Connect with us

News

NGACO! Redmi Note 7 Memiliki Harga Yang Mengejutkan! Mulai Dari 1 Jutaan!

Published

on

GwiGwi.com – Jakarta, 21 Maret 2019. Hari ini Xiaomi Indonesia melalui sub-brand terbaru mereka yaitu Redmi, menghadirkan perangkat teranyar mereka. Perangkat ini adalah Redmi Note 7, yang sebelumnya sudah pernah dirilis di India, dan sudah memenuhi timeline Youtube sejagat gadget. Yang mengejutkan adalah harga Redmi Note 7 yang dibanderol luar biasa worth it! Berikut adalah rilis lengkapnya.

Xiaomi melalui sub-brand Redmi kembali merilis sebuah perangkat yang menjadi perangkat pertama Xiaomi di 2019 (kalau Redmi Go dihitung, maka menjadi perangkat kedua). Perangkat ini bernama Redmi Note 7. Redmi Note 7 sendiri memiliki spesifikasi luar biasa sebagai berikut:

Spesifikasi Dasar Redmi Note 7

Processor: Qualcomm Snapdragon 660 AIE

Display: 6.3″ 19:5 FHD+ (2340×1080) with Corning Gorilla Glass 5

Back Panel: Gradient Glass Back Cover

Rear Camera: Samsung ISOCELL GM1 – 48MP, 1.6 micrometer + 5MP 1.12 micrometer.

Front Camera: 13MP, 1.12 micrometer

Battery: Battery 4000mAh, USB Type-C with Qualcomm Quick Charge 4.0.

Operating System: MIUI 10 based on Android Pie 9.0

Memory: RAM 3GB with Internal Memory 32GB or RAM 4GB with Internal Memory 64GB.

Kamera Sekelas Flagship

Salah satu nilai jual dari Redmi Note 7 adalah kameranya sebesar 48MP. Angka tersebut mendukung peningkatan kualitas yang sangat baik dari segi fotografi untuk Redmi Note 7. Angka 48MP ini membuat hasil foto yang ditangkap oleh kamera Redmi Note 7 memiliki detail yang sangat baik pada objek-objeknya. Walau hasil output dari Redmi Note 7 sebenarnya bukan dalam resolusi 48MP melainkan 12MP, tapi berhasil mengalahkan sensor 24MP dari kompetitornya.

Selain itu hasil foto Redmi Note 7 pada area kurang pencahayaan bisa dibilang cukup baik karena kemampuan dari Sensor 48MP dari Samsung ISOCELL GM1 mampu merapatkan hasil foto 48MP tadi, ke 12MP dengan teknologi interpolasi sehingga Noise dalam foto berkurang dan haisl tangkapan pun lebih cerah.

Untuk soal software kameranya, Redmi Note 7 memboyong semua kemampuan AI yang sebelumnya sudah ada di kelas kamera flagship Xiaomi seperti AI Scene Detection, AI Beauty, dan AI Portrait. Ini didukung dengan kombinasi peningkatan dair segi Software MIUI, dan juga hardware yang mendukungnya.

Desain Body Premium di Kelas Budget

Hal ini cukup menarik untuk diperhatikan. Biasanya, kelasan budget akan memiliki body yang terbuat dari metal atau aluminium, setelah flagship bergerak menuju bahan kaca. Akan tetapi, belakangan muncul trend Glass-Like Back Panel atau panel belakang yang memiliki bahan dasar plastik, namun memiliki atribut seperti kaca. Namun, kali ini Xiaomi melalui Redmi Note 7 memperkenalkan back-panel yang beneran kaca, dan terlebih lagi, di perangkat segmentasi budget. Walau kembali ke preferensi, adanya back panel kaca membuat Redmi Note 7 menjadi smartphone budget paling premium saat ini karena memiliki kualitas yang serupa dengan perangkat flagship. Kaca belakang dan depan Redmi Note 7 dilindungi dengan menggunakan Corning Gorilla Glass 5.

Selain itu, warna pilihan yang hadir pun mulai mengikuti trend stylish yang baru dimana warnanya memiliki gradasi. Memang ini bukan perangkat Xiaomi yang menggunakan fitur tersebut (masih ingat Mi 8 Lite yang dirilis tahun lalu?). Namun demikian, warna gradasi ini seketika meningkatkan nilai aestetik dari Redmi Note 7.

Performa Yang Ga Perlu Diragukan Lagi

Walau kembali menggunakan Qualcomm Snapdragon 660 AIE, soal performa, kombinasi yang dibawa Xiaomi ini sudah tidak perlu diragukan. Performa Snapdragon 660 mampu mengajak tempur game-game terkenal di mobile seperti PUBG Mobile dan juga Mobile Legend. Selain itu versi SD 660 yang dipakai Xiaomi memiliki clock-speed yang lebih tinggi dari kompetitor dengan spesifikasi serupa yang membuatnya lebih powerfull dibandingkan kompetitor lainnya.

Berikutnya adalah soal baterai. Baterai dari Redmi Note 7 memiliki all-day battery sebesar 4,000mAh. Dengan nilai ketangguhan yang tinggi, membuat Redmi Note 7 tahan lama saat diajak mengkonsumsi media, maupun bermain game. Selain itu, perangkat ini bisa diisi ulang dengan cepat dengan adanya dukungan Qualcomm Quick Charge 4.0 yang bisa diaktifkan jika menggunakan batok charger 18 watt, yang sayangnya belum diikutsertakan dalam paket penjualan. Terlebih lagi, pengisian daya dan transfer data dilakukan melalui Charging Port USB Type-C sehingga Redmi Note 7 memiliki akses kompatibilitas lebih tinggi seiring meningkatnya trend USB Type-C.

Peripheral Pendukung Yang Melengkapi.

Karena tidak mau ikut-ikutan, Xiaomi tetap melengkapi Redmi Note 7 dengan 3.5mm Headphone Jack yang biasanya sudah mulai hilang di banyak perangkat baik flagship maupun budget. Ini adalah langkah yang sangat baik untuk perangkat ini karena berarti konsumsi media dapat diakses dengan lebih mudah dan tidak selalu terikat dengan kebutuhan memiliki earphone bluetooth ataupun headset USB Type-C.

Selain itu, ciri khas Xiaomi mengikutsertakan IR-Blaster tetap dipertahankan sehingga perangkat ini mampu mengontrol AC, TV dan pemutar media melalui media Infra Red.

Audio dari Redmi Note 7 juga ditingkatkan dengan adanya Smart PA Audio yang menghasilkan suara lebih keras dan berkualitas tinggi.

Bodynya yang Dibuat Tangguh

Sebutan Redmi Note 7 di Indonesia adalah Si Gatot Kaca. Ini kabarnya berasal dari bodynya yang dibuat cukup tangguh sehingga Xiaomi Indonesia membuat beberapa video yang dapat kalian lihat di Youtube tentang uji coba “Sadis” dari Redmi Note 7. Selain bodynya yang memang dibuat tangguh dengan kombinasi sandwich Kaca dengan Panel tengahnya, Redmi Note 7 juga memiliki nanocoatting P2i yang membuat perangkat ini tahan percikan air dan hujan ringan. Namun jangan mengujinya untuk ditenggelamkan yah karena Ratingnya tidak sampai IP68.

Garansi 18 Bulan Diberikan Sebagai Komitmen Xiaomi Terhadap Produk yang Lebih Berkualitas

Selain menggebrak di soal kualitas dan harga, Xiaomi Indonesia memberikan garansi hingga 18 Bulan sebagai komitmen dari Xiaomi untuk perangkat-perangkatnya di Indonesia. Ini mungkin salah satu alasan kenapa #MendingResMI menjadi suatu tagline. Ini sebuah langkah berani yang mungkin kedepannya akan mengubah janji produsen Smartphone Indonesia dari garansi yang hanya 12 Bulan, menjadi 18 Bulan atau mungkin lebih.

Harga Fantastis, Merusak Pasar Distributor!

Lalu yang paling penting, berapa harganya? Harga dari Redmi Note 7 di Indonesia di banderol mulai dari 1.999 Juta Rupiah saja! Ini untuk model konfigurasi memory RAM 3GB dan Memory Internal 32GB. Selain model ini, Xiaomi hanya membawa 1 model yang lebih besar yaitu RAM 4GB dan Memory Internal 64GB, dan untuk model ini dibanderol masih dengan harga yang sangat murah yaitu 2.599 Juta Rupiah saja! Harga ini tentu akan mendobrak pasar smartphone kembali kebawah setelah beberapa produsen sudah mulai kembali nyaman memasuki ranah harga lebih dari 3 Juta untuk perangkat di segmentasi budget termasuk salah satunya Xiaomi yang pada tahun lalu dimana Redmi Note 6 Pro dibanderol dengan harga 2.9 Juta untuk konfigurasi paling dasar.

Lalu siapa yang senang dan sakit hati disini? Tentunya yang senang adalah para penggiat smartphone atau pengguna smartphone yang tetap bersabar menunggu garansi Resmi dari Xiaomi Indonesia. Selain harganya yang lebih affordable, mereka akan disuguhkan tanggung jawab garansi resmi selama 18 Bulan di gerai servis resmi Xiaomi Indonesia. Lalu siapa yang bersedih? Tentunya early adopter yang sudah keburu gatal dengan lamanya kehadiran Redmi Note 7 ke Indonesia.

Jadi, dengan harga kurang dari 2 Juta rupiah, kalian akan mendapatkan spesifikasi smartphone yang berada di posisi menengah keatas, tentunya dengan improvisasi yang telah disempurnakan oleh Xiaomi dan memang telah diakui bahwa lebih baik dibandingkan kompetitor dengan spesifikasi serupa.

Kemudian pertanyaan terakhir, kenapa Redmi Note 7 sendirian kali ini? Di beberapa negara, Redmi 7 dan Redmi Note 7 Pro sudah mulai menemani seperti contohnya di India. Saat ditanyakan, Tim dari Xiaomi Indonesia menyatakan bahwa Redmi Note 7 sudah cukup oke untuk diterima masyarakat. Namun, mungkin ada waktunya dimana sang adik yang lebih powerfull akan datang ke Indonesia. Saat ini masih eksklusif di China saja.

Saat peluncurannya, Redmi Note 7 ditemani beberapa produk ekosistem rumah Xiaomi atau disebut Mi Home Appliance. Kali ini Xiaomi mendatangkan Mi Smart Kettle, Mi Induction Heating Rice Cooker, Mi Compact Bluetooth Speaker 2, Mi Bedside Lamp, Mi LED Smart Bulb, dan Mi LED Desk Lamp. Perangkat-perangkat tersebut dapat di kontrol dan di monitor melalui Mi Home App yang dapat diunduh di Google Play di Android dan juga App Store di iOS.

Gallery Redmi Note 7

Baca Juga: Speaker JBL, Speaker Cangih Untuk Membuat Hari-harimu Makin Keren

Advertisement

News

Arc System Works Dirikan Studio Takumi di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Published

on

By

Arc System Works Dirikan Studio Takumi Di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Arc System Works mengumumkan pembentukan studio pengembangan baru bernama Arc System Works Tokyo Studio “Takumi” pada 2 November 2026. Berlokasi di Urban Center Shinjuku, Tokyo, Jepang, studio ini dibentuk untuk memperkuat kapasitas produksi perusahaan sekaligus membuka peluang pengembangan proyek game baru.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Arc System Works untuk meningkatkan kemampuan pengembangan dan memperluas jangkauan produknya ke pasar internasional. Perusahaan berharap studio baru ini dapat membantu menghadirkan pengalaman bermain yang menarik bagi komunitas gaming di berbagai negara.

Studio Takumi Dukung Pengembangan Game Fighting Baru

Salah satu proyek yang akan mendapatkan dukungan adalah game fighting baru yang terpilih dalam program IP360 milik Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).

Program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan berskala besar dan berjangka panjang bagi industri konten Jepang agar mampu bersaing di pasar global. IP360 juga memiliki target ambisius, yakni meningkatkan nilai penjualan konten Jepang di luar negeri hingga 20 triliun yen pada 2033.

Keterlibatan Arc System Works dalam program ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas distribusi karya mereka ke audiens internasional. Meski demikian, detail mengenai game fighting yang dimaksud masih belum diungkapkan, termasuk judul, mekanisme pertarungan, platform, dan jadwal peluncurannya.

Fokus pada Kolaborasi dan Ekspansi Global

Arc System Works menempatkan Studio Takumi sebagai bagian strategis dari rencana pengembangan perusahaan. Selain memperbesar kapasitas produksi, studio ini diharapkan menjadi pusat kolaborasi yang mendukung penciptaan game dengan daya tarik lebih luas.

Pendekatan tersebut sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pemain di luar Jepang. Melalui penguatan tim dan kemampuan pengembangan, Arc System Works ingin menciptakan karya yang dapat diterima oleh komunitas internasional tanpa kehilangan kualitas pengalaman bermain yang menjadi perhatian utama mereka.

Pembentukan studio baru ini juga menunjukkan upaya perusahaan untuk mempersiapkan sumber daya tambahan dalam menghadapi proyek-proyek mendatang.

 

Arc System Works Buka Perekrutan Anggota Pendiri

Seiring persiapan operasional Studio Takumi, Arc System Works mulai meningkatkan aktivitas perekrutan untuk mencari kreator yang akan bergabung sebagai anggota pendiri.

Kesempatan tersebut ditujukan bagi talenta yang ingin terlibat dalam pembentukan tim pengembangan baru dan mendukung proyek-proyek perusahaan berikutnya. Informasi mengenai posisi yang tersedia serta proses pendaftaran dapat ditemukan melalui halaman rekrutmen resmi Arc System Works.

Untuk saat ini, belum ada pengumuman lebih lanjut mengenai identitas game fighting yang dikembangkan melalui program IP360. Informasi mengenai proyek tersebut dan rencana produksi Studio Takumi masih dinantikan oleh para penggemar.

Continue Reading

News

Activision Siapkan Subseri Baru Call of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare dan Black Ops?

Published

on

By

Activision Siapkan Subseri Baru Call Of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare Dan Black Ops?

Activision dikabarkan mulai mempersiapkan subseri baru untuk franchise Call of Duty. Rencana ini muncul setelah perusahaan merilis game utama yang berfokus pada Modern Warfare dan Black Ops secara bergantian selama beberapa tahun terakhir.

Dalam wawancara bersama The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah memulai persiapan awal untuk mengembangkan cabang baru tersebut. Langkah ini menjadi respons terhadap keinginan pemain yang mengharapkan pengalaman berbeda dari dua subseri yang selama ini mendominasi franchise.

Meski pengembangan awal telah dimulai, Activision belum mengungkapkan nama, latar cerita, mekanisme permainan, maupun perkiraan jadwal peluncurannya.

Call of Duty Butuh Arah Baru Setelah Lima Tahun

Jika melihat sejarah perilisan beberapa tahun terakhir, Call of Duty: Vanguard menjadi judul terakhir yang memperkenalkan subseri berbeda di luar Modern Warfare dan Black Ops. Game tersebut dirilis pada 2021, setelah Call of Duty: Black Ops Cold War pada 2020 dan sebelum Call of Duty: Modern Warfare II pada 2022.

Setelah itu, Activision kembali bergantian merilis judul dari kedua subseri tersebut. Pola ini membuat sebagian pemain menginginkan sesuatu yang lebih segar, baik dari segi konsep maupun pengalaman bermain.

Bahl menjelaskan bahwa ekspektasi pemain terus berkembang seiring perubahan industri game. Menurutnya, komunitas menginginkan pengalaman yang lebih baik, baru, atau benar-benar berbeda dari apa yang sudah mereka kenal.

Perbedaan latar, cerita, dan mekanisme permainan memang dapat memberikan variasi. Namun, perubahan tersebut belum tentu menghasilkan identitas yang cukup berbeda untuk memenuhi harapan seluruh pemain.

Subseri Baru Bisa Membawa Identitas Berbeda

Kehadiran subseri baru berpotensi memberi Activision ruang untuk bereksperimen dengan pendekatan yang tidak sepenuhnya terikat pada formula Modern Warfare maupun Black Ops.

Namun, belum ada informasi apakah proyek ini akan mengambil latar perang yang berbeda, memperkenalkan karakter baru, atau menghadirkan perubahan besar pada gameplay. Semua kemungkinan tersebut masih belum dapat dipastikan sebelum Activision mengungkap detail resmi.

Jika dikembangkan lebih jauh, proyek ini juga dapat menjadi kesempatan bagi franchise Call of Duty untuk memperluas identitasnya tanpa harus meninggalkan elemen inti yang selama ini dikenal pemain.

Modern Warfare 4 Dikabarkan Menutup Cerita Sejak 2019

Di sisi lain, Call of Duty: Modern Warfare 4 disebut dijadwalkan hadir pada 2026 dan akan melanjutkan pola perilisan yang sudah berjalan. Menurut keterangan Bahl, game tersebut juga akan mengakhiri rangkaian cerita yang dibangun oleh subseri Modern Warfare sejak kebangkitannya pada 2019.

Meski demikian, belum diketahui bagaimana rencana tersebut akan berhubungan dengan pengembangan subseri baru. Activision belum menjelaskan apakah proyek anyar itu akan diperkenalkan setelah cerita Modern Warfare berakhir atau dikembangkan secara paralel.

Untuk saat ini, informasi yang tersedia baru sebatas konfirmasi bahwa persiapan awal subseri baru telah dimulai. Penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui arah berikutnya dari franchise Call of Duty.

 

Continue Reading

News

PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll

Published

on

By

Ps5 Bakal Punya Hub Anime Khusus Dari Sony Dan Crunchyroll

Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.

Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.

Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.

Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game

Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.

Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.

Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.

Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.

Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll

Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.

Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.

Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.

Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.

Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation

Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.

Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.

Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.

Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending