Connect with us

News

Redmi Go, Solusi Mudah dan Murah Dengan Android GO?

Published

on

GwiGwi.com – Xiaomi kembali meggulirkan smartphone paling murah mengikuti kesuksesan seri Redmi 5A dan Redmi 6A. Perangkat ini dinamakan Redmi Go. Kenapa? Karena menggunakan Android Go. Berikut adalah detail tentang perangkat tersebut.


Perangkat ini ditargetkan sebagai perangkat paling user-friendly dimana target pasarnya adalah pengguna “hape jadul” yang disuruh upgrade ke smartphone tapi belum siap mengeluarkan budget besar. Selain itu pengguna Redmi Go juga tidak terlalu perlu pusing mengenai spesifikasi karena perangkat ini menggunakan spesifikasi yang masih dasar banget. So nothing fancy here.

Namun yang paling menarik perhatian adalah perangkat ini mengusung Android Go makanya dinamakan Redmi Go. Basisnya tetap menggunaka Android Oreo 8.1 namun pada seri Go ini, beberapa fitur bawaan Android dipangkas, dan juga beberapa aplikasi menggunakan seri Go dari aplikasi tersebut. Perbedaan kalau disoal aplikasi adalah beberapa aplikasi lebih hemat quota Internet, sehingga untuk pengguna yang lebih “hemat” akan sangat efektif. Selain itu juga aplikasi bawaan ini nantinya menggunakan versi Lite dari yang asli sehingga tidak semua fitur tersedia. Oh ya, Android Go itu pure Android yah. Jadi serupa dengan Android One, tapi versi ringan. Oleh karena itu, di perangkat ini tidak akan muncul iklan dari Xiaomi yang merupakan bawaan dari MIUI.

Redmi Go tetapi masih mengusung beberapa spesifikasi yang bisa dibilang cukup oke. Berbeda dengan opsi perangkat lain berbasis Android Go, Redmi memilih untuk menggunakan prosesor dari merk yang sudah cukup familiar untuk kalangan masyarakat umum yaitu Qualcomm Snapdragon 425. Memang dapur pacu ini adalah seri terendah dari semua yang telah dirilis oleh Qualcomm pada tahun 2017-2019, akan tetapi tidak jarang prosesor ini diadu sampai limit tertentu dan masih cukup kuat melibas aplikasi bahkan hingga beberapa game.

Baca Juga:  Mi A3 Ups.. Mi CC9e Indonesia Unboxing & Top Features | Inikah the next Android One?

Spesifikasi lainnya meliputi RAM 1GB, memori penyimpanan internal 8GB yang dapat ditambahkan dengan memori eksternal hingga 128GB, kamera utama 8 megapiksel single lens dengan flash, kamera depan 5 megapiksel, dan juga memiliki baterai sebesar 3.000mAh yang seharusnya cukup kuat mengangkat perangkat ini seharian. Untuk konektivitas bisa dibilang biasa saja, 4G Network, Bluetooth, Wifi, dan tidak ada NFC serta USB Type-C karena perangkat ini di charge melalui microUSB. Namun Xiaomi bekerjasama dengan Indosat Ooredoo untuk memberikan beberapa bonus bawaan dari bundling yang akan didapat dan menyasar untuk kalangan Ojek Online, atau orang tua yang ingin tetap berkomunikasi dengan orang terkasih.

Lalu yang terakhir, tentunya yang paling penting sebagai penentu adalah harganya. Redmi Go dibanderol dengan harga yang bahkan dibawah 1 Juta rupiah yaitu 899ribu saja. Sebuah harga yang cukup menarik mengingat saat Redmi 5A dirilis, Xiaomi telah menggebrak pasar dengan smartphone mumpuni dibawah harga 1 Juta rupiah. Perangkat ini akan mulai di jual di JD.id dan Mi.com pada tanggal 11 Maret 2019 nanti, dan akan tersedia di Mi Store serta Indosat Ooredoo Store pada tanggal 20 Maretnya.

Baca juga: Redmi Note 7 Akan Segera Mendarat di Indonesia, Harganya Berapa dan Spesifikasinya Gimana Yah?

Freelancer serabutan yang demenannya beragam sampai tidak jelas kemana. Saat ini sedang berkutat sebagai Web Developer sembari mengupdate informasi tentang Gadget Teranyar yang biasanya berada di segmentasi affordable hingga high end flagship. Selain itu juga jadi Youtuber untuk GwiGwi. Kontak: fsp@giwgwi.com.

Advertisement
Click to comment

News

Sambut Trailer Perdana dari Film The King’s Man

Published

on

(more…)

Continue Reading

News

Mungkinkah Black Shark 2 Masuk Indonesia? Kabarnya Lolos TKDN!

Published

on

By

GwiGwi.com – Perusahaan asal Tiongkok, Black Shark, dikabarkan akan memboyong flagship-nya yaitu Black Shark 2 ke Indonesia. Dilansir GwiGwi dari GadgetTren(sumber), Flagship trendy yang berfokus pada mobile-gaming ini sedang menjalani TKDN dan akan dirilis di Indonesia.

Pihak Black Shark sendiri dikabarkan siap tunduk pada seluruh aturan yang berlaku di Indonesia mengenai peluncuran perangkat pintar di Indonesia. Salah satunya adalah kesiapan untuk memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau yang dikenal sebagai TKDN sebesar 30% untuk bisa diluncurkan secara resmi di Indonesia.

Black Shark 2 ini memang sempat menjadi incaran para penggiat gadget di tanah air karena smartphone ini merupakan salah satu smartphone yang memang dikhususkan sebagai perangkat Gaming selain merk-merk ternama lainnya seperti Asus ROG Phone, Razer Phone, dan Nubia Black Magic. Di Indonesia sendiri, yang pernah secara resmi diumumkan adalah ASUS ROG Phone.

Black Shark 2 memiliki prosesor flagship yang sudah tidak perlu diragukan lagi jika diajak bermain game-game kelas atas pada perangkat pintar Android yaitu Qualcomm Snapdragon 855. Selain itu untuk persoalan RAM, Black Shark 2 memiliki setup hingga 12GB dan memori penyimpanan internal 256GB. Performa dari Black Shark 2 sudah tentu setara dengan flagship kelas atas bahkan lebih karena adanya optimalisasi yang lebih mendalam lagi di segi OSnya untuk performa gaming.

Baca Juga:  Mi CC9 Indonesia Unboxing & Top Features | Keren logo Xiaominya bisa nyala

Namun demikian, yang membuat Black Shark 2 menjadi pusat perhatian jika dibandingkan dengan kompetitor lainnya adalah di segi harga, dan peripherals pelengkapnya. Black Shark 2 dibanderol dengan harga sekitar 6 hingga 7 Jutaan Rupiah saja di Tiongkok untuk seri terendahnya dengan RAM 6GB dan Memory Penyimpanan 128GB. Sedangkan untuk versi RAM 12GB dan Memory 256GB, Black Shark 2 dibanderol dengan harga kurang dari 9 Jutaan Rupiah. Selain itu, sejak versi pertamanya, Black Shark memiliki controller yang terintegrasi secara seemless layaknya perangkat konsol seperti Nintendo Switch, yang membuat bermain di Black Shark sangatlah menarik karena presisinya.

Tentu menjadi kabar yang sangat baik jika Black Shark berhasil diluncurkan di Indonesia dengan harga serupa. Namun demikian, belum ada kabar kapankah perangkat ini akan mendarat di Indonesia. Jika benar, apakah Gwiples akan tertarik untuk meminang si perangkat gaming hiu ini?

Review Black Shark 2 

Continue Reading

News

Redmi K20 Pro Mendarat 6 Minggu Lagi Di India, Tidak Berubah Nama!

Published

on

By

GwiGwi.com – Perangkat yang digadang menjadi Flagship Killer dari Xiaomi Redmi akan resmi hadir di India, dengan nama aslinya yaitu Redmi K20 dan Redmi K20 Pro. Perangkat yang diberi kode sebagai Flagship Killer 2.0 dari Redmi ini memiliki segudang spesifikasi yang memang dapat “membunuh” perangkat flagship yang sudah dirilis oleh brand lainnya secara global.

Setelah melalui perdebatan dan spekulasi yang panjang, Redmi K20 dan K20 Pro akan resmi diboyong Redmi ke India, tanpa adanya perubahan nama. Setelah sebelumnya Xiaomi membawa Redmi K20 ini ke pasar “Global” luar Asia dengan nama Xiaomi Mi9T, dan juga dirumorkan akan mendarat ke pasar lainnya dengan nama Pocophone F2, kini terbuka sudah bahwa Redmi akan tetap menggunakan nama aslinya.

Redmi K20 dan K20 Pro sendiri pernah dipakai untuk menyindir Flagship sekelas OnePlus 7 dan OnePlus 7 Pro, yang diluncurkan belum lama lalu. Namun saat itu, Redmi K20 dan K20 Pro baru akan diumumkan di China saja, dan saat diluncurkan memang menuai antusias yang sangat tinggi dan adanya ketertarikan dari pasar Global untuk segera menghadirkan perangkat itu.

Redmi K20 dan K20 Pro mengusung prosesor teranyar dari Qualcomm yaitu Snapdragon 730 dan Snapdragon 855, dimana 730 merupakan prosesor paling tinggi dipasar budget, dan 855 sebagai chipset flagship. Keduanya juga mengusung spesifikasi flagship kekinian dengan adanya pop-up camera dengan sensor sebesar 20 megapiksel, dan juga sidik jari yang disematkan dibawah layar. Lalu semua itu dilengkapi dengan pilihan memori yang tak kalah menarik, yaitu RAM mulai dari 6GB, hingga 8GB, dengan opsi memori penyimpanan hingga 256GB.

Baca Juga:  Lenovo Z6 mulai dijual di China, berbekal Snapdragon 730 & Triple Camera

Kemudian semua itu dilengkapi Xiaomi dengan harganya yang sangat terjangkau mulai dari 260 EURO atau sekitar 4,1 jutaan. Murah sekali kan? Namun itu berlaku hanya untuk Redmi K20 yang merupakan versi paling “kecil” dari seri Flagship Killer ini. Kemudian untuk versi 6GB/128GB akan dibanderol dengan harga 2,099 CNY (sekitar 4,5 jutaan), dan versi 8GB/256GB dengan harga 2,599 CNY atau sekitar 5,3 jutaan. Untuk Redmi K20 Pro dimulai dengan harga 2,499 CNY untuk 6/64, 2,599 CNY untuk 6/128, 2,799 CNY untuk 8/128, dan yang termahal 2,999 CNY untuk 8/256GB. Harga ini berlaku saat ini untuk di China, dan belum diketahui apakah akan lebih mahal atau lebih murah saat mendarat di India.

Sepertinya perangkat ini juga akan hadir di Indonesia, namun mungkin tidak berbarengan dengan versi India karena belum ada desas desus yang dimunculkan untuk mendatangkan perangkat gahar nan murah ini ke tanah air. Namun demikian, keinginan pasar cukup tinggi untuk mendatangkan perangkat yang bisa “membunuh” flagship mahal.

Baca juga: Dirilis Setelah Lebaran, Inilah Si Samsung Galaxy M40! Harga dan Spesifikasi

Continue Reading
Advertisement SGCC 2019
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending