Connect with us

News

One UI, Interface Baru Samsung Kedepannya! Open beta Akan Segera Dibuka.

Published

on

GwiGwi.com – Samsung baru saja mengumumkan inovasi-inovasi baru mereka untuk tahun depan seperti teknologi layar lengkung atau foldable dan juga User Interface baru yang lebih minimalis, One UI. Samsung telah melakukan research dan mengerjakan Interface baru ini yang nantinya akan menggantikan TouchWiz UI sebagai User Experience dari perangkat Samsung kedepannya.

One UI ini memiliki estetika yang lebih simpel dan universal dengan desain sudut yang melengkung, warna-warna yang menarik, dan juga icon-icon baru. Namun, tujuan awal dari adanya One UI ini digadang Samsung sebagai solusi untuk mengurangi tekanan dari tangan kita saat menggunakan perangkat seperti smartphone.

Salah satu pengurang stress dari One UI adalah dengan meletakan beberapa key-access dari sebuah aplikasi dari atas kebawah agar tangan kita tidak harus menjangkau lebih jauh terutama saat menggunakan satu tangan. Samsung mengatakan bahwa ini adalah pendekatan UI yang paling berfokus untuk para user.

Selain itu Samsung juga menghadirkan dark mode, tampilan yang lebih besar dan lebih mudah dilihat, dan juga banyaknya redesign dari aplikasi bawaannya.

Baca Juga:  Review Film: Robin Hood, Adaptasi Teranyar Si Pencuri Bertudung

Nantinya Samsung akan membuat One UI dapat diakses secara Beta di Amerika Serikat, Jerman, Korea dan nantinya di beberapa negara lainnya di Eropa dan juga Asia mulai tahun ini. Nantinya UI ini akan hadir secara resmi pertama kali pada update Android 9.0 Pie pada perangkat Galaxy S9, S9+, dan juga Note 9 mulai Januari 2019 nanti.

Gallery One UI

This slideshow requires JavaScript.

Baca juga: Inilah Smartphone Samsung Pertama dengan Layar Foldable!

Freelancer serabutan yang demenannya beragam sampai tidak jelas kemana. Saat ini sedang berkutat sebagai Web Developer sembari mengupdate informasi tentang Gadget Teranyar yang biasanya berada di segmentasi affordable hingga high end flagship. Selain itu juga jadi Youtuber untuk GwiGwi. Kontak: fsp@giwgwi.com.

Box Office

Review Film: Robin Hood, Adaptasi Teranyar Si Pencuri Bertudung

Published

on

GwiGwi.com – Kisah Robin Hood si pencuri budiman sudah sering diadaptasi dalam berbagai versi film. Kali ini, sutradara Otto Bathurst (Black Mirror dan Peaky Blinders) bersama penulis Ben Chandler dan David james Kelly menyajikan film terbaru Robin Hood dengan lebih menekankan awal mula Robin of Loxley menjadi Robin Hood.

Robin (Taron Egerton), seorang bangsawan sudah memiliki segalanya, tanah, kastil, dan kekasih yang cantik yaitu Marian (Eve Hewson)  namun atas suruhan Sheriff of Nottingham (Ben Mendelsohn), Robin harus bergabung dengan Tentara Salib berperang di Timur Tengah. Disana ia hampir mati dibunuh oleh seorang tentara Moor bernama Yahya (Jamie Foxx) namun berhasil diselamatkan komandannya, Gisborne (Paul Anderson) dan Yahya pun ditawan.

Namun tindakan Gisborne yang semena-mena terhadap para tawanan perang mengakibatkan Robin melawannya sehingga Yahya berhasil kabur sedangkan Robin ditahan dan dipulangkan ke Inggris.

Sekembalinya ke Inggris, Robin harus menerima kenyataan pahit bahwa dia dinyatakan gugur sehingga seluruh asetnya disita oleh Sheriff untuk membiayai perang Salib. Ia menemui sahabat lamanya, Friar Tuck (Tim Minchin) untuk mencari tahu keberadaan Marian, sayangnya Marian menikah dengan Will (Jamie Dornan) yang punya tujuan membantu rakyat miskin yang menjadi korban kesewenang-sewenangan Sheriff.

Baca Juga:  Xiaomi resmi perkenalkan Mi Mix 3, ini dia spesifikasi dan harganya

Di saat-saat putus asa, Yahya menemui Robin dan memperkenalkan diri sebagai John agar mudah diingat serta menawarkan Robin untuk membalas dendam terhadap Sheriff dan mengungkap kejahatan yang sudah dilakukannya terhadap rakyat Nottingham.

Dimulailah dua kehidupan Robin sebagai Robin Hood, simbol perlawanan terhadap tirani dan sebagai Robin of Loxley, bangsawan kaya dan flamboyan yang berhasil kembali dari Perang Salib yang  menyusup di antara kalangan bangsawan demi mencari informasi-informasi. Patut ditonton bagaimana aksi Robin dalam melawan sang Sheriff.

Salah satu yang menarik dari film ini adalah setting waktu masih pada jaman medieval namun dengan sentuhan lebih modern yang terlihat pada pakaian, persenjataan dan beberapa bangunannya. Selain itu juga banyak aksi-aksi akrobatik terutama dalam memanah para musuh amatlah seru dan memukau. Taron Egerton yang sudah piawai berakting di Kingsman amatlah cocok memainkan peran Robin Hood.

Continue Reading

Entertainment

Eks aktris film dewasa Jepang, Asami Tsuchiya ditangkap polisi atas tuduhan video tanpa sensor

Published

on

By

GwiGwi.com – Polisi Tokyo menangkap eks aktris film dewasa Asami Tsuchiya atas tuduhan menyebarkan video ilegal.

Selain itu, polisi juga menahan Masato Suda, selaku presiden rumah produksi video tersebut, atas produksi film yang memperlihatkan area sensitif tanpa sensor yang dikomersialkan pada situs luar negeri.

Menurut polisi, kedua tersangka ini menyangkal tuduhan tersebut. Polisi juga menyita perangkat komputer, sebuah pakaian kimono dan pakaian tidur dari kantor rumah produksi tersebut.

Mereka telah memproduksi 50 film dengan total penjualan 63 juta yen, unkap polisi.

Baca Juga:  Review Film: Robin Hood, Adaptasi Teranyar Si Pencuri Bertudung

Video tak senonoh ini menampilkan Tsuchiya, dirinya sendiri telah berkarir sejak 2014 dan sering muncul diberbagai situs dewasa luar negeri.

Continue Reading

Japan

Jepang akan larang drone terbang di sekitar lokasi Olimpiade dan Paraolimpiade 2020 Tokyo

Published

on

By

GwiGwi.com – Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk melarang drone terbang di sekitar area penyelengaraan Olimpiade dan Para Olimpiade 2020 Tokyo.

Hal ini dilakukan untuk mencegah serangan terorisme. Pemerintah bekerjasama dengan petugas polisi untuk membantu mengamankan drone yang melanggar, boleh dihancurkan jika kedapatan terbang didaerah yang sudah dilarang.

Jepang sendiri merupakan salah satu negara yang melarang terbang drone di sembarang tempat, seperti tempat-tempat pemukiman, dan lokasi pemerintahan, namun untuk area olahraga masih belum semua.

“Ada kemungkinan drone membawa alat peledak ataupun cairan yang berbahaya di lokasi, tetapi sulit untuk melarangnya dengan aturan yang berlaku sekarang,” ungkap juru bicara pemerintah Jepang.

Baca Juga:  Review Film The Grinch, kelakuan si monster hijau yang ingin merusak Natal

Continue Reading

Trending