Connect with us

Live Action

Film Live-Action Love and Lies rilis 2 video baru

Published

on

GwiGwi.com – Situs resmi dari film live-action Love and Lies (Koi to Uso) yang diangkat dari manga berjudul sama merilis 2 video trailer baru. Video ini memperdengarkan lagu tema berjudul “Hello” oleh Shōgo Sakamoto. Lagu ini mengcover lagu milik Masaharu Fukuyama. Video ini juga mengungkapkan tanggal penayangan perdana tanggal 14 Oktober.

Selain itu juga dirilis poster baru dengan teks yang tertulis: “Pemerintah telah menentukan jodoh pernikahan kami. Sebuah dunia dimana cinta sejati dilarang. Suatu hari, kami diberitahukan cinta.”

Pemeran utama:

Takumi Kitamura sebagai Yūto Shiba, teman masa kecil Aoi
Aoi Morikawa sebagai Aoi Nisaka, sang heroine
Kanta Satō sebagai Sōsuke Takachiho, pasangan Aoi yang telah ditentukan
Nana Asakawa SUPER☆GiRLS sebagai Konatsu, teman kelas Aoi and Yūto
Momoko Tanabe sebagai Akiho, teman kelas lainnya
Yōichi Nukumizu sebagai pegawai di toko crepe
Hoka Kinoshita sebagai Ayah Sōsuke, menikah secara legal dari aturan pemerintah
Hiroko Nakajima sebagai Ibu Sōsuke, menikah secara legal dari aturan pemerintah
Rieko Miura sebagai ibu Aoi’, menikah secara legal dari aturan pemerintah
Shōzō Endō (Cocorico comedy duo) sebagai ayah Aoi, menikah secara legal dari aturan pemerintah

Tambahan lainnya, Yoshimi Tokui dari komedian Tutorial sebagai Daisuke Yotsuya (left in picture below), paman Aoi yang ganteng dan bekerja sebagai model.

Baca Juga:  Anime yang Punya Kisah Cinta Paling Rumit

 

Tidak seperti manganya, yang mana fokus pada cinta segitiga dari seorang pria dan dua wanita, film ini akan memiliki karakter original dengan cinta segitiga yang terdiri dari seorang wanita dan dua pria.

Takeshi Furusawa (live-action Clover, Assassination Classroom, Another) akan menyutradarai film ini dan Erika Yoshida akan menulis naskahnya.

Musawo merilis manga ini pertama kali pada aplikasi Manga Box milik DeNa dalam bahasa Inggris dan Jepang pada bulan Agustus 2014, dan dalam sebulan, manga ini disambut antusias dengan pembaca lebih dari 3,5juta orang. Selain itu manga ini sebelumnya mengumumkan adaptasi anime yang akan tayang pada bulan Juli.

Koi to Uso menceritakan mengenai Yukari Nejima, seorang pelajar berumur 15 tahun yang memiliki kemampuan akademis dan fisik yang sangat biasa saja. Dia hidup di mana pemerintah Jepang membuat peraturan bahwa ketika seseorang berusia 16 tahun, tiap warganya akan diberikan jodoh oleh pemerintah. Yukari Nejima kemudian mengalami masalah karena dalam usianya yang 15 tahun, dia mengalami jatuh cita pada seorang gadis.

Advertisement
Click to comment

Live Action

Film Live Action Tokyo Ghoul S rilis video trailer terbaru

Published

on

GwiGwi.com – Trailer terbaru untuk serial live action Tokyo Ghoul, yang berjudul Tokyo Ghoul S. Sebuah fim live action yang dibuat  berdasarkan serial manga populer dengan judul yang sama, karya dari Yui Ishida. Tokyo Ghoul S ini adalah lanjutan untuk live action Tokyo Ghoul yang sudah tayang tahun 2017 yang lalu.

Di film ini, Masataka Kubota masih berperan menjadi Kan Kaneki, seorang mahasiswa yang tubuh nya itu setengah manusia dan setengah ghoul. Untuk menghindari ghoul lainnya, dia menghabiskan waktunya di cafe yang bernama “Anteiku Cafe”, dengan seorang temanya Touka Kirishima (Maika Yamamoto) yang seorang ghoul juga.

Baca Juga:  Anime yang Punya Kisah Cinta Paling Rumit

Suatu saat, Kaneki bertemu dengan ghoul yang berkunjung di cafe tersebut, dan mengincar Kaneki. Nama ghoul ini adalah “Gourmet” (Shota Matsuda). Dan pada akhirnya mereka bertarung satu sama lain.

Berikut trailer terbaru Tokyo Ghoul S. Film ini akan rilis di Jepang pada 19 Juli yang akan datang.

Continue Reading

Live Action

Lanjutan live-action Rurouni Kenshin diumumkan rilis musim panas 2020

Published

on

By

GwiGwi.com – Warner Bros. Jepang mengumumkan pada hari Jumat bawa dua film live-action Rurouni Kenshin akan tayang pada musim panas 2020.

Film ini akan menjadi bagian akhir seri film live-action Rurouni Kenshin. Film pertama Jūji Kizu no Nazo (Mystery of the Cross-Shaped Scar), dan film kedua Saikyō no Teki・Enishi (Most Terrifying Enemy – Enishi).

Takeru Satoh akan kembali memerankan Kenshin Himura dan Keishi Otomo akan kembali menyutradarai film ini.

Sebelumnya Emi Takei juga dikabarkan akan kembali memerankan Kaoru Kamiya.

Baca Juga:  Anime yang Punya Kisah Cinta Paling Rumit

Film Rurouni Kenshin sendiri pertama rilis pada tahun 2012 di Jepang, kemudian dilanjut dua sekuel pada bulan Agustus dan September 2014. Film ini sendiri mengumpulkan pendapatan kotor lebih dari USD 160 juta secara internasional.

Continue Reading

Live Action

Review Film Battle Angel Alita

Published

on

GwiGwi.com- Battle Angel Alita merupakan proyek Bersama karya James Cameron dan Robert Rodriguez  yang merupakan adaptasi dari manga Gunm karangan Yukito Kishiro. Proyek yang sebetulnya sudah diumumkan sejak tahun 2003 ini baru bisa diwujudkan pada tahun 2016 dan akan rilis pada 14 Februari 2019 di Amerika Serikat (Indonesia mendapatkan kehormatan bisa menonton lebih awal pd tanggal 5 Februari).


Battle Angel Alita atau singkatnya Alita ber-setting di abad 26, 300 tahun setelah perang besar yang disebut The Fall. Dr. Ido (Christopher Waltz) seorang dokter cybernetic menemukan potongan badan cyborg  di tempat pembuangan Iron City. Cyborg yang kemudian dinamai Alita (diperankan Rosa Salazar) ini berhasil dihidupkan kembali. Alita yang tidak punya ingatan akan dirinya sendiri mulai belajar banyak hal tentang keadaan dunia yang tidak adil, bagaimana penduduk Iron City harus bekerja keras demi Zalem (kota yang melayang di atas Iron City dan tempat tinggal para elit).   Alita juga mengalami bagaimana rasanya jatuh cinta kepada Hugo (Keean Johnson) seorang pemuda yang bercita-cita pindah ke Zalem dan punya koneksi dengan Vector (Mahershala Ali), promotor Motorball yang ingin menangkap Alita sesuai instruksi dari majikannya di Zalem, Nova (Edward Norton).

Baca Juga:  Film Live Action Tokyo Ghoul S rilis video trailer terbaru

James Cameron dan Robert Rodriguez terlihat berhasil menggabungkan beberapa plot dari manga Gunm menjadi satu cerita yang memuaskan untuk ditonton walaupun ada beberapa modifikasi dari cerita originalnya. Hal lain yang menarik dari Alita adalah adegan-adegan pertarungan  yang memukau dan seru. Namun hal yang mengganjal dari film ini adalah keputusan untuk membuat film ini tidak 100% CGI sehingga jadi timpang melihat Alita yang full CGI dengan mata besar bersanding dengan para pemain yang sepenuhnya manusia dan juga beberapa cyborg dengan muka manusia terasa seperti CGI dari film sci-fi Lawnmowerman.

Akhir kata, Alita merupakan film sci-fi adaptasi yang cukup setia pada manga aslinya dan memuaskan karena bisa melihat perkembangan Alita yang semakin kuat dan semakin dewasa. Film ini juga cocok bagi para penonton awam yang tidak mengikuti manga-nya karena terdapat penjelasan tentang keadaan dunia dan sekelumit latar belakang siapa itu Alita diatur agar tidak merusak plot utama. Segera tonton di bioskop-bioskop pilihan kalian.

Continue Reading

Trending