Unik
Tradisi Unik: KFC dan Jamuan Natal di Jepang
GwiGwi.com – Walaupun tidak ada hari libur khusus untuk merayakan Natal di Jepang, bukan berarti masyarakat Jepang tidak merayakan Natal. Namun perayaan Natal di Jepang memang unik sih, beda dengan perayaan Natal di bagian bumi manapun. Nggak percaya? Jika kamu punya kesempatan untuk berkunjung ke Jepang saat Natal, kamu akan menemukan antrian menguler di depan outlet-outlet KFC. Yup, hal ini terjadi karena perayaan Natal di Jepang memang sangat identik sekali dengan makan KFC. Mau tau kenapa?
Tidak Ada Kalkun di Jepang
Ada yang bilang karena tidak ada kalkun di Jepang. Jika kebanyakan negara-negara lain menghidangkan kalkun untuk perayaan Natal, tapi tidak dengan Natal di Jepang karena kalkun memang jarang ditemukan di Jepang. Jadi sebagai gantinya adalah ayam goreng
Masyarakat Jepang Yang Tergila-gila dengan Produk Amerika
Namun ada juga yang bilang bahwa karena KFC itu produk Amerika dan masyarakat Jepang memang cenderung menggandrungi produk-produk Amerika ketimbang produk-produk Eropa, termasuk lah KFC ini.
Colonel Sanders Mirip dengan Santa Clause
Ini adalah alasan yang lebih aneh lagi yaitu pernah juga dikatakan mengapa Natal di Jepang identik dengan KFC adalah karena Colonel Sanders sangat mirip dengan Santa Clause.
Strategi Marketing Jenius KFC
Tapi sebenarnya alasan yang paling mungkin adalah karena KFC punya strategi marketing yang luar biasa jenius dengan memanfaatkan kondisi dimana tidak ada kalkun di Jepang, serta masyarakat Jepang yang memang tergila-gila dengan produk Amerika, dan didandanilah kolonel Sanders dengan kostum Santa Clause sambil membawa slogan “Kurisumasu ni wa kentakkii!” yang artinya Kentucky for Christmas. Slogan yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1974 dan diikuti dengan promo besar-besaran yang mengiklankan KFC sebagai hidangan Natal dan sejak saat itu tiada Natal tanpa KFC di Jepang.
Karena tradisi unik ini, setiap menjelang Natal akan banyak sekali iklan dan promo besar-besaran yang dilakukan KFC yang akan ditemui di setiap penjuru Jepang, bahkan untuk melayani banyaknya permintaan pada saat Natal, KFC juga membuka layanan pre-order untuk KFC Christmas Bucket lengkap dengan berbagai macam menu tambahan khas Natal seperti Cake Coklat dan Sparkling Wine untuk jamuan Natal. So, gimana? Mau ikutan merayakan Natal di Jepang dengan KFC? Siapa tahu rasa ayam gorengnya rada beda kalau dimakan di Jepang saat malam Natal.
Merry Christmas!
Unik
Jangan Melakukan Ini di Jepang, Kamu Akan Dianggap Tak Sopan
GwiGwi.com – Tiap negara memiliki etika perilakunya masing-masing. Artinya bila Anda berkunjung ke negara lain jangan pernah menyamakannya dengan Indonesia. Misalnya saja saat Anda berkunjung ke Jepang.
Ada hal yang bila dilakukan maka dianggap tak sopan. Salah satunya adalah menolak ajakan minum. Ya, saat ada yang mengajak Anda minum, lalu menolak, itu dianggap tak sopan. Kebanyakan traveler biasanya meng-iya kan ajakan tersebut, namun minum dalam jumlah yang sedikit saja.
Ada juga aturan mengenai penggunaan sumpit. Jangan pernah sekali-kali Anda meletakkan sumpit berdiri di atas nasi. Bagi orang Jepang hal tersebut berarti sebuah duka.
Sederhana sih tapi sangat penting Anda ketahui agar tak sembarangan saat berada di Jepang.
Unik
Survey Tanggapan Perempuan Jepang Tentang Memiliki di Luar Nikah
GwiGwi.com – Bagi orang Indonesia, memiliki anak di luar nikah adalah aib. Tentu saja, ini sudah menjadi hal yang memang dianggap tabu, dan bila terjadi akan dianggap sangat memalukan dan dicap negatif. Lantas bagaimana dengan Jepang?
Ada yang berbeda dengan Jepang, berdasarkan survey yang dilakukan oleh Nomura Research Institute (NRI), pada bulan Juli sampai Agustus 2018, hasil menunjukan 33% perempuan Jepang setuju memiliki anak di luar nikah. Persentase angka tersebut mengalami kenaikan 7% dari penelitian tahun sebelumnya,
Pandangan mengenai hamil di luar nikah tiap negara akan berbeda-beda. Tidak bisa disamakan dengan Indonesia yang memang benar-benar melarangnya. Baik secara religius maupun aturan kenegaraan hal tersebut sangatlah negatif.
Unik
“Bonenkai” Budaya Perayaan Akhir Tahun di Jepang dan kebiasaan untuk menghindarinya
`
Namun ada salah satu budaya yang biasa dilakukan oleh beberapa perusahaan saat memasuki libur tahun baru. Itu adalah Bonenkai, sebuah perayaan akhir tahun yang pada umumnya biasa diadakan saat paruh kedua bulan Desember. Perayaan atau pesta kantor tentu seharusnya menjadi hal menyenangkan, hanya saja Bonenkai malah jadi menakutkan sebab karyawan akan sulit untuk kembali ke rumah setelah menghabiskan waktu bersama para atasannya.
Agar bisa menghindari Bonenkai, beberapa karyawan mulai melakukan kebohongan. Diantaranya mengatakan bahwa ia memiliki undangan pernikahan yang harus dihadiri, ia sedang sakit dan tidak bisa melakukan hal-hal terlalu berat, atau ada orang tua yang akan berkunjung.
Kebohongan ini sudah sangat umum dilakukan mengingat Bonenkai sendiri memang tidak sepenuhnya memberikan kebahagiaan untuk karyawan.
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!





