Connect with us

Mancanegara

STGCC 2018: Daftar bintang tamu gelombang kedua diumumkan

Published

on

GwiGwi.com – Daftar bintang tamu tahun ini merupakan campuran dari wajah baru dam wajah lama yang telah menghadiri STGCC tahun-tahun sebelumnya dan memutuskan untuk hadir kembali karena ikatan kuat dengan para penggemar dan pengunjung.

Ayo masuk ke dunia sihir buatan Agnes Garbowska, seorang nerd yang juga merupakan artis dari serial popular My Little Pony. Dari balita sampai pria paruh baya, para penonton tidak mampu untuk tidak terjun ke dunia kaledoskop dari Twilight Sparkle, Pinky Pie, Rainbow Dash dan karakter2 populer lainnya dari serial ini. Dikenal dengan gaya estetik cat airnya yang unik, karya lain Garbowska antara lain adalah Grumpy Cat, Boo: the world’s cutest dog, Transformer, Sonic Universe dan Poerpuff Girls! Selain kehadirannya kembali, Agnes juga membuat 3 desain unik dari buku paduan SGTCC dengan cover ala komik.

Penulis dan artis komik Frank Cho kembali ke konvesi ini untuk kedua kalinya. Cho, yang dikenal karena gambaran pria dan wanita montok dengan garis2 teliti, juga pernah menggarap Shanna the She Devil, Mighty Avengers dna Hulk.

Arthur “Art” Adams pertama kali dikenal di industri dunia komik lewat karyanya, Longshot yang merupakan sebuah mini-seri. Spiderman, X-Men, Godzilla, Fantastic Four, Black Panther, Green Lantern, Hulk, The Avengers dan Rocketeer semua telah dibuat menjadi abadi lewat gaya artistic Adam yang rumit.

Illustrator and author Joyce Chin (USA) has lent her artistic abilities to several female superhero characters such as. Marvel and DC have both had the fortune of engaging her to work on X. Ilustrator dan penulis Joyce Chin telah meminjamkan kemampuan artistiknya pada beberapa superhero wanita seperti Red Sonja, Vampirella, Wynonna Earp, Purgatori, Moon Girl dan Xena. Baik Marvel dan DC sama2 pernah bekerja Bersama Joyce di seri -Men, Hulk, Superman, Spider-man dan Witchblade.

Para penggemar anime akan senang dengan hadirnya seiyuu Kana Ueda untuk pertama kalinya ke Asia Tenggara di STGCC. Dikenal lewat perannya di karakter2 populer seperti Rin Tohsaka (seri Fate), Hayate Yagami (seri Nanoha), karir Ueda yang produktif menjadikan kehadirannya layak dinanti.

AkaiRyusei dan TAM dikenal sebagai legenda di skena music doujin Jepang dan keduanya telah berkontribusi ke beberapa serial game dan anime. Mereka akan membawakan komposisi music yang beragam ke STGCC.

STARS Girl Grand Prix adalah sebuah kompetisi grup idola di Jepang dimana beberapa grup idola berkompetisi untuk kesempatan tampil di STGCC. Pemenang dari kompetisi ini, grup idola chuLa akan membawa nuansa Harajuku ke STGCC dengan music energik dan bertempo cepat, serta estetika kawaii mereka.

Mancanegara

STGCC 2018: Get Your Geek On Again This Year!

Published

on

GwiGwi.com ー Sebagai event terbesar untuk fandom hiburan, Singapore Toy, Game and Comic Convention (STGCC) tahun ini kembali hadir membawa hal-hal yang fresh dan baru. Salah satunya adalah Fan-Tastic Zone, sebuah ruang khusus yang dijalankan oleh para superfans dan mencakup workshop, cosplay collection, serta display merchandise-merchandise unik. STGCC merasa tidak akan menjadi apapun tanpa dukungan dari para penggemarnyaーitulah alasan mengapa event ini meningkatkan lebih banyak ruang yang dikurasi oleh penggemar dari berbagai fandom.

Contohnya, para pengunjung dapat saling bertukar sketchcards langka di Sketchcards Meet & Trade​ and Scavenger Events dari Singapore Comics Community, ​atau misalnya mengikuti lightsaber workshop yang dikelola FightSaber Singapore​, atau juga menyaksikan penampilan debut Mandalorian Mercenaries Costume Club​ di STGCC.

Untuk yang sangat tertarik dengan dunia cosplay, TokuCos Singapore​ maupun guest cosplayer handal seperti Hikarin dan  Zekia pun akan datang kali ini.

Hikarin

Zekia

Tidak ketinggalan screening anime dari Aniplus, pemutaran episode Dr. Who spesial Natal oleh channel BBC, juga kehadiran Spiderverse SG​ untuk merayakan rilisnya Spider-Man: Into the Spider-Verse. Sementara itu komunitas The Band of Doodlers ​akan meramaikan Doodle Wall yang juga dapat diisi oleh pengunjung dengan kesan-kesan mereka terhadap STGCC.

Untuk kalian penggemar Game of Thrones, serial dari HBO ini juga akan memiliki booth tersendiri dan di sana pengunjung akam bebas berfoto-foto ala karakter GoT.  Jangan khawatir buat bibliophile yang ingin menikmatk buku dan komik karena kalian juga dapat menikmati public libraries ataupun diskusi buku yang dibawakan oleh National Library Board.

Yasu – 1000toys

STGCC tentu tidak akan lengkap tanpa toy section, oleh sebab itulah hadir Toy to Art Showcase hasil kerjasama 1000toys Inc. dan Sentinel Co. Ltd, lengkap dengan guest-guest yang ahli di bidangnya. Sebut saja seperti Teresa Chiba, Kaori Hinata, serta Yasu.

Buat kalian yang tertarik dengan semua line-up pop culture di atas, yuk merapat ke STGCC 2018 yang akan diadakan di Marina Bay Sands, pada tanggal 8 dan 9 September 2018. Untuk detail tiket kalian dapat melihat info lengkapnya di siniSee you there!

Continue Reading

Event

Kemanakah Wibu Akan Bernaung? C3AFA 2018 Menjadi AFA Indonesia Terakhir? #2019SemogaLanjut

Published

on

By

GwiGwi.com – Perhelatan Anime terbesar di Indonesia (dan Asia Tenggara), Anime Festival Asia atau AFA (sekarang C3AFA) yang akan segera diselenggarakan di Indonesia minggu ini, melalui akun resminya mengumumkan sebuah berita yang cukup menyedihkan. Pada akun facebook dari event yang akan diselenggarakan tahunan di Indonesia, dan pada tahun ini jatuh pada 31 Agustus 2018 – 2 September 2018 di ICE (Indonesia Convention Exhibition) BSD nanti, telah mengumumkan bahwa AFA Indonesia akan kemungkinan besar tutup usia pada tahun 2018 ini.

Desas-desus bahwa AFA Indonesia akan di-terminate memang sudah sering diperbincangkan sejak beberapa waktu. Namun demikian, AFA melalui Event Organizer yang sudah terkenal secara eksklusif memegang lisensi AFA, yaitu SOZO yang berbasis di Singapura, tetap senantiasa membawakan konten terbaik mereka ke tanah air untuk memenuhi rasa haus para penggemar anime (wibu) di tanah air. Namun, hari ini, sepertinya desas-desus tersebut sudah menjadi realisasi nyata.

Pihak penyelenggara, melalui akun Facebooknya AFA – Anime Festival Asia mengumumkan bahwa mereka tidak bisa memastikan kelanjutan dari C3 AFA 2019 dan seterusnya karena berbagai hal. Melalui tangkapan layar terbaru, postingan ini sudah memiliki 151 tanggapan komentar, dan sudah dibagikan sebanyak lebih dari 1000 kali.

Lalu dengan demikian, kemanakah nantinya para Wibu, Sulthan, Kanjeng Putri, dan sekawannya dapat bernaung demi memenuhi rasa haus akan konten Pop Culture mereka? Para fans pun mengutarakan rasa terimakasih, dan juga rasa sedih melalui kolom komentar dari postingan akun C3AFA Jakarta di akun resminya ini.

Memang di Indonesia, AFA bukan event pop culture Jepang satu-satunya. Pada bulan-bulan Agustus hingga November, kita disuguhkan dengan event-event luar biasa lainnya di Indonesia. Selain itu, pada bulan November, AFA Singapore (C3AFA) akan diselenggarakan di negara tetangga yang tidak terlalu jauh untuk soal lokasi. Namun demikian, AFA sudah menorehkan langkah besar, yang tidak dapat ditemukan pada event lain sehingga banyak meninggalkan bekas kenangan yang mendalam.

Jadi, apakah penyebabnya keputusan ini? Apakah ada pengaruh-pengaruh politik Indonesia ikut terjun didalamnya? Atau tingkat plagiarisme, penipuan, dan kasus-kasus drama lainnya (seperti bootleg) juga menjadi penyebab tutupnya usia AFA Indonesia?

Selain itu, apa mungkin merger dari AFA membuahkan hasil yang sedikit negatif? C3 dan AFA bekerjasama tahun lalu sehingga terlahirlah C3AFA sebagai rebranding baru. Lalu, tahun ini, C3AFA kembali melakukan merger dengan Gamestart Asia untuk berkolaborasi memperbesar kerajaan POP Culture di Asia Tenggara. Tapi, dengan perluasan ini, apakah fondasi yang menopangnya pun akhirnya runtuh? Akankah kejadian Pan American Airways, sebuah maskapai komersil asal Amerika yang bangkrut karena ambisi besar, namun perlahan runtuh karena target besarnya?

Hingga saat ini, semua hanya menjadi tanda tanya besar. Apa mungkin ini sebuah strategi marketing dari pihak AFA? Agar sesungguhnya mendatangkan jumlah pengunjung yang lebih banyak lagi? Atau mungkin nantinya AFA akan rebranding atau memiliki rencana lainnya di Indonesia?

Terkadang, semua berawal dari Halo dan Selamat Tinggal. AFA juga sudah menorehkan banyak kisah untuk saya pribadi yang bahkan membuat saya bisa tergabung dalam GwiGwi dan menjadi salah satu Editor dengan koneksi luas. Pertemanan, kenangan, merchandise dari AFA tentunya akan menjadi sebuah kisah yang takkan terlupakan bagi sebagian orang terutama yang sangat mencintai Pop Culture Jepang.

AFA Indonesia atau AFA Jakarta pun sebenarnya sudah selesai sejak berakhirnya C3AFA Jakarta 2017. Ini dikarenakan venue yang digunakan untuk tahun 2018 adalah venue yang berlokasi di Tangerang, lebih tepatnya di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten. Apakah ini indikasi bahwa sebenarnya, selanjutnya AFA akan dilaksanakan secara eksklusif di Tangerang? Atau mungkin pindah lokasi ke daerah lainnya? Kita tunggu saja nanti kelanjutannya. Yang pasti, jangan sampai kelewatan untuk menghadiri event C3AFA 2018, yang akan di selenggarakan di ICE BSD, pada 31 Agustus 2018 – 2 September 2018 nanti yah Gwiples!

Jangan lupa untuk ikutan Giveaway ticket untuk C3AFA 2018 nanti dengan mengakses tautan ini yah Gwiples!

Some other times, some other place, maybe … – FSPLUS, 2018 #2019SemogaLanjut

Baca juga: Ledakan Kemeriahan Musik BACK-ON di GJUI24

Continue Reading

Mancanegara

Dapatkan Pengalaman Gaming Terbaik Di GGXP bersama dengan eSport paling gemerlap tahun ini: World Electronic Sports Games

Published

on

By

GwiGwi.com – GGXP yang juga dikenal sebagai Good Game Experience menyediakan pengalaman bermain game terbaik untuk satu dan semuanya.

Digadang-gadang sebagai olimpiade versi esport, WESG, yang didukung oleh Alisports (cabang grup olahraga Alibaba) dan pionir esport lokal Singapore’s Cybersports & Online Gaming Association (SCOGA), bekerja sama dengan organizer SEA Agri Mind untuk menjadi tuan rumah dari babak kualifikasi wilayah Singapura di GGXP tahun ini. Para atlit gaming hardcore yang sudah tidak sabar untuk bermain game nantinya akan bisa menyalurkan keinginan mereka lewat game game seperti Counter Strike: Global Offensive, Hearthstone: Heroes of Warcraft, Dota 2, Starcraft II dan Vainglory. Para penonton bisa memberikan dukungan untuk time sport lokal favorit mereka karena nantinya mereka akan menjadi wakil Singapura di ajang esport kelas dunia.

Tim yang terpilih akan bertanding di final regional di Kuala Lumpur dan kemudian di final global di Shanghai. Total hadiah sebesar 5,5 juta dollar menanti para pemenang. Registrasi untuk babak kualifikasi sekarang sudah dibuka.

Dennis Ooi, Sekretaris Kehormatan dari SCOGA mengatakan : “Kami senang bisa terlibat dalam STGCC tahun ini dan bisa menampilkan segmen epsort di GGXP. Gaming dan esport bekembang dengan pesat di wilayah ini dan kami yakin kalau GGXP mampu meningkatkan skena gaming lokal menjadi jauh lebih baik lagi. “

Continue Reading

Trending