Connect with us

Tech & life

Garmin Teliti Potensi Smartwatch Deteksi Dini Covid-19

Published

on

GwiGwi.com – Garmin, brand pelopor navigasi GPS dan perangkat nirkabel terbaru serta aplikasi yang dirancang bagi orang – orang yang memiliki gaya hidup aktif, baru-baru ini bekerja sama dengan para ilmuwan dari berbagai universitas dan institusi penelitian di seluruh dunia untuk meneliti potensi smartwatch sebagai perangkat yang dapat membantu deteksi dini virus corona (Covid-19). Melalui kerjasama ini, Garmin dan para ilmuwan mengkaji potensi smartwatch Garmin sebagai perangkat yang dapat membantu masyarakat untuk mengidentifikasi, melacak, dan memantau keberadaan Covid-19. 

Penelitian ini berangkat dari dua premis sederhana. Pertama, peningkatan detak jantung sebagai tanda awal dari common cold (selesma), flu atau Covid-19. Kedua, smartwatch Garmin memiliki fitur pemantau detak jantung berbasis pergelangan tangan. Dengan menggabungkan dua hal tersebut, perangkat akan sangat membantu masyarakat untuk mendeteksi dini atas indikasi awal infeksi virus. Dalam penelitian ini, Garmin ingin menganalisa lebih lanjut potensi perangkat Garmin agar dapat memberikan manfaat di tengah kondisi saat ini.

Turut berpartisipasi dalam beberapa studi internasional, Garmin memberikan informasi bagaimana pengguna smartwatch Garmin dapat berkontribusi dalam penelitian ini. Berikut adalah beberapa studi internasional utama dengan kontribusi Garmin: 

  1. Studi Covidentify: Dapatkah perangkat wearable mendeteksi penyakit?

Garmin berpartisipasi dalam studi yang dilakukan oleh Duke University, yang disebut Covidentify, yang bertujuan untuk memperlambat penyebaran Covid-19. Penelitian ini berguna untuk mempelajari cara melacak penyebaran Covid-19, mendapati saat seseorang mungkin rentan tertular, dan yang mempunyai resiko tertinggi saat terinfeksi. Untuk itu, Garmin mendorong penggunanya untuk menautkan data pada smartwatch-nya ke studi ini untuk membantu para peneliti dalam mempelajari bagaimana detak jantung dan gerakan mereka terpengaruh oleh Covid-19. Orang yang sehat dan tetap di rumah juga dapat berpartisipasi dalam penelitian ini. Informasi lainnya dapat dipelajari di www.covidentify.org.

  1. Scripps Research DETECT: Apakah smartwatch anda sudah jadi perangkat deteksi?

Saat jantung berdetak lebih cepat dari biasanya, hal tersebut bisa menjadi tanda seseorang terserang demam, flu, infeksi virus bahkan Covid-19. Penelitian dari Scripps Research DETECT berusaha untuk mencari tahu apakah perubahan pada denyut jantung, aktivitas dan kualitas tidur pada individu, dapat menjadi indikasi awal dari penyakit yang sangat viral, seperti Covid-19. Dalam penelitian ini, pengguna Garmin dapat ikut berpartisipasi melalui aplikasi MyDataHelps yang akan memandu mereka untuk memberikan persetujuan, menyinkronkan perangkat dan memasukkan data pribadi yang dibutuhkan dalam aplikasi. Melalui data ini, para ilmuwan berharap dapat mengidentifikasi kemungkinan munculnya penyakit seperti influenza pada pengguna dan memberikan langkah-langkah untuk menanggulangi wabah tersebut. Informasi tentang penelitian ini dapat dibaca di www.detectstudy.org.

  1. PhysioQ: Dapatkah data wearable agregat membantu keluarga dan dokter?

Institusi penelitian lainnya, yaitu PhysioQ, baru saja membuka daftar tunggu untuk NEO, sebuah platform pemantauan Covid-19 gratis yang dibuat untuk memantau kondisi keluarga di rumah. Dengan menggunakan produk-produk andalan yang dipercaya oleh para peneliti, termasuk smartwatch Garmin dan pelacak aktivitas lainnya, keluarga dapat merasa tenang karena dapat melakukan pemantauan pada tingkat saturasi oksigen, detak denyut jantung, dan lainnya dari jauh.

Nantinya, data-data anonim yang berhasil dikumpulkan akan disumbangkan untuk membuat salah satu database terbuka Covid-19 terbesar di dunia. Beberapa peneliti telah menyetujui untuk menjalankan inisiatif ini, termasuk Dr. Andrew Ahn, seorang internis dan peneliti yang merawat pasien di garis depan, dan Dr. Chung-Kang Peng, Director of the Center for Dynamical Biomarkers dan Associate Professor of Medicine at Harvard Medical School.

“Mampu memonitor SpO2 dan beat-to-beat intervals serta aktivitas dan kualitas tidur melalui perangkat perangkat ramah konsumen (consumer-friendly) milik Garmin merupakan gamechanger yang sesungguhnya,” kata Dr. Chung-Kang Peng. “Kami percaya bahwa insights yang diperoleh dari data ini dapat mengubah pendekatan uji klinis kami dan secara signifikan mempercepat proses deteksi penyakit,” tambah Dr. Ahn. Proyek penelitian ini dapat dipelajari lebih melalui www.physioq.org.

Selama 31 tahun, Garmin berinovasi menciptakan berbagai produk yang dapat memenuhi passion setiap orang dan mendukung gaya hidup aktif masyarakat. Di tengah kondisi krisis kesehatan global yang memengaruhi segala aspek kehidupan ini, Garmin bersama dengan para ilmuwan terkemuka tentunya ingin membantu masyarakat agar kita dapat selangkah lebih dekat dalam upaya deteksi dini.  

Advertisements

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

Advertisement
Click to comment

Tech & life

Microchip Menghadirkan Kontroler maXTouch Otomotif paling kecil untuk Smart Surfaces dan Layar Multi Fungsi

Published

on

By

GwiGwi.com – Untuk membantu dan memudahkan pengalaman berkendara saat ini, pabrik otomotif menerapkan layar sentuh selain dari tampilan pusat hiburan (Center Infotainment Display). Mendukung aplikasi dari tampilan sekunder dengan fitur terbaru, Microchip Technology Inc. (Nasdaq: MCHP) hari ini mengumumkan tambahan dari portfolio maXTouch yang memimpin pasar dengan famili kontroler sentuh MXT288UD yang baru, kontroler layar sentuh otomotif kemasan paling kecil di industri. Perangkat MXT288UD-AM dan MXT144UD-AM menawarkan mode daya rendah, ketahanan pada cuaca, dan deteksi sentuhan sarung tangan di layar multi-fungsi, panel sentuh dan layar pintar untuk kendaraan, sepeda motor, e-bike, dan layanan car-sharing.

Permukaan sentuh sekunder dapat ditempatkan di interior mobil dan eksterior kendaraan motor, seperti setang, pintu, cermin elektronik, kenop kontrol, roda kemudi, di antara kursi atau sandaran tangan. Dengan paket kecil VQFN56 kelas otomotif 7x7mm dari famili MXT288UD, pemasok tingkat satu sekarang bisa mengurangi ruang papan hingga 75 persen dan meminimalkan komponen dan kebutuhan secara keseluruhan untuk aplikasi ini – sekaligus melebihi persyaratan untuk kinerja sentuh yang unggul dan terpercaya di pasar. Mode wait-for-touch dengan daya rendah, mengkonsumsi kurang dari 50 µA, tetap responsif untuk pengguna, bahkan ketika layar mati untuk menghemat daya atau mengindari distraksi pengemudi di malam hari. Sistem akan terbangunkan oleh sentuhan di mana saja di permukaan sentuh.

Selain itu, perangkat MXT288UD dan MXT 144UD-AM memungkinkan deteksi dan pelacakan sarung tangan tebal multi-jari melalui berbagai macam bahan dan ketebalan, seperti kulit, kayu atau permukaan yang tidak rata – bahkan di tengah kelembapan. Biasanya, konstan dielektrik dari bahan lapisan atas ini akan membatasi sentuhan, namun perangkat ini memberikan solusi unik untuk secara handal mendeteksi dan melacak multi jari dengan signal-to-nose ratio (SNR) tinggi dan melalui skema akusisi diferensial paten. Contohnya, didalam aplikasi car-sharing, fungsi sentuh yang handal ini membantu pengguna mengakses mobil dari luar dengan melacak koordinat sentuhan pada tampilan eksterior di keadaan apapun, seperti hujan, salju atau panas yang ekstrim. Sepeda motor dan kendaraan bermotor lainnya juga diuntungkan dari desain tahan cuaca tersebut. Sebagai solusi kunci, famili MXT288UD menawarkan firmware terjamin, dikembangkan sesuai dengan proses Automotive SPICE® dan berkualitas AEC-Q100 – memudahkan untuk pabrik otomotif saat ini untuk berintegrasi ke dalam sistem yang berada di risiko yang lebih rendah dengan waktu yang lebih cepat ke pasar.

Baca Juga:  Microchip Menghadirkan Kontroler maXTouch Otomotif paling kecil untuk Smart Surfaces dan Layar Multi Fungsi

“Produsen peralatan asli otomotif berupaya untuk meningkatkan pengalaman pengguna melalui permukaan pintar dan layar multi fungsi, sekaligus masih menyediakan lingkungan yang nyaman dan bebas gangguan,” kata Fanie Duvenhage, Vice President, Human Machine Interface and Touch Function Group Microchip. “Mengatasi kebutuhan ini di pasar, Microchip membangun portfolio solusi layar sentuh otomotif yang sudah terdepan dengan famili kontroler sentuh MXT288UD terbaru – menghadirkan peningkatan kerja dan pengehematan biaya terhadap paket kontroler sentuh kelas otomotif paling kecil di industri”

Alat Pengembangan dan Servis Desain

Bantuan untuk kedua software dan hardware tersedia. Alat Sotware termasuk maXTouch Studio dan maXTouch analyzer. Untuk hardware MXT288UD, yang ditawarkan meliputi kit evaluasi dengan papan sirkuit cetak (PCB) dan panel sentuh kapasitif 5”, sedangkan kit evaluasi untuk MXT144UD meliputi papan sirkuit cetak degan panel sentuh kapasitif 2.9”. Untuk kedua perangkat, jembatan papan sirkuit cetak disertakan dengan koneksi USB untuk berinteraksi dengan komputer ketika menjalankan maXTouch Studio.

Harga dan Ketersediaan

Keluarga kontroler sentuh MXT288UD tersedia saat ini dalam produksi masal. Untuk informasi lebih lengkap, hubungi representative penjualan Microchip, distributor resmi di seluruh dunia, atau kunjungi website Microchip.

Advertisements
Continue Reading

Tech & life

Review Telkomsel Orbit, Menarik? Perbandingan Kecepatan dengan KartuHalo dan by.U

Published

on

By

GwiGwi.com – Telkomsel Orbit merupakan salah satu produk Telkomsel untuk layanan internet rumah yang menggunakan perangkat modem WIFI dengan kualitas jaringan selular, serta paket data tanpa perlu berlangganan. Layanan ini mirip dengan XL Home dari XL Axiata.

Telkomsel Orbit bukanlah layanan internet berbasiskan kabel fiber. Melainkan memanfaatkan jaringan seluler 4G milik Telkomsel. Layanan ini memang diperuntukkan bagi segmen keluarga, terutama yang tinggal di wilayah yang tak tercover jaringan kabel (fixed line) atau serat optik.

Internet bisa dipakai selama 24 jam penuh. Router tersebut juga dapat digunakan hingga 32 perangkat sekaligus melalui jaringan WiFi.

Untuk pembelian perangkat internet rumah ini, bisa melalui website resmi Telkomsel Orbit. Dari situ, kita bisa memilih jenis modem (Orbit Star atau Orbit Max) dan extra kuota untuk pembelian awal ini.

Produk Telkomsel Orbit

Di masa awal kehadirannya ini, Telkomsel Orbit hadir dalam dua jenis produk, yakni Orbit Star dan Orbit Max. Apa saja kelebihan dari masing-masing produk?

Orbit Star

Harga: Rp729.000 selama masa promosi. Setelah masa promosi usai, harga menjadi Rp999.000.

Ini merupakan paket produk standar Telkomsel Orbit di awal kehadiran layanan tersebut. Dengan membeli Orbit Star, kamu akan mendapatkan modem WiFi Huawei B311 dan bonus kuota internet 50 GB untuk satu bulan.

Beberapa spesifikasi untuk modem Huawei B311 ini adalah:
– Ukuran modem: 101 x 126 x 36 mm.
– Tingkat kecepatan: DL/UL Cat 4.
– Tipe modem: 2×2 MIMO LTE.
– Teknologi WiFi: 2.4 GHz WiFi.
– Jumlah pengguna yang didukung bersama-sama: 32 pengguna.

Dari spesifikasi di atas, terlihat paket Orbit Star tampak untuk penggunaan yang tidak terlalu berat. Kecepatannya tidak terlalu tinggi, yakni hanya di Cat 4 saja. Teknologi WiFi yang digunakan juga baru 2.4 GHz WiFi yang mengandalkan kekuatan sinyal dibandingkan kecepatan.

Oleh karena itu, Orbit Star tampaknya lebih cocok untuk kegiatan belajar dan bekerja dari rumah, tanpa dibarengi dengan hiburan. Sebaiknya, belajar dan bekerja tidak dilakukan bersama-sama dengan hiburan. Jika tetap dilakukan bersama-sama, kecepatannya bisa saja tidak optimal.

 

Orbit Max

Harga: Rp2.399.000 selama masa promosi. Setelah masa promosi usai, harga menjadi Rp2.599.000.

Ini merupakan paket produk Telkomsel Orbit tertinggi saat ini. Kamu akan mendapatkan modem WiFi Huawei B818 dan juga bonus kuota data internet sebesar 150 GB untuk 90 hari.

Beberapa spesifikasi singkat untuk modem Huawei B818 adalah:
– Ukuran modem: 103 x 103 x 225 mm.
– Tingkat kecepatan: DL Cat19/UL Cat 13
– Tipe modem: 4×4 MIMO LTE
– Teknologi WiFi: 2.4 GHz & 2.5 GHz
– Jumlah pengguna yang didukung bersama-sama: 64 pengguna.

Dari spesifikasi di atas, dapat dilihat bahwa Telkomsel Orbit Max cocok bagi kamu yang mencari kecepatan dan kuota data besar. Dijamin internet akan tetap cepat saat digunakan bersama-sama, entah itu untuk belajar, bekerja, dan hiburan. Dukungan download yang mencapai Cat 19 dan dukungan teknologi 2.5 GHz membuat modem WiFi tersebut kencang dan kuat.


Harga Paket Data Telkomsel Orbit

Di awal setelah membeli salah satu paket di atas, kamu memang mendapatkan paket data internet yang cukup besar. Kamu akan mendapatkan 50 GB di 30 hari pertama Orbit Star dan 150 GB di 90 hari pertama Orbit Max.

Setelah kuota internet itu habis, tentunya kamu mau membeli paket data dari Telkomsel. Nah, sebagai dasar pertimbangan kamu, mari kita simak harga paket data Telkomsel Orbit ini.

Nama Paket Harga Promosi Harga Setelah Promosi Usai
30 GB (cocok untuk kegiatan sosial media dan browsing standar) Rp65.000 Rp130.000
50 GB(cocok untuk main game online) Rp80.000 Rp165.000
100 GB (cocok untuk streaming video) Rp130.000 Rp260.000

Oh ya, pembelian dan cek sisa kuota paket data bisa kamu lakukan langsung di aplikasi Telkomsel Orbit ya. Aplikasi tersebut tersedia di iOS dan Android.


Cara Berlangganan

Langsung saja, kali ini Gwimin akan mencoba salah satu produk Orbit Star. Orbit Star hadir dengan modem 4G Huawei B311 dan ekstra kuota 50Gb untuk 30 hari.

Sebelum mulai berlangganan pastikan cek dahulu ketersedian jaringan di daerahmu, buka halaman Cek Jangkauan Layanan Orbit. Masukkan alamat kamu dan otomatis website akan memberitahu ketersedian jaringannya. Sebenarnya secara logika jika ada Jaringan Telkomsel di alamat kamu, maka jarigan Orbit pun pasti tersedia.

Baca Juga:  Review Telkomsel Orbit, Menarik? Perbandingan Kecepatan dengan KartuHalo dan by.U

Setelah itu, pilih produk Orbit yang diinginkan, pilih Orbit Star di harga Rp. 799.000 atau Orbit Max di harga Rp. 2.399.000 kemudian Login atau Daftar Baru seperti biasa. Masukkan alamat kamu dan pilih metode pengiriman, untuk saat ini masih terdapat promo gratis ongkos kirim hingga Rp. 20.000. Jangan lupa selesaikan pembayaran agar Orbit kamu dikirim.

Sembari menunggu datang kamu dapat menginstall aplikasi My Orbit yang tersedia untuk Android dan untuk iOS masih coming soon. Di Aplikasi kamu dapat melihat proses pengiriman Orbit kamu.


Isi Kotak

Dalam paket Orbit Star terdapat Unit, Buku Manual, Kabel LAN, Kabel Power.

Desain modem Huawei B311 berwarna putih dengan Logo Telkomsel Orbit, tak ada Logo Huawei. Pada bagian belakang terdapat colokan LAN dan Power.

Disisi kiri belakang ada SIM Slot yang tentunya sudah terisi SIM Card Telkomsel Orbit yang kali ini masih merupakan kartu SimPATI yang terdaftar sebagai nomor telkomsel Orbit. Pada isi kotak juga terdapat bungkus packaging nomor SimPATI nomornya perlu disimpan untuk keperluan Isi Paket Data.

Dibagian belakang juga terdapat colokan antena, antena dapat kamu beli terpisah untuk menambah kekuatan sinyal modem menangkap jaringan.

Pada sisi depan terdapat beberapa led indikator yaitu (ki-ka) Power Indicator, Network Status Indicator, Wi-Fi Indicator, LAN/WAN Indicator, Signal Strength Indicator. Pada sisi atas ada tombol Power dan WPS.


Cara Aktivasi

Sebelumnya koneksikan Wifinya nama Wifi dan Password default dapat dilihat pada bagian bawah Modem.

Selanjutnya Buka aplikasi My Orbit kamu dan pilih aktivasi, otomatis aplikasi akan melakukan aktivasi, kamu perlu melakukan pendaftaran sim card di aplikasi dengan memasukkan NIK dan Nomor Kartu Keluarga.

Pada aplikasi My Orbit kamu dapat melihat informasi kuota paket data, mengganti Nama WiFi dan Password Modem, Membeli Paket data.


Review Kualitas Jaringan

Untuk kualitas jaringan Orbit Star, Gwimin membandingkan dengan Telkomsel KartuHalo dan by.U. Kedua produk ini merupakan produk telkomsel yang juga menggunakan jaringan Telkomsel tentunya.

Kondisi penggunaan di kamar lantai 1 untuk rumah 2 lantai daerah Tangerang. Modem Orbit Star menunjukkan kualitas sinyal penuh Tiga Bar dengan Network Status LED berwarna Cyan ini berarti kualitas jarigan 4G/LTE.

Speed test pertama, kecepatan download 6.12Mbps dan upload 0.19Mbps bisa dibilang ini cukup mengecewakan. Dengan kondisi yang sama KartuHalo di ponsel android menghasilkan kecepatan download 17.6Mbps dan upload 0.37Mbps. Bagaimana dengan by.U? download 3Mbps dan Upload 0.18Mbps.

Perbandingan Speed

Download Upload
Orbit 6.12Mbps 0.19Mbps
KartuHalo 17.6Mbps 0.37Mbps
by.U 3Mbps 0.18Mbps

Kebetulan Gwimin memiliki antena speed booster bertipe induksi, posisi antena di atap dengan kabel induksi ke kamar. Jika modem Orbit Star dipakaikan antena dengan model induksi ini, hasil kecepatan download dan upload naik signifikan, kecepatan download 17.3Mbps dan upload 11.3Mbps.

Bagaimana Dengan Kualitas Gaming?

Gwimin mencoba bermain game mobile Arena of Valor, dari percobaan 3 match, di match ke-3 Gwimin mengalami kendala yang mana kualitas Ping yang tadinya sekitar 40ms menjadi 400ms. Kondisi ini berlangsung kurang lebih 5menitan yang kemudian kembali normal.

Tentunya ini sangat mengecewakan bagi kamu gamer yang membutuhkan kualitas internet stabil dan ping berlatensi rendah. Namun bagi kamu yang suka streaming kendala ini tidak masalah.


Kesimpulan

Kesimpulan Gwimin, untuk prioritas Jaringan sepertinya KartuHalo masih utama disusul Orbit Star kemudian by.U. Dengan menambah antena eksternal terbukti mampu meningkatkan kualitas kecepatan internet.

Dengan paket data yang masih promo maka dapat dikatakan Telkomsel Orbit merupakan layanan internet dengan pilihan paket data termurah saat ini.

Disclaimer! lokasi menentukan kualitas jaringan, jadi jika lokasi berbeda mungkin saja kualitas yang dihasilkan berbeda.

Jadi apakah layak dibeli?

Gwimin berkesimpulan Telkomsel Orbit sangat rekomendasi dimiliki bagi kamu yang berdomisili didaerah yang memiliki jaringan Telkomsel yang kuat dan tak terjangkau layanan internet broadband kabel/fiber optik. Paket data yang masih promo menjadi salah satu pertimbangan kuat untuk berlangganan Telkomsel Orbit saat ini.

Klik link Telkomsel Orbit sekarang untuk promo tambahn kuota paket data. Yuk berlangganan Telkomsel Orbit sekarang.

Advertisements
Continue Reading

Tech & life

realme Buds Air Neo – True Wireless. Real Choice. – Spesifikasi, Tanggal Penjualan dan Harga

Published

on

By

GwiGwi.com – realme juga menambahkan produk baru di segmen smart audio. Sejak realme Buds Air menjadi salah satu earphone TWS terlaris di tahun 2019, realme Buds Air Neo telah dirancang untuk menawarkan pengalaman TWS nirkabel kepada pengguna yang lebih besar dengan harga flash sale Rp 499.000.

realme Buds Air Neo memiliki 13 mm Dynamic bass boost driver, chipset audio R1 kinerja tinggi yang disesuaikan berdasarkan Bluetooth 5.0 dengan latensi super rendah 119,2 ms, yang merupakan fitur penting bagi penggemar game. realme Buds Air Neo ‘True Wireless. Real Choice’ hadir dalam tiga pilihan warna – Pop White, Punk Green dan Rock Red.

realme Buds Air Neo dapat mencapai masa pakai baterai hingga 17 jam secara keseluruhan – yang cukup untuk penggunaan normal lebih dari satu hari. Pengguna juga dapat menggunakan fitur kontrol sentuh pada Buds Air Neomost valuable TWS untuk anak muda. Ketuk dua kali untuk memutar/pause lagu, ketuk tiga kali untuk melompat ke trek berikutnya, tekan lama pada salah satu tombol untuk membangunkan asisten suara atau mengakhiri panggilan telepon. realme Buds Air Neo juga menghadirkan fitur koneksi cepat. Setelah penutup kasing dibuka, Buds Air Neo akan langsung dikenali oleh smartphone secara otomatis dan juga mendukung Google Fast Pair protocol.


Tabel Spesifikasi realme Watch

Desain Warna: Hitam

Ukuran: 36.5*11.8*256mm (Lebar*Tinggi*Panjang)

Berat: 31g

Tali pergelangan tangan Jenis: strap yang dapat dilepas

Lebar: 20mm

Panjang tali dapat disesuaikan: 164-208mm

Layar Ukuran layar: 3.5cm (1.4”)

Resolusi: 320*320, 323 PPI
Layar sentuh

Baterai Baterai: 160mAh

Daya tahan baterai: 7 – 9 hari

Daya tahan baterai pada mode hemat daya: 20 hari

*7 hari dengan pelacak detak jantung yang aktif; 9 hari dengan pelacak detak jantung tidak aktif

Sensor 3-axis accelerometer

Heart rate sensor

Rotor Vibration motor

IP68 (1.5m) Water Resistance Rating

Konektivitas Bluetooth 5.0

realme Link APP

Android 5.0+

Mode olahraga Lari di luar ruangan, berjalan, lari dalam ruangan, bersepeda di luar ruangan, aerobik, latihan kekuatan, sepak bola, basket, tenis meja, bulu tangkis, bersepeda dalam ruangan, sepeda statis, yoga dan kriket
Pemantauan kesehatan Pengukuran denyut jantung otomatis, denyut jantung real time selama 24jam, denyut jantung saat beristirahat, denyut jantung saat berolahraga, peringatan denyut jantung, pengukuran oksigen dalam darah, pemantauan tidur, langkah sepanjang hari, kalori, jarak, pengingat minum air, pengingat beristirahat, catatan aktivitas
Fungsi lainnya Kontrol musik, kontrol kamera, cari kontak telepon, meditasi, 12/24 jam, stopwatch, jam, prakiraan cuaca, tampilan tanggal, dial, cloud multi-dial, pembaruan OTA, tampilan data harian, pengenalan gerakan otomatis (berlari/jalan), pengingat panggilan, pengingat pesan, pengingat alarm, pengingat step goal harian, pengingat konfirmasi, pengingat baterai lemah, penyesuaian kecerahan, penyetelan gerakan, pemantauan minum air, gerakan pergelangan tangan untuk mengaktifkan layar, mode hemat daya, mode do not disturb

*lebih banyak watch faces di cloud yang akan segera hadir melalui OTA


Ketersediaan dan Harga

Type Memory Color Price Availability
realme Buds Air Neo Pop White, Punk Green and Rock Red Flash Sale: Rp 499.000

Rp 699.000

Advertisements
Continue Reading

Trending