Connect with us

Cosplay

GwiCosMo #CSF18: SiuTao, Enjoy cosplay dan percaya diri!!

Published

on

GwiGwi.com – Pada Creator Super Fest 2018, GwiGwi dan beberapa Media lain berkesempatan untuk mengobrol dengan SiuTao, cosplayer cantik dari Hong Kong, berikut perbincangannya.

 Apa yang membuat SiuTao tertarik untuk terjun menjadi cosplayer pada pertama kalinya?
Awalnya saya memang suka menggambar manga, lalu ada teman saya yang mengajak saya untuk mencoba cosplay, sejak saat itu saya jadi suka dengan cosplay.

 Apakah cosplay menjadi pekerjaan bagi Anda?
Cosplay bukan pekerjaan utama saya, saya ada pekerjaan lain, cosplay hanya sebagai hobby.

Apa yang anda sukai dari bercosplay?
Seringkali saya cosplay untuk melampiaskan lelah saya di pekerjaan saya, dengan cosplay saya dapat menjadi tokoh kesukaan saya, dengan cosplay juga saya bisa bertemu banyak orang di even-event.

 Sudah berapa lama menjadi cosplayer?
Kira-kira sudah 14 tahun, berarti sudah sejak tahun 2004.

 Berapa kira-kira jumlah tokoh karakter yang sudah pernah dicosplaykan?
Kira-kira 80 karakter.

 Apa 3 karakter yang paling disukai yang pernah dicosplaykan oleh SiuTao?
Rem dari anime Re:Zero, Kaga dari anime Kancolle dan Sendai dari anime Kancolle

Sekarang sedang cosplay tokoh apa? dan kenapa?
Kaguya Luna!! Seorang Vtuber, saya memilih kostum ini karena kaguya luna itu cute sekali dan kaguya luna itu selalu gembira jadi saya suka.

 Apakah pernah crossdress dan sebagai tokoh apa?
Saya pernah beberapa kali crossdress, salah satunya Deku dari anime My Hero Academia.

Apa yang menjadi pertimbangan untuk memilih tokoh karakter yang akan dicosplaykan?
Pointnya sih pertama saya suka karakter tersebut dan karakter tersebut “bisa”dicosplaykan oleh saya, jadi kalau sepertinya karakter itu tidak cocok dengan saya dan hasilnya nanti tidak maksimal, maka tidak akan saya cosplaykan. Sepertinya tidak mungkin saya menjadi karakter cosplay yang ganteng-ganteng seperti yang sering dicosplaykan oleh Hakken Ryou

 Apakah karakter yang dicosplaykan berpengaruh ke diri SiuTao sendiri?
Menurut saya “Bercosplay” adalah menjadi karakter tersebut, jadi kalau kebetulan sifat kamu dengan karakter yang kamu pilih untuk cosplay sama, itu bagus. Kalau tidak sama menurut saya sebaiknya kamu harus berusaha untuk menjadi si karakter itu.

Baca Juga:  Blok M Square J-Pop Culture Fest 2019 Ramaikan Event Budaya Jepang

 Apa hal tersusah dalam bercosplay? Make up? Membuat kostumnya? atau saat membuat sketsa kostumnya?
Paling sulit itu kostumnya, terutama saat membuat polanya dan memilih bahan untuk kostumnya.

 Adakah suka dan duka selama cosplay?
Sebetulnya tidak banyak pengalaman buruk selama saya cosplay, namun salah satunya yang sering membuat saya sedih adalah saat group photo session ada beberapa teman yang tidak jadi datang.

 Apakah kamu mendukung cosplay sebagai pekerjaan utama? Misalnya orang lain menjadikan cosplay sebagai pekerjaan utama?
Selama anda suka dengan cosplay dan penghasilan dari pekerjaan cosplay cukup bagi anda saya rasa itu bagus. Namun bagi saya sendiri di Hongkong penghasilan dari cosplay saja tidak cukup, harus menjadi seorang cosplayer yang terkenal sekali baru bisa mendapat penghasilan yang cukup dari cosplay.

Adakah tips atau saran untuk teman-teman yang ingin bercosplay?
Enjoy cosplay dan percaya diri!! Jangan terlalu memikirkan bagaimana menjadi terkenal.

 Bagaimana kesan anda selama di Indonesia?
Untuk Jakarta sendiri ini pertama kali saya datang, sebelumnya saya pernah datang ke event di Bandung, yang saya rasakan orang Indonesia itu ramah dan lucu-lucu, funny!!

 Bagaimana tanggapan SiuTao mengenai fans di Indonesia?
Kalau melihat facebook saya banyak sekali fans Indonesia yang komen di Facebook saya, komen mereka semuanya ramah-ramah.

 Ada pesan untuk fans SiuTao di Indonesia?
Kalau bukan karena kalian semua Siutao bukan Siutao sekarang ini, terima kasih!!

Demikian wawancara kami dengan SiuTao, untuk yang penasaran dengan SiuTao jangan lupa untuk like Facebook dan follow Instagram SiuTao.

Facebook SiuTao
Instagram SiuTao

Cosplay

Perwakilan Indonesia lolos ke putaran Final Kejuaraan Cosplay Dunia di World Cosplay Championship Japan 2019 di Nagoya

Published

on

By

GwiGwi.com – Tim cosplay yang juara di Ennichisai telah berangkat ke Jepang untuk mewakiili Indonesia pada pertandingan dunia WORLD COSPLAY SUMMIT. Tim cosplay yang menjadi representatif Indonesia tahun ini adalah cosplayer kembar dari Semarang, Gerard Jason Anthony (19) dan Gilbert Jovan Anthony (19) dengan nama tim Genesis Twins.

Tim ini telah berhasil lolos dalam kompetisi ICGP (Indonesia Cosplay Grand Prix) di Yogyakarta mewakili regional Jateng DIY, kemudian meraih juara utama ICGP Grand Final yang diadakan di ENNICHISAI 2019, Jakarta mengalahkan finalis dari regional Jabar DKI, Sumatra, Jatim dan Bali.

Mereka berdua akan membawakan penampilan cosplay dari Soul Calibur VI sebagai karakter Yoshimitsu dan Nightmare dengan sangat baik dan mampu memukau penonton.

Dalam agenda saat berada di Jepang, mereka akan membawakan cosplay karakter One Piece pada Opening Ceremony dan Wedding Brass Party at Bleuman Nagoya, Naruto untuk Meijimura Museum Tour, Fairy Tail untuk Osu Street Parade dan Soul Calibur VI pada WCS Tokyo-Nagoya Round bersama dengan 39 negara peserta lainnya.

Baca Juga:  Blok M Square J-Pop Culture Fest 2019 Ramaikan Event Budaya Jepang

Namun, sebelum menuju ke Nagoya, pada tanggal 26 Juli kemarin, tim Indonesia harus melewati penyisihan di Tokyo (Tokyo Round) dimana kostum mereka akan
dipamerkan dan nilai oleh dewan juri. Sudah terpilih 6 negara yang langsung menuju final, sementara Indonesia selanjutnya akan mengikuti penyisihan di Nagoya
(Nagoya Round) untuk lolos ke Final Stage World Cosplay Championship.

World Cosplay Championship merupakan sebuah kompetisi cosplay bergengsi dengan skala akbar karena diikuti oleh 40 negara dan sangat berkualitas karena penilaian dilihat dari aspek performance dan costume making, oleh karena itu kompetisi ini ditujukan untuk menentukan tim No.1 “World Cosplay Summit” yang disponsori oleh Komite Eksekutif WCS. Di setiap negara, baik perwakilan nasional dan regional yang telah memenangkan kualifikasi final pada regionalnya akan berkompetisi kembali untuk meraih peringkat pertama pada World Cosplay Championship yang diadakan di Jepang.

Continue Reading

Cosplay

#C3AFAJKT2018 Clarissa Punipun: “Fans Indonesia Memang Spesial!”

Published

on

GwiGwi.com ー Cosplayer asal Indonesia, Clarissa Punipun, akan kembali ikut meramaikan perhelatan C3 AFA Jakarta tahun ini sebagai guest star. Punipun akan muncul dalam beberapa stage maupun booth di AFA untuk melakukan photo session, cosplay showcase, maupun piano performance. Meski sedikit terhambat dengan kondisi matanya sehingga tidak dapat ber-cosplay menggunakan lensa kontak, ia tetap merasa senang untuk tampil di event ini seperti tahun-tahun sebelumnya. Beberapa waktu lalu Punipun memang telah mengumumkan di media sosial bahwa dirinya akan cukup lama tidak mengenakan lensa kontak karena alasan kesehatan dan larangan dokter, sehingga ia meminta maaf jika cosplay-nya saat ini tampak kurang akurat.

Punipun sebagai Platelet-chan dari anime “Cells at Work”. Meski sedang dilarang memakai lensa kontak, tetap saja terlihat kawaii ya!

Sebagai cosplayer Indonesia yang telah dikenal di dunia internasional, Puni tidak pernah lupa untuk menyemangati para cosplayer lainnya agar terus berkarya serta memiliki rasa percaya diri. “Kita juga harus fokus pada pengembangan diri daripada mengurusi hal-hal yang tidak penting seperti drama,” ia menambahkan.

Baca Juga:  Blok M Square J-Pop Culture Fest 2019 Ramaikan Event Budaya Jepang

Selain menggeluti cosplay maupun musik, Punipun juga sangat suka dengan games. Akhir-akhir ini ia rutin mengadakan live streaming sembari bermain games. Puni mengaku senang dapat berinteraksi dengan followers-nya serta bermain bersama. Ngomong-ngomong soal followers dan fans, bagi seorang Clarissa Punipun bagaimana sih perasaannya terhadap para fans di Indonesia sendiri?

Fans dari Indonesia merupakan fans yang sangat spesial. Kenapa? Karena mereka selalu mendukung karyaku dan berkat mereka aku bisa tumbuh besar,” Puni menjelaskan. Ia juga menyatakan bahwa tidak sedikit fans yang menjadi cukup akrab dengannya seperti seorang teman karena sering sekali berinteraksi.

Nah, buat kalian yang ingin bertemu dengan cosplayer imut yang satu ini, yuk datang ke C3 AFA Jakarta 2018! Berikut adalah jadwal dari Clarissa Punipun selama 3 hari AFA berlangsung.

Terakhir, jangan lupa pula untuk membagikan keseruanmu di AFA bersama Clarissa Punipun dan guest lainnya serta tag sosial media GwiGwi juga ya! See you!

Continue Reading

Cosplay

#C3AFAJKT2018 Baozi dan Hana: “Kami merindukan Indonesia!”

Published

on

GwiGwi.com ー Setelah lama tidak berpartisipasi dalam event-event yang ada di Asia Tenggara, cosplayer asal China, Baozi dan Hana, kembali hadir dalam event C3 AFA Jakarta 2018. Keduanya mengaku senang dan tidak ragu untuk kembali datang ke Indonesia karena merindukan fans mereka di sini. Namun ada sedikit perbedaan, karena Baozi dan Hana tidak hanya datang untuk sekadar menjadi guest star, tetapi mereka juga akan menyelenggarakan sebuah make-up workshop. “Kami harap kali ini kami mampu mengajarkan gaya make-up yang cute untuk semuanya! Banyak tips make-up berguna yang ingin kami bagikan kepada kalian,” jelas Baozi dan Hana.

Berkaitan dengan make-up, Baozi dan Hana pun membagikan beberapa hal menarik mengenai brand make-up mereka, Flower Knows. Kebetulan sekali koleksi terbaru dari Flower Knows yaitu Kingyo Hanabi (Goldfish Fireworks), dirilis bertepatan dengan periode pelaksanaan AFA. Goldfish Fierworks sendiri merupakan seri major mereka yang pertama dalam semester kedua tahun ini. Di dalamnya terdapat palet eyeshadow besar dan juga lipstick tipis. Untuk packaging Goldfish Fireworks, Baozi dan Hana juga tidak segan berkolaborasi dengan seorang ilustrator populer di China sehingga hasilnya terlihat sangat indah.

Salah satu contoh produk dari serial Kingyo Hanabi

Selain itu baik Baozi maupun Hana juga sedang memulai kegiatan baru lain yaitu membuat video di YouTube. Bagi duo cosplayer ini, awalnya cukup sulit untuk mencoba sesuatu yang tidak biasa.

Tetapi memproduksi konten-konten berupa video bertema make-up adalah satu hal yang selalu ingin Hana lakukan, karena itulah mereka terus terdorong untuk membuatnya. “Kami berdua terus berusaha untuk semakin berkembang dalam hal ini. Setiap video harus dipersiapkan matang-matang dengan topik serta produk bagus yang ingin dibagikan kepada audiens. Namun hal yang terpenting adalah kami sangat menerima masukan dari semua orang mengenai konten apa yang ingin mereka lihat dari kami.”

Baca Juga:  Blok M Square J-Pop Culture Fest 2019 Ramaikan Event Budaya Jepang

Baozi menambahkan bahwa Hana jugalah yang secara general menentukan topik-topik yang akan mereka ulas. Menurutnya Hana memiliki begitu banyak ide mengenai video-video tersebut dan sangat bekerja keras dalam setiap proses produksi. Tidak hanya mengenai make-up, Baozi dan Hana ingin pula mencoba untuk mengunggah video yang cenderung mengarah ke topik lifestyle. Meskipun begitu mereka tetap akan memperbanyak video tutorial mengenai make-up.

Untuk cosplay sendiri, saat ini mereka berdua memiliki rencana untuk meng-cosplaykan karakter-karakter dari animasi China berjudul 魔道祖师 (The Founder of Diabolism). “Serialnya bagus sekali, dan kami pun terkejut karena banyak fans di Facebook yang tertarik untuk melihat cosplay kami dari animasi ini! Harap tunggu kelanjutan progress kami untuk cosplay-nya, ya.”

Terakhir, tidak lupa Baozi dan Hana juga memberikan tips bermanfaat untuk para cosplayer yang ingin menjadi lebih baik.

“Jangan terlalu stres dalam ber-cosplay. Kami telah melakukan hal ini bertahun-tahun tapi selalu ada area yang kami rasa tidak terlalu kami kuasai. Kami harap kaliam semua bisa lebih memfokuskan perhatian pada momen-momen menyenangkan dalam dunia cosplay. Just enjoy and relax!

Continue Reading
Advertisement SGCC 2019
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending