Event
Interview Bersama Hiroaki Kato dan Yumi di CLAS:H Bandung
GwiGwi.com – Pada acara CLAS:H di Bandung yang berlangsung pada 18 April 2015 lalu, Tim GwiGwi berkesempatan untuk mewawancarai Hiroaki Kato, dan juga Yumi. Hiroaki Kato adalah penyanyi asal Jepang, yang sangat cinta dengan Indonesia. Oleh karena itu, ia-pun seringkali meng-cover lagu asal Indonesia seperti Laskar Pelangi. Berkebalikan dengan Hiroaki, Yumi adalah penyanyi asal Bandung yang menggemari lagu Jepang. Ia-pun sudah debut di Jepang, dan juga merilis Album di Indonesia dan juga Jepang. Penasaran apa tanggapan mereka dengan beda budaya di Jepang dan juga di Indonesia? Yuk, kita lihat balasannya dari pertanyaan yang telah dipersiapkan.
Gimana menurut kalian Clas:H Bandung ini?
Hiroaki Kato : Oh, kalo saya sebagai orang Jepang senang sekali akrena banyak orang indonesia mencintai salah satu kebudayaan dari Jepang dan banyak yang cosplaynya bagus-bagus.
Yumi : Bagus bagus bagus >.< bagus banget,bagus kan?
Hiroaki Kato : Yang bagus yang cosplay atau bahasa Indonesia ku?
Yumi : Dua-duanya
Sempet jadi juri kan tadi buat Anisong Contest,gimana menurut kalian?
Hiroaki Kato : Kalo buat Bandung, levelnya sangat tinggi,standarnya sangat tinggi,semuanya pintar menyanyi,pintar akting juga dan ekspresinya juga cukup bagus dibanding di tempat-tempat lain yang pernah saya ikut jadi juri, jadi Bandung ini memang kota seni juga ya,saya senang sekali bisa lihat performance mereka.
Perbedaannya Cosplay di Jepang sama di Bandung apa sih?
Hiroaki Kato : um… mungkin Cosplay di Indonesia lebih akrab dengan masyarakat mungkin ya,kalau di Jepang yang ikut cosplay itu orang yang… apa ya…
Yumi : Otaku?
Hiroaki Kato : Iya Otaku jugadan Spesial juga,tapi kalau di Indonesia… kan kalo di Jepang yang cosplay itu banyak saingannya jadi ada yang kurang akrab juga, tapi kalau di Indonesia satu komunitas itu sangat akrab dan orang-orangnya sepertinya senang saling bertukar cosplay dan pendapat tentang cosplay jadi saya senang yang seperti itu.
Yumi : Kalo ga salah di Jepang itu kalo yang cosplay-cosplay itu kalo yang kerja di perusahaan ga boleh sampe ketauan ya?
Hiroaki Kato : iya iya ada yang seperti itu juga.
Yumi : Kayanya mungkin cosplay di Indonesia itu lebih bebas ya.
Menurut Kalian perbedaan industri musik di Jepang dan Indonesia itu gimana?
Hiroaki Kato : Yang jelas kalau dunia musik, dari segi kualitas tidak begitu berbeda,musisi Indonesia juga banyak yang hebat dan ada World Class singer nya ada banyak juga. Khusus buat Industri Musik,di Jepang CD nya masih laku dan disana ga ada bajakannya, kalau di sini kan bajakan banyak CD nya ga laku. Itu perbedaannya yang paling besar.
Yumi : Iya sama menurut saya juga gitu.
Buat Yumi nih, perform di Tokyo sama di Jakarta sama aja atau ada bedanya ga sih?
Yumi : Beda sih,beda beda
Hiroaki Kato : Pasti beda
Yumi : Beda soalnya kalau di Jepangnya sendiri, kalau di Jepang kan punya banyak Live House jadi buat Manula sampe yang muda kalau mereka masih pengen bermusik masih bisa disitu,kalau di Indonesia kan ga ada yang nampung.
Buat Kato-san nih gimana sih ceritanya pertama kenal sama Tulus?
Hiroaki Kato : Oh itu, pertamanya kebetulan saya kenala sama dia lewat wartawan yang teman saya. Waktu itu saya nonton konsernya dia dan habis itu saya diajak ke Backstage dan ketemu sama dia. Anehnya disitu saya langsung akrab sama dia dan dua minggu setelahnya kita abreng jalan-jalan ke Jepang.
Ada Project ga sama Tulus?
Hiroaki Kato : Semoga ada ya tahun ini,ini lagi bahas kok aamiin aamiiin!!
Bakal banyak kolaborasi ga nih antara Industri Musik Jepang dan Indonesia?
Hiroaki Kato : Kalau menurut saya sendiri saya ingin menjadi jembatan antara Indonesia dan Jepang dan saya sebagai musisi dari Jepang saya ingin lebih banyak lagi dan lebih sering lagi bersama artis-artis Indonesia. Dana ini lagi mau mulai Project,saya lagi bikin lagu dan featuring dengan artis-artis Indonesia.
Yumi : Kalo Yumi sih pinginnya orang-orang Jepang banyak yang tau kebudayaan Indonesia ga cuma Bali aja.
Apa sih yang bisa dipelajari dari musisi Indonesia dari Jepang dan dari Indonesia ke Jepang
Hiroaki Kato : Sebenarnya kalos aya sendiri ya sebagai musisi Jepang saya selalu belajar dari musisi Indonesia. Mereka penampilannya sangat bagus,vokalnya suaranya bakat untuk menciptakan lagunya, saya selalu belajar dari mereka. Saya belajarnya dari Letto awalnya,Kotak,Tulus. Saya akrabnya sama mereka jadi saya belajarnya dari mereka cara bikin musik dan menikmati musiknya.
Yumi : Kalo Yumi kebalikannya hahaha.
Sarannya buat musisi Indonesia?
Yumi : Kerja Keras!
Hiroaki Kato : Iya kerja keras pasti.
Yumi : Jangan pantang menyerah.
Hiroaki Kato : Iya karena kemampuan musisi Indonesia itu sangat tinggi. Menurut saya kalau seperti Tulus itu sudah World Standard. Jadi harus berani,harus kerja keras dan pantang menyerah untuk mewujudkan cita-citanya.
Yumi : If you have a dream, then you have to make it.
Hiroaki Kato : Whoaa kakkoii kakkoii!
Untuk Kato-san sendiri apa sih yang bikin Kato-san tertarik sama Indonesia?
Hiroaki Kato : oooh! Karena ada kalian!
Yumi: ciyeeeeeee
Hiroaki Kato : Awalnya saya diajakin teman belajar bahasa Indonesia waktu itu belum tahu Bali belum tahu Indonesia itu kaya gimana dan pertama kali saya kesini itu Jogja tahun 2006 sampai 2007. Disitu saya mulai tertarik Batikm,Gamelan dan orang Indonesia karena saya punya banyak teman Indonesia yang baik dan…. ga jelas… dan benar,baik dan benar. Jadi awalnya saya tertarik Batik dan Gamelan tapi lama-lama saya tertarik sama orangnya,masyarakatnya. Kalo Yumi?
Yumi : Jepang? Ikemen!
Hiroaki kato : Ikemen kaya gue hahahaha.
Kalo buat Kato-san masakan Indonesia favoritnya apa? kalo Yumi masakan Jepang favoritnya apa?
Hiroaki Kato : Oooo masakan Indonesia,kalo Bandung saya suka siomay. Ayam bakar,nasi uduk atau gudeg.
Yumi : Takoyaki! Tako suki!
Buat Yumi nih,gimana perasaannya bisa Perform di Jepang dan gimana antusiasme penontonnya?
Yumi : Perasaannya… beruntung banget ya. Saya ngerasa beruntung,orang Indonesia kan jarang gitu,maksudnya orang Indonesia asli yang belum pernah itnggal di Jepang ke sana untuk tour kan sesuatu banget,jadi bangga lah. Antusiasmenya juga bagus sih,bagus banget,apalagi banyak Ikemennya xD
Terakhir nih,ada yang mau disampaikan?
Hiraki Kato : Jujur aja sebelum saya datang kesini, satu tahun yang lalu saya baru pindah ke Jakarta dari Tokyo, sebelum itu saya belum tahu kalo acara Jepang-jepangan itu begitu banyak di Indonesia. Jadi komunitas itu hidup kembnali ya mungkin,. Karena tahun 2006 saya waktu di Jogja komunitas Jepangan itu amsih hidup lalu katanya setelah itu sempat diserang deamam Korea dan Jepangan sempat kalah. Tapi perasaan saya akhir-akhir ini komunitas Jepangan itu hidup kembali ya,jadi saya mau mendukung komunitas itu dan saya sangat bangga juga bisa mengisi acara seperti itu.
Yumi : Orang Jepang kan lebih banyakan taunya Bali doang jadi masih kurang terkelna. Jadi Yumi kesana itu ingin memperluas pengetahuan mereka kalau Indonesia itu ga cuma Bali,masih ada Bandung Jakarta yang makannya enak dan lain-lain.
Hiroaki Kato : Itu salah satu tujuan buat saya juga,mau memperkenalkan Indonesia ke masyarakat Jepang.
Nah itulah jawaban-jawaban dari mereka. Walau keduanya sebenarnya bertolak belakang, dimana salah satunya adalah orang Jepang yang gemar menyanyikan lagu Indonesia, dan satunya lagi adalah orang Indonesia yang gemar menyanyikan lagu Jepang, mereka-pun dapat memberikan perspektif yang unik terutama untuk perkembangan musik di Indonesia baik itu lagu Indonesia asli, ataupun Anisong.
Sampai jumpa di interview berikutnya!
Event
AKEMI ID SIAP GELAR ‘KEMISTAGE VOL. 1: THE BEGINNING’, AWAL BARU PERTUNJUKAN KONSEPTUAL BERKALA DI ZONA KOREA
www.gwigwi.com – JAKARTA, 19 MEI 2026 – Girl group independent asal Jakarta, Akemi ID, secara resmi mengumumkan gelaran pertunjukan mandiri terbaru mereka yang bertajuk “Kemistage Vol. 1: The Beginning”. Acara ini akan diselenggarakan pada Minggu, 31 Mei 2026, bertempat di Zona Korea, Mangga Dua Square, Jakarta, dengan gerbang utama (Open Gate) yang akan dibuka tepat pukul 12.00 WIB.
Berbeda dengan rangkaian konser mandiri yang pernah diadakan sebelumnya, Kemistage hadir sebagai gebrakan baru Akemi ID dalam menyajikan rangkaian pertunjukan konseptual yang akan digelar secara berkala setiap dua bulan sekali. Melalui edisi perdana bertajuk “The Beginning”, Akemi ID akan membawa para penggemar masuk ke dalam era baru group yang lebih intim, matang, dan sarat akan konsep visual yang segar.
Dalam pertunjukan berdurasi 2,5 jam ini, Akemi ID dijadwalkan akan membawakan deretan lagu original mereka, penampilan khusus dari Trainee terbaru, hingga sesi interactive games interaktif di atas panggung. Rangkaian acara kemudian akan ditutup dengan sesi Meet & Greet eksklusif berupa sesi foto dua arah (Ceki session) antara member dan para pengunjung.
Untuk menjaga keintiman jalannya acara, pihak manajemen menerapkan batasan kuota yang sangat eksklusif, di mana hanya tersedia 24 kursi prioritas bagi penonton tercepat, sementara area lainnya dialokasikan sebagai standing area. Pembelian tiket Pre-Order (PO) telah dibuka dengan harga Rp 50.000,- yang sudah mencakup akses All Day Pass serta merchandise eksklusif. Pihak manajemen juga menyediakan opsi tiket On The Spot (OTS) pada hari-H dengan harga Rp 60.000,-.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas basis penggemar, manajemen Akemi ID memberikan program khusus berupa potongan harga tiket sebesar Rp 5.000,- bagi para pengunjung yang dapat menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi Kemifirst, baik dalam bentuk fisik maupun digital pada saat registrasi ulang di lokasi.
Informasi lebih lanjut mengenai registrasi tiket Pre-Order dan pembaruan berkala mengenai Kemistage Vol. 1: The Beginning dapat diakses melalui akun Instagram resmi @akemiofficial_id atau melalui tautan formulir pendaftaran di https://forms.gle/jbfeYjF4XBy5e7Hr7.
Kontak Akemi
Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/
Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id
TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id
Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756
Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01
Whatsapp: 08551614433

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea
Event
Chainsaw Man The Stage 2026: Reze Arc Siap Bikin Penonton Baper di Panggung!
www.gwigwi.com –
Kabar seru buat para penggemar Chainsaw Man! Adaptasi panggung Chainsaw Man The Stage dipastikan kembali pada tahun 2026 dengan membawakan salah satu arc paling ikonik sekaligus emosional, yaitu Reze Arc. Cerita ini dikenal sebagai salah satu bagian paling “nendang” secara perasaan, karena menghadirkan dinamika hubungan yang manis tapi juga tragis.
Kali ini, penonton akan diajak menyaksikan kisah pertemuan antara Denji dan Reze dalam versi live stage yang jauh lebih nyata. Pertunjukan akan digelar di dua kota besar Jepang, yaitu Tokyo pada Juli 2026 dan Kyoto pada Agustus 2026. Dengan format teater, emosi cerita diprediksi bakal terasa lebih dekat dan intens dibanding versi anime atau manga.
Arc Reze sendiri terkenal karena perpaduan antara romansa, aksi brutal, dan plot twist yang menyakitkan. Dalam versi panggung, tantangan terbesarnya adalah bagaimana menghadirkan adegan-adegan ikonik—termasuk transformasi dan pertarungan—dengan efek visual yang tetap meyakinkan. Biasanya, teater Jepang dikenal kreatif dalam memanfaatkan lighting, koreografi, serta efek praktikal untuk menggantikan CGI, jadi ekspektasinya cukup tinggi.
Yang bikin menarik, hubungan antara Denji dan Reze kemungkinan akan terasa lebih “hidup” karena diperankan langsung oleh aktor di atas panggung. Ekspresi, dialog, dan chemistry antar karakter bisa memberikan nuansa yang lebih personal dan menyentuh, terutama di momen-momen emosional yang jadi ciri khas arc ini.
Banyak fans juga penasaran apakah produksi kali ini akan menghadirkan inovasi efek panggung yang lebih canggih dibanding adaptasi sebelumnya. Mengingat popularitas Chainsaw Man yang terus meningkat, bukan tidak mungkin pihak produksi akan meningkatkan kualitas dari segi set, musik, hingga koreografi pertarungan.
Dengan kombinasi cerita yang kuat dan potensi visual yang kreatif, Chainsaw Man The Stage 2026 berpeluang jadi salah satu pertunjukan teater anime paling dinanti tahun ini. Tinggal menunggu apakah versi panggung ini mampu menghadirkan emosi yang sama—atau bahkan lebih dalam—dibanding versi aslinya.
Event
Silent Hill F Umumkan Kolaborasi Kosmetik dengan Fatal Frame II: Crimson Butterfly Remake
www.gwigwi.com –
Nuansa horor Jepang kembali menguat dengan diumumkannya kolaborasi spesial antara dua waralaba legendaris. Melalui pengumuman resmi, Silent Hill f mengonfirmasi kolaborasi kosmetik dengan game horor ikonik Fatal Frame II: Crimson Butterfly versi remake. Kolaborasi ini langsung menarik perhatian penggemar genre horor, terutama karena mempertemukan dua pendekatan teror psikologis yang sama-sama kuat namun memiliki ciri khas berbeda.
Pengumuman tersebut dibuka dengan kalimat misterius, “Something lies within the fog and darkness”, sebuah frasa yang dengan sempurna merepresentasikan identitas kedua game. Silent Hill dikenal dengan kabut tebal, horor simbolik, dan tekanan psikologis, sementara Fatal Frame II identik dengan kegelapan, kutukan, serta teror berbasis ritual dan arwah penasaran. Perpaduan keduanya memunculkan ekspektasi tinggi akan konten kolaborasi yang sarat atmosfer menyeramkan.
Kolaborasi ini difokuskan pada konten kosmetik khusus, meski detail lengkapnya masih dirahasiakan. Berdasarkan pola kolaborasi serupa di industri game, kosmetik tersebut diperkirakan mencakup kostum karakter, aksesori, atau elemen visual yang terinspirasi langsung dari Fatal Frame II: Crimson Butterfly. Kemunculan elemen seperti motif kupu-kupu merah, kamera obscura, atau simbol ritual kembar menjadi spekulasi yang ramai dibicarakan di komunitas.
Pilihan Fatal Frame II sebagai mitra kolaborasi juga dinilai sangat tepat. Game tersebut sering disebut sebagai salah satu game horor Jepang paling menakutkan sepanjang masa, dengan cerita tragis tentang ikatan saudara kembar dan ritual pengorbanan. Versi remake-nya kembali menghidupkan atmosfer kelam tersebut dengan visual modern, menjadikannya relevan untuk diperkenalkan ke generasi pemain baru.
Sementara itu, Silent Hill f sendiri merupakan entri terbaru dalam franchise Silent Hill yang mengambil pendekatan berbeda dari seri sebelumnya. Dengan latar Jepang dan sentuhan horor folklor yang lebih kental, Silent Hill f dianggap sebagai titik temu ideal untuk kolaborasi dengan Fatal Frame. Keduanya sama-sama menekankan rasa tidak nyaman yang perlahan, bukan sekadar jumpscare, menjadikan kolaborasi ini terasa alami secara tematik.
Meski masih belum diumumkan tanggal rilis maupun bentuk kosmetik secara detail, pengembang menyatakan bahwa informasi lanjutan akan dibagikan dalam waktu dekat. Hal ini membuat penggemar diminta untuk “stay tuned” sembari bersiap menyambut konten kolaborasi yang diprediksi akan menjadi salah satu crossover horor Jepang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.
Kolaborasi ini juga mencerminkan tren industri game modern yang semakin sering mempertemukan IP legendaris dalam bentuk konten kosmetik. Selain menjadi bentuk penghormatan antar franchise, kolaborasi semacam ini juga memperluas jangkauan audiens, mempertemukan komunitas penggemar Silent Hill dan Fatal Frame dalam satu pengalaman horor yang saling melengkapi.
Secara keseluruhan, kolaborasi Silent Hill f x Fatal Frame II: Crimson Butterfly Remake menjanjikan pengalaman estetika horor yang kaya dan penuh simbolisme. Dengan atmosfer kabut, kegelapan, dan teror psikologis yang menjadi benang merah keduanya, kolaborasi ini berpotensi menjadi salah satu momen crossover horor paling berkesan bagi penggemar game horor Jepang.
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!







