Connect with us

Japan

Anti misil baru saja dipasang di Hakodate setelah dua kali ancaman misil balistik Korea Utara

Published

on

GwiGwi.com – Jepang baru saja memasang sebuah perangkat anti misil di Hakodate pada hari Selasa ini. Hakodate merupakan salah satu kota terbesar di pulau Hokkaido yang dilewati misil balistik Korea Utara pada jumat lalu.

Anti misil ini baru saja dipindahkan ke sebuah camp pertahanan angkatan darat di tengah kota dari markas angkatan udara yang jaraknya 70 km jauhnya, hal ini dilakukan karena area jangkauan alat ini hanya mampu beberapa puluh km saja.

Interseptor dari darat ke udara ini disebut Patriot Advanced Capability-3 didesain untuk menembak jatuh misil balistik sebelum misil tersebut menyentuh daratan jika interseptor Standard Missile-3 yang berada di laut tidak berhasil mengintersep misil tersebut.

Baca Juga:  Rika Kihira, Atlet Ice Skating Muda Asal Jepang Memenangkan Grand Prix Final

Sebelumnya Menteri Pertahanan telah mengerahkan anti misil yang sama ke Hiroshima dan 3 prefekture lainnya di barat Jepang di bulan Agustus setelah Korea Utara mengancam akan menembakkan misil ini ke area Amerika Setikat di Guam.

Korea Utara telah meluncurkan misil balistik melewati Hokkaido pada tanggal 29 Agustus dan jumat pekan lalu. Keduanya melewati tanjung Oshima dimana Hakodate berada dan mendarat di lautan pasifik 1000-2000 km dari Hokkaido.

“Untuk menyiapkan keadaan emergensi ini, maka kami berusaha semaksimalkan mungkin melindungi keamanan masyarakat Jepang.” “Mereka (Korut) mungkin saja akan kembali meluncurkan misil lainnya kedepannya” kata Menteri Pertahanan Itsunori Onodera.

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

Japan

Rika Kihira, Atlet Ice Skating Muda Asal Jepang Memenangkan Grand Prix Final

Published

on

By

GwiGwi.com – Pemain Ice Skating muda asal Jepang, Rika Kihira yang masih berusia 16 tahun memenangkan Grand Prix Final dengan meraih skor gabungan 233,12.

Biarpun sebelumnya mengalami sedikit kesalahan, tersandung ketika melakukan lompatan, namun skor tersebut tetap melampaui skor yang pernah didapatkan di pertandingan sebelumnya  224,31.

Kihira termotivasi memenangkan pertandingan  karena kegagalan yang pernah ia dapatkan pada musim lalu. Ia berjanji pada dirinya sendiri tidak akan mengulangi kesalahan yang pernah ia buat saat pertandingan Ice Skating pada musim ini.

Baca Juga:  Untuk mengakhiri "Karoshi" Jepang mulai mengadopsi Jam Istirahat Tetap

Sementara untuk posisi kedua diraih oleh Alina Zagitova dari Rusia dengan poin 225,53. Kompetisi Ice Skating ini sepenuhnya diikuti oleh atlet perempuan asal Jepang dan Rusia.

Continue Reading

Japan

Takanawa Gateway, Nama Stasiun Baru di Yamanote Line, Tokyo

Published

on

By

GwiGwi.com – Sebuah stasiun di Jepang, yang berada di Jalur Yamanote tengah dalam proses pembangunan sejak bulan Februari 2018. Pembangunan dilakukan antara Shinagawa dan Tamachi, dengan titik pemberhentiannya ada di Tokyo Pusat.

Stasiun ini akan menjadi yang terbaru di Jalur Yamanote setelah Stasiun Nishi-Nippori yang pernah dibuka pada tahun 1971.

Sementara itu jalur kereta yang sedang dibangun akan diberikan nama “Takanawa Gateway” disampaikan oleh JR East selaku perusahaan kereta api yang bertanggung jawab atas pembangunan tersebut. Nama diambil berdasarkan putusan yang diajukan oleh publik.

Baca Juga:  Rika Kihira, Atlet Ice Skating Muda Asal Jepang Memenangkan Grand Prix Final

Dari nama tersebut JR East berharap Takanawa Gateway bisa menjadi salah satu pusat transportasi utama. Apalagi lokasinya yang berdekatan dengan Bandara Haneda Tokyo. Akan ada banyak orang yang membutuhkan transportasi kereta api sebagai pilihan tepat dan cepat.

Continue Reading

Japan

Untuk mengakhiri “Karoshi” Jepang mulai mengadopsi Jam Istirahat Tetap

Published

on

By

GwiGwi.com – Karoshi merupakan sebuah fenomena yang terjadi di Jepang. Di mana masyarakat mengalami tingkat kematian tinggi disebabkan bekerja tanpa jeda, atau terlalu keras. Tiap tahunnya data pencatatan kasus Karoshi ini terus saja meningkat.

Hal tersebut membuat khawatir pemerintah Jepang. Karena bila tak segera dihentikan maka angka kematian akan terus mengalami peningkatan.

Namun baru-baru ini beberapa perusahaan yang ada di Jepang mulai menerapkan waktu istirahat. Diikuti juga dengan respon pemerintah yang juga mendukung perusahaan yang mengadopsi sistem istirahat.

Baca Juga:  Rika Kihira, Atlet Ice Skating Muda Asal Jepang Memenangkan Grand Prix Final

Pada dasarnya ini hanyalah sebuah sistem yang dimana para pekerja perusahaan harus bisa mendapatkan jam istirahat minimum saat mereka selesai bekerja dengan tetap. Bila di Indonesia tentu hal ini sudah biasa, namun untuk Jepang ini nampaknya masih harus ada penyesuaian.

Continue Reading

Trending