Connect with us

TV & Movies

Review : Soratobu Taiya (2008)

Published

on

Soratobu Taiya (The Flying Tire) 2008

Sinopsis :

Maaf Anda Melihat Iklan

Bercerita tentang insiden sebuah ban truk kontainer lepas secara tiba-tiba dan melayang yang mengakibatkan seorang ibu tewas seketika.Hal itu terjadi karena perusahaan pembuat truk kontainer tersbut tidak melakukan penarikan terhadap produknya yang gagal , dan menutupinya dengan menyalahkan perusahaan pemakai truk tersebut.

Review :

Salah satu dorama yang lepas dari pengelihatan saya (alias telat nonton ini xD),saya baru nonton ini semalam LOL.WOWOW sebagai stasiun TV yang menelurkan banyak dorama-dorama terbaik dengan episode tidak banyak, bahkan hanya setengah dari dorama renzoku pada umumnya.Mungkin jika kalian melihat cast na bagi yang awam akan terasa asing,tapi percayalah akting mereka sangat baik di sini.Banyak aktor/aktris  kawakan seperti Nakamura Toru,Tanabe Seichi,Mizuno Miki,Mimura,Endo Kenichi dan aktor senior seperti Nishioka Tokuma,Kunimura Jun dan Osugi Ren.

Cerita ini cukup mengingatkan kita tentang sebuah insiden yang belum lama kita lihat,tentang ban transjakarta yang lepas di jalan xD.Jika ada kasus serupa mungkin banyak sebagian dari kita akan menyalahkan kurangnya maintenance dari pihak perusahaan pemakai kendaraan , namun pernahkah berpikir bahwa kendaraan tersebut memang produk yang gagal dan tidak layak jalan, nah dorama ini sedikit banyak membahas tentang hal tersebut.

Baca Juga:  Kikai Sentai Zenkaiger Menggantikan Tatsuhisa Suzuki Menyuarakan Gege

Memang dari awal penonton diberitahu tentang kebenaran dari cerita ini, namun penonton akan ikut dibawa secara emosional bagaimana sebuah perusahan menengah kebawah mencoba bertahan dari smua stigma yang melekat pada perusahaan dan mencoba melawan perusahaan skala besar.Plot di sini benar-benar dijaga sehingga ketegangan di dorama ini selalu stabil,beda dengan dorama-dorama suspense lainya yang selalu naik turun ketegangan na yang malah terkadang membuat kita sedikit bosan :p.Tak ada konspirasi-konspirasi tingkat tinggi yang lebay nan tiada akhir di sini , smua masalah yang ada dibuat serealistis mungkin sesuai kejadian di masyarakat sehari-hari.Menariknya lagi ini smua dikemas dalam dorama dengan episode yang singkat, hanya 5 episode saja.Dan sudah barang tentu banyak sekali pesan moral di sini xD.

untuk OST,saya suka sekali dengan ending song di sini.benar-benar enak di dengar.mungkin ada yg bisa kasih tau ? xD

 

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
1 Comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
anggayasha
anggayasha
6 years ago

telat lu, mus. hahaha

ane demen banget sama bininya akamatsu. bener2 mensupport suaminya disaat2 masa sulit.
pengen punya bini kayak gitu. :))
tapi tante machiko tetep yang paling WAH. 😀

TV & Movies

Review Netflix Squid Game, Ketika Main Kelereng Jadi Menyeramkan Sekaligus Menegangkan

Published

on

By

GwiGwi.com – Squid Game, atau Ojingeo Geim, adalah serial aksi-petualangan-thriller Korea yang ditulis dan disutradarai oleh Dong-hyuk Hwang dan dibintangi oleh Lee Jung-jae, Park Hae-soo, Heo Sung-tae, Wi Ha-joon dan Jung Ho-yeon, bersama anggota pemeran lainnya. Serial ini memiliki 9 episode, masing-masing berdurasi sekitar satu jam tayang di Netflix mulai 17 September 2021.

Maaf Anda Melihat Iklan

Squid Game mengingatkan saya pada Alice in Borderland yang sama-sama memiliki genre battleroyale namun bukan saat kiamat. Meskipun demikian, serial ini menampilkan beberapa wajah yang sangat familiar termasuk Heo Sung-tae (Beyond Evil) dan Gong Yoo (Train to Busan).

Squid Game dimulai dengan menunjukkan kepada kita kehidupan Gi-hun. Dia bangkrut dan putus asa dan keputusasaan itu tumbuh ketika dia menyadari bahwa mantan istrinya dan suami barunya akan membawa putrinya ke AS tahun depan. Tanpa banyak pilihan, ia menawarkan diri untuk “bermain game” sebagai pengganti uang. Namun, apa yang terjadi selanjutnya tidak kalah mengerikan.

Sama bingungnya dengan penonton, kebingungan awal Gi-hun karena dilemparkan ke dunia yang aneh bersama hampir 500 orang lainnya dengan dihadapkan dengan pria bertopeng mengenakan jump suit pink. Bagi kalian yang terbiasa menonton variety show outdoor korea seperti, Running Man, Family Outing, Infinity Challenges, 1 Night 2 Days, kalian akan langsung memahami permainan level pertama game ini, Mugunghwa kkoci pieot seumnida (lit. The Hibiscus Flowers Bloomed) dibelahan dunia lain disebut Red Light, Green Light, (apa permainan ini ada di Indonesia?), permainan anak-anak tahun 90-an ini terlihat simple namun dibuat begitu menegangkan, sama halnya dengan voting sederhana yang dilakukan di akhir episode pertama.

Baca Juga:  Review Netflix Squid Game, Ketika Main Kelereng Jadi Menyeramkan Sekaligus Menegangkan

Namun, apa yang mencolok di Squid Game bukan hanya game yang mengerikan, tetapi juga momen emosional yang mendalam dari seri ini. Ini bukan hanya tentang pembunuhan tanpa berpikir. Ada saat-saat yang begitu menyayat hati. Selain latar berlakang Gi-hun yang memilukan, semua orang yang dipaksa untuk berpartisipasi dalam memiliki latar belakang yang menyedihkan, membuat mereka rentan untuk dimangsa.

Namun, bagian lain yang menarik dari Squid Game adalah motivasi orang-orang untuk melakukan apa yang mereka lakukan. Meskipun ada yang benar-benar jahat, hampir semua memiliki alasan untuk melepaskan rasa moralitas mereka. Setiap orang yang putus asa, kekurangan uang, dan hubungan mereka yang rumit dengan orang-orang di sekitar mereka dan diri mereka sendiri akan membuat penonton sangat peduli satu sama lain kepada para kontestan, setidaknya untuk tim Gi-hun.

Hal luar biasa lainnya dari Squid Game, ialah set yang benar-benar menakjubkan, begitu indah dan sebagian besar adalah tempat-tempat luas, berwarna cerah yang biasa ditemui di tempat bermain anak-anak, yang tak terpikir sama sekali kalau bakal ada pembantaian besar-besaran.

Kesimpulannya Squid Game merupakan serial yang mungkin sudah atau belum kalian lihat sebelumnya, walaupun begitu kalian wajib menonton serial satu ini.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

NSFW

Eimi Fukuda Bagikan Tips Seks untuk Taklukkan Wanita

Published

on

By

GwiGwi.com – Sebagai salah satu bintang video dewasa paling populer di Jepang dan pencipta seluruh lini mainan dewasa, Eimi Fukada adalah seorang wanita yang tahu tentang seks. Dan dia juga berjiwa dermawan yang ingin berbagi wawasannya dengan masyarakat umum.

Maaf Anda Melihat Iklan

Dia juga salah satu bintang JAV paling aktif di YouTube dan baru-baru ini merilis video baru berjudul (kira-kira) “Intercourse untuk Membuat Pasangan kalian Terpikat pada kalian.”

Ya, dalam video berdurasi delapan menit, Eimi yang berpakaian lebih seperti wanita kantoran yang sering kalian lihat di kawasan SCBD daripada bintang porno, memberi penjelasan tentang cara membuat pasangan wanita benar-benar menikmati seks yang dia lakukan dengan kalian. Walaupun hanya dalam bahasa Jepang berikut ini ringkasan dasar dari poin-poinnya di bawah ini.

Beberapa di antaranya agak jelas, bahkan dangkal, seperti membalas pesan seorang wanita secara teratur di LINE untuk membuatnya tetap tertarik dan menunjukkan bahwa tujuan kalian di kencan mendatang bukan hanya seks.

Yang lain lebih sulit dilakukan: jangan tunjukkan pada wanita bahwa kalian ingin berhubungan seks. Buat seolah-olah kalian tidak hanya tertarik hanya pada fisiknya dengan pergi berkencan walaupun akhirnya tidak jadi berhubungan. Jika kalian membuat sedikit kejutan, atau mungkin kecewa, bahwa kalian tidak berhubungan seks, kamu sudah melakukan hal baik — setidaknya, menurut Eimi Fukada.

Baca Juga:  Kikai Sentai Zenkaiger Menggantikan Tatsuhisa Suzuki Menyuarakan Gege

Rupanya, seorang wanita tidak mengharapkan seorang pria untuk memiliki teknik fingering yang luar biasa seperti menunjukkan bahwa dia peduli padanya untuk mencapai orgasme. Eimi menyarankan kalian membeli berbagai mainan untuk wanita seperti vibrator dan mencoba menggunakannya. Selain efek fisik, mengeluarkan mainan seperti itu segera menunjukkan pasangan wanita kalian bahwa kalian tertarik untuk mengeksplorasi kesenangannya.

Poin berikutnya adalah bahwa mengubah segalanya sangat penting: keragaman adalah bumbu kehidupan, seperti yang mereka katakan. Eimi bilang jangan hanya mengandalkan misionaris dan doggy. Sebaliknya, cobalah melakukannya di depan cermin atau tiba-tiba memulai seks di kamar mandi. Yang penting adalah mengejutkannya!

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Live Action

Drama Live-Action ‘Tokyo Vice’ Mengungkap Anggota Pemeran Utama

Published

on

GwiGwi.com – Staf untuk adaptasi live-action dari buku Tokyo Vice karya reporter Amerika Jake Adelstein mengungkapkan anggota pemeran baru untuk seri tersebut pada hari Rabu.

Ansel Elgort (kiri atas pada gambar di atas) berperan sebagai protagonis dan reporter Jake. Ken Watanabe (baris tengah atas) berperan sebagai polisi berpengalaman Katagiri. Rinko Kikuchi (kanan atas) memerankan reporter senior Jake, Eimi Maruyama. Hideaki Ito (kiri bawah) berperan sebagai polisi korup Miyamoto. Perlihatkan Kasamatsu (baris tengah bawah) memainkan Chihara-kai yakuza anggota kelompok Satō. Tomohisa Yamashita (kanan bawah) berperan sebagai pembawa acara karismatik Akira.

Maaf Anda Melihat Iklan

Anggota pemeran lainnya termasuk Rachel Keller, Ella Rumpf, Shun Sugata, Ayumi Tanida, Masato Hagiwara, Kōsuke Toyohara, Ayumi It, Makiko Watanabe, Yuka Itaya, dan Miyuki Matsuda.

Baca Juga:  Kikai Sentai Zenkaiger Menggantikan Tatsuhisa Suzuki Menyuarakan Gege

Proyek ini awalnya direncanakan sebagai sebuah film, dengan Daniel Radcliffe (film Harry Potter) awalnya dibintangi sebagai Adelstein. Proyek ini sekarang menjadi serial televisi 10 episode, dengan sutradara Michael Mann. J.T. Rogers dikreditkan sebagai pencipta dan penulis. Serial ini akan debut di HBO Max, dan juga direncanakan tayang perdana di Jepang di WOWOW pada musim semi 2022. WOWOW adalah co-producer serial ini.

Adelstein menulis tentang kejahatan dan yakuza untuk surat kabar Yomiuri Shimbun. Adelstein menjadi terjerat dengan yakuza karena pekerjaannya dan khususnya dengan bos yakuza Tadamasa Goto, dan menulis tentang pengalamannya di Tokyo Vice.

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

CryptoTab Browser

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x