Connect with us

News

Xiaomi Mi A2 dan Mi A2 Lite Resmi Dirilis, Berapa Harganya?

Published

on

GwiGwi.com – Xiaomi telah resmi meluncurkan Xiaomi Mi A2 dan Mi A2 Lite hari ini di MadridSpanyol. Acara yang disiarkan secara langsung melalui halaman resmi Xiaomi Global dan juga menjadi tanda awal peluncuran Mi A2 dan Mi A2 Lite di berbagai negara yang sudah dikunjungi oleh Xiaomi.

Pada Global Launch kali ini, Xiaomi memperkenalkan 2 perangkat terbaru penerus Xiaomi Mi A1 (review di sini) yang berada dibawah pengawasan Google juga didalam proyek Android One. Android One yang telah kembali dihidupkan dimana 2 brand besar di Dunia yaitu Xiaomi sendiri dan juga HMD Global, Nokia, mengembalikan hidup dari Android One. Jika tahun lalu Mi A1 mengambil wujud dari Mi 5X, yang sebelumnya menjalankan MIUI lalu diganti dengan Android One, Mi A2 dan Mi A2 Lite juga memperlakukan hal yang sama untuk Mi 6X, dan juga Redmi 6 Pro yang sebelumnya sudah diluncurkan terlebih dahulu dengan MIUI di negara asal kelahiran mereka.

Mi 6X Dibalut Dengan Android One, Dengan Kemampuan Foto Yang Luar Biasa?

Mi A2 memiliki taglinePerfect Picture 20MP Camera” yang berarti, sama seperti kakaknya, memiliki kemampuan fotografi yang cukup menuju sangat baik untuk sebuah perangkat entry-level. Mengusung sensor IMX 376 milik Sony yang dijanjikan Xiaomi, akan memberikan kualitas foto yang sangat baik dengan susunan 12MP + 20MP dan keduanya dengan apartur f/1.75 untuk keduanya. Kamera depannya pun memiliki kualitas serupa dengan resolusi 20MP sama seperti modul utamanya. Tentunya Xiaomi tidak lupa menyematkan kemampuan AI Camera yang sebelumnya sudah pernah diluncurkan bersama Xiaomi Redmi Note 5.

Untuk dapur pacu, Mi A2 adalah perangkat kedua tahun ini dari Xiaomi yang akhirnya berhasil terlepas dari Qualcomm Snapdragon 625 dan mendapatkan upgrade ke Snapdragon 660. Prosesor ini tentunya membuat Mi A2 menjadi kompetitor bahkan untuk di brand Xiaomi sendiri karena para kakak yang sebelumnya dirilis, selalu menggunakan SD 625 sebagai dapur pacunya.

Spesifikasi lainnya adalah layar 6inci dengan rasio 18:9 seperti Mi 6X dan Note 5, USB Type-C, Baterai 3,010mAh, dan ketebalan 7.3mm. Untuk perihal memori, akan ada 3 model yaitu 4/32GB, 4/64GB, dan juga 6/128GB. Selain itu perangkat ini akan hadir dengan 3 warna yaitu Black, Gold, dan Blue (namun disayangkan tidak ada Red – mungkin tidak saat ini – padahal Xiaomi Indonesia sangat getol menunjukan warna merah).

Mi A2 Lite, Si Poni Underdog? Bisa Bertahan Ga Nih?

Salah satu yang membuat saya menggaruk-garuk kepala adalah kehadiran Mi A2 Lite.

Mengusung layar 5.84inci, dengan rasio 19:9 Full HD, namun memiliki poni layaknya smartphone kekinian, membuat Mi A2 Lite terlihat lebih “segar” dibandingkan sang kakak, Mi A2. Namun sepertinya perbedaan menonjol dari Mi A2 Lite, selain layar, hanyalah dari harganya. Secara spesifikasi, bisa dibilang bahwa Mi A2 Lite adalah “refresh” dari Mi A1, yang hanya mencomot layar baru saja.

Hal ini disebabkan oleh dapur pacunya yang “lagi-lagi” menggunakan Snapdragon 625. Bahkan Xiaomi menggunakan meme pada presentasinya hari ini yang menunjukan bahwa para fans sudah lelah dengan 625. Namun Donovan Sung, mengakui bahwa SD 625 adalah opsi terbaik, dan bahkan masih mampu mengalahkan sekian banyak prosesor lainnya yang baru-baru ini di rilis. Xiaomi juga menyampaikan bahwa Dual Pyrolytic Graphite Sheets yang ditanamkan bersama dengan SD 625, akan membuat ketahanan prosesor ini menjadi lebih baik.

Selain upgrade minor dari Mi A1, baterai yang diusungnya adalah sebesar 4,000mAh, Kamera utama 12MP + 5MP, 5MP selfie camera, dan ketebalan 8.75mm. Sayangnya, untuk konektivitas via kabel dan charging, Xiaomi memilih untuk kembali ke MicroUSB.

Memory yang dimiliki Mi A2 Lite maksimal adalah sebesar 4/64GB.

Untuk perihal harga, jujur sebenarnya saya berada diantara terkejut tapi tidak terkejut. Setelah sebelumnya mulai tidak sreg dengan pricing Xiaomi yang perlahan mulai menembus angka berawalan 3, perlahan sepertinya angka 4 akan dicapai. Dibanderol dengan harga mulai dari €249 untuk Mi A2 versi paling rendah (sekitar 4,2 Juta Rupiah), dan maksimal €349 untuk 6/128GB (sekitar 5,8 Juta Rupiah), mulai membuat saya untuk berfikir beberapa kali jika ingin meminang Mi A2 (untuk referensi, Vivo V9 dengan Snapdragon 660 dan RAM 6GB memiliki patokan harga 4.299 Juta dan sudah bisa didapatkan mulai sekarang).

Untuk Mi A2 Lite, harga yang dipatok memang lebih rendah dan dikategorikan sebagai “raja entry-level“. Versi 3/32GB akan dipatok seharga €179 atau sekita 3 Juta Rupiah, dan €229 atau sekitar 3.8 Juta Rupiah. Namun demikian, jika melihat sedikit kebelakang, Mi A1 yang merupakan generasi pertama dari Xiaomi untuk Android One sendiri memiliki harga yang cukup jauh dibawah itu, dan pada tahun 2018 ini, telah mengalami price cut dan masa promosi yang masih cukup baik jika ingin memiliki perangkat Android One. Selain itu, Mi A1 juga memiliki SD 625 yang hanya beda sedikit dengan yang dimiliki Mi A2 Lite.

Perlu diingat, bahwa ini adalah harga yang dipasangkan Xiaomi untuk pasar Eropa. Belum ada kepastian berapakah harga kedua perangkat tersebut di Indonesia, dan mengingat terkadang Indonesia mendapatkan harga yang lebih affordable, saya hanya bisa berharap bahwa harganya akan sedikit lebih ditekan oleh Xiaomi untuk penjualan di Indonesia.

Mi A2 sendiri akan diluncurkan di Indonesia pada tanggal 25 Juli 2018 ini, dan belum ada penjelasan apakah Mi A2 Lite juga akan ikut diboyong Xiaomi ke Indonesia.

Untuk update terbaru perihal Anime, Manga, Games, Movie, Hobby, dan juga Gadget Teknologi jangan lupa untuk subscribe dan Like GwiGwi.com di Facebook, Youtube, Twitter, dan juga Instagram.

Baca juga: Siap-Siap! Xiaomi Segera Memperkenalkan MiA2 dan MiA2 Lite Ke Indonesia!

Gallery Xiaomi Mi A2 dan Mi A2 Lite

Advertisement

News

Fate/Grand Order Rilis Video Pembuka Pameran, Dianimasikan oleh CloverWorks

Published

on

Fate/grand Order Rilis Video Pembuka Pameran, Dianimasikan Oleh Cloverworks

www.gwigwi.com – Pameran Fate/Grand Order Exhibition: Corridor of Stargazing menghadirkan kejutan bagi para penggemar dengan merilis video pembuka yang sebelumnya hanya ditayangkan di area pameran. Video tersebut kini dapat disaksikan secara online dan menampilkan animasi berkualitas tinggi dari CloverWorks.

Video pembuka ini awalnya dibuat khusus untuk teater pembukaan pameran. Isinya merangkum perjalanan panjang para protagonis dalam Fate/Grand Order, sekaligus menghadirkan kembali sejumlah momen penting dari perjalanan mereka. Karakter Mash Kyrielight juga tampil dalam video dengan suara dari Rie Takahashi.

Keterlibatan CloverWorks bukan pertama kalinya studio tersebut mengerjakan materi animasi untuk game Fate/Grand Order. Sebelumnya, mereka juga menangani trailer khusus yang memperkenalkan update game dengan kehadiran Servant bintang lima baru, End of the World Archer.

Untuk video pembuka pameran ini, Haruka Fujita dipercaya menangani posisi sutradara, storyboard, sekaligus episode director. Sementara itu, Masayoshi Tanaka bertugas sebagai animation director.

Bagian visual lainnya ditangani oleh sejumlah staf berpengalaman. Kyoko Hara mengerjakan color design, sedangkan Ryoko Itaya bertanggung jawab sebagai art director. Posisi director of photography diisi oleh Yuya Sakuma, sementara bagian 3DCG dikerjakan oleh Capsule.

Dari sisi produksi, Yuichi Fukushima bertugas sebagai animation producer dan CloverWorks menjadi studio yang menangani keseluruhan produksi animasi.

Video tersebut semakin menarik berkat lagu “Unmei ~Hoshimi no Kairo~” yang menjadi musik pengiring. Lagu ini digubah oleh Keita Haga, kemudian diaransemen bersama Ryota Kikuchi.

Fate/Grand Order Exhibition: Corridor of Stargazing sendiri merupakan pameran khusus yang membawa pengunjung menyelami berbagai aspek dari perjalanan franchise Fate/Grand Order. Berbagai materi visual dan pengalaman interaktif disiapkan untuk memperlihatkan perjalanan para karakter serta dunia yang telah dibangun game tersebut selama bertahun-tahun.

Pameran ini saat ini berlangsung di Mori Arts Center Gallery, Tokyo, Jepang. Pengunjung masih dapat mendatanginya hingga 14 September 2026.

Dengan dirilisnya video pembuka secara online, penggemar yang tidak dapat hadir langsung di Tokyo kini tetap memiliki kesempatan untuk melihat salah satu materi eksklusif dari pameran tersebut. Kehadiran animasi CloverWorks juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi penggemar yang mengikuti perkembangan proyek animasi Fate/Grand Order.

Continue Reading

News

Mikeneko Mulai Jual Foto Pribadi lewat Membership, Tuai Dukungan Penggemar

Published

on

Mikeneko Mulai Jual Foto Pribadi Lewat Membership, Tuai Dukungan Penggemar

www.gwigwi.com – Mantan anggota Hololive, Uruha Rushia, yang kini beraktivitas dengan nama Mikeneko, kembali menjadi perhatian komunitas setelah mengungkap langkah baru dalam aktivitas kreatifnya. Ia mulai menawarkan foto dirinya melalui sistem membership berbayar yang dikelolanya secara mandiri.

Langkah tersebut dilakukan setelah Mikeneko menerima sebuah hadiah pakaian dari salah satu penggemar. Ia kemudian mengenakan pakaian tersebut, melakukan sesi pemotretan, dan menjadikan hasilnya sebagai bagian dari konten eksklusif untuk anggota membership.

Konten tersebut menjadi salah satu bentuk monetisasi yang kini dapat dilakukan Mikeneko secara lebih bebas setelah menjalani aktivitas sebagai kreator independen. Berbeda dengan ketika masih berada di bawah agensi, model membership memberikan ruang bagi dirinya untuk menentukan sendiri jenis konten yang ingin ditawarkan kepada komunitas.

Kabar tersebut kemudian menarik perhatian para penggemarnya di media sosial. Alih-alih mendapat respons negatif, banyak penggemar justru memberikan dukungan terhadap keputusan Mikeneko untuk memperluas cara monetisasi kontennya.

Bagi sebagian penggemar, langkah tersebut menunjukkan bahwa Mikeneko memiliki lebih banyak kebebasan dalam mengelola aktivitas kreatif dan menentukan bagaimana karyanya dapat dinikmati oleh pendukung.

Sistem membership sendiri memungkinkan kreator memberikan konten tambahan kepada penggemar yang berlangganan secara rutin. Model ini semakin umum digunakan oleh kreator digital karena dapat menjadi sumber pendapatan langsung sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan komunitas.

Dalam kasus Mikeneko, kehadiran konten foto eksklusif menjadi salah satu bentuk baru dari aktivitas membership tersebut. Dukungan besar dari penggemar juga menunjukkan bahwa komunitasnya masih memiliki antusiasme tinggi terhadap berbagai proyek yang ia jalankan setelah meninggalkan dunia agensi VTuber.

Mikeneko sebelumnya dikenal luas sebagai Uruha Rushia selama bergabung dengan Hololive. Setelah keluar dari agensi tersebut, ia melanjutkan aktivitas sebagai kreator independen dan tetap memiliki basis penggemar yang cukup besar.

Perubahan tersebut memberikan kesempatan baginya untuk mengeksplorasi berbagai bentuk konten dan model bisnis tanpa harus mengikuti struktur produksi sebuah agensi. Membership menjadi salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung keberlangsungan aktivitas kreatifnya.

Meski begitu, konten yang ditawarkan melalui membership tetap menjadi bagian dari aktivitas kreator dan tidak selalu tersedia untuk publik secara umum. Penggemar yang tertarik dapat mengikuti kanal resmi Mikeneko untuk mengetahui jenis konten serta sistem membership yang tersedia.

Dengan semakin banyaknya kreator digital yang memanfaatkan membership sebagai sumber pendapatan, langkah Mikeneko menunjukkan bagaimana mantan talent agensi dapat membangun kembali ekosistem komunitasnya secara mandiri. Dukungan dari ribuan penggemar juga menjadi indikasi bahwa perjalanan Mikeneko sebagai kreator independen masih mendapatkan perhatian besar.

Continue Reading

Entertainment

Akemi ID Hadirkan Dua Member Baru, Ochi dan Mika Sebagai Bagian dari Regenerasi Grup

Published

on

Akemi Id Hadirkan Dua Member Baru, Ochi Dan Mika Sebagai Bagian Dari Regenerasi Grup

www.gwigwi.com – Jakarta, Agustus 2026 — Independent girl group asal Jakarta, Akemi ID, mengumumkan perubahan dalam susunan member sekaligus memperkenalkan dua wajah baru yang akan melanjutkan perjalanan grup.

Sebelumnya, Manajemen Akemi ID telah memutuskan untuk mengakhiri status keanggotaan Aiko sebagai Member Akemi ID setelah melalui proses evaluasi dan komunikasi bersama Manajemen. Keputusan tersebut menjadi bagian dari dinamika dan perkembangan Akemi ID dalam menjaga komitmen serta profesionalisme seluruh member.

Di tengah perubahan tersebut, Akemi ID kini menyambut dua member baru, Ochi dan Mika, yang diharapkan dapat memberikan warna baru dalam perjalanan grup ke depannya.

Ochi Kembali Bergabung dengan Akemi ID

Ochi bukanlah nama baru bagi Akemi ID. Ia merupakan mantan member Akemi yang kini kembali bergabung sebagai bagian dari perjalanan baru grup. Ochi secara resmi diperkenalkan kembali sebagai Member Akemi ID dalam penampilan di Indonesia Designer Art-Toys Expo Vol. 4 pada 9 Agustus 2026.

Dalam formasi barunya, Ochi akan membawa identitas warna orange dengan branding bunga orange marigold.

Kembalinya Ochi diharapkan dapat memperkuat dinamika internal maupun penampilan Akemi ID, khususnya melalui kemampuan public speaking yang dimilikinya.

Mika Resmi Naik Menjadi Member Akemi ID

Sementara itu, Mika merupakan trainee yang telah menjalani proses latihan bersama Akemi ID sejak Desember 2025. Setelah melalui proses pengembangan dan evaluasi sebagai trainee, Mika akhirnya resmi bergabung sebagai Member Akemi ID dan diperkenalkan kepada publik dalam event School of Rock pada 17 Agustus 2026.

Mika akan membawa identitas warna white dengan branding bunga white jasmine.

Dengan karakter vokalnya yang memiliki suara merdu, Mika diharapkan dapat memberikan warna tambahan bagi musik dan penampilan Akemi ID.

Menyambut Babak Baru Akemi ID

Dengan bergabungnya Ochi dan Mika, Akemi ID memasuki fase baru dalam perjalanan grup. Keduanya membawa karakter dan kemampuan yang berbeda, namun diharapkan dapat saling melengkapi dengan member Akemi ID lainnya.

Kami berharap kehadiran Ochi dan Mika bisa memberikan warna baru untuk Akemi ID. Ochi dengan kemampuan public speaking-nya, dan Mika dengan karakter vokalnya, tentunya akan menjadi tambahan yang menarik untuk perkembangan Akemi ke depan,” ujar Manajemen Akemi ID.

Sebagai independent girl group yang telah aktif sejak 2018 dan memiliki pengalaman tampil di berbagai panggung, Akemi ID akan terus mengembangkan karya, pertunjukan, serta program-programnya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi para penggemar.

Kehadiran Ochi dan Mika menjadi bagian dari langkah Akemi ID untuk terus bertumbuh dan memasuki babak baru dengan semangat serta warna yang baru.

Akemi Operation Team
AKEMI ID

Kontak Akemi

Web: mez.ink/akemi.official

Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/

Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id

TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id

Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756

Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01

Whatsapp: 08551614433

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending