Connect with us

Published

on

GwiGwi.com – Setelah sejumlah video singkat yang membingungkan dari Bethesda, sekarang sedikit hadir jawaban cerah yang tetap menyimpan teka-teki. Bethesda merilis teaser dari seri Fallout teranyar yakni Fallout 76.

Advertisements

Fallout 76 ialah seri kelima dari game Fallout, sesudah seri sebelumya, Fallout 4, diluncurkan pada tahun 2015. Tidak terdapat informasi jelas dalil Bethesda memilih angka 76, tapi seluruh teka-teki berhubungan hal itu dapat dijumpai pada video teaser trailer yang baru. Angka 76 sendiri memiliki tidak sedikit penafsiran.

Pada mula video terdengar suatu lagu yang diputar lewat radio lawas yang berjudul “Take Me Home, Country Roads” karya John Denver 1971. Pada lirik lagu tersebut dilafalkan sebuah tempat di Amerika Serikat mempunyai nama West Virginia. Lebih detil lagi terdapat tanggal yang tercantum di perlengkapan tersebut, yaitu tanggal 27 Oktober 2102.

Baca Juga:  Roadmap 2020 Fallout 76 diumumkan

Perlahan video menunjukkan sebuah Vault yang tertata lumayan rapi dan sempat diperlihatkan sebuah video rekaman di televisi yang memperlihatkan sebuah momen peresmian Vault 76. Seperti yang diketahui Vault adalahshelter perlindungan di game ini, yang dihuni masyarakat yang dijuluki sebagai Dweller.

Selanjutnya video pulang menyorot situasi dari Vault yang tampaknya adalahVault 76, tampak bahwa di dalamnya Vault tersebut seperti baru saja merayakan sesuatu. Pada di antara spanduk yang terpasang tertulis Reclamation Day yang tampaknya menjadi acara perayaan tersebut.

Menjelang akhir video terlihat di antara Dweller dengan untukkan khas berwarna biru memasangkat perlengkapan Pip-Boy dan video menyorot nomor punggung dari Dweller itu yakni 76.

Kemungkinan besar, Fallout 76 bakal menjadi satu pesona utama dari konferensi Bethesda di ajang E3 2018 pada tanggal 11 Juni 2018 nanti.

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

Advertisement
Click to comment

PC gaming

Baru, Game Assassin’s Creed: Valhalla Berlatar Bangsa Viking Resmi Diperkenalkan

Published

on

By

GwiGwi.com – Setelah rumor yang beredar hampir dua tahun akhirnya semalam Ubisoft memberikan jawaban mengenai seri game Assassin's Creed selanjutnya. Seri terbaru akan bernama Assassin's Creed Valhalla dan berlatar bangsa Viking atau Nordik yaitu dari kawasan Eropa Utara.

Advertisements

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Ubisoft setelah menggelar video live streaming dari Kobe Abdo atau yang dikenal sebgaai BossLogic, digital artist yang direkrut oleh Ubisoft. Di sesi yang berlangsung selama delapan jam ini, dia membuat ilustrasi dari latar game Assassin's Creed: Valhalla.

Medcom.id yang mengikuti sesi live streaming ini sudah bisa memprediksi di bagian tengah. Saat itu ilustrasi yang dibuat BossLogic mulai menampilkan dua latar berbeda di sisi kanan dan kiri dari siluet karakter protagonis.

Sisi kanan menggambarkan padang rumput dan dua faksi yang bertarung. Seiring ilustrasi semakin sempurna diperlihatkan bahwa salah satu faksi merupakan bangsa Viking. Latar di sisi kiri diperlihatkan kapal khas bangsa Viking dengan perairan dan pegunungan bersalju.

Baca Juga:  Roadmap 2020 Fallout 76 diumumkan

Menuju bagian akhir, BossLogic mulai memperjelas siluet karakter di bagian tengah yang merupakan karakter protagonis Assassin. Diperlihakan bahwa karakter ini memegang sebuah kapak yang terukir insignia ordo Asssassin.

Ubisoft sendiri di bagian akhir sesi live streaming merilis teaser bahwa mereka akan mengumumkan cinematic trailer dari Assassin's Creed: Valhalla besok malam di akun YouTube mereka. Tentu saja gameplay dari game ini akan sedikit terungkap di trailer tersebut.

Assassin's Creed: Valhalla diprediksi akan kembali menekankan gameplay di sisi naval battle dengan kehadiran kapal perang bangsa Viking. Namun, tidak diketahui bagaimana environment game ini di darat berkaca dari model bangunan dan tata kota di era bangsa Viking yang tidak didominasi bangunan tinggi.

Continue Reading

PC gaming

Unduh Sekarang, Total War: Shogun 2 Gratis di Steam Hari ini

Published

on

By

GwiGwi.com – Lagi, berkah di masa pandemi COVID-19, game strategi Total War: Shogun 2 hari ini dapat diklaim gratis di Steam.

Advertisements

Game Total War Series ini dapat diunduh gratis hingga 1 Mei 10 AM PT / 1 PM ET.

Berbarengan dengan promo ini, DLC Total Wars juga didiskon hingga 75%. Sayangnya tidak termasuk Total War: Three Kingdoms atau Rome: Total War: Total dan DLC. Total War: Game Warhammer juga tidak akan disertakan.  Promo Total War akan berjalan hingga 4 Mei pukul 10 pagi PT / 1 PM ET.

Baca Juga:  Roadmap 2020 Fallout 76 diumumkan

Total War: Shogun 2 memperoleh 9/10 dalam ulasan GameSpot untuk gameplay yang cantik, kampanye co-op yang hebat, dan Avatar Conquest mode yang replayable. “Ketika Shogun pertama: Total War keluar, pertempuran real-timenya membuat Anda merasa seperti Anda bermain melalui adegan pertempuran epik dari salah satu film samurai Akira Kurosawa,” tulis kritikus Daniel Shannon.

Continue Reading

PC gaming

Garena EA FIFA Online 3 Indonesia pamit, Mulai 30 Juni sudah tidak lagi beroperasi

Published

on

By

GwiGwi.com – Garena Indonesia memutuskan untuk menutup game FIFA Online 3 Indonesia. Hal ini diungkap pada akun Facebook resmi Garena FIFA Online 3 Indonesia.

Advertisements

Keputusan diambil ini karena developer game tersebut tidak lagi mengembangkan game yang telah ada selama 6 tahun di Indonesia ini.

Ada pun penjadwalan penutupan pada layanan game FO3 sebagai berikut:
30 April Penutupan Layanan Shop dan Top-up
30 Juni Penutupan Layanan Server FO3

Sebagai tanda terimakasih, Garena FO3ID telah menyiapkan banyak event menarik dan juga diskon item agar pemain bisa kembali mengingat masa-masa terbaik saat bermain FO3.

Baca Juga:  Roadmap 2020 Fallout 76 diumumkan

FIFA Online 3 bisa dibilang sudah tidak serame dulu karena telah ada penerusnya FIFA Online 4. Sayangnya FO4 hanya dirilis untuk server Thailand dan Vietnam. Garena Indonesia pun tidak berencana merilis FO4 di Indonesia.

Continue Reading
Advertisements

Trending