Unik
‘Tempat Sampah Dewasa’ dari Soft on Demand ini dilengkapi suara Mana Sakura dan lainnya, yuk buang sampah pada tempatnya
GwiGwi.com – Pada akhir pekan lalu, pesta Halloween diadakan jauh lebih meriah, walau lebih awal dari tanggal 31 Oktober, tidak menyurutkan para muda mudi di Jepang untuk berpesta. Shibuya pada sabtu lalu dipenuhi lautan manusia yang mengenakan kostum dan cosplay berbagai karakter sembari berpesta.
Biasanya diakhir pesta seperti ini tentu saja yang menjadi PR bersama adalah sampah. Untuk menangani masalah ini, perusahaan film dewasa Jepang Soft on Demand (SOD) memasang ‘tempat sampah dewasa' di Shibuya.
Tidak biasa, tempat sampah ini merespon suara sampah yang dibuang, suara ini direkam dari para aktris porno seperti Mana Sakura, Masami Ichikawa, Makoto Toda, Rin Asuka, Iori Kogawa dan Marina Shiraishi. Ya, tempat sampah Halloween milik SOD ini akan merespon sampah yang dibuang dengan berbagai suara.
Tempat sampah ini terdiri dari 3 jenis berdasarkan jenis sampahnya: dapat dibakar (moeru, namun tertulis karakter “moe”), tidak dapat dibakar (moenai, lagi ditulis dengan karakter “moe”) dan kaleng dan botol.
Kata-kata seperti “lagi, lagi” dan “hmm besar sekali” merupakan salah satu dari 60 suara yang ada pada tempat sampah ini. Beberapa kata-kata yang berhubungan dengan ‘ukuran' ditentukan oleh sensor pada tempat sampah yang akan membaca ukuran sampah yang dibuang ke dalam. Tempat sampah pun akan mengeluarkan suara lain jika tempat sampah tersebut sudah mulai penuh.
Beda model kaleng atau botol pun akan mengeluarkan variasi suara yang berbeda.
Tempat sampah kaleng dan botol memiliki suara dari Makoto Toda dan Marina Shiraishi akan merespon sampai sentuhan kecil.
Tempat sampah dapat dibakar memiliki suara Mana Sakura dan Rin Asuka yang akan memujimu jika kamu mengisi banyak sampah didalemnya.
Tempat sampah tidak dapat dibakar memiliki suara Masami Ichikawa dan Iori Kogawa akan menegurmu jika membuang sampah yang tidak sesuai.
Ketiga jenis tempat sampah tersedia mulai pukul 7 malam hingga tengah malam pada tanggal 29 Oktober di tempat parkir Club Asia, klub malam di Dogenzaka dan daerah love hotel di Shibuya.
Untuk lebih jelasnya simak video ini:
Hmm, ide yang cemerlang bukan, mungkin dengan cara begini, kamu tidak akan buang sampah sembarangan lagi!
Unik
Jangan Melakukan Ini di Jepang, Kamu Akan Dianggap Tak Sopan
GwiGwi.com – Tiap negara memiliki etika perilakunya masing-masing. Artinya bila Anda berkunjung ke negara lain jangan pernah menyamakannya dengan Indonesia. Misalnya saja saat Anda berkunjung ke Jepang.
Ada hal yang bila dilakukan maka dianggap tak sopan. Salah satunya adalah menolak ajakan minum. Ya, saat ada yang mengajak Anda minum, lalu menolak, itu dianggap tak sopan. Kebanyakan traveler biasanya meng-iya kan ajakan tersebut, namun minum dalam jumlah yang sedikit saja.
Ada juga aturan mengenai penggunaan sumpit. Jangan pernah sekali-kali Anda meletakkan sumpit berdiri di atas nasi. Bagi orang Jepang hal tersebut berarti sebuah duka.
Sederhana sih tapi sangat penting Anda ketahui agar tak sembarangan saat berada di Jepang.
Unik
Survey Tanggapan Perempuan Jepang Tentang Memiliki di Luar Nikah
GwiGwi.com – Bagi orang Indonesia, memiliki anak di luar nikah adalah aib. Tentu saja, ini sudah menjadi hal yang memang dianggap tabu, dan bila terjadi akan dianggap sangat memalukan dan dicap negatif. Lantas bagaimana dengan Jepang?
Ada yang berbeda dengan Jepang, berdasarkan survey yang dilakukan oleh Nomura Research Institute (NRI), pada bulan Juli sampai Agustus 2018, hasil menunjukan 33% perempuan Jepang setuju memiliki anak di luar nikah. Persentase angka tersebut mengalami kenaikan 7% dari penelitian tahun sebelumnya,
Pandangan mengenai hamil di luar nikah tiap negara akan berbeda-beda. Tidak bisa disamakan dengan Indonesia yang memang benar-benar melarangnya. Baik secara religius maupun aturan kenegaraan hal tersebut sangatlah negatif.
Unik
“Bonenkai” Budaya Perayaan Akhir Tahun di Jepang dan kebiasaan untuk menghindarinya
`
Namun ada salah satu budaya yang biasa dilakukan oleh beberapa perusahaan saat memasuki libur tahun baru. Itu adalah Bonenkai, sebuah perayaan akhir tahun yang pada umumnya biasa diadakan saat paruh kedua bulan Desember. Perayaan atau pesta kantor tentu seharusnya menjadi hal menyenangkan, hanya saja Bonenkai malah jadi menakutkan sebab karyawan akan sulit untuk kembali ke rumah setelah menghabiskan waktu bersama para atasannya.
Agar bisa menghindari Bonenkai, beberapa karyawan mulai melakukan kebohongan. Diantaranya mengatakan bahwa ia memiliki undangan pernikahan yang harus dihadiri, ia sedang sakit dan tidak bisa melakukan hal-hal terlalu berat, atau ada orang tua yang akan berkunjung.
Kebohongan ini sudah sangat umum dilakukan mengingat Bonenkai sendiri memang tidak sepenuhnya memberikan kebahagiaan untuk karyawan.
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!










