Connect with us

Teknologi

Review Razer BlackWidow V3 Mini HyperSpeed, Keyboard Gaming 65% Wireless Terbaik?!

Published

on

GwiGwi.com – Halo Gwiples, Fery disini. Memang gw sendiri baru terjun ke dunia keyboard mechanic bener-bener baru-baru ini. Dan selama belajar ini, ada form factor yang sepertinya menjadi favorit kebanyakan user, yaitu Form Factor 60-an %. Razer, sebagai brand yang dikenal sebagai pencetus atau pioneer dalam dunia peripherals gaming, juga memiliki salah satu keyboard dengan form factor tersebut, yaitu BlackWidow V3 Mini Hyperspeed, dengan size 65%. Didukung dengan teknologi wireless, dan mechanical switches yang mengedepankan para gamers, bagaimana sih performanya si BlackWidow V3 Mini ini? Let's check it out!

Unboxing Experience

Sebelumnya kita mulai dulu dengan unboxing experiencenya. Di boxnya ada segudang fitur yang mungkin kalian perlu tau seperti bentuk form factor 65%, wireless connection Razer Hyperspeed dan Bluetooth, Razer Green Switch, dan dukungan Razer Chroma RGB. Di sampingnya ada info serupa, ditambahkan dengan up to 200 hrs battery life. Kebagian belakang dan kalian bisa melihat lebih detail perihal BlackWidow V3 Mini ini, koneksi USB C Charging Cable, dan juga termasuk informasi perbedaan form factor lain seperti keyless dan 60%.

Langsung saja kita buka dan kita akan langsung menemukan keyboardnya sendiri. Dalam paket penjualannya ada juga buku petunjuk, thankyou card, serta stiker-stiker dari Razer seperti taglinenya, For Gamers, By Gamers. Lalu kita unpack saja keyboardnya, dan di dalam dusnya juga masih ada kabel USB Type C to Type A dari Razer yang bisa dipakai sebagai kabel koneksi dan juga charging untuk keyboard ini.

Build Quality dan Desain

Berikutnya akan dibahas soal desainnya. Dengan form factornya yang 65%, gw merasa Blackwidow ini masih cukup compact dan bisa dibilang pas untuk pengguna keyboard wireless minimalis. Sebelumnya gw sendiri cuman baru pernah nyobain ukuran 68%, dan 65% adalah form factor yang masih cukup oke bagi 60% terasa kekecilan atau kurang lengkap secara keys. Desainnya khas Razer banget, dengan top plate aluminium, bottom cover plastik, keycap Doubleshot ABS, yang semuanya dibuat dengan finish black doff. Dibawahnya ada sebagian finish glossy, sebagai aksen dan tempat duduknya logo razer. Bobot keyboardnya sendiri sekitar 800gram, dan secara keseluruhan keyboard ini sangat stabil saat digunakan. Stabilisasi ini gw rasa merupakan hal penting bagi gamer, yang ingin menggunakannya dalam intense combat. Pada bagian bottom covernya, disini akan ada tempat penyimpanan donglenya, ditemani oleh rubber feet, dan juga tulisan aksen For Gamers. By Gamers. yang merupakan tagline dari Overall buildnya dibuat dengan cukup solid, dengan material high quality.

Masih di seputar fisiknya, tapi kali ini kita beralih ke key dan switchesnya. Switch yang digunakan adalah Razer Green, dengan profile yang cukup tactile dan juga clicky. Ga jarang mungkin ini kurang menjadi preferensi karena suaranya yang cukup kencang, sehingga sebenarnya ada 1 buah opsi lagi, BlackWidow V3 Mini, dengan Switch Razer Yellow yang lebih hening dan juga linear. Switchnya sayangnya tidak hotswappable, jadi pastikan pilihan kalian adalah yang paling tepat. Beberapa hal yang gw suka disini dari BlackWidow V3 Mini ini adalah masih tersedianya RGB LED yang berada dalam jajaran Razer Chroma, dan juga ukuran switchnya yang merupakan Full Height Switch. Ga sedikit yang memilih low profile atau ultra low-profile switch untuk membuat keyboardnya lebih minimalis, namun pilihan razer untuk memakai Full height, itu akan sangat nyaman digunakan oleh para gamers. Untuk keycapsnya sendiri bahannya adalah Doubleshot ABS yang digadang mampu untuk bisa bertahan dalam kondisi intense yang tentunya tidak jarang kita temukan dari gamers.

Wireless Connectivity Hyperspeed Tak Ada Lawan

Fitur utama yang ditonjolkan dari Razer BlackWidow V3 Mini ini adalah kemampuan wirelessnya. Koneksi utama dari keyboard ini tetap bisa menggunakan kabel, dengan koneksi USB Type C ke perangkat kita, baik menggunakan kabel bawaan razer, atau kabel power data lainnya asalkan melalui USB Type C. Namun tujuan utama BlackWidow V3 Mini ini diluncurkan adalah dengan kemampuan wireless, 2.4GHz, dengan fitur HyperSpeed dari Razer yang jawara soal low latency performance. Huntsman Mini, saudaranya si BlackWidow V3 Mini ini, merupakan wired-only keyboard, dan kemampuan ini di BlackWidow V3 Mini mungkin akan menjadi angin segar bagi user yang ingin mengurangi keberadaan kabel semaksimal mungkin dari meja mereka. Koneksi 2.4GHz ini dicapai dengan menggunakan dongle yang dapat disimpan pada bagian bawah dari keyboard ini sendiri, dan cukup secure dengan physical doornya. Hyperspeed Wireless ini digadang Razer memiliki kecepatan 25% lebih cepat dan responsive, dengan memanfaatkan protokol data yang lebih streamline dan efisien. Berkat fitur wireless ini juga, dengan 1 dongle saja, kalian bisa menghubungkan Mouse dan Keyboard dari Razer berteknologi Hyperspeed yang sama, namun masih terbatas dengan lineup NAGA Pro, Deathhadder Pro, dan OROCHI di ranah Mouse, dan BlackWidow Pro selain V3 Mini di lineup Keyboard Razer.

Kedepannya semoga teknologi ini semakin banyak dipakai di perangkat Razer seperti misalnya Baraccuda X Pro dan Nommo Pro V2 mungkin? 1 Dongle untuk semua. Selain itu kalian juga masih punya opsi koneksi bluetooth yang dapat terhubung dengan 3 perangkat bluetooth yang berbeda.

Razer Synapse 3, One Stop Solution App

Yang pastinya ga bisa lepas dari ekosistem razer adalah software yang digunakan untuk pengaturan peripheralsnya yaitu Razer Synapse. Saat ini versi Razer Synapse yang telah tersedia adalah Razer Synapse 3, yang baru bisa mendukung OS Windows saja. Dalam aplikasi ini, sebagian besar fitur tambahan dari BlackWidow V3 Mini ini bisa dieksekusi dengan baik seperti penyetelan Razer Chroma RGB, penghubungan berbagai device dengan 1 dongle hyperspeed, dan tentunya yang paling penting adalah di pengaturan macro yang memanfaatkan extra keys dari BlackWidow V3 Mini ini di bagian kanan. Secara penggunaan di Razer Synapse cukup straightforward, jadi utilisasinya akan cukup berasa contohnya seperti Gaming Mode yang bisa diakftifkan secara otomatis saat kita sedang bermain game, untuk menghindari tombol berbahaya seperti Alt+Tab, Alt+F4, dan sebagainya.

Experience dengan BlackWidow V3 Mini Hyperspeed

Pengalaman penggunaan dari BlackWidow V3 Mini ini gw bisa bilang one of the best experience untuk sebuah keyboard dengan form factor compact. Buildnya yang lebih tinggi dengan switch yang lebih tinggi juga, membuat posisinya cukup nyaman digunakan oleh user dengan proporsional tubuh yang aga tinggi atau posisi setup yang lebih tinggi. Jika kurang dan ingin tilted angle, stand kakinya memiliki 2 buah angle berbeda, yang kecil memberikan angle 6 derajat, dan yang lebih besar 9 derajat. Untuk key travelnya, sebenernya gw lebih memilih untuk ada sedikit gap extra antar keys karena tangan gw yang chubby dan besar suka tabrakan 1 dengan yang lainnya saat mengetik, namun lagi-lagi karena full height switchnya, ini sedikit lebih menolong dan tidak terlalu pegal saat penggunaannya secara casual saat sedang nulis scrypt maupun sedang koding. Penggunaan gaming jangka panjang pun juga sangat nyaman saat kita sedang grinding di Genshin Impact misalnya. Selain itu untuk high paced competitive gaming seperti Call of Duty Modern Warfare atau Warzone, BlackWidow V3 Mini ini bisa memberikan performa terbaiknya dengan delivery latency yang memang rendah sekali, baik wired maupun wireless melalui 2.4GHz. Untuk bluetooth hanya bisa kita uji coba secara casual dengan smartphone kita karena PC kita tidak memiliki modul bluetooth. Untuk bluetooth sendiri, mungkin akan sangat membantu untuk menulis dokumen di perangkat mobile kalian. Untuk gaming sendiri, well gw yakin bakalan ada mapper yang mendukungnya, tapi gw sendiri kurang yakin untuk gaming di Mobile Devices seperti smartphone.

Biar ga makin penasaran, berikut adalah typing test dengan BlackWidow V3 Mini Hyperspeed.

Harga dan Ketersediaan

Lalu untuk harga dan ketersediaan. Saat mereview unit ini, kita crosscheck dengan ketersediaannya di Razer Flagship Store Tokopedia, dan harga yang dibanderol untuk keyboard ini adalah 2.799 Juta Rupiah, sebuah harga yang cukup premium untuk sebuah keyboard 65% Wireless. Apakah cukup tinggi? Well bisa dibilang demikian. Tapi memang perlu diingat bahwa target audience dari keyboard ini memang lebih mengarah kepada Premium Keyboard User, yang ga sedikit merupakan gamers. Benefit lebih dari opsi kompetitor tentu saja berada di performa gamingnya, dan juga wirelessnya yang bisa dibilang tidak bisa dengan mudah ditemukan di kompetitornya.

Apakah Layak Dibeli?

Kesimpulannya, jika kalian memang sedang mencari keyboard gaming, dengan ukuran 65%, gw rasa belum banyak pilihan yang tersedia untuk kalian dengan performa yang sudah cukup overpowered, out of the box. Yes, tentunya komunitas Mechanical Keyboard bisa memberikan opsi lainnya, namun sebagai user ataupun gamers yang pengen punya keyboard dengan usability dan performance terbaik, BlackWidow V3 Mini ini bisa dibilang merupakan jawabannya. Yang kurang suka dengan switchnya, mungkin bisa menantikan versi Razer Yellow nantinya yang punya profile lebih silent. Kenyamanan juga tidak kalah menjadi highlight yang gw rasakan cukup penting. Tinggi dari switch, dan juga ukuran keyboard yang lebih tinggi dibandingkan low-profile keyboard, membuatnya memiliki kenyamanan penggunaan dalam jangka waktu lama yang jauh lebih baik. Battery life sendiri, memang Razer mengklaim 200 jam, tapi gw rasa itu akan sulit untuk didapatkan bagi user yang selalu mengaktifkan RGBnya setiap penggunaan. Akan tetapi, kalau RGBnya dimatikan, tentu saja performa batrenya jauh lebih lama. Terakhir di soal Wirelessnya, gw rasa ini adalah opsi terbaik yang ada, terutama buat kalian yang memang berada di ekosistem Razer sendiri. Hyperspeed merupakan terobosan teknologi wireless yang menarik, terutama dengan performa low latencynya, dan multi device support. Namun soal harga, kalau kalian tidak mempersiapkan budget premium, BlackWidow V3 Mini Hyperspeed ini akan cukup berat untuk digapai, namun dengan target audience, user, dan budget yang tepat, BlackWidow V3 Mini bisa menjadi opsi keyboard terbaik yang bisa dibeli.

Simak Video Reviewnya

Advertisement

Teknologi

Solusi PoE 90W Plug-and-Play Menyederhanakan Penerapan IoT di Industri

Published

on

By

Solusi Poe 90w Plug And Play Menyederhanakan Penerapan Iot Di Industri

www.gwigwi.com –

Seiring meningkatnya otomatisasi dan konektivitas di lingkungan industri, kebutuhan akan Power over Ethernet (PoE) terus meningkat. Teknologi ini menyalurkan daya dan data melalui satu kabel, menyederhanakan proses instalasi dan skalabilitas. Untuk menjawab kebutuhan industri, Microchip Technology memperluas lini PoE single-port dan multi-port melalui Midspan PD-9601GCI. Solusi ini dirancang untuk memenuhi standar IEEE 802.3bt serta mendukung penerapan di industri dengan kondisi operasional menantang.

Midspan PD-9601GCI kami memudahkan pelanggan menyediakan daya bagi perangkat pintar di pabrik maupun lingkungan industri, terutama di pasar yang infrastruktur jaringannya belum sepenuhnya mendukung penerapan PoE melalui satu kabel,” kata Charlie Forni, wakil presiden korporat dari unit bisnis jaringan dan konektivitas Microchip. “Solusi midspan kami juga tersedia dalam opsi private label, sehingga para pelanggan dapat membedakan produk mereka melalui solusi daya terintegrasi yang lebih sederhana.”

PD-9601GCI dari Microchip hadir sebagai midspan PoE berkelas industri, melengkapi PC-9601GC yang sebelumnya ditujukan untuk penggunaan indoor single-port. Perangkat ini dirancang untuk mengurangi kebutuhan akan instalasi kelistrikan yang kompleks dan penambahan titik daya. Melalui satu kabel Ethernet, perangkat ini dapat menyalurkan daya hingga 90W sekaligus data berkecepatan 10/100/1000 Mbps.

Midspan PD-9601GCI dilengkapi berbagai fitur yang mendukung pengoperasian andal di pabrik maupun area luar ruangan dengan kondisi terpencil atau menantang, sehingga membantu meminimalisir downtime dan mengurangi kebutuhan dukungan teknis:

  • Casing logam tertutup dan tahan getaran: Memiliki peringkat perlindungan Ingress Protection (IP) IP30.
  • Rentang suhu operasional yang luas: Dirancang untuk beroperasi pada suhu -40°C hingga 75°C.
  • Opsi input daya yang diperluas: Mendukung input DC ganda dalam kisaran 20V-60V.
  • Perlindungan lonjakan tegangan arus  kelas industri yang ditingkatkan: Membantu melindungi perangkat dari lonjakan tegangan di lingkungan industri.
  • Opsi pemasangan untuk lingkungan industri: Mendukung pemasangan pada rel DIN, dinding, maupun panel.
  • Pengujian kompatibilitas dengan perangkat otomatisasi industri: Membantu produsen mengurangi kendala integrasi sekaligus meningkatkan keandalan sistem.

Midspan dipasang setelah switch jaringan untuk menyalurkan daya ke kabel Ethernet, sehingga satu kabel dapat mengirimkan daya dan data. Perangkat ini menawarkan solusi yang praktis dan hemat biaya untuk menerapkan PoE di lokasi terpencil atau menantang. Ketika digabung dengan perangkat IoT, midspan memungkinkan produsen menghadirkan solusi plug-and-play yang mendukung penyaluran daya melalui jaringan.

Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang teknologi PoE, Microchip membantu pengembangan standar IEEE® 802.3af/at/bt. Microchip menawarkan portofolio lengkap yang mencakup chipset PoE PSE, chipset PD, dan sistem PoE untuk memenuhi beragam kebutuhan pelanggan. Untuk informasi lebih lanjut tentang solusi PoE dari Microchip, kunjungi situs web.

Harga dan Ketersediaan

Midspan PD-9601GCI dapat dibeli langsung dari Microchip dan tersedia untuk pemesanan dalam jumlah besar.

Continue Reading

Teknologi

Infinix Luncurkan TV X5Q 43”, AI TV QLED dengan Google TV 5.0 di Harga Rp3 Jutaan

Published

on

By

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan

www.gwigwi.com – Infinix kembali memperkuat posisinya di pasar teknologi Indonesia dengan meluncurkan lini perangkat AIOT (Artificial Intelligence of Things) terbarunya. Langkah strategis ini diambil guna memenuhi kebutuhan gaya hidup digital masyarakat yang kian dinamis dan terintegrasi.

Produk utama yang menjadi sorotan dalam peluncuran kali ini adalah Infinix TV X5Q 43”, sebuah Smart TV QLED bertenaga AI dengan sistem operasi Google TV 5.0 yang dibanderol di kisaran harga Rp3 jutaan. Tak sendirian, Infinix juga memboyong perangkat pendukung mobilitas lainnya seperti TWS XBUDS H5, powerbank GTPOWER POD 10K, serta kipas portabel XPOCKET FAN dan XPOCKET FAN Pro.

“TV kini telah menjadi pusat hiburan di rumah, sehingga pengguna semakin menginginkan kualitas visual yang lebih baik, pengalaman yang lebih cerdas, dan akses hiburan yang lebih praktis tanpa harus membayar mahal,” ujar Tommy Xiong, Country Manager Infinix Indonesia. Ia menambahkan bahwa kehadiran jajaran produk AIOT ini merupakan komitmen Infinix untuk menghadirkan lebih banyak pilihan perangkat yang mendukung gaya hidup digital di Indonesia.

Infinix TV X5Q 43”: Visual Sinematik Premium Didukung AI

Mengusung slogan #SetiapDetailMenjadiHidup, Infinix TV X5Q 43” dirancang untuk memberikan pengalaman menonton yang imersif melalui perpaduan perangkat keras premium dan kecerdasan buatan.

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan

Beberapa keunggulan utama dari Infinix TV X5Q 43” meliputi:

  • Dapur Pacu AI-Powered HyperEngine: Secara pintar mengoptimalkan kualitas gambar dan audio secara real-time agar setiap tayangan terasa lebih nyata dan detail.

  • Layar Premium QLED FHD: Layar berukuran 43 inci ini menggunakan panel IPS dengan dukungan HDR10, mampu menghasilkan lebih dari 1 miliar warna dengan kontras yang tajam.

  • Desain Modern & Nyaman di Mata: Memiliki desain frameless metallic dengan rasio layar-ke-bodi mencapai 96%. Dilengkapi juga dengan fitur Super Bright serta Eye Care Flicker Free untuk menjaga kenyamanan mata.

  • Audio Menggelegar: Dilengkapi dengan Dual Stereo Speaker 24W yang didukung oleh Dolby Audio dan AI Sound untuk menghasilkan efek suara sinematik.

  • Google TV 5.0: Memudahkan pengguna mengakses ribuan aplikasi hiburan, mendapatkan rekomendasi konten yang personal, serta kendali suara via Google Assistant dan fitur casting Chromecast.

Lengkapi Gaya Hidup Mobile dengan Aksesori AIOT Terbaru

Selain sektor hiburan rumah, Infinix juga merilis empat perangkat AIOT pintar untuk mendukung produktivitas dan kenyamanan harian pengguna:

1. Audio Nirkabel: Infinix XBUDS H5

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan

Earbuds TWS ini hadir untuk pencinta audio dengan dukungan konektivitas Bluetooth 6.0 dan teknologi Spatial 3D Audio. XBUDS H5 menawarkan daya tahan baterai hingga 30 jam, fitur ENC Noise Reduction untuk telepon yang lebih jernih, serta kemampuan dual-device connection yang mempermudah perpindahan koneksi antar-perangkat.

2. Pengisi Daya Andal: GTPOWER POD 10K

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan

Bagi mereka yang bermobilitas tinggi, powerbank ini menawarkan desain ultra-compact yang mudah masuk kantong. Dibekali kabel USB-C dan Lightning bawaan, perangkat ini mendukung daya 45W High-Speed Turbo Charging. Keamanannya pun terjamin berkat penggunaan baterai standar EV-Grade.

3. Pendingin Portabel: XPOCKET FAN & XPOCKET FAN Pro

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan

Menjawab tantangan cuaca panas saat beraktivitas di luar ruang, Infinix menghadirkan dua varian kipas portabel:

  • XPOCKET FAN: Memiliki bobot ringan hanya 146 gram, hembusan angin kuat hingga 9.1 m/s, dan daya tahan baterai hingga 11 jam.

  • XPOCKET FAN Pro: Dilengkapi teknologi 16°C Ice-Cooling untuk sensasi dingin maksimal dengan ketahanan baterai hingga 14 jam.

Harga dan Ketersediaan

Rangkaian produk AIOT terbaru Infinix ini bisa didapatkan melalui Infinix Official Store di berbagai platform e-commerce serta jaringan mitra penjualan resmi Infinix di Indonesia.

Berikut adalah daftar harga resmi perangkat AIOT Infinix:

Nama Perangkat Harga Resmi Keterangan
Infinix TV X5Q 43” Rp3.399.000

Harga Online via Infinix Official Store

Rp3.699.000

Harga Offline via Mitra Penjualan Resmi

Infinix XBUDS H5 Rp169.000

Sudah Tersedia

Infinix GTPOWER POD 10K Rp449.000

Sudah Tersedia

Infinix XPOCKET FAN TBA

Segera Tersedia

Infinix XPOCKET FAN Pro TBA

Segera Tersedia

Informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan produk dan promo menarik lainnya dapat diakses melalui situs resmi Infinix Indonesia atau akun media sosial resmi @InfinixID.

Continue Reading

Teknologi

ASUS Republic of Gamers Umumkan Kehadiran Gjallar Gaming Soundbar

Published

on

By

Auto Draft

www.gwigwi.com – ASUS Republic of Gamers (ROG) secara resmi mengumumkan kehadiran produk audio premium terbarunya, ROG Gjallar. Perangkat ini dirancang sebagai soundbar gaming premium ringkas yang siap menghadirkan pengalaman surround sound sinematik, komunikasi in-game yang jernih, serta kemudahan integrasi lintas platform untuk menyederhanakan setup meja kerja maupun hiburan para penggunanya.

Tingkat Imersi Mendalam dengan 2.1.2 Dolby Atmos

ROG Gjallar menyuguhkan 3D soundstage yang realistis melalui konfigurasi audio 2.1.2 Dolby Atmos®. Untuk menghasilkan detail suara yang megah, soundbar ini dipersenjatai dengan speaker full-range di sisi kiri dan kanan, tweeter khusus, serta upward-firing channels.

Dukungan audio level kompetisi ini memberikan tactical clarity yang luar biasa, membantu para gamer menentukan lokasi musuh secara akurat di dalam game. Sektor audio diperkuat oleh subwoofer nirkabel 6,5 inci berkekuatan 65 watt yang mampu menyajikan frekuensi low-end melimpah, membuat efek ledakan terdengar bertenaga. Dengan memanfaatkan konektivitas nirkabel 5GHz, subsistem ini menjamin transmisi audio yang andal dengan latensi yang sangat rendah.

Hub Kontrol Audio All-in-One & Mikrofon Berteknologi AI

Guna memberikan kendali penuh yang intuitif, ROG Gjallar dilengkapi dengan audio control hub all-in-one. Melalui layar LCD yang cerah, pengguna bisa beralih antarsumber input dengan mudah, mengatur pemutaran musik (playback), hingga mengoptimasi profil EQ khusus untuk game, musik, atau film. Hub ini juga mengintegrasikan pencahayaan ASUS Aura RGB yang menampilkan hingga 16,8 juta warna.

Di sektor komunikasi, ASUS menanamkan mikrofon Acoustic Echo Cancellation (AEC) bawaan. Dilengkapi dengan algoritma AI beamforming, mikrofon ini secara cerdas menyaring suara rekan satu tim serta meredam suara bising di sekitar (seperti deru kipas PC dan dengung sistem) agar suara obrolan terdengar alami dan super jernih.

Kompatibilitas Multi-Platform dan Kemudahan Akses

ROG Gjallar menawarkan fleksibilitas tinggi berkat port konektivitasnya yang melimpah, mulai dari USB-C®, HDMI® 2.1 (eARC), port optik, AUX, hingga Bluetooth® 5.3. Pengguna dapat menghubungkannya ke PC, Mac, TV, serta konsol seperti PlayStation® 5, PlayStation® 4, Xbox Series X|S, atau Nintendo Switch™.

Soundbar ini mendukung fitur pass-through sinyal video hingga resolusi 4K@120Hz melalui HDMI 2.1, sementara teknologi eARC memastikan transmisi audio lossless beresolusi tinggi tanpa ada jeda visual. Di sisi kanan soundbar, terdapat pula hub tambahan berupa dua port USB Tipe-A yang ideal untuk memasang dongle wireless maupun periferal eksternal lainnya.

Semua penyesuaian performa, mulai dari konfigurasi equalizer (EQ), pengaturan mikrofon, hingga efek pencahayaan RGB dapat diatur secara personal melalui software Gear Link yang tersedia dalam versi portal web maupun aplikasi seluler.

Spesifikasi Lengkap ASUS ROG GJALLAR

  • Saluran Audio: 2.1.2 Channels

  • Konfigurasi Driver Soundbar: 4 x 50mm full range drivers (2”) & 2 x 27mm tweeters (1″)

  • Respons Frekuensi Soundbar: 50Hz–20kHz

  • Konektivitas Utama: HDMI® 2.1 / HDMI® 2.1 eARC / USB-C® / Bluetooth® 5.3 / AUX / Optical

  • Subwoofer: Nirkabel (koneksi 5GHz, Frekuensi Kerja 5.180–5.825GHz)

  • Driver Subwoofer: 1 x 165mm (6.5″) dengan daya 65 Watt

  • Tipe Mikrofon: Beamforming microphone dengan dukungan AI & AEC

  • Respons & Sensitivitas Mikrofon: 100Hz–10kHz / -37 ± 3dB

  • Platform yang Didukung: TV, Windows PC, Mac, PlayStation® 5, PlayStation® 4 Series, Xbox Series X | S, Nintendo Switch™, perangkat seluler

  • Perangkat Lunak Pendukung: Gear Link (Web Portal & Mobile App)

  • Dimensi Fisik: * Soundbar: 607 x 92 x 82 mm

    • Subwoofer: 125 x 315 x 356 mm

    • Control Hub: 90 x 82 x 37 mm

  • Berat Komponen: Soundbar (2,4 kg), Subwoofer (5,7 kg), Control Hub (0,191 kg)

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending