penuh, MIUI telah disesuaikan secara mendalam pada POCOPHONE F1 untuk pengalaman yang lebih ringan, cepat dan lancar.

Memperkenalkan fitur pengoptimalan sistem yang disebut “turbocharged engine”, POCOPHONE F1 memberikan aplikasi startup, kinerja gaming, serta pengalaman swiping yang lebih cepat karena peningkatan dalam respon layar dan frame rate animasi.

Dengan POCO Launcher baru, POCOPHONE F1 hadir dengan application drawer yang dapat secara otomatis mengkategorikan aplikasi, membantu pengguna menemukan aplikasi dengan mudah.

Dengan basis Android 8.1 Oreo, MIUI untuk POCO juga memprioritaskan keamanan dengan update reguler dari Google. POCOPHONE F1 akan menerima update Android P dalam waktu dekat.

3 Warna Menawan dan Edisi Khusus Armoured Edition dengan DuPont™ Kevlar®

POCOPHONE F1 nantinya akan dirilis dengan 3 pilihan warna yaitu Rosso Red (Merah)Steel Blue (Biru)dan Black (Hitam). Ketiga warna ini nantinya akan tersedia dalam opsi 6GB/64GB dan juga 6GB/128GB. Selain itu POCOPHONE juga akan menghadirkan edisi spesial yaitu Armoured Edition yang menggunakan DuPont™ Kevlar® ke pasar Indonesia. Edisi khusus ini diklaim akan memiliki bodi yang lebih tangguh dan tahan banting karena edisi kevlar tersebut dibuat dengan material khusus yang digunakan pada standard militer ataupun aviasi.

This slideshow requires JavaScript.

Nah berapakah harga POCOPHONE F1 ini?

POCOPHONE F1 akan mulai tersedia untuk dibeli mulai 30 Agustus 2018 jam 11.00 wib dengan harga mulai dari Rp4,499,000 untuk memori 6GB/64GB, dan 6GB/128GB diharga Rp4,999,000 di Mi.com, Lazada.co.iddan seluruh Authorized Mi Store. Pengguna juga dapat melakukan registrasi terlebih dahulu di Mi.com dan lazada.co.id pada tanggal 27 agustus 2018. Sedangkan untuk Armoured Edition akan menyusul dengan harga RP5,199,000 nantinya.

Gimana Gwiples, apakah kalian tertarik untuk memiliki POCOPHONE F1? Jangan sampai kelewatan tanggal mainnya yah!

Gallery POCOPHONE F1

Baca juga: Masih Layak kah Xiaomi Mi A1 Dibeli Di Tahun 2018?

Freelancer serabutan yang demenannya beragam sampai tidak jelas kemana. Saat ini sedang berkutat sebagai Web Developer sembari mengupdate informasi tentang Gadget Teranyar yang biasanya berada di segmentasi affordable hingga high end flagship. Selain itu juga jadi Youtuber untuk GwiGwi. Kontak: fsp@giwgwi.com.

News

Mending Ini Daripada Galaxy S10! Note 8 Resmi Dapat Android Pie dan One UI

Published

on

By

GwiGwi.com – Samsung sudah meningkatkan hype untuk Samsung Galaxy S10. Namun demikian, sang kakak beda lineupGalaxy Note 8 akhirnya resmi diupdate ke Android Pie, dan juga memiliki TouchWiz UI baru yaitu One UI.

Ini membuat Note 8 menjadi kompetitor yang lumayan serius bahkan untuk perangkat terbaru Samsung yaitu Galaxy S10. Kenapa? Karena selain fitur yang selalu eksklusif di perangkat baru, Note 8 yang dirilis hampir 2 tahun lalu masih merupakan sebuah monster jika dibandingkan dengan adik lainnya yaitu Galaxy S9/S9+ dan juga Galaxy Note 9.

Melalui update ini, Galaxy Note 8 menjadi sedikit lebih setara dengan para adik-adiknya, dan pengguna Note 8 dapat menikmati beberapa fitur minor dari Android Pie, dan juga fitur-fitur utama dari One UI seperti adanya pembaharuan disusunan Interface yang jauh lebih baik dan lebih nyaman digunakan dengan 1 tangan, ikon-ikon baru yang lebih menarik, navigasi menggunakan gestur, dan yang paling penting, adalah Dark Modgae.

Baca Juga:  Inilah Info Mengenai Galaxy S10 Yang Sudah Diketahui Sebelum Rilis!

Samsung akan segera meluncurkan Galaxy S10 pada tanggal 21 Februari 2019 di Indonesia (20 Februari diluar), dengan fitur-fitur premium yang akan sementara bersifat eksklusif di Galaxy S10, hingga seri Note berikutnya lahir. Note 8 telah dirilis hampir 2 tahun lalu, dan menjadi sebuah comeback dari Samsung setelah kejadian yang cukup fatal dengan Galaxy Note 7, dan seri Note terhenti hampir setahun.

Baca juga: 

Continue Reading

News

Inilah Info Mengenai Galaxy S10 Yang Sudah Diketahui Sebelum Rilis!

Published

on

By

GwiGwi.com – Setiap tahunnya, Samsung mengeluarkan perangkat flagshipnya dibawah naungan seri Galaxy S dan tahun ini menjadi tahun ke 10 dan Galaxy S10 akan segera diluncurkan beberapa saat lagi. Namun demikian, beberapa bocoran mengenai perangkat terbaru Samsung ini sudah banyak beredar, dan berikut adalah beberapa informasinya!

1. In-display Fingerprint Ultrasonic

Nama keren ini adalah salah satu cara menggunakan fingerprint-unlock tanpa harus menggunakan fingerprint-pads yang sudah lumrah ditemui sejak tahun 2016 dan telah digunakan oleh banyak smartphone, murah dan mahal, mulai dari Xiaomi, hingga Apple sebelum akhirnya Apple memutuskan untuk menggunakan face ID.

In-display Fingerprint Ultrasonic ini memungkinkan smartphone untuk menerima input sidik jari menggunakan pantulan ultrasonic, sehingga kaca yang digunakan tetaplah kaca utuh tanpa harus menurunkan kualitas pada bagian untuk sensor fingerprint. Ini berarti layar Galaxy S10 ini nantinya akan lebih terlindungi dibandingkan sensor fingerprint kapasitif. Selain itu, Ultrasonic ini mampu memantulkan 3D Imaging sehingga akurasi sidik jari lebih akurat dibandingkan imaging 2D yang banyak ditemukan dari fingerprint sensor lainnya.

2. Kameranya berada di dalam layar, disudut kanan

Berbeda dengan pendekatan notch, Samsung sepertinya lebih memilih model kamera tertanam dalam layar. Setelah Galaxy A8s dirilis menggunakan inovasi Infinity-O Display dari Samsung, Galaxy S10 dan keluarganya akan menjadi perangkat berikutnya. Namun demikian, cara pendekatan seperti ini digadang akan memiliki masalah sendiri. Mulai dari tidak konsistennya ukuran layar karena akan memotong beberapa area (sama seperti Notch), hingga ketidaknyamanan bagi pengguna karena desain layar yang jadi tidak 100% simetris.

Sayang Samsung sepertinya belum siap atau tidak menyetujui inovasi dari pop-up front-camera yang sudah digunakan oleh Vivo, OPPO, dan juga Xiaomi.

3. Kemungkinan akan ada 3 model Galaxy S10 yaitu S10, S10 Plus, dan S10e

Baca Juga:  Mending Ini Daripada Galaxy S10! Note 8 Resmi Dapat Android Pie dan One UI

Seperti mengenang masa lalu, ada kemungkinan Galaxy S10 dikeluarkan dalam 3 model dimana S10 dan S10 Plus berbeda dari segi luas layar, jumlah kamera, baterai, dan fitur minimalis, serta kemungkinan adanya Galaxy S10 Lite atau S10e sebagai versi “lebih murah”, seperti Galaxy S3 Mini.

Namun untuk hal ini, belum begitu jelas bagaimana segmentasinya, atau apakah Samsung tetap akan mengeluarkan 3 jenis tersebut.

4. Wireless Qi Charging untuk perangkat yang mendukung Qi + Galaxy Earbuds

Huawei sudah pernah memperlihatkan fitur ini di Huawei Mate 20, dan Samsung sepertinya segera menyusul. Ini berarti baterai S10 bisa dibilang cukup besar hingga bisa melakukan charging untuk perangkat lainnya melalui wirelss. Disini pun membuat Galaxy Earbuds , True Wireless baru dari Samsung akan bisa di charge menggunakan Samsung Galaxy S10 ini.

5. Setup 3 Kamera + Wide Angle

Setelah trend Dual Camera usai, sekarang Samsung pun ikut terjun kedunia 3 lensa dimana lensa tambahannya mampu memberikan hasil gambar ultra-wide hingga 120 derajat. Ini bukan kali pertama Samsung menggunakan lebih dari 2 lensa untuk kamera utamanya karena Galaxy A7 dan Galaxy A9 sudah menunjukan kemampuan Samsung terlebih dahulu.

Lalu berapakah harga Galaxy S10 ini nantinya? Sayangnya untuk hal itu kita masih harus menunggu hari ini untuk dibuka harga resmi dari Samsung baik secara Global maupun di Indonesia.

Namun dari beberapa fitur diatas, sepertinya Samsung tetap memberikan inovasi walau minim, kedunia smartphone yang sudah mulai bekecendrungan itu-itu saja dan jarak antara perangkat Flagship dengan Budget sudah tidak begitu jauh kecuali untuk harganya.

Baca juga: Mendahului Redmi Note 7, Samsung Galaxy M20 di Indonesia 14 Februari 2019!

Continue Reading

News

Review Film The LEGO Movie 2: The Second Part, everything still awesome

Published

on

By

GwiGwi.com – Emmet telah menjadi brickmaster, namun makhluk dari planet duplo memporak porandakan semesta Bricksburg.

Sebagai perjanjian damai ratu dari para makhluk duplo Queen Watevra Wa’Nabi ingin menikahi Lego Batman dan teman-teman emmet ditawan yaitu Lucy, Metalbeard, Unikitty dan spaceman Benny.

Untuk itu, Emmet harus menyelamatkan teman-temannya dan membatalkan rencana pernikahan tersebut. Dibantu dengan Rex Dangervest berbekal keberanian dan kreativitas.

Film yang disutradarai oleh Mike Mitchell dan Phil Lord serta Chris Miller yang sukses dengan film pertama nya mereka (lord dan miller) yang kali ini dipercaya untuk menulis naskah dan duduk di bangku sutradara.

Sukses dengan film pertamanya, maka untuk sekuel kita memerlukan skala yang lebih besar dari pengembangan karakter, cerita dsb berhasil dieksekusi dengan baik oleh sutradara dan cast di film ini.

Baca Juga:  Inilah Info Mengenai Galaxy S10 Yang Sudah Diketahui Sebelum Rilis!

Yang menarik selain cerita, naskah dan pengembangan karakter adalah product placing untuk brand LEGO juga di masukan dengan apik tanpa mengganggu cerita dan menunjukkan bahwa mainan Ini bisa dinikmati segala usia dan punya levelnya seperti LEGO duplo untuk usia 1-4 tahun, lego junior yang tidak terlalu rumit untuk pemula. Bahkan LEGO technic untuk usia dewasa yang memiliki part dan komponen yang rumit.

Sampai diberi contoh kasus bahwasanya keinjek LEGO itu sakit bukan main.

Joke di film ini terlihat segar dan terselip pesan moral bahwa tidak apa-apa jika harapan kita tidak sesuai dengan kenyataan. Kita harus tetap optimis dalam menjalani hidup.

Overall, the LEGO Movie 2: the second part still awesome dan sajian Yang bisa dinikmati oleh segala usia.

Continue Reading

Trending