Connect with us

News

Baywalk Game Festival 3-4 November, turnamen PES 2019, PUBG Mobile dan Shellfire

Published

on

GwiGwi.com – Lagi bingung mengawali awal bulan November? Supaya weekend kamu menjadi weekend yang luar biasa, ajak teman-temanmu buat nongkrong bareng di acara Baywalk Games Festival (BGF) yang bertempat di Baywalk Mall, Jakarta Utara. Selain karena bisa main video game dan PS4 bareng dan gratis di sana, kamu juga berkesempatan mendapatkan berbagai merchandise menarik sekaligus nonton talkshow keren secara free-flow drink gratis lho! Event yang berlangsung dari hari Kamis sampai Minggu (1 sampai dengan 4 November 2018) dengan puncaknya di hari Sabtu dan Minggu dan memamerkan tiga judul video game populer, yaitu Pro Evolution Soccer 2019 (PES 2019), PlayerUnknown’s Battleground Mobile (PUBGM), dan Shellfire.

Selain mengadakan kompetisi dengan hadiah uang tunai dan merchandise jutaan rupiah, BGF juga akan diisi dengan acara yang akan mengedukasi penonton untuk memahami dunia esports yang sedang berkembang di tanah air, bukan hanya dari sisi pemainnya saja, tetapi juga dari sisi support-roles seperti shout-caster, management-tim dan business-nya. Akan ada beberapa atlet esports professional yang akan mengisi sesi bincang-bincang mengenai dunia esports. Salah satunya adalah Rizky Faidan, seorang pemain PES  profesional yang masih berusia 16 tahun dengan prestasi luar biasa yang akan akan mewakili Indonesia di kejuaraan dunia PES 2019. Perwakilan dari Telkomsel dan Duniagames, Bapak Rezali dan manager tim esports Duniagames, serta shout-caster ternama, Herrboy akan berbagi tentang karir dalam dunia esports dari sisi yang mungkin kurang diketahui oleh kebanyakan orang.

Bukan rahasia lagi bahwa saat ini kompetisi PUBG sedang panas-panasnya dibicarakan di kalangan gamer, tak terkecuali untuk versi mobilenya, PUBG Mobile. Untuk mengikuti kompetisi PUBG Mobile ini pemain harus mengikuti pertandingan kualifikasi terlebih dahulu secara online sebelum bertanding ke babak utama. Total terdapat 16 tim yang akan dipilih untuk bertanding di babak utama di Baywalk Game Festival pada tanggal 3 dan 4 November 2018.

Baca Juga:  Mungkinkah Black Shark 2 Masuk Indonesia? Kabarnya Lolos TKDN!

Game PES 2019 & Liga1PES, yaitu Liga Nasional & official yang di-endorse Konami, sudah menjadi judul primadona bagi para penggemar video game sepak bola di Indonesia . Liga1PES sendiri telah memasuki tahun ke-3. Turnamen PES 2019 di BGF kali ini merupakan kompetisi pra-musim sebelum menuju kompetisi LIGA1PES musim baru yang akan dimulai dalam waktu dekat. Kompetisi ini akan memakai game PES 2019 dengan mode 1v1 dengan jumlah slot untuk 128 peserta. Para penggemar PES di Indonesia wajib untuk mengikuti kompetisi ini karena selain hadiah uang tunai, pemenang dari laga pra-musim ini juga bakal mendapatkan satu tiket menuju final nasional LIGA1PES yang akan datang dan berpeluang untuk menjadi Wakil Indonesia di ajang SEA Finals 2019 Thailand!.

Game terakhir yang turut tampil di BGF adalah Shellfire. Game besutan Duniagames & Indofun dengan genre persilangan antara MOBA + first person shooter (fps) ini telah meraup 250 Ribu download dalam waktu singkat di Indonesia. Untuk ranah mobile game yang saat ini dibanjiri oleh genre MOBA dan shooter, kehadiran Shellfire bisa menjadi angin segar bagi mereka yang mencari keseruan yang baru. Bagi siapapun yang penasaran dengan game ini bisa mengunjungi booth resmi Shellfire di area BGF.

AGe Network bekerja-sama dengan Mall Baywalk, Indihome dan rekan-rekan publishers seperti Indofun, Duniagames, dan True Digital Plus Indonesia untuk mengadakan kolaborasi esports-event dimana publishers bisa bektrja-sama satu sama lain dengan erat di dunia esports, bahu-membahu mengembangkan industrinya itu sendiri.

Tim Duniagames sendiri juga sedang gencarnya merekrut anggota tim baru.

Info detil dan update dari Turnamen dan acara BGF ini dapat  dipantau di fanpage AGe Network dan website agenetwork.id

Tunggu apa lagi? Segera kumpulkan teman mainmu dan jadilah bagian dari keseruan BGF dengan mendaftar melalui https://agenetwork.id/bgf . Sampai ketemu di BGF ya!

 

News

Sambut Trailer Perdana dari Film The King’s Man

Published

on

(more…)

Continue Reading

News

Mungkinkah Black Shark 2 Masuk Indonesia? Kabarnya Lolos TKDN!

Published

on

By

GwiGwi.com – Perusahaan asal Tiongkok, Black Shark, dikabarkan akan memboyong flagship-nya yaitu Black Shark 2 ke Indonesia. Dilansir GwiGwi dari GadgetTren(sumber), Flagship trendy yang berfokus pada mobile-gaming ini sedang menjalani TKDN dan akan dirilis di Indonesia.

Pihak Black Shark sendiri dikabarkan siap tunduk pada seluruh aturan yang berlaku di Indonesia mengenai peluncuran perangkat pintar di Indonesia. Salah satunya adalah kesiapan untuk memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau yang dikenal sebagai TKDN sebesar 30% untuk bisa diluncurkan secara resmi di Indonesia.

Black Shark 2 ini memang sempat menjadi incaran para penggiat gadget di tanah air karena smartphone ini merupakan salah satu smartphone yang memang dikhususkan sebagai perangkat Gaming selain merk-merk ternama lainnya seperti Asus ROG Phone, Razer Phone, dan Nubia Black Magic. Di Indonesia sendiri, yang pernah secara resmi diumumkan adalah ASUS ROG Phone.

Black Shark 2 memiliki prosesor flagship yang sudah tidak perlu diragukan lagi jika diajak bermain game-game kelas atas pada perangkat pintar Android yaitu Qualcomm Snapdragon 855. Selain itu untuk persoalan RAM, Black Shark 2 memiliki setup hingga 12GB dan memori penyimpanan internal 256GB. Performa dari Black Shark 2 sudah tentu setara dengan flagship kelas atas bahkan lebih karena adanya optimalisasi yang lebih mendalam lagi di segi OSnya untuk performa gaming.

Baca Juga:  Turnamen Pertama UniPin Indomaret Championship (UIC) Resmi Digelar

Namun demikian, yang membuat Black Shark 2 menjadi pusat perhatian jika dibandingkan dengan kompetitor lainnya adalah di segi harga, dan peripherals pelengkapnya. Black Shark 2 dibanderol dengan harga sekitar 6 hingga 7 Jutaan Rupiah saja di Tiongkok untuk seri terendahnya dengan RAM 6GB dan Memory Penyimpanan 128GB. Sedangkan untuk versi RAM 12GB dan Memory 256GB, Black Shark 2 dibanderol dengan harga kurang dari 9 Jutaan Rupiah. Selain itu, sejak versi pertamanya, Black Shark memiliki controller yang terintegrasi secara seemless layaknya perangkat konsol seperti Nintendo Switch, yang membuat bermain di Black Shark sangatlah menarik karena presisinya.

Tentu menjadi kabar yang sangat baik jika Black Shark berhasil diluncurkan di Indonesia dengan harga serupa. Namun demikian, belum ada kabar kapankah perangkat ini akan mendarat di Indonesia. Jika benar, apakah Gwiples akan tertarik untuk meminang si perangkat gaming hiu ini?

Review Black Shark 2 

Continue Reading

News

Redmi K20 Pro Mendarat 6 Minggu Lagi Di India, Tidak Berubah Nama!

Published

on

By

GwiGwi.com – Perangkat yang digadang menjadi Flagship Killer dari Xiaomi Redmi akan resmi hadir di India, dengan nama aslinya yaitu Redmi K20 dan Redmi K20 Pro. Perangkat yang diberi kode sebagai Flagship Killer 2.0 dari Redmi ini memiliki segudang spesifikasi yang memang dapat “membunuh” perangkat flagship yang sudah dirilis oleh brand lainnya secara global.

Setelah melalui perdebatan dan spekulasi yang panjang, Redmi K20 dan K20 Pro akan resmi diboyong Redmi ke India, tanpa adanya perubahan nama. Setelah sebelumnya Xiaomi membawa Redmi K20 ini ke pasar “Global” luar Asia dengan nama Xiaomi Mi9T, dan juga dirumorkan akan mendarat ke pasar lainnya dengan nama Pocophone F2, kini terbuka sudah bahwa Redmi akan tetap menggunakan nama aslinya.

Redmi K20 dan K20 Pro sendiri pernah dipakai untuk menyindir Flagship sekelas OnePlus 7 dan OnePlus 7 Pro, yang diluncurkan belum lama lalu. Namun saat itu, Redmi K20 dan K20 Pro baru akan diumumkan di China saja, dan saat diluncurkan memang menuai antusias yang sangat tinggi dan adanya ketertarikan dari pasar Global untuk segera menghadirkan perangkat itu.

Redmi K20 dan K20 Pro mengusung prosesor teranyar dari Qualcomm yaitu Snapdragon 730 dan Snapdragon 855, dimana 730 merupakan prosesor paling tinggi dipasar budget, dan 855 sebagai chipset flagship. Keduanya juga mengusung spesifikasi flagship kekinian dengan adanya pop-up camera dengan sensor sebesar 20 megapiksel, dan juga sidik jari yang disematkan dibawah layar. Lalu semua itu dilengkapi dengan pilihan memori yang tak kalah menarik, yaitu RAM mulai dari 6GB, hingga 8GB, dengan opsi memori penyimpanan hingga 256GB.

Baca Juga:  16 Tim siap perebutkan hadiah Rp. 1M dalam Babak Final PUBG Mobile Indonesia National Championship 2019

Kemudian semua itu dilengkapi Xiaomi dengan harganya yang sangat terjangkau mulai dari 260 EURO atau sekitar 4,1 jutaan. Murah sekali kan? Namun itu berlaku hanya untuk Redmi K20 yang merupakan versi paling “kecil” dari seri Flagship Killer ini. Kemudian untuk versi 6GB/128GB akan dibanderol dengan harga 2,099 CNY (sekitar 4,5 jutaan), dan versi 8GB/256GB dengan harga 2,599 CNY atau sekitar 5,3 jutaan. Untuk Redmi K20 Pro dimulai dengan harga 2,499 CNY untuk 6/64, 2,599 CNY untuk 6/128, 2,799 CNY untuk 8/128, dan yang termahal 2,999 CNY untuk 8/256GB. Harga ini berlaku saat ini untuk di China, dan belum diketahui apakah akan lebih mahal atau lebih murah saat mendarat di India.

Sepertinya perangkat ini juga akan hadir di Indonesia, namun mungkin tidak berbarengan dengan versi India karena belum ada desas desus yang dimunculkan untuk mendatangkan perangkat gahar nan murah ini ke tanah air. Namun demikian, keinginan pasar cukup tinggi untuk mendatangkan perangkat yang bisa “membunuh” flagship mahal.

Baca juga: Dirilis Setelah Lebaran, Inilah Si Samsung Galaxy M40! Harga dan Spesifikasi

Continue Reading
Advertisement SGCC 2019
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending