Connect with us

TV & Movies

Review : The Purge: Anarchy (2014)

Published

on

The Purge: Anarchy merupakan sekuel kedua dari The Purge (2013). The Purge: Anarchy ini menceritakan bagaimana situasi pada tahun 2023 disaat pemurnian (purge) tahunan dilakukan. Pemurniannya ini maksudnya, rakyat Amerika Serikat tahun itu diberi kebebasan dan hak untuk melakukan tindakan kriminal tanpa harus ditindak dibawah hukum. Pemurnian dilakukan tahunan, selama 12 jam. yaitu dari jam 7 malam hingga jam 7 pagi. Pemurnian ini dilakukan untuk menurunkan tingkat kriminalitas dan terbukti bahwa kasus kriminal bisa dibawah 5%. Tetapi kebanyakan yang mengalami pemurnian ialah orang-orang miskin seperti pengemis, orang tidak punya rumah.

Maaf Anda Melihat Iklan

Jika dibandingkan dengan sekuel pertamanya, film ini jauh lebih seru dan dinamis karena berlatar tengah kota. The Purge: Anarchy sendiri mengisahkan tentang perjuangan sepasang kekasih yang bertengkar dan terjebak dipemurnian, ibu dan anak perempuannya yang menjadi target seseorang, dan seorang pria yang sedang ‘berkeliaran' dengan senjata lengkap, untuk bertahan hidup di tengah malam pemurnian. Film ini dimulai Eva, seorang pelayan cafe kecil yang pulang kerumahnya untuk bersiap pemurnian, kemudian di lain waktu diceritakan pasangan yang sedang bertengkar dan di tempat berbeda seorang pria sedang mempersiapkan senjatanya.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/purgeanarch-tr3620350_zps271c9c32.jpg

Kelima orang ini intinya bertemu ditengah jalan ketika Eva dan Cali anaknya sedang diserang oleh sekelompok orang yang membawa senajta lengkap dengan seragam seperti tentara. Kemudian mereka di tolong oleh pria yang sedang mengendarai mobilnya seperti sedang ikut pemurnian juga. Pria yang diakhir film dipanggil Sersan ini, menolong Eva dan Cali, dan ketika mereka hendak kabur, dimobilnya ternyata ada sepasang kekasih tadi, Shane dan Liz yang bersembunyi dari pengejaran kelompok orang bertopeng yang bersiap melakukan pemurnian.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/ne2wehyc2gab58_2_b_zps99709edf-the-purge-anarchy-review-contains-spoilers_zpsdf6366be.jpeg

Maaf Anda Melihat Iklan
SPOILER
Di film ini dikisahkan bagaimana mereka berlima untuk bertahan hidup. Saya mau skip pertengah langsung ke akhir saja, biar penasaran dan nonton sendiri saja. Jujur diakhir cerita saya sudah menduga si Sersan sepertinya akan mati, dengan tujuan untuk membalas dendam anaknya yang dibunuh oleh seorang kaya, dia memasuki rumah yang sudah dirusak pengamannya 2 minggu sebelum pemurnian. Kalau dilihat di TV ketika sersan masuk, ada tertulis waktu sisa 5 menit sebelum pemurnian berakhir. Tapi nyatanya adegan terakhir sendiri sepertinya ahmapir berdurasi detangah jam. Si sersan ternyata tidka jadi membunuh orang yang telah membunuh anaknya, justru orang tersebut menolong sersan dengan menyelamatkannya dari seorang yang berasal dari pemerintahan yang sudah mengincarnya dari awal. Walaupun sersan tertembak 2 kali, dia masih bisa diselamatkan.

Cerita yang lebih kompleks dengan setting tempat yang serasa lebih luas, membuat ketegangan pemurnian di malam itu berasa benar-benar terjadi. Apalagi diperlihatkan apa saja jenis pemurnian, mulai dari orang-orang yang saling membunuh, balas dendam, orang-ornag yang menjual orang lain ke orang kaya untuk ‘diburu', ada juga pemurnian dengan membeli orang miskin/sakit oleh orang kaya yang dilakukan dirumah layaknya pesta BBQ, dan pemurnian yang ternyata dilakukan sendiri oleh orang pemerintahan yang ingin membersihkan kota dari orang-orang miskin yang menyusahkan negara. Gwimin paling suka dengar orang-orang yang sepertinya mengucapkan sumpah atau doa sebelum melakukan pemurnian.

Baca Juga:  Review Game 'Before Your Eyes,' Main Game dengan Kedipan Mata

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/The_Purge_Anarchy_review_article_story_large_zps80795232.jpg

Cinematografi film ini bisa dibilang cukup menarik, ketegangan dimulai dari dalam rumah kemudian kita dibawah ke tengah kota dengan melewati blok-blok pertokoan melalui gang-gang sempit, kemudian menuju jalur kereta bawah tanah, dan dilanjutkan kesebuah tempat dimana manusia dijual untuk dilakukan pemurnian oleh orang kaya. Semua detail cukup jelas, cuman sayang untuk latar gang-gang di tengah kota dari awal terlihat sama, seolah-olah hanya dilakukan ditempat yang sama.

Mengenai level kesadisan, baik itu dari cara pembunuhan maupun darah yang ditunjukkan difilm ini, rasanya menurut gwimin masih lebih sadis The Purge (2013). Di sekuel kedua ini, untuk kesadisan sama saja kayak film-film action kebanyakan. Kalau untuk tingkat thriller, hmm sepertinya masih lebih serem yang pertama. Gwimin tidak sabar untuk pemurnian selanjutnya.

 

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 vote
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Live Action

Teaser Film Live-Action Rurouni Kenshin Final Sorot Kehidupan Batttōsai Kenshin

Published

on

GwiGwi.com – Situs web resmi untuk dua film ‘bab terakhir' dalam seri film live-action berdasarkan manga Rurouni Kenshin karya Nobuhiro Watsuki mulai mengalirkan trailer teaser untuk Rurouni Kenshin Saishūshō The Beginning, yang kedua dari dua film, pada hari Selasa. Video tersebut menampilkan hari-hari Kenshin sebagai pembunuh Battōsai untuk pemberontak Isshin Shishi, dan pertemuannya dengan Tomoe. Situs tersebut juga meluncurkan visual poster untuk film tersebut.

Rurouni Kenshin Saishūshō Final, yang pertama dari dua film, akan dibuka di Jepang pada tanggal 23 April Rurouni Kenshin Saishūshō Awal, film kedua, akan dibuka pada 4 Juni.

Baca Juga:  Review Game 'Before Your Eyes,' Main Game dengan Kedipan Mata

Film-film tersebut awalnya dijadwalkan untuk dibuka pada 3 Juli dan 7 Agustus tahun lalu, tetapi ditunda hingga tahun ini karena pandemi penyakit virus corona (COVID-19) yang sedang berlangsung.

Maaf Anda Melihat Iklan

 

Sumber:ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Live Action

Teaser Sekuel Film Live-Action ‘Kaguya-sama: Love is War’ Mengungkapkan Judul Terakhir, Lebih Banyak Pemeran

Published

on

GwiGwi.com – Situs web resmi untuk film sekuel live-action (dengan judul tentatif) Kaguya-sama wa Kokurasetai 2: Tensai-tachi no Renai Zunōsen meluncurkan trailer teaser dan visual baru untuk film tersebut pada hari Senin. Baik teaser maupun visual mengungkapkan judul akhir film tersebut sebagai Kaguya-sama wa Kokurasetai – Tensai-tachi no Renai Zunōsen Final. Teaser tersebut juga mengungkapkan dua pemeran yang kembali.

Mayu Hotta kembali dari film sebelumnya sebagai Ai Hayasaka, pembantu Kaguya. Jiro Sato juga kembali dalam dua perannya sebagai dokter Shōzō Tanuma, dan narator.

Sekuel film live-action pertama dari manga Kaguya-sama: Love is War (Kaguya-sama wa Kokurasetai – Tensai-tachi no Renai Zunōsen) karya Aka Akasaka akan dibuka pada 20 Agustus.

Baca Juga:  Review Film Anime Detective Conan: The Scarlet Bullet

Shō Hirano (kiri pada gambar di atas) dan Kanna Hashimoto (kanan) mengulangi peran mereka sebagai Miyuki Shirogane dan Kaguya Shinomiya, masing-masing. Hayato Sano (Yu Ishigami) dan Nana Asakawa (Chika Fujiwara) juga kembali. Anggota grup idola Hinatazaka46, Yuka Kageyama, berperan sebagai “pahlawan wanita pengganti” Miko Iino, seorang bendahara OSIS yang tidak fleksibel dan berpikiran sangat serius yang telah lama mengagumi dewan.

Maaf Anda Melihat Iklan

 

Sumber:ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

TV & Movies

Musim terakhir serial animasi Netflix Castlevania akan tayang perdana pada 13 Mei

Published

on

GwiGwi.com – Musim keempat dan terakhir serial animasi Netflix Castlevania tersebut akan tayang perdana pada 13 Mei mendatang.Castlevania

Maaf Anda Melihat Iklan

Deadline juga melaporkan, bahwa Netflix sedang mengincar serial baru dengan latar universe yang sama dengan Castlevania , tetapi dengan pemeran karakter yang sama sekali baru.

Tonton trailer baru di bawah ini.

 

Sumber: Gematsu

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

CryptoTab Browser

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x