Berita Anime & Manga
Review Parasyte Episode 1
Atas rekomendasi seorang teman, gwimin mencoba menonton anime Parasyte ini. First Impression untuk anime ini, cukup greget dan pengen nonton episode berikutnya. Animasi yang baik dan pemaparan cerita yang cukup detail menambah nilai lebih untuk anime ini. FYI, anime ini dibuat oleh studio yang satu grup dengan pembuat anime Death Note, jadi ekspetasi gwimin memang lebih ke bagaimana anime Death Note yang sudah tayang.
Diceritakan Shinichi, seorang anak SMA biasa punya phobia terhadap serangga. bangun dengan rasa aneh ditangannya, dalam perjalanannya ke sekolah, Shinichi bertemu teman sekolahnya, Murano. Murano mencoba mengagetkan Shinichi, tetapi Shinichi sepertinya sudah tau akan dikeberadaan Murano, Shinichi yang mencoba meminta maaf, malah tanpa disadari tangannya memegang dada Murano. Lantas membuat Shinichi juga kaget, dan mendapat bogem mentah dari Murano.
http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/parasyte-episode-1-review-gwigwi_zps6ac2c499.jpg
Didalam kelas saat pelajaran, Shinichi terus memikirkan apa yang terjadi dengan tangannya. Kemudian dia mengingat kembali kejadian dimalam itu, Shinichi terbangun ditengah malam karena dia merasa ada serangga yang ingin memasuki tubuhnya. Namun setelah dilihat lagi, itu bukan serangga melainkan semacam mahluk aneh tanpa bentuk. Mahluk itu mencoba memasuki tubuh Shinichi, dikarenakan percobaan pertama melalui hidung gagal, maka kali ini hal itu mencoba masuk melalui tangan Shinichi. Tangan Shinichi dilobangi dan mahluk masuk dari tangannya, belum sampai diotaknya, Shinichi berhasil menahannya dengan mengikat lengan atasnya dengan kabel earphone, yang saat itu mudah diraihnya. Mendengar kehebohan ditengah mala hari, tentu saja membuat orang tuanya terbangun dan segera menuju kamar Shinichi, bukan menolong, orang tua Shinichi malah mengganggp Shinichi sedang setengah sadar. Shinichi kaget karena lobang ditanganya hilang begitu saja, dan dia pun akhirnya tidur kembali.
http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/parasyte-episode-1-review-gwigwi2_zpsba872aa4.jpg
Shinichi pulang ke rumahnya, dengan sejumlah pertanyaan yang masih membingungkannya. Ditengah jalan dia menolong seorang anak yang mencoba menyebrangi jalan, ada mobil dengan kecepatan tinggi menuju anak itu. Shinichi dengan refleks melompat kearah anak itu, tanpa disadari tangan kanan Shinichi menahan mobil, dan membuat mobil itu rusak tanpa meninggalkan cedera sedikit pun ketubuh Shinichi.
Sesampai dirumah Shinichi mencoba membuktikan bahwa tangannya bukan dimiliki olehnya lagi, dan yup tangan Shinichi yang terancam berubah menjadi sosok aneh yang mempunyai mulut, dengan jari-jari Shinichi membentuk tangan dan kaki mahluk itu. Tangan kanan Shinichi sudah dimakan oleh mahluk itu dan menjadi milik mahluk luar angkasa aka alien. Alien itu merubah tangan Shinichi dengan semaunya tanpa bisa dikontrol Shinichi.
http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/parasyte-episode-1-review-gwigwi3_zpsffb61582.jpg
Ditempat lain sepertinya mahluk ini ada beberapa, diawal scene yang memperlihatkan seorang pria yang berubah menjadi alien yang buas. Shinichi yang tadinya takut serangga kini telah berubah dan berani memegang serangga sekalipun, ditambah lagi porsi makan Shinichi bertambah, dikarenakan asupan makanan itu juga diserap oleh alien yang berada di tangan kanannya.
Kebetulan gwimin suka sama Fear and Loathing in Las Vegas yang membawakan lagu Let Me Hear di opening anime ini. Lagu ini rencana akan dirilis tahun depan, jadi bisa mendengar lebih awal sebelum rilis, jadi sedikit mengobati rasa penasaran. Baru kali ini, mau ngulang berkali-kali openingnya 😀
Berita Anime & Manga
Review Film The Mandalorian and Grogu, Is this The Way?
www.gwigwi.com – www.gwigwi.com – Sukses dari serial Disney+ nya, Abang Din Djarin alias Mandalorian (Pedro Pascal) bersama Grogu kali ini nongol di layar besar bioskop. Apakah bisa menyuguhkan petualangan yang lebih wah?
Mandalorian diminta Kolonel Ward (Sigourney Weaver) untuk menyetujui permohonan kembar Hutt. Kedua dedengkot kriminal gang Hutt itu meminta si pemburu hadiah untuk mencari Rotta (Jeremy Allen White) yakni anak dari si cacing legendaris trilogi orisinil Star Wars, Jabba The Hutt.
Plot sebenarnya tidak se straight forward kedengarannya dan masih memberikan surprise yang boleh lah menegangkan. Walau terasa episode tambahan saja dari serialnya.
Barangkali yang disayangkan, transisi ke layar lebar ini kurang dibarengi presentasi yang lebih sinematik.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?
Konsep sinematografinya terasa tak jauh berbeda dengan di serialnya yang untuk layar kecil. Membuat petualangan ini sedikit terasa kurang epik.
Mungkin tujuannya memang menampilkan skala konflik yang lebih kecil tapi rasa low budget nya jadi berkesan sekali apalagi melihat dari layar lebar. Begitu pun spesial efek yang cukup sering terlihat kurang meyakinkan apalagi di paruh awal.
Penulis Dave Filoni (yang sekarang menjadi Presiden Lucasfilm) dan sutradara Jon Favreau, boleh jadi ahli dalam world building baik soal desain planet baru dan alien baru, tapi rasanya kurang menginjeksinya dengan karakterisasi yang unik.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?
Rotta memiliki kontras yang menarik dengan Hutt lain yang doyan jadi jahat. Kalau saja ditampilkannya tak melulu dengan dia mengeksposisi situasi dan perasaannya layaknya sinetron, dan dengan cara yang lebih subtil.
Rasanya jadi paham kenapa James Gunn begitu komitmen dengan komedinya dan serial The Boys kerap memperlihatkan nyelenehnya; gunanya untuk menghidupkan adegan dan memberi keunikan. Sesuatu yang dibutuhkan THE MANDALORIAN AND GROGU untuk lebih memoles desain produksinya yang cakap.
Apabila tujuan film ini adalah menampilkan petualangan pulp sederhana yang seru dibumbui komedi, duo Mando dan Grogu sudah plek sekali cocoknya.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?
Namun rasanya mereka membutuhkan para karakter pendukung yang punya kepribadian kuat, unik dan menghibur lebih banyak lagi, juga ketegangan dan komedi yang lebih kental lagi.
Bila sudah demikian, mau berapa kali pun petualangan THE MANDALORIAN AND GROGU dirilis, meskipun tak banyak benang merah di antaranya, penonton boleh jadi masih akan wow dengan aksi keren Mando dan terpesona lucunya Grogu.
Untuk sekarang THE MANDALORIAN AND GROGU mungkin not exactly the way.
Berita Anime & Manga
Biblia Koshodou no Jiken Techou Resmi Diumumkan, Tayang 2027
www.gwigwi.com – www.gwigwi.com –
Kabar menarik datang untuk penggemar cerita misteri bernuansa literatur. Light novel populer Biblia Koshodou no Jiken Techou atau The Case Files of Biblia Bookstore akhirnya resmi dikonfirmasi akan mendapatkan adaptasi anime dan dijadwalkan tayang pada tahun 2027.
Kisah ini berpusat pada toko buku tua yang menyimpan berbagai koleksi langka. Buku-buku kuno yang ada di sana bukan sekadar bacaan biasa, melainkan menyimpan rahasia dan misteri yang mampu menarik perhatian siapa pun yang terlibat. Setiap cerita menghadirkan kasus unik yang berkaitan dengan sejarah buku, membuat alurnya terasa berbeda dari anime misteri pada umumnya.
Adaptasi anime ini akan digarap oleh CloverWorks, studio yang dikenal lewat berbagai judul populer dengan kualitas visual yang solid.
Keterlibatan CloverWorks tentu menambah ekspektasi penggemar terhadap bagaimana suasana misterius dan hangat dari toko buku tersebut akan divisualisasikan dalam format anime.
Dari segi genre, anime ini mengusung kombinasi drama dan misteri. Ceritanya tidak hanya berfokus pada pemecahan kasus, tetapi juga menggali emosi karakter serta hubungan mereka dengan buku-buku yang menjadi pusat cerita. Pendekatan ini menjadikan Biblia Koshodou no Jiken Techou memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi penonton yang menyukai kisah tenang namun penuh makna.
Hingga saat ini, detail lebih lanjut seperti tanggal rilis pasti, jumlah episode, maupun jajaran pengisi suara masih belum diumumkan. Meski begitu, pengumuman ini sudah cukup untuk membangun antusiasme, terutama bagi penggemar light novel aslinya.
Dengan premis unik yang memadukan dunia literasi dan misteri, anime ini berpotensi menjadi salah satu tontonan menarik saat perilisannya nanti. Jika digarap dengan baik, bukan tidak mungkin Biblia Koshodou no Jiken Techou akan menjadi salah satu anime misteri yang mencuri perhatian di tahun 2027.
Berita Anime & Manga
Devil May Cry Season 2 Siap Tayang 12 Mei 2026, Dante Hadapi Musuh dan Masa Lalunya
www.gwigwi.com –
Kisah sang pemburu iblis kembali berlanjut. Melalui pengumuman resmi dari Netflix Anime, serial Devil May Cry Season 2 dijadwalkan tayang mulai 12 Mei 2026. Musim terbaru ini akan membawa cerita yang lebih gelap, intens, dan emosional dibandingkan sebelumnya.
Dalam season kali ini, Dante tidak hanya harus menghadapi ancaman iblis yang semakin kuat, tetapi juga konflik yang jauh lebih personal. Salah satu sorotan utama adalah kemunculan sosok yang memiliki hubungan erat dengan masa lalunya, termasuk bayangan dari Vergil yang kembali menghantui perjalanan hidupnya.
Cerita season kedua ini juga akan menggali lebih dalam sisi psikologis Dante. Trauma masa lalu yang belum terselesaikan menjadi bagian penting dalam perkembangan karakternya. Ia dipaksa menghadapi sisi gelap dalam dirinya sendiri, menjadikan konflik tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga emosional.
Dengan pendekatan cerita yang lebih serius, anime ini berusaha menghadirkan keseimbangan antara aksi penuh adrenalin dan pendalaman karakter. Pertarungan melawan iblis tetap menjadi daya tarik utama, namun kini dibalut dengan narasi yang lebih kompleks dan penuh makna.
Kehadiran kembali karakter-karakter ikonik serta eksplorasi hubungan antara Dante dan Vergil menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh penggemar. Dinamika keduanya selalu menjadi inti cerita dalam franchise ini, dan season terbaru tampaknya akan membawa konflik tersebut ke level yang lebih dalam.
Secara keseluruhan, Devil May Cry Season 2 berpotensi menjadi lanjutan yang lebih matang dan emosional. Dengan jadwal tayang yang sudah dikonfirmasi, para penggemar kini hanya tinggal menunggu bagaimana kisah Dante akan berkembang dalam menghadapi musuh, masa lalu, dan dirinya sendiri.
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!




