Connect with us

News

Inilah Smartphone Samsung Pertama dengan Layar Foldable!

Published

on

GwiGwi.com – Samsung tidak ingin kalah soal inovasi di sektor smartphone. Hari ini melalu Samsung Developer Conference, Samsung memperlihat smartphone dengan layar yang bisa ditekuk pertama mereka! Samsung memang sudah memberikan sinyalir kode untuk hadirnya teknologi ini setelah selama berapa waktu. Teknologi ini memungkinkan smartphone Samsung kedepannya akan meiliki 2 bentuk sekaligus, yaitu smartphone biasa saat terlipat, dan menjadi tablet berbentuk kotak saat dibuka.

Samsung memperlihatkan smartphone ini semalam waktu Indonesia melalui event yang diselenggarakannya yaitu Samsung Developer Conference. Justin Denison, SVP of mobile product marketing untuk Samsung, mendemokan perangkat ini melalui perkataan “Didalam sini ada sebuah perangkat. Dan (perangkat) ini sangatlah menarik dan indah”. Perangkat yang diperlihatkan ini adalah perangkat yang memiliki form-factor candybar saat terlipat, dan menjadi sebuah tablet 7.3inci saat dibuka.

Baca Juga:  Xiaomi gelar lomba foto berhadiah USD 50.000 untuk foto-foto kreatif yang diambil menggunakan ponsel Xiaomi

Samsung menyatakan bahwa dengan fitur layar ini, saat dibuka, akan mampu menjalankan 3 aplikasi sekaligus dari demo yang diperlihatkan dengan User Interface baru yaitu One UI. Samsung juga menyampaikan bahwa mereka akan dapat segera memproduksi masal layar teknologi ini dalam beberapa waktu kedepan, walau belum diketahui kapan kita akan melihat perangkat aslinya.

Google menyampaikan bahwa Android dapat mendukung smartphone seperti ini dan bekerjasama dengan Samsung dengan dekat. Ini karena saat ini Samsung bukanlah 1-1nya produsen yang menghasilkan layar tekuk atau foldable seperti ini. HuaweiXiaomi, dan juga Lenovo terihat mulai mengerjakan projek serupa dan mungkin bisa kita lihat pada tahun depan.

Baca juga: One UI, Interface Baru Samsung Kedepannya! Open beta Akan Segera Dibuka.

Freelancer serabutan yang demenannya beragam sampai tidak jelas kemana. Saat ini sedang berkutat sebagai Web Developer sembari mengupdate informasi tentang Gadget Teranyar yang biasanya berada di segmentasi affordable hingga high end flagship. Selain itu juga jadi Youtuber untuk GwiGwi. Kontak: fsp@giwgwi.com.

Box Office

Review Film: Robin Hood, Adaptasi Teranyar Si Pencuri Bertudung

Published

on

GwiGwi.com – Kisah Robin Hood si pencuri budiman sudah sering diadaptasi dalam berbagai versi film. Kali ini, sutradara Otto Bathurst (Black Mirror dan Peaky Blinders) bersama penulis Ben Chandler dan David james Kelly menyajikan film terbaru Robin Hood dengan lebih menekankan awal mula Robin of Loxley menjadi Robin Hood.

Robin (Taron Egerton), seorang bangsawan sudah memiliki segalanya, tanah, kastil, dan kekasih yang cantik yaitu Marian (Eve Hewson)  namun atas suruhan Sheriff of Nottingham (Ben Mendelsohn), Robin harus bergabung dengan Tentara Salib berperang di Timur Tengah. Disana ia hampir mati dibunuh oleh seorang tentara Moor bernama Yahya (Jamie Foxx) namun berhasil diselamatkan komandannya, Gisborne (Paul Anderson) dan Yahya pun ditawan.

Namun tindakan Gisborne yang semena-mena terhadap para tawanan perang mengakibatkan Robin melawannya sehingga Yahya berhasil kabur sedangkan Robin ditahan dan dipulangkan ke Inggris.

Sekembalinya ke Inggris, Robin harus menerima kenyataan pahit bahwa dia dinyatakan gugur sehingga seluruh asetnya disita oleh Sheriff untuk membiayai perang Salib. Ia menemui sahabat lamanya, Friar Tuck (Tim Minchin) untuk mencari tahu keberadaan Marian, sayangnya Marian menikah dengan Will (Jamie Dornan) yang punya tujuan membantu rakyat miskin yang menjadi korban kesewenang-sewenangan Sheriff.

Baca Juga:  Honor 8X Segera Mendarat di Indonesia, Seperti Apa Spesifikasi dan Harganya?

Di saat-saat putus asa, Yahya menemui Robin dan memperkenalkan diri sebagai John agar mudah diingat serta menawarkan Robin untuk membalas dendam terhadap Sheriff dan mengungkap kejahatan yang sudah dilakukannya terhadap rakyat Nottingham.

Dimulailah dua kehidupan Robin sebagai Robin Hood, simbol perlawanan terhadap tirani dan sebagai Robin of Loxley, bangsawan kaya dan flamboyan yang berhasil kembali dari Perang Salib yang  menyusup di antara kalangan bangsawan demi mencari informasi-informasi. Patut ditonton bagaimana aksi Robin dalam melawan sang Sheriff.

Salah satu yang menarik dari film ini adalah setting waktu masih pada jaman medieval namun dengan sentuhan lebih modern yang terlihat pada pakaian, persenjataan dan beberapa bangunannya. Selain itu juga banyak aksi-aksi akrobatik terutama dalam memanah para musuh amatlah seru dan memukau. Taron Egerton yang sudah piawai berakting di Kingsman amatlah cocok memainkan peran Robin Hood.

Continue Reading

Entertainment

Eks aktris film dewasa Jepang, Asami Tsuchiya ditangkap polisi atas tuduhan video tanpa sensor

Published

on

By

GwiGwi.com – Polisi Tokyo menangkap eks aktris film dewasa Asami Tsuchiya atas tuduhan menyebarkan video ilegal.

Selain itu, polisi juga menahan Masato Suda, selaku presiden rumah produksi video tersebut, atas produksi film yang memperlihatkan area sensitif tanpa sensor yang dikomersialkan pada situs luar negeri.

Menurut polisi, kedua tersangka ini menyangkal tuduhan tersebut. Polisi juga menyita perangkat komputer, sebuah pakaian kimono dan pakaian tidur dari kantor rumah produksi tersebut.

Mereka telah memproduksi 50 film dengan total penjualan 63 juta yen, unkap polisi.

Baca Juga:  Hands On dan Quick Review Mi Band 3 Resmi Indonesia! Akhirnya!

Video tak senonoh ini menampilkan Tsuchiya, dirinya sendiri telah berkarir sejak 2014 dan sering muncul diberbagai situs dewasa luar negeri.

Continue Reading

Japan

Jepang akan larang drone terbang di sekitar lokasi Olimpiade dan Paraolimpiade 2020 Tokyo

Published

on

By

GwiGwi.com – Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk melarang drone terbang di sekitar area penyelengaraan Olimpiade dan Para Olimpiade 2020 Tokyo.

Hal ini dilakukan untuk mencegah serangan terorisme. Pemerintah bekerjasama dengan petugas polisi untuk membantu mengamankan drone yang melanggar, boleh dihancurkan jika kedapatan terbang didaerah yang sudah dilarang.

Jepang sendiri merupakan salah satu negara yang melarang terbang drone di sembarang tempat, seperti tempat-tempat pemukiman, dan lokasi pemerintahan, namun untuk area olahraga masih belum semua.

“Ada kemungkinan drone membawa alat peledak ataupun cairan yang berbahaya di lokasi, tetapi sulit untuk melarangnya dengan aturan yang berlaku sekarang,” ungkap juru bicara pemerintah Jepang.

Baca Juga:  ZTE Nubia X, Unik! Tanpa Notch Tapi Pakai Layar Kedua Dibelakang. Ini Spesifikasi dan Harganya.

Continue Reading

Trending