Connect with us

Cosplay

World Cosplay Summit 2018 gelar kontes Cosplay online, menangkan dan terbang ke Nagoya, Jepang

Published

on

GwiGwi.com – Untuk pertama kalinya World Cosplay Summit 2018 menggelar kontes cosplay online yang dapat diikuti oleh cosplayer dari seluruh belahan dunia.

Terdapat dua kategori yang dilombakan, pertama kategori Fotografi, WCS Photo Championship 2018 dan kategori film pendek, WCS Video Championship 2018. Bagi para pemenang akan berkesempatan diundang menghadiri acara puncak World Cosplay Summit di Nagoya Jepang pada bulan Agustus dan juga akan tampil di panggung, selain itu pemenang dapat menjadi Juri WCS 2018 World Cosplay Championship.

Periode perlombaan online dari tanggal 20 Mei hingga 17 Juni 2018.

WCS Photo Championship 2018

Seperti namanya, kategori ini akan mempertandingkan hasil foto cosplay dan tentunya kualitas cosplay itu sendiri. Kamu dapat mengirim foto cosplay kamu sebanyak-banyaknya, namun hanya 10 foto yang akan dipilih. Hanya dikhususkan cosplay sendiri, jika terdapat karakter atau cosplayer yang lebih dari satu pada foto maka akan didiskualifikasi.

Baca Juga:  Perwakilan Indonesia lolos ke putaran Final Kejuaraan Cosplay Dunia di World Cosplay Championship Japan 2019 di Nagoya

Bagi fotografernya juga berkesempatan terbang ke Nagoya asal Cosplayer yang difoto dapat hadir. Untuk tata cara selengkapnya dapat dilihat di halaman resmi berikut ini.

WCS Video Championship 2018

Pada kategori ini, kamu akan membuat film pendek berdurasi 15 detik yang memperlihatkan single cosplayer, jika lebih dari satu cosplayer maka video akan didiskualifikasi. Hanya satu karya yang diperbolehkan di submit per orangnya.

Terdapat beberapa award yang akan dilombakan namun hanya pemenang utama yang dapat hadir di Nagoya Jepang. Beserta dengan kameramennya juga. Selengkapnya dapat dicek dihalaman berikut.

 

Tata cara penilaian

Tahap pertama
Karya dengan hasil Likes terbanyak akan masuk ke tahap 2.

Tahap kedua
WCS akan memilih pemenangnya melalui seleksi juri.

Pada akhir bulan Juni, akan diumumkan pemenang kedua kategori perlombaan ini. Untuk informasi lebih lanjut silakan lihat di halaman resmi WCS 2018. Selamat berlomba!

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

Advertisement
Click to comment

Cosplay

Perwakilan Indonesia lolos ke putaran Final Kejuaraan Cosplay Dunia di World Cosplay Championship Japan 2019 di Nagoya

Published

on

By

GwiGwi.com – Tim cosplay yang juara di Ennichisai telah berangkat ke Jepang untuk mewakiili Indonesia pada pertandingan dunia WORLD COSPLAY SUMMIT. Tim cosplay yang menjadi representatif Indonesia tahun ini adalah cosplayer kembar dari Semarang, Gerard Jason Anthony (19) dan Gilbert Jovan Anthony (19) dengan nama tim Genesis Twins.

Tim ini telah berhasil lolos dalam kompetisi ICGP (Indonesia Cosplay Grand Prix) di Yogyakarta mewakili regional Jateng DIY, kemudian meraih juara utama ICGP Grand Final yang diadakan di ENNICHISAI 2019, Jakarta mengalahkan finalis dari regional Jabar DKI, Sumatra, Jatim dan Bali.

Mereka berdua akan membawakan penampilan cosplay dari Soul Calibur VI sebagai karakter Yoshimitsu dan Nightmare dengan sangat baik dan mampu memukau penonton.

Dalam agenda saat berada di Jepang, mereka akan membawakan cosplay karakter One Piece pada Opening Ceremony dan Wedding Brass Party at Bleuman Nagoya, Naruto untuk Meijimura Museum Tour, Fairy Tail untuk Osu Street Parade dan Soul Calibur VI pada WCS Tokyo-Nagoya Round bersama dengan 39 negara peserta lainnya.

Baca Juga:  Perwakilan Indonesia lolos ke putaran Final Kejuaraan Cosplay Dunia di World Cosplay Championship Japan 2019 di Nagoya

Namun, sebelum menuju ke Nagoya, pada tanggal 26 Juli kemarin, tim Indonesia harus melewati penyisihan di Tokyo (Tokyo Round) dimana kostum mereka akan
dipamerkan dan nilai oleh dewan juri. Sudah terpilih 6 negara yang langsung menuju final, sementara Indonesia selanjutnya akan mengikuti penyisihan di Nagoya
(Nagoya Round) untuk lolos ke Final Stage World Cosplay Championship.

World Cosplay Championship merupakan sebuah kompetisi cosplay bergengsi dengan skala akbar karena diikuti oleh 40 negara dan sangat berkualitas karena penilaian dilihat dari aspek performance dan costume making, oleh karena itu kompetisi ini ditujukan untuk menentukan tim No.1 “World Cosplay Summit” yang disponsori oleh Komite Eksekutif WCS. Di setiap negara, baik perwakilan nasional dan regional yang telah memenangkan kualifikasi final pada regionalnya akan berkompetisi kembali untuk meraih peringkat pertama pada World Cosplay Championship yang diadakan di Jepang.

Continue Reading

Cosplay

#C3AFAJKT2018 Clarissa Punipun: “Fans Indonesia Memang Spesial!”

Published

on

GwiGwi.com ー Cosplayer asal Indonesia, Clarissa Punipun, akan kembali ikut meramaikan perhelatan C3 AFA Jakarta tahun ini sebagai guest star. Punipun akan muncul dalam beberapa stage maupun booth di AFA untuk melakukan photo session, cosplay showcase, maupun piano performance. Meski sedikit terhambat dengan kondisi matanya sehingga tidak dapat ber-cosplay menggunakan lensa kontak, ia tetap merasa senang untuk tampil di event ini seperti tahun-tahun sebelumnya. Beberapa waktu lalu Punipun memang telah mengumumkan di media sosial bahwa dirinya akan cukup lama tidak mengenakan lensa kontak karena alasan kesehatan dan larangan dokter, sehingga ia meminta maaf jika cosplay-nya saat ini tampak kurang akurat.

Punipun sebagai Platelet-chan dari anime “Cells at Work”. Meski sedang dilarang memakai lensa kontak, tetap saja terlihat kawaii ya!

Sebagai cosplayer Indonesia yang telah dikenal di dunia internasional, Puni tidak pernah lupa untuk menyemangati para cosplayer lainnya agar terus berkarya serta memiliki rasa percaya diri. “Kita juga harus fokus pada pengembangan diri daripada mengurusi hal-hal yang tidak penting seperti drama,” ia menambahkan.

Baca Juga:  Perwakilan Indonesia lolos ke putaran Final Kejuaraan Cosplay Dunia di World Cosplay Championship Japan 2019 di Nagoya

Selain menggeluti cosplay maupun musik, Punipun juga sangat suka dengan games. Akhir-akhir ini ia rutin mengadakan live streaming sembari bermain games. Puni mengaku senang dapat berinteraksi dengan followers-nya serta bermain bersama. Ngomong-ngomong soal followers dan fans, bagi seorang Clarissa Punipun bagaimana sih perasaannya terhadap para fans di Indonesia sendiri?

Fans dari Indonesia merupakan fans yang sangat spesial. Kenapa? Karena mereka selalu mendukung karyaku dan berkat mereka aku bisa tumbuh besar,” Puni menjelaskan. Ia juga menyatakan bahwa tidak sedikit fans yang menjadi cukup akrab dengannya seperti seorang teman karena sering sekali berinteraksi.

Nah, buat kalian yang ingin bertemu dengan cosplayer imut yang satu ini, yuk datang ke C3 AFA Jakarta 2018! Berikut adalah jadwal dari Clarissa Punipun selama 3 hari AFA berlangsung.

Terakhir, jangan lupa pula untuk membagikan keseruanmu di AFA bersama Clarissa Punipun dan guest lainnya serta tag sosial media GwiGwi juga ya! See you!

Continue Reading

Cosplay

#C3AFAJKT2018 Baozi dan Hana: “Kami merindukan Indonesia!”

Published

on

GwiGwi.com ー Setelah lama tidak berpartisipasi dalam event-event yang ada di Asia Tenggara, cosplayer asal China, Baozi dan Hana, kembali hadir dalam event C3 AFA Jakarta 2018. Keduanya mengaku senang dan tidak ragu untuk kembali datang ke Indonesia karena merindukan fans mereka di sini. Namun ada sedikit perbedaan, karena Baozi dan Hana tidak hanya datang untuk sekadar menjadi guest star, tetapi mereka juga akan menyelenggarakan sebuah make-up workshop. “Kami harap kali ini kami mampu mengajarkan gaya make-up yang cute untuk semuanya! Banyak tips make-up berguna yang ingin kami bagikan kepada kalian,” jelas Baozi dan Hana.

Berkaitan dengan make-up, Baozi dan Hana pun membagikan beberapa hal menarik mengenai brand make-up mereka, Flower Knows. Kebetulan sekali koleksi terbaru dari Flower Knows yaitu Kingyo Hanabi (Goldfish Fireworks), dirilis bertepatan dengan periode pelaksanaan AFA. Goldfish Fierworks sendiri merupakan seri major mereka yang pertama dalam semester kedua tahun ini. Di dalamnya terdapat palet eyeshadow besar dan juga lipstick tipis. Untuk packaging Goldfish Fireworks, Baozi dan Hana juga tidak segan berkolaborasi dengan seorang ilustrator populer di China sehingga hasilnya terlihat sangat indah.

Salah satu contoh produk dari serial Kingyo Hanabi

Selain itu baik Baozi maupun Hana juga sedang memulai kegiatan baru lain yaitu membuat video di YouTube. Bagi duo cosplayer ini, awalnya cukup sulit untuk mencoba sesuatu yang tidak biasa.

Tetapi memproduksi konten-konten berupa video bertema make-up adalah satu hal yang selalu ingin Hana lakukan, karena itulah mereka terus terdorong untuk membuatnya. “Kami berdua terus berusaha untuk semakin berkembang dalam hal ini. Setiap video harus dipersiapkan matang-matang dengan topik serta produk bagus yang ingin dibagikan kepada audiens. Namun hal yang terpenting adalah kami sangat menerima masukan dari semua orang mengenai konten apa yang ingin mereka lihat dari kami.”

Baca Juga:  Perwakilan Indonesia lolos ke putaran Final Kejuaraan Cosplay Dunia di World Cosplay Championship Japan 2019 di Nagoya

Baozi menambahkan bahwa Hana jugalah yang secara general menentukan topik-topik yang akan mereka ulas. Menurutnya Hana memiliki begitu banyak ide mengenai video-video tersebut dan sangat bekerja keras dalam setiap proses produksi. Tidak hanya mengenai make-up, Baozi dan Hana ingin pula mencoba untuk mengunggah video yang cenderung mengarah ke topik lifestyle. Meskipun begitu mereka tetap akan memperbanyak video tutorial mengenai make-up.

Untuk cosplay sendiri, saat ini mereka berdua memiliki rencana untuk meng-cosplaykan karakter-karakter dari animasi China berjudul 魔道祖师 (The Founder of Diabolism). “Serialnya bagus sekali, dan kami pun terkejut karena banyak fans di Facebook yang tertarik untuk melihat cosplay kami dari animasi ini! Harap tunggu kelanjutan progress kami untuk cosplay-nya, ya.”

Terakhir, tidak lupa Baozi dan Hana juga memberikan tips bermanfaat untuk para cosplayer yang ingin menjadi lebih baik.

“Jangan terlalu stres dalam ber-cosplay. Kami telah melakukan hal ini bertahun-tahun tapi selalu ada area yang kami rasa tidak terlalu kami kuasai. Kami harap kaliam semua bisa lebih memfokuskan perhatian pada momen-momen menyenangkan dalam dunia cosplay. Just enjoy and relax!

Continue Reading
Advertisement SGCC 2019
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending