Connect with us

TV & Movies

Warner Bros. akan produksi Film Live Action Tom And Jerry

Published

on

GwiGwi.com – Warner Bros. diberitakan sedang bersiap-siap untuk memproduksi suatu film live action yang dipadukan dengan CGI dari franchise kartun Tom and Jerry. Langkah pertama yang dilaksanakan oleh mereka ialah mendekati sutradara Tim Story (Ride Along) untuk menunjukkan proyek ini.

Kisah animasi Tom and Jerry berfokus pada kompetisi antara kucing dan tikus dengan memakai komedi slapstick untuk menciptakan orang tertawa. Diciptakan pada tahun 1940 oleh seniman kartun dan animator William Hanna dan Joseph Barbera, dan semenjakjak tersebut telah menjadi ikon dalam genre animasi.

Baca Juga:  Review Film Asterix: Secret of Magic Potions, petualangan Asterix dalam mencari penerus Getafix

Ketika Tom dan Jerry mulai tayang pertama kali, seri ini dituturkan dengan durasi lumayan pendek yang panjangnya selama 7 hingga 10 menit. Antara 1940 dan 1958, Hanna dan Barbera menghasilkan 114 kisah pendek Tom dan Jerry untuk MGM. Namun mereka baru menemukan serialnya sendiri pada tahun 1975 yang dinamakan The Tom and Jerry Show. Kedua karakter ini pun mempunyai sejumlah film animasi yang dipadukan dengan sekian banyak kisah klasik seperti The Wizard of Oz dan Willy Wonka and the Chocolate Factory.

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

Film Jepang

SADAKO siap hantui layar bioskop Indonesia 28 Agustus 2019

Published

on

By

GwiGwi.com – Film horor Jepang “Sadako” akan mulai tayang di Indonesia pada 28 Agustus 2019.  20 tahun telah berlalu sejak perilisan film Ringu di Jepang tahun 1998 yang disutradarai Hideo Nakata.

Ringu mengisahkan tentang rangkaian kematian yang terjadi bagi siapapun yang menonton sebuah kutukan pada sebuah kaset video. Duniapun diperkenalkan kepada SADAKO. Film ini tidak hanya mengejutkan penonton Jepang, tapi seluruh dunia. Ada apa dibalik sosok SADAKO ini?

Sadako bercerita tentang Mayu (Elaize Ikeda), seorang konselor psikologi yang bekerja di sebuah rumah sakit. Ia memiliki pasien perempuan (Himeka Himejima) yang tidak dapat mengingat apa pun bahkan namanya sendiri. Sementara itu, adik lelaki Mayu, Kazuma (Hiroya Shimizu), terseret dalam sebuah insiden mengerikan. Ia merupakan seorang YouTuber yang mencoba menelisik kasus kematian lima orang di sebuah kamar apartemen yang terbakar. Mayu kemudian menyadari ada keganjilan dari video YouTube yang diunggah oleh Kazuma. Ia melihat sosok Sadako di video tersebut. Mengapa Sadako kembali muncul dan menebarkan teror?

Baca Juga:  Review Film Asterix: Secret of Magic Potions, petualangan Asterix dalam mencari penerus Getafix

Pada produksi kali ini, Sutradara Ring, Hideo Nakata, dan penulis asli Ring Sekuel, Koji Suzuki, bertemu kembali setelah 20 tahun dan mereka merilis film SADAKO. Walaupun ini versi modern dari cerita aslinya, Sadako mengungkap aspek heroik yang tidak diketahui dalam kehidupan SADAKO, dimana hal ini berhubungan dengan penderitaan asal usulnya dan hal yang menyebabkan dia menjadi hantu pendendam.

Continue Reading

Box Office

Jagat Sinema Bumilangit perkenalkan para pemerannya

Published

on

GwiGwi.com – Screenplay Bumilangit secara resmi mengumumkan Jagat Sinema Bumilangit Jilid 1. Dalam beberapa tahun kedepan telah disiapkan tujuh Film yang saling berkesinambungan satu sama lain. Jagat Sinema Bumilangit akan diawali dengan Film Gundala yang akan dirilis pada 29 Agustus 2019.

Beberapa aktor dan aktris Indonesia sudah dipastikan akan meramaikan Jagat Sinema Bumilangit. Diantaranya ; Abimana Aryasatya sebagai Gundala, Chicco Jerikho sebagai Godam, Pevita Pearce sebagai Sri Asih, Chelsea Islan sebagai Tira, Tara Basro sebagai Merpati, Asmara Abigail sebagai Desti Nikita, Hannah Al Rashid sebagai Camar, Kelly Tandiono sebagai Bidadari Mata Elang, Joe Taslim sebagai Mandala, Vanessa Prescilla sebagai Cempaka, Della Darthan sebagai Nila Umaya, Ario Bayu sebagai Ghani Zulham, Bront Palarae sebagai Pengkor, Lukman Sardi sebagai Ridwan Bahri, Daniel Adnan sebagai Tanto Ginanjar, Tatjana Saphira sebagai Mustika sang kolektor, Adhisty Zara sebagai Virgo, Dian Sastrowardoyo sebagai Dewi Api, dan Nicholas Saputra sebagai Aquanus.

Joko Anwar sebagai Creative Producer dari Jagat Sinema Bumilangit menyampaikan “Akan Ada tujuh Film setelah Gundala yang akan disiapkan, yaitu dari era Jawara dan era Patriot. Ada Sri Asih, Godam dan Tira, si buta dari gua hantu, Patriot taruna, Mandala, Gundala Putra Petir(sekuel Gundala), dan Patriot. Film-Film Ini juga akan muncul karakter lain juga, dan kami juga telah mengembangkan benang merah cerita dari perkembangan tiap karakter dengan rapi dari film pertama sampai akhir. Nantinya akan dikembangkan lagi oleh tiap sutradara dan penulis naskah tiap filmnya dan jadinya semua akan terbangun dan terjaga dengan solid.”

Baca Juga:  Review Film Asterix: Secret of Magic Potions, petualangan Asterix dalam mencari penerus Getafix

Menurut Wicky V. Olindo selalu produser dari Screenplay Bumilangit, “Jagat Sinema Bumilangit adalah sebuah upaya untuk memberikan something fresh Buat seluruh penonton Indonesia. Dengan cerita Yang tersambung satu sama lain, penonton dapat merasakan sajian cerita Yang seru. Mungkin kedepan nya, Film-Film Ini bukan hanya menjadi hiburan semata, namun juga menjadi inspirasi bagi masyarakat.”

Selain itu, menurut produser Screenplay Bumilangit Bismarka Kurniawan mengatakan, “Bahwa dengan adanya Jagat Sinema Bumilangit dapat menjadi semangat baru bagi industri kreatif Indonesia dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan Bisa dipasarkan secara internasional.”

Continue Reading

Box Office

Bank BRI berkolaborasi dengan Bumilangit meluncurkan kartu Brizzi edisi Gundala

Published

on

GwiGwi.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan kartu Brizzi edisi Gundala. Peluncuran Ini dilakukan sebagai upaya untuk mendukung industri kreatif Indonesia khususnya jagoan Indonesia. Ungkap Direktur Konsumer Bank BRI Handayani di acara launching Yang digelar pada 18 Agustus 2019.

Ada 3 varian desain Brizzi Gundala yang diluncurkan oleh Bank BRI dan Bisa didapatkan di offical store di Tokopedia dan Shopee, serta di unit kerja BRI dan jaringan bioskop XXI tertentu.

“Dengan adanya desain-desain yang keren ini, Brizzi edisi Gundala juga menjadi collectible items juga. Target kami 15 ribu Brizzi edisi Gundala bisa dimiliki oleh masyarakat”. Jelas Handayani.

Gundala merupakan komik ciptaan alm. Harya Suryaminata (Hasmi) yang terbit sejak tahun 1969 hingga 1982.

Baca Juga:  Review Film Asterix: Secret of Magic Potions, petualangan Asterix dalam mencari penerus Getafix

Gundala pernah diadaptasi ke layar lebar pada tahun 1981 yang diperankan oleh alm. Teddy Purba.

Gundala juga akan mendapatkan adaptasi layar lebarnya kembali di tahun 2019 ini Yang digarap dan ditulis naskahnya oleh Joko Anwar. Film Ini akan dibintangi oleh Abimana Aryasatya, Tara Basro, Bront Palarae, dan masih banyak lagi aktor dan aktris ternama Yang meramaikan film Ini.

Jangan lupa untuk menyaksikan film Gundala yang dirilis tanggal 29 Agustus 2019 dan jangan lupa miliki Brizzi edisi Gundala di Toko resmi e-commerce, unit kerja BRI, dan jaringan XXI tertentu.

Continue Reading
Advertisement SGCC 2019
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending