Connect with us

Teknologi

Review UGREEN HiTune T2, Earphone Gaming TWS 500 Ribuan Low Latency dan Audio Mantab!

Published

on

GwiGwi.com – Ugreen udah lumayan dikenal sebagai brand yang bikin aksesoris smartphone dengan kualitas yang sangat baik, namun tidak membuat dompet kita bolong. Contohnya aja seperti GaN Charger 65 Wattnya yang sebelumnya kita review. Tapi kali ini, ternyata UGREEN juga punya divisi audio, yang menghasilkan UGREEN HiTune T2. Kabarnya earphone ini punya performa yang oke banget, segudang fitur yang biasanya ditemukan di premium audio True Wireless, dan tentunya dengan harga yang budget friendly.

Unboxing

Oke kita mulai dari boxnya. Box dari HiTune T2 ini cukup sederhana, dengan warna dasar putih dan logo T2 di depannya. Kiri kanannya polos, dan ada beberapa detail kontak UGREEN dibawahnya. Dibelakangnya bisa kita temukan ilustrasi earbudsnya, shortcut controlnya, serta spesifikasinya. Cukup simple, jadi kita langsung buka aja boxnya. Saat dibuka plastiknya, kita bisa menemukan booklet pada top covernya, dan Hitune T2 sendiri bersama sebuah accessory box. Booklet ini bertuliskan more than music, dan didalamnya bisa kita temukan buku petunjuknya saja. Lalu ke sisi satunya kita bisa menemukan Hitune T2 nya yang berwarna putih masih terbungkus rapih, dan juga sebuah dus kecil yang berisi chargernya yang sudah menggunakan USB Type C ke Type A. Kurang lebih ini isi box penjualannya.

Charging Case HiTune T2

Earbudsnya masih berada dalam Charging Casenya yang juga masih terbungkus plastik. Charging casenya ini berwarna putih matte, dan punya bahan dasar plastik. Walau demikian, bahan ini bukan plastik murah, tapi plastik yang cukup premium, dengan balutan finish doff yang cukup halus dipegang. Bagian depan casenya ada bagian yang aga cekung kedalam untuk memudahkan grip tangan, dibelakangnya ada 1 tombol untuk mengecek power dan tulisan designed by UGREEN, dan dibawanya ada port carging USB Type C. Penutup casenya memiliki komponen magnetik untuk menjaganya tetap tertutup, dibarengin sama lock mechanism semacam per yang membuatnya bisa bertahan kebuka. Actually ini pertama kalinya gw nemuin cover case seperti ini, karena ini mempermudah kita banget ketika tangan sedang aga sulit untuk menahan casenya tetap terbuka. Sesuatu yang simpel, tapi menurut gw cukup intuitif banget. Magnetnya juga cukup kuat, jadi ga mungkin bisa tiba2 kebuka, cuman sayangnya magnetic didalamnya untuk menahan earbudsnya masih bisa melepasnya hingga mudah saat top covernya terbuka. 

Sebelum bahas earbudsnya, perlu diingat bahwa Contact Pinsnya masih dilapisin plastik, jadi jangan lupa untuk melepaskannya kalau ga earbudsnya tidak bisa di charge. 

Earbuds HiTune T2

Ngomongin soal earbudsnya sendiri, model TWS yang diadopsi oleh Hitune T2 adalah model dengan batang stem kebawah, yang menjadi rumah dan juga input micropone dari TWS ini sendiri. Lalu untuk bahan dasar yang digunakannya adalah polycarbonate, dengan finish doff sama dengan si charging casenya. Untuk soal fitnya, TWS ini menggunakan kepala model open ear bukan In Ear, sehingga posisinya hanya disangkutkan di telinga saja. Namun demikian, di telinga gw masih cukup stabil untuk digunakan sambil santai, maupun yang aga lebih extreme tetep masih nyantel dengan sangat baik. Namun memang untuk soal fitnya ini bisa beragam untuk setiap orang, dan bagi yang merasa aga kelonggaran, sayangnya tidak ada rubber tips yang bisa digunakan untuk merubah ukurannya. Oh yah untuk model Hitune T2 tahun 2021 ini, earbudsnya sudah memiliki IP rating IPX5 sweat dan splash proof.

Audio Performance HiTune T2

Tapi bagaimana performa earbudsnya sendiri? Sebelumnya kita liat dulu spesifikasinya si Hitune T2 ini. TWS ini didukung oleh Driver 14.2mm, yang cukup besar untuk ukuran TWS yang cukup ergonomis ini. Selain itu di urusan nirkabel, TWS ini memanfaatkan protokol Bluetooth 5.0, serta juga sudah mendukung 2 Codec kekinian untuk nirkabel, seperti AAC dan SBC. Soal audio quality, I have to say, sound profile dari Hitune T2 hits me in all the right spot. Buat yang udah biasa ngeliat review kita, pasti udah tau kalau kebanyakan case gw sangat suka mid to high yang punchy, dan inilah sound profile yang diberikan oleh Hitune T2. Namun demikian, gw mendapatkan taste baru dimana bassnya juga hits the right spot, yaitu cukup punchy namun tidak overwhelming. Don't get me wrong, menurut gw ini bukan berarti sound profilenya flat, tapi lebih balance untuk telinga gw yang condong lebih suka mendengarkan lagu pop dengan mid dan highs yang tinggi, tapi tidak sampai ga kedengeran jedag jedugnya.

Oh yah sebelum kelewatan, berat dari masing-masing earbuds hanya sekitar 5 gram saja, dan bisa beroperasi secara mono ataupun twin mode atau bekerja terpisah.

Gaming Performance HiTune T2

Lalu tentunya ga lengkap kalau kita ga test gaming. Sebelum itu kita akan test dulu dengan Audio Tester. Secara marketing, Hitune T2 ditargetkan ke arah 60ms untuk latencynya. 

Saat ditest dengan Audio Tester, latency yang dicapainya menyentuh 100ms, masih ga gitu jauh sih meleset hanya 40ms, namun, ternyata true powernya muncul, saat gaming mode diaktifkan dengan mengetuk panel touchnya 4 kali.

Sekarang, saat gaming mode diaktifkan, latencynya turun dibawah 100ms, yang sangat mungkin sudah ketemu dengan 60ms yang ditargetkan. Mending kita coba test gaming sedikit, di Genshin Impact, dan juga Cytus 2, game rhythm yang cukup fast paced.

Cukup puas ga sih dengan performa latencynya? Jujur gw sih sangat. Latency 60ms untuk sebuah TWS biasanya masih jarang ditemukan, dan Hitune berada dalam rentangan budget, so this is a feature that we actually loved. Namun here's a catch, ada satu hal yang menurut gw kurang oke saat gaming mode diaktifkan. Yaitu, TWS ini jadi tidak cocok dipakai untuk mendengarkan multimedia saat gaming mode aktif. Kualitas audionya cukup menurun, dan terdengar bahwa boostnya cukup tinggi. Namun, kalau dipakai buat gaming, yah sebenernya audio qualitynya yang di drop ini ga berpengaruh banyak.

Battery Performance

Lalu ke battery performance. Untuk earbudsnya sendiri di gadang mampu bertahan 4 jam saja, yang sebenernya cukup pas-pasan, tapi buat gw sendiri ga masalah, karena masih sering dilepas setiap 1 jam untuk paling tidak mengistirahatkan telinga ditengah bekerja. Itupun kemudian ditopup lagi oleh charging casenya yang mampu mengisi kembali baterainya hingga kurang lebih 4 kali, sehingga total kalian bisa mendapatkan sekitar hampir seharian operasional. mentopup casenya juga cukup mudah melalui USB Type C, dan it's actually a good thing. Udah 2021, dan Type C semakin merajalela. Nice. Selain itu juga, UGREEN bilang kalau hanya butuh top up 15 menit untuk bisa memiliki power hingga 1 jam. Namun tidak hanya itu saja, Hitune memberikan 1 lagi fitur premium untuk earbuds ini, yaitu Wireless Charging. Dengan semakin banyaknya smartphone yang memiliki wireless charging, dan reverse wireless charging, akan semakin banyak opsi untuk mengisi kembali charging case kalian agar tetap bisa mendapatkan extra charge.

Harga dan Ketersediaan

Lalu berapa sih harganya UGREEN Hitune T2 ini? Untuk harganya, Hitune T2 masih masuk dalam kategori Budget TWS, namun dengan harga yang aga sedikit lebih tinggi yaitu dengan harga 541 ribuan, di Lazada Official UGREEN. Namun harga ini bisa berubah tergantung promosi yang tersedia pada saat kalian pembelian, dan di tanggal-tanggal bagus, gw bahkan pernah melihat harganya jadi 400rban di itu masih super worth it dengan performa dan fitur dari UGREEN Hitune T2 ini. Tentunya kalau kalian tertarik, link pembelian bisa kalian temukan pada kolom deskripsi di bawah yah.

Kekurangan dan Kesimpulan

Sebelum disimpulkan, apakah ada kekurangan di Hitune T2 ini? Well jujurnya, ada. Ga semua fiturnya perfect. Sebagai contoh adalah Gaming Mode nya yang menurunkan kualitas audio. Ini akan sangat berpengaruh kalau kita main Game Rhythm dimana joy dari mendengarkan lagunya jadi aga kurang mantab. Selain itu juga ada soal bentuknya yang lebih menargetkan one size fits-all dan tidak ada silikon tipsnya, yang juga membuat sound isolation dari earphone ini aga kurang. Lalu yang terakhir gw sayangkan adalah tidak adanya in ear detection sensor, yang dapat otomatis menghentikan lagu saat salah satu atau kedua earbuds dilepaskan. Akan tetapi, tentu saja itu bukan berarti Hitune T2 is a bad device. Dari sekian banyak audio TWS Budget, gw cukup suka dengan sound profile dari T2 yang pas banget ditelinga dengan mids dan high yang pas, tidak berlebihan tapi juga tidak flat. Lalu casenya sendiri punya spring yang menahan posisinya, sesuatu yang belum pernah gw temukan pada TWS lain. Selain itu, T2 juga sangat modern secara fitur dengan driver besar, Bluetooth 5.0, bentuk yang ringan dan ergonomis, serta wireless charging, yang bahkan jarang kita temukan dengan price range ini. T2 memang tidak sempurna, tapi bagi kalian dengan budget yang pas, dan punya kesamaan sound profile preference seperti gw, UGREEN Hitune T2 ini adalah opsi terbaik yang bisa dibeli di market saat ini. 

Video Review UGREEN HiTune T2

Advertisement

Smartphone

OPPO Resmi Perkenalkan ColorOS 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow with AI

Published

on

By

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

OPPO hari ini memperkenalkan ColorOS 17, sistem operasi mobile generasi terbarunya, yang menghadirkan pengalaman penggunaan lebih mulus serta kemampuan AI yang semakin cerdas dan terintegrasi di seluruh sistem. ColorOS 17 pertama kali akan hadir pada OPPO Find X10 Series mendatang dan diluncurkan secara bertahap ke perangkat OPPO lainnya, sehingga semakin banyak pengguna di seluruh dunia dapat menikmati pengalaman terbaru ini.

Flow Everywhere

Pengalaman penggunaan yang lancar dan responsif merupakan salah satu keunggulan utama ColorOS, mulai dari Parallel Animation di ColorOS 15 hingga Seamless Animation di ColorOS 16. Kini, melalui ColorOS 17, OPPO membawa pengalaman ini ke tingkat berikutnya dengan memperkenalkan Living Flow Design, yang membuat setiap interaksi terasa semakin natural, berkesinambungan, dan responsif.

Living Flow Design hadir dengan tiga elemen utama: Luminous Effect, Fluid Motion, dan Flexible Feedback. Luminous Effect menghadirkan visual yang lebih lembut dan transparan, menciptakan kesan kedalaman dan susunan visual yang elegan. Efek pencahayaan yang halus juga membantu mengarahkan perhatian pengguna secara alami sekaligus memberikan respons terhadap sentuhan.

Sementara itu, Fluid Motion memungkinkan berbagai elemen antarmuka bergerak, menyatu, dan berubah bentuk dengan transisi yang mulus. Setiap perpindahan terasa lebih alami dan berkesinambungan, menghadirkan pengalaman visual yang konsisten di seluruh sistem.

Melengkapi keduanya, Flexible Feedback membuat setiap sentuhan terasa lebih hidup dan responsif. Tombol, toolbar, dan berbagai elemen interaktif lainnya dapat terlihat mengecil, meregang, dan kembali ke bentuk semula saat disentuh. Hal ini menciptakan sensasi interaksi yang lebih nyata dan intuitif, bukan sekadar respons mekanis.

Perpaduan ketiga elemen tersebut menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih lancar dan menyatu di seluruh sistem. Mulai dari transisi antar aplikasi, interaksi dengan Fluid Cloud, hingga berbagai aktivitas sehari-hari, semuanya terasa lebih cepat dan intuitif.

Untuk memastikan pengalaman yang konsisten di seluruh sistem, ColorOS 17 memperkenalkan Unified Rendering Architecture yang didukung oleh Luminous Rendering Engine terbaru. Teknologi ini menyatukan proses rendering yang sebelumnya terpisah ke dalam satu pipeline terpadu, sehingga mampumenghasilkan efek visual yang lebih kaya dan transisi yang lebih mulus, sekaligus meningkatkan efisiensi dengan mengurangi proses rendering yang tidak diperlukan.

Dalam skenario penggunaan utama, teknologi ini mampu mengurangi beban rendering hingga 30% dan penggunaan RAM untuk rendering hingga 25% dibandingkan generasi sebelumnya. Hasilnya, pengguna dapat menikmati pengalaman yang tetap lancar bahkan saat smartphone menjalankan berbagai aktivitas berat.[1]

Selain menyempurnakan tampilan visual, ColorOS 17 juga meningkatkan responsivitas sistem melalui Laminar Flow Engine yang kini hadir dengan peningkatan terbaru. Teknologi ini merupakan sistem pengelolaansumber daya cerdas yang dirancang untuk menangani berbagai aktivitas smartphone yang semakin kompleks. Didukung oleh Adaptive Scheduling Architecture dari OPPO, sistem ini mengoordinasikan beban kerja di latar depan dan latar belakang secara terpadu, sehingga performa smartphone tetap lancar, baik untuk penggunaan sehari-hari maupun skenario yang lebih berat.

Berkat Laminar Flow Engine, stabilitas saat membuka aplikasi meningkat hingga 55%, sementara thumbnail foto di Galeri dapat dimuat hingga 50% lebih cepat saat pertama kali dibuka dibandingkan ColorOS 16. Kemampuan multitasking juga semakin optimal, dengan ColorOS 17 yang mampu mempertahankan lebih dari 25% aplikasi tetap berjalan di latar belakang, sehingga pengguna dapat berpindah antar aplikasi dengan lebih lancar.¹

Pengalaman yang mulus juga bukan hanya soal performa ponsel saat ini, tetapi juga bagaimana kelancarannya tetap terjaga dalam jangka panjang. Berdasarkan pengujian yang menyimulasikan penggunaan selama enam tahun, ColorOS 17 mampu mempertahankan lebih dari 90% tingkat kelancaran performa awal, bahkan ketika kapasitas penyimpanan telah terisi hingga 90%.¹

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

OPPO AI, Semakin Memahami Kebutuhan Pengguna

ColorOS 17 memperluas OPPO AI dengan kemampuan agentic di tingkat sistem. Tidak hanya sekadar menjawab pertanyaan, OPPO AI kini juga mampumembantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas kompleks secara lebih praktis dan efisien.

Di ColorOS 17, AI Mind Pilot kini dilengkapi Agent Mode, fitur terbaru yang memungkinkan AI bekerja langsung dengan foto dan file yang tersimpan di perangkat, mencari informasi dari berbagai sumber, serta menggunakan tools yang sesuai, serta mengkoordinasikan beberapa langkah sekaligus untuk menyelesaikan tugas sesuai permintaan pengguna. Agent Mode dapat menemukan dan merapikan file yang tersebar, mengganti nama file berdasarkan isi dan tanggalnya, serta mengolah informasi di dalamnya untuk membuat hasil baru seperti itinerary perjalanan atau halaman web. Fitur ini juga dapat menemukan foto dari perjalanan tertentu, mengelompokkannya ke dalam album, bahkan mengubah foto pilihan menjadi cover vlog atau menyesuaikannya untuk berbagai kebutuhan kreatif lainnya.

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

ColorOS 17 juga memperkenalkan AI Photo Agent[2], yang membuat proses edit foto lebih intuitif dengan tetap mempertahankan tampilan alami dan karakter asli dari suasana aslinya. Melalui fitur Style Match, pengguna cukup memasukkan fotoreferensi, lalu AI Photo Agent akan memahami komposisi warna, tone, dan nuansa visualnya untuk menerapkan tampilan serupa pada foto milik pengguna. Pengguna juga dapat mendeskripsikan hasil edit yang diinginkan dengan bahasa sehari-hari, atau membiarkan AI Photo Agent menganalisis gambar dan merekomendasikan penyesuaian yang sesuai berdasarkan suasana dan subjek foto.

AI Mind Space, sebagai pusat informasi personal dari OPPO, kini hadir dengan peningkatan signifikan di ColorOS 17. Pengguna dapat menyimpan dokumen dan tautan video,[3] lalu AI akan mengenali isinya dan mengubahnya menjadi memori personal yang terstruktur dan mudah dicari kembali. Seiring bertambahnya informasi yang disimpan, fitur baru Memory Collections akan secara otomatis mengelompokkan memori yang saling berkaitan menjadi koleksi dan rangkuman yang lebih praktis. Untuk kebutuhan perjalanan, fitur ini juga dapat menggabungkan informasi yang telah disimpan dengan peta destinasi untuk membuat rencana perjalanan yang lebih personal, berdasarkan tempat, ide, dan referensi yang telah dikumpulkan pengguna.

ColorOS 17 juga memperkenalkan AI Mind Suggest[4] , fitur yang secara proaktif menghadirkan informasi dan layanan sesuai kebutuhan yang pengguna di saat yang dibutuhkan. Mulai dari rangkuman informasi di pagi hari, pengingat perjalanan, hingga tiket penerbangan dan kereta yang menampilkan informasi penting perjalanan, AI Mind Suggest membantu pengguna tetap terorganisir sepanjang hari. Fitur ini bahkan dapat merekomendasikan musik saat earphone terhubung, sehingga berbagai informasi dan layanan yang dibutuhkan dapat diakses dengan lebih praktis sesuai aktivitas pengguna.

Sementara itu, OSee menyatukan berbagai kemampuan visual AI OPPO dalam satu pengalaman yang terintegrasi. Cukup dengan sekali tekan tombol shutter kamera, OSee dapat secara cerdas memahami objek dan situasi di hadapan pengguna lalu menghubungkannya ke berbagai layanan yang relevan, seperti identifikasi objek, pencarian informasi, analisis nutrisi, pemindaian dokumen beresolusi tinggi, dan terjemahan. Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi berpindah-pindah fitur atau aplikasi untuk mendapatkan informasi dan layanan yang dibutuhkan.

Keamanan yang Selalu Terjaga

ColorOS terus menempatkan privasi dan perlindungan data pengguna sebagai prioritas utama dalam pengembangan teknologi AI. Melalui Private Computing Cloud (PCC), OPPO melindungi data yang digunakan untuk pemrosesan AI berbasis cloud dengan enkripsi end-to-end. Seluruh pemrosesan dilakukan dalam lingkungan yang aman dan dirancang untuk mencegah akses dari pihak ketiga, termasuk OPPO sendiri. Pada ColorOS 17, keamanan pengiriman data semakin diperkuat melalui teknologi keamanan pasca-kuantum (post-quantum) terbaru di PCC. Saat data dikirimkan antara perangkat dan cloud, mekanisme enkripsi ganda membantu melindungi informasi pengguna dari potensi ancaman keamanan yang timbul seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum.

ColorOS 17 juga memperkenalkan Transparency Report, fitur yang memberikan transparansi kepada pengguna tentang cara data mereka diproses. Laporan ini menyajikan berbagai informasi, termasuk layanan AI apa saja yang telah digunakan, kapan layanan tersebut diakses, dan operasi apa saja yang dilakukan. Pengguna dapat melihat laporan ini langsung di perangkat mereka dan mengekspornya kapanpun dibutuhkan.

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

Perlindungan juga semakin ditingkatkan melalui fitur terbaru AI Call Guard.[5] Didukung deteksi AI on-device, AI Call Guard mampu memantau panggilan secara real-time untuk mendeteksi risiko penipuan baru seperti suara buatan dan manipulasi wajah melalui AI face swap, lalu memberikan peringatan kepada pengguna untuk membantu melindungi komunikasi sekaligus informasi pribadi mereka.

Ketersediaan

ColorOS 17 akan melakukan debut perdana di OPPO Find X10 Series yang akan segera hadir, lalu tersedia secara bertahap sebagai pembaruan untuk perangkat OPPO lainnya.

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

Continue Reading

Smartphone

Intip Proses di Balik OPPO A7 Pro Series 5G yang Disiapkan untuk Performa Lancar dan Penggunaan Jangka Panjang hingga 6 Tahun

Published

on

By

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

Sebelum sampai ke tangan pengguna, OPPO A7 Pro Series 5G telah melewati rangkaian pengujian untuk mengevaluasi keandalannya dalam penggunaan jangka panjang. Pengujian tidak hanya mencakup ketahanan terhadap benturan, air, dan debu, tetapi juga performa serta kesehatan baterai setelah digunakan selama bertahun-tahun. Pendekatan inilah yang membawa durability A Series ke level berikutnya.

Pengujian tersebut menjadi bagian dari upaya OPPO untuk melihat lebih jauh dari sekadar ketahanan fisik. OPPO A7 Pro Series 5G diuji apakah mampu bertahan ketika terjatuh atau terkena air, juga bagaimana performa tetap lancar dan battery health tetap terjaga setelah digunakan dan diisi ulang berulang kali. Pendekatan ini diwujudkan melalui OPPO’s 6-Year Smoothness Test serta pengujian baterai hingga 2.000 siklus pengisian penuh, yang setara dengan sekitar 6 tahun penggunaan.

“Durability bagi kami tidak selesai ketika smartphone berhasil melewati drop test. Tantangan berikutnya adalah bagaimana perangkat yang sama tetap nyaman digunakan setelah bertahun-tahun. Karena itu, pada OPPO A7 Pro Series 5G kami juga menguji performa dan baterainya untuk penggunaan jangka panjang. Inilah evolusi berikutnya dari durability A Series,” ujar Jiang Linlin, Chief Marketing Officer OPPO Indonesia.

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

Pengujian Performa agar Tetap Lancar hingga 6 Tahun

OPPO A7 Pro Series 5G telah melewati OPPO’s 6-Year Smoothness Test untuk mengevaluasi kemampuan perangkat mempertahankan pengalaman penggunaan yang lancar dalam jangka panjang. OPPO juga melakukan software aging test untuk mensimulasikan kondisi perangkat setelah digunakan bertahun-tahun pada lebih dari 40 aplikasi dari kategori yang umum digunakan, termasuk ecommerce, game, messaging, dan media sosial.

Dari sisi software, Extended Use Care 2.0 membantu mengoptimalkan sistem berdasarkan pola penggunaan, sementara ColorOS Smoothness Boost melalui pembaruan OTA membantu menjaga pengalaman penggunaan tetap optimal dari waktu ke waktu.

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

(Foto: Robot Arm Testing OPPO A7 Pro Series 5G)

Quality control dimulai sejak perangkat berada di lini produksi. Mesin otomatis dan teknologi AI digunakan untuk membantu mendeteksi ketidaksesuaian selama perakitan. Setelah dirakit, Robot Arm Testing secara otomatis memeriksa hardware dan software, mulai dari pengisian daya, GPS, Wi-Fi, antena, audio, hingga kamera.

Dengan rangkaian pengujian tersebut, OPPO tidak hanya mengevaluasi bagaimana perangkat bekerja saat pertama kali digunakan, tetapi juga bagaimana pengalaman penggunaannya dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Baterai 10000mAh yang Disiapkan untuk Jangka Panjang

OPPO A7 Pro Max 5G hadir dengan baterai 10000mAh untuk mendukung penggunaan intensif sehari-hari. Namun, OPPO tidak hanya menguji berapa lama baterai bertahan dalam sekali pengisian, tetapi juga bagaimana kondisinya setelah melalui penggunaan dan pengisian berulang.

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

(Foto: Pengujian baterai OPPO A7 Pro Series 5G)

Di Quality Control Lab, baterai menjalani simulasi charge dan discharge hingga 500 siklus untuk mengevaluasi kestabilan pengisian dan kapasitasnya. Baterai juga diuji pada suhu 55°C dengan kelembapan 90–95% selama 14 hari untuk mengevaluasi kestabilannya dalam kondisi panas dan lembap.

Baterai OPPO A7 Pro Series 5G dirancang untuk mempertahankan battery health di atas 80% setelah 2.000 siklus pengisian penuh, atau setara dengan penggunaan hingga 6 tahun. Komitmen tersebut juga didukung Asuransi Kesehatan Baterai. Apabila kesehatan baterai turun di bawah 80% selama periode perlindungan, pengguna dapat memperoleh satu kali penggantian baterai resmi secara gratis melalui MyOPPO.*

Ketangguhan Fisik: Tetap Membawa DNA “HP Badak” A Series

Ketangguhan fisik yang telah menjadi karakter A Series tetap menjadi fondasi OPPO A7 Pro Series 5G. Untuk memastikan perangkat siap menghadapi berbagai kondisi penggunaan sehari-hari, perangkat menjalani berbagai simulasi termasuk Free Fall Test dari ketinggian satu meter sebanyak 24 kali, Roller Drop Test sebanyak 150 kali, dan Microdrop Test hingga 24.000 kali, serta pengujian konektor USB untuk penggunaan berulang.

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

(Foto: Drop Test pada OPPO A7 Pro Series 5G)

Tidak berhenti pada pengujian benturan, OPPO juga menguji ketahanan perangkat terhadap berbagai kondisi lingkungan. IPX8 Water Soaking Test dilakukan dengan merendam perangkat pada kedalaman 1,5 meter selama 30 menit dan pengujian debu selama delapan jam. Perangkat juga diuji menghadapi temperatur ekstrem, termasuk suhu hingga 65°C serta Cold and Thermal Shock Testing pada rentang -40°C hingga 75°C.

Rangkaian pengujian tidak berhenti setelah perangkat dinyatakan lolos berbagai simulasi. Sebelum dikemas dan dikirimkan kepada konsumen, perangkat OPPO A7 Pro Series 5G masih harus melewati Outgoing Quality Control (OQC) untuk memastikan kualitas perangkat tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Melalui rangkaian pengujian tersebut, OPPO A7 Pro Series 5G, membawa durability A Series ke level berikutnya dengan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada ketangguhan fisik, tetapi juga pada kemampuan perangkat untuk tetap lancar, memiliki baterai yang dapat diandalkan, dan nyaman digunakan hingga bertahun-tahun.

OPPO A7 Pro Series 5G akan segera hadir di Indonesia. Informasi mengenai harga, ketersediaan, dan waktu peluncuran akan diumumkan dalam waktu dekat.

Continue Reading

Smartphone

POCO F9 Series Menggebrak Indonesia: Ultrapower Unbound, Saatnya Gamer Kalcer Naik Level

Published

on

By

Poco F9 Series Menggebrak Indonesia: Ultrapower Unbound, Saatnya Gamer Kalcer Naik Level

Lewat semangat #POCONYABERAKSI, POCO menginjak pedal gas lebih dalam dengan menghadirkan POCO F9 Ultra dan POCO F9 Pro di Indonesia. Kehadiran duet ini menegaskan satu hal: POCO sudah selesai dengan urusan penantang pasar (flagship killer). Tetap membawa DNA Extreme Performance, Extreme Value, POCO F9 Series memulai era Ultrapower Unbound! Mengambil alih panggung sebagai True Flagship tanpa kompromi bagi siapa pun yang menolak tunduk pada batasan performa.

 

Manifesto Gamer Kalcer: Dari Hype Menjadi Kepercayaan Nyata

Antusiasme gila-gilaan yang selalu berujung ludes terjual di setiap generasi POCO F Series bukanlah kebetulan. Ini bukan sekadar hype sesaat, melainkan bentuk kepercayaan nyata (trust) antargenerasi. Lonjakan permintaan seri Pro dan Ultra yang melesat lebih dari 35% secara year-on-year (termasuk ledakan antusiasme pada POCO F8 Series awal tahun ini) menjadi bukti tak terbantahkan. Di Indonesia, POCO F Series telah menjelma menjadi senjata wajib bagi generasi baru gamer kalcer: mereka yang tidak sekadar bermain game untuk mengisi waktu, melainkan benar-benar hidup di dalam kultur dan kompetisinya.

Reputasi ini bahkan mengguncang level internasional. Secara global, POCO resmi menembus rekor pengiriman lebih dari 100 juta unit smartphone per 30 Juni 2026, sekaligus mengunci posisi empat besar penjualan daring dunia (Top 4 Global Online Sales) di segmen harga 700–800 dolar AS pada kuartal pertama 2026. Semua pencapaian masif ini mustahil terwujud tanpa dukungan solid dari seluruh POCO Fans.

Gamer kalcer adalah audiens yang paham barang. Mereka tahu betul bedanya hape yang cuma bermodal gimmick dengan perangkat yang sanggup mengunci stabilitas grafis rata kanan seharian penuh tanpa ampun. Daripada bertaruh pada perangkat yang gampang kedodoran dan bikin frame drop di tengah pertempuran krusial, mereka memilih senjata yang siap diajak tempur habis-habisan. Bagi mereka, pengalaman flagship sejati tidak pernah berhenti saat layar game ditutup, tetapi terus mengalir di setiap aktivitas harian.

“Kepercayaan luar biasa dari komunitas inilah yang bikin POCO berani melangkah makin ekstrem. Lewat POCO F9 Series, kami nggak cuma mengikuti standar flagship yang ada. Kami justru jadi yang mendefinisikan ulang seperti apa harusnya True Flagship yang sesungguhnya untuk gamer kalcer hari ini. Karena bagi POCO, kata ekstrem bukan sekadar kata-kata. It’s our standard!,” ujar Novita Krisutami, PR Manager POCO Indonesia.

 

Dual-Chipset Unbound, Gaming hingga 185FPS

Sektor dapur pacu POCO F9 Series dirancang tanpa batas toleransi. POCO F9 Ultra langsung membenamkan platform monster Snapdragon® 8 Elite Gen 5 yang memecahkan rekor skor AnTuTu tertinggi sepanjang sejarah POCO di angka 4.165.108 poin, ditopang ruang penyimpanan ekstra lega 512GB. Sementara POCO F9 Pro dipersenjatai Snapdragon® 8 Elite Gen 5 V series yang menawarkan performa buas sekaligus efisiensi tinggi untuk kebutuhan harian.

Gebrakan paling radikal ada pada hadirnya Dedicated VisionBoost D8 Chipset untuk pertama kalinya di lini POCO F Series. Kolaborasi dua otak prosesor ini membuka jalan bagi fitur Smart Frame Rate dan AI Super Resolution untuk bekerja serempak, grafis tampil super tajam tanpa sedikit pun mengorbankan kelancaran animasi. Melalui polesan WildBoost Engine, POCO F9 Series sanggup melibas game berat di angka fantastis 185 FPS secara native pada lebih dari 20 judul game populer, ditambah lima game lainnya lewat akselerasi frame cerdas.

Angka 185 FPS ini menyuguhkan 65 frame lebih banyak tiap detiknya dan memangkas jeda refresh interval hingga 3 milidetik dibanding layar 120 FPS biasa. Gerakan lawan terbaca jauh lebih dini, keputusan menyerang bisa dieksekusi lebih instan. Seluruh reflek jari diterjemahkan tanpa jeda lewat respons sentuh instan 4.800Hz, 10-point touch sampling 480Hz, sensor gyro 200Hz, serta fitur Game Color Enhancement. Urusan panas tidak lagi jadi alasan kekalahan berkat sistem pendingin POCO 3D IceLoop yang bekerja agresif menjaga suhu mesin tetap adem walau digeber tanpa henti.

 

HyperRGB AMOLED: Visual Ekstrem, Detail Tanpa Batas

Sektor visual dieksekusi tanpa kompromi melalui panel 185Hz POCO HyperRGB AMOLED seluas 6,9 inci pada POCO F9 Ultra dan dimensi pas di genggaman 6,59 inci pada POCO F9 Pro. Menggunakan arsitektur subpiksel full RGB, layar ini menyajikan ketajaman visual setara resolusi 2K namun jauh lebih hemat daya baterai. Kehadiran material luminosen M11 yang melakoni debut globalnya di perangkat ini sanggup menghadirkan kecerahan puncak hingga 4.500 nits dan melesat ke angka 10.000 nits saat memutar konten HDR. Maraton mabar sampai larut malam pun tidak bikin mata cepat lelah berkat sertifikasi resmi TÜV Rheinland Quadruple Eye Care via teknologi Xiaomi Vision Care.

 

Revolusi Akustik BOSE: Pertama dengan Subwoofer Fisik Independen

Bukan POCO namanya kalau nggak mendobrak pakem di sektor multimedia. Melanjutkan kemitraan eksklusif bersama raksasa audio BOSE, POCO F9 Ultra mencetak sejarah sebagai perangkat pertama di kelasnya yang membawa arsitektur audio 2.1-channel fisik. Hape ini memadukan dual symmetrical 1115D master-grade stereo speakers dengan sebuah ultra-large 1620 independent subwoofer, menghadirkan dentuman bass padat dan resonansi suara yang benar-benar bergetar nyata di telapak tangan.

Sementara itu, POCO F9 Pro dipersenjatai dual symmetrical 1115F super-linear stereo speakers dengan arsitektur Sealed Cavity Design racikan BOSE untuk staging vokal yang bersih serta detail nada tinggi yang renyah. Keduanya dibekali profil audio profesional Dynamic dan Balanced, plus fitur Game Audio Mode yang secara akurat memperjelas arah derap langkah kaki lawan serta letusan tembakan tanpa menutupi efek suara lainnya.

 

Baterai Badak 8.050mAh dan Kecepatan HyperCharge

Kekhawatiran baterai habis pas lagi seru-serunya team fight nggak bakal kejadian. POCO F9 Ultra dibekali baterai badak 8.050mAh berbasis silicon-carbon (16 persen) yang sanggup bertahan hingga dua hari penuh pemakaian normal dalam bodi ramping. Sedangkan POCO F9 Pro ditopang kapasitas 6.330mAh untuk durabilitas seharian penuh. Keduanya mendukung pengisian kilat 100W wired HyperCharge dan 50W wireless HyperCharge, lengkap dengan kapabilitas reverse charging berdaya tinggi (27W kabel dan 22.5W nirkabel).

 

Kamera 200MP Ultra-Clear dan Lensa Telefoto Flagship

Sektor kamera ditingkatkan lewat debut kamera utama 200MP Ultra-Clear dengan fitur Optical Image Stabilization (OIS) di kedua model untuk hasil foto tajam dan fleksibilitas cropping. Untuk bidikan jarak jauh, POCO F9 Ultra dipersenjatai lensa telefoto periskop 5x dengan 10x lossless zoom serta 20x AI Ultra Zoom yang stabil. Sementara POCO F9 Pro mengandalkan kamera telefoto floating 50MP 2.5x dengan jarak fokus sedekat 10 sentimeter untuk makro maupun lanskap luas. Keduanya dilengkapi kamera depan 32MP dan fitur perekaman sinematik 4K Ultra HD Live cinematography.

 

Desain Futuristik dan Ketersediaan

Secara estetika, POCO F9 Ultra tampil ikonik dengan modul dynamic light interaktif di bodi belakang yang menyala selaras dengan notifikasi, musik, dan sesi game. Pada POCO F9 Pro, varian Aurora Green membawa inovasi full-panel luminous design yang dapat berpendar lembut dalam gelap setelah terpapar cahaya, bahkan bisa digambar menggunakan pointer laser biru-violet.

POCO F9 Ultra hadir dalam varian warna Dark Cherry dan Black dengan memori 16GB+512GB. Adapun POCO F9 Pro tersedia dalam pilihan warna White, Aurora Green, dan Black dengan memori 12GB+512GB.

 

 

Produk Ketersediaan Extreme Value (SRP) Extreme Value 6-15 Oktober 2026 Extreme Value 16-25 Oktober 2026
POCO F9 Ultra

16GB + 512GB

 

Warna: Dark Cherry and Black

Online

mi.com, Tokopedia, Tokopedia | Tiktok Shop, Shopee.

Rp13.999.000 Rp12.499.000

 

Khusus pembelian melalui Tokopedia dan Tiktok Shop

Rp13.699.000
POCO F9 Pro

12GB + 512 GB

 

Warna: White, Aurora Green, Black

Online

mi.com, Tokopedia, Tokopedia | Tiktok Shop, Shopee.

Rp12.499.000

 

Rp10.499.000

 

Khusus pembelian melalui Shopee

Rp12.099.000

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending