Teknologi
Review UGREEN HiTune T2, Earphone Gaming TWS 500 Ribuan Low Latency dan Audio Mantab!
GwiGwi.com – Ugreen udah lumayan dikenal sebagai brand yang bikin aksesoris smartphone dengan kualitas yang sangat baik, namun tidak membuat dompet kita bolong. Contohnya aja seperti GaN Charger 65 Wattnya yang sebelumnya kita review. Tapi kali ini, ternyata UGREEN juga punya divisi audio, yang menghasilkan UGREEN HiTune T2. Kabarnya earphone ini punya performa yang oke banget, segudang fitur yang biasanya ditemukan di premium audio True Wireless, dan tentunya dengan harga yang budget friendly.
Unboxing
Oke kita mulai dari boxnya. Box dari HiTune T2 ini cukup sederhana, dengan warna dasar putih dan logo T2 di depannya. Kiri kanannya polos, dan ada beberapa detail kontak UGREEN dibawahnya. Dibelakangnya bisa kita temukan ilustrasi earbudsnya, shortcut controlnya, serta spesifikasinya. Cukup simple, jadi kita langsung buka aja boxnya. Saat dibuka plastiknya, kita bisa menemukan booklet pada top covernya, dan Hitune T2 sendiri bersama sebuah accessory box. Booklet ini bertuliskan more than music, dan didalamnya bisa kita temukan buku petunjuknya saja. Lalu ke sisi satunya kita bisa menemukan Hitune T2 nya yang berwarna putih masih terbungkus rapih, dan juga sebuah dus kecil yang berisi chargernya yang sudah menggunakan USB Type C ke Type A. Kurang lebih ini isi box penjualannya.
Charging Case HiTune T2
Earbudsnya masih berada dalam Charging Casenya yang juga masih terbungkus plastik. Charging casenya ini berwarna putih matte, dan punya bahan dasar plastik. Walau demikian, bahan ini bukan plastik murah, tapi plastik yang cukup premium, dengan balutan finish doff yang cukup halus dipegang. Bagian depan casenya ada bagian yang aga cekung kedalam untuk memudahkan grip tangan, dibelakangnya ada 1 tombol untuk mengecek power dan tulisan designed by UGREEN, dan dibawanya ada port carging USB Type C. Penutup casenya memiliki komponen magnetik untuk menjaganya tetap tertutup, dibarengin sama lock mechanism semacam per yang membuatnya bisa bertahan kebuka. Actually ini pertama kalinya gw nemuin cover case seperti ini, karena ini mempermudah kita banget ketika tangan sedang aga sulit untuk menahan casenya tetap terbuka. Sesuatu yang simpel, tapi menurut gw cukup intuitif banget. Magnetnya juga cukup kuat, jadi ga mungkin bisa tiba2 kebuka, cuman sayangnya magnetic didalamnya untuk menahan earbudsnya masih bisa melepasnya hingga mudah saat top covernya terbuka.
Sebelum bahas earbudsnya, perlu diingat bahwa Contact Pinsnya masih dilapisin plastik, jadi jangan lupa untuk melepaskannya kalau ga earbudsnya tidak bisa di charge.
Earbuds HiTune T2
Ngomongin soal earbudsnya sendiri, model TWS yang diadopsi oleh Hitune T2 adalah model dengan batang stem kebawah, yang menjadi rumah dan juga input micropone dari TWS ini sendiri. Lalu untuk bahan dasar yang digunakannya adalah polycarbonate, dengan finish doff sama dengan si charging casenya. Untuk soal fitnya, TWS ini menggunakan kepala model open ear bukan In Ear, sehingga posisinya hanya disangkutkan di telinga saja. Namun demikian, di telinga gw masih cukup stabil untuk digunakan sambil santai, maupun yang aga lebih extreme tetep masih nyantel dengan sangat baik. Namun memang untuk soal fitnya ini bisa beragam untuk setiap orang, dan bagi yang merasa aga kelonggaran, sayangnya tidak ada rubber tips yang bisa digunakan untuk merubah ukurannya. Oh yah untuk model Hitune T2 tahun 2021 ini, earbudsnya sudah memiliki IP rating IPX5 sweat dan splash proof.
Audio Performance HiTune T2
Tapi bagaimana performa earbudsnya sendiri? Sebelumnya kita liat dulu spesifikasinya si Hitune T2 ini. TWS ini didukung oleh Driver 14.2mm, yang cukup besar untuk ukuran TWS yang cukup ergonomis ini. Selain itu di urusan nirkabel, TWS ini memanfaatkan protokol Bluetooth 5.0, serta juga sudah mendukung 2 Codec kekinian untuk nirkabel, seperti AAC dan SBC. Soal audio quality, I have to say, sound profile dari Hitune T2 hits me in all the right spot. Buat yang udah biasa ngeliat review kita, pasti udah tau kalau kebanyakan case gw sangat suka mid to high yang punchy, dan inilah sound profile yang diberikan oleh Hitune T2. Namun demikian, gw mendapatkan taste baru dimana bassnya juga hits the right spot, yaitu cukup punchy namun tidak overwhelming. Don't get me wrong, menurut gw ini bukan berarti sound profilenya flat, tapi lebih balance untuk telinga gw yang condong lebih suka mendengarkan lagu pop dengan mid dan highs yang tinggi, tapi tidak sampai ga kedengeran jedag jedugnya.
Oh yah sebelum kelewatan, berat dari masing-masing earbuds hanya sekitar 5 gram saja, dan bisa beroperasi secara mono ataupun twin mode atau bekerja terpisah.
Gaming Performance HiTune T2
Lalu tentunya ga lengkap kalau kita ga test gaming. Sebelum itu kita akan test dulu dengan Audio Tester. Secara marketing, Hitune T2 ditargetkan ke arah 60ms untuk latencynya.
Saat ditest dengan Audio Tester, latency yang dicapainya menyentuh 100ms, masih ga gitu jauh sih meleset hanya 40ms, namun, ternyata true powernya muncul, saat gaming mode diaktifkan dengan mengetuk panel touchnya 4 kali.
Sekarang, saat gaming mode diaktifkan, latencynya turun dibawah 100ms, yang sangat mungkin sudah ketemu dengan 60ms yang ditargetkan. Mending kita coba test gaming sedikit, di Genshin Impact, dan juga Cytus 2, game rhythm yang cukup fast paced.
Cukup puas ga sih dengan performa latencynya? Jujur gw sih sangat. Latency 60ms untuk sebuah TWS biasanya masih jarang ditemukan, dan Hitune berada dalam rentangan budget, so this is a feature that we actually loved. Namun here's a catch, ada satu hal yang menurut gw kurang oke saat gaming mode diaktifkan. Yaitu, TWS ini jadi tidak cocok dipakai untuk mendengarkan multimedia saat gaming mode aktif. Kualitas audionya cukup menurun, dan terdengar bahwa boostnya cukup tinggi. Namun, kalau dipakai buat gaming, yah sebenernya audio qualitynya yang di drop ini ga berpengaruh banyak.
Battery Performance
Lalu ke battery performance. Untuk earbudsnya sendiri di gadang mampu bertahan 4 jam saja, yang sebenernya cukup pas-pasan, tapi buat gw sendiri ga masalah, karena masih sering dilepas setiap 1 jam untuk paling tidak mengistirahatkan telinga ditengah bekerja. Itupun kemudian ditopup lagi oleh charging casenya yang mampu mengisi kembali baterainya hingga kurang lebih 4 kali, sehingga total kalian bisa mendapatkan sekitar hampir seharian operasional. mentopup casenya juga cukup mudah melalui USB Type C, dan it's actually a good thing. Udah 2021, dan Type C semakin merajalela. Nice. Selain itu juga, UGREEN bilang kalau hanya butuh top up 15 menit untuk bisa memiliki power hingga 1 jam. Namun tidak hanya itu saja, Hitune memberikan 1 lagi fitur premium untuk earbuds ini, yaitu Wireless Charging. Dengan semakin banyaknya smartphone yang memiliki wireless charging, dan reverse wireless charging, akan semakin banyak opsi untuk mengisi kembali charging case kalian agar tetap bisa mendapatkan extra charge.
Harga dan Ketersediaan
Lalu berapa sih harganya UGREEN Hitune T2 ini? Untuk harganya, Hitune T2 masih masuk dalam kategori Budget TWS, namun dengan harga yang aga sedikit lebih tinggi yaitu dengan harga 541 ribuan, di Lazada Official UGREEN. Namun harga ini bisa berubah tergantung promosi yang tersedia pada saat kalian pembelian, dan di tanggal-tanggal bagus, gw bahkan pernah melihat harganya jadi 400rban di itu masih super worth it dengan performa dan fitur dari UGREEN Hitune T2 ini. Tentunya kalau kalian tertarik, link pembelian bisa kalian temukan pada kolom deskripsi di bawah yah.
Kekurangan dan Kesimpulan
Sebelum disimpulkan, apakah ada kekurangan di Hitune T2 ini? Well jujurnya, ada. Ga semua fiturnya perfect. Sebagai contoh adalah Gaming Mode nya yang menurunkan kualitas audio. Ini akan sangat berpengaruh kalau kita main Game Rhythm dimana joy dari mendengarkan lagunya jadi aga kurang mantab. Selain itu juga ada soal bentuknya yang lebih menargetkan one size fits-all dan tidak ada silikon tipsnya, yang juga membuat sound isolation dari earphone ini aga kurang. Lalu yang terakhir gw sayangkan adalah tidak adanya in ear detection sensor, yang dapat otomatis menghentikan lagu saat salah satu atau kedua earbuds dilepaskan. Akan tetapi, tentu saja itu bukan berarti Hitune T2 is a bad device. Dari sekian banyak audio TWS Budget, gw cukup suka dengan sound profile dari T2 yang pas banget ditelinga dengan mids dan high yang pas, tidak berlebihan tapi juga tidak flat. Lalu casenya sendiri punya spring yang menahan posisinya, sesuatu yang belum pernah gw temukan pada TWS lain. Selain itu, T2 juga sangat modern secara fitur dengan driver besar, Bluetooth 5.0, bentuk yang ringan dan ergonomis, serta wireless charging, yang bahkan jarang kita temukan dengan price range ini. T2 memang tidak sempurna, tapi bagi kalian dengan budget yang pas, dan punya kesamaan sound profile preference seperti gw, UGREEN Hitune T2 ini adalah opsi terbaik yang bisa dibeli di market saat ini.
Video Review UGREEN HiTune T2
Teknologi
Solusi PoE 90W Plug-and-Play Menyederhanakan Penerapan IoT di Industri
www.gwigwi.com –
Seiring meningkatnya otomatisasi dan konektivitas di lingkungan industri, kebutuhan akan Power over Ethernet (PoE) terus meningkat. Teknologi ini menyalurkan daya dan data melalui satu kabel, menyederhanakan proses instalasi dan skalabilitas. Untuk menjawab kebutuhan industri, Microchip Technology memperluas lini PoE single-port dan multi-port melalui Midspan PD-9601GCI. Solusi ini dirancang untuk memenuhi standar IEEE 802.3bt serta mendukung penerapan di industri dengan kondisi operasional menantang.
“Midspan PD-9601GCI kami memudahkan pelanggan menyediakan daya bagi perangkat pintar di pabrik maupun lingkungan industri, terutama di pasar yang infrastruktur jaringannya belum sepenuhnya mendukung penerapan PoE melalui satu kabel,” kata Charlie Forni, wakil presiden korporat dari unit bisnis jaringan dan konektivitas Microchip. “Solusi midspan kami juga tersedia dalam opsi private label, sehingga para pelanggan dapat membedakan produk mereka melalui solusi daya terintegrasi yang lebih sederhana.”
PD-9601GCI dari Microchip hadir sebagai midspan PoE berkelas industri, melengkapi PC-9601GC yang sebelumnya ditujukan untuk penggunaan indoor single-port. Perangkat ini dirancang untuk mengurangi kebutuhan akan instalasi kelistrikan yang kompleks dan penambahan titik daya. Melalui satu kabel Ethernet, perangkat ini dapat menyalurkan daya hingga 90W sekaligus data berkecepatan 10/100/1000 Mbps.
Midspan PD-9601GCI dilengkapi berbagai fitur yang mendukung pengoperasian andal di pabrik maupun area luar ruangan dengan kondisi terpencil atau menantang, sehingga membantu meminimalisir downtime dan mengurangi kebutuhan dukungan teknis:
- Casing logam tertutup dan tahan getaran: Memiliki peringkat perlindungan Ingress Protection (IP) IP30.
- Rentang suhu operasional yang luas: Dirancang untuk beroperasi pada suhu -40°C hingga 75°C.
- Opsi input daya yang diperluas: Mendukung input DC ganda dalam kisaran 20V-60V.
- Perlindungan lonjakan tegangan arus kelas industri yang ditingkatkan: Membantu melindungi perangkat dari lonjakan tegangan di lingkungan industri.
- Opsi pemasangan untuk lingkungan industri: Mendukung pemasangan pada rel DIN, dinding, maupun panel.
- Pengujian kompatibilitas dengan perangkat otomatisasi industri: Membantu produsen mengurangi kendala integrasi sekaligus meningkatkan keandalan sistem.
Midspan dipasang setelah switch jaringan untuk menyalurkan daya ke kabel Ethernet, sehingga satu kabel dapat mengirimkan daya dan data. Perangkat ini menawarkan solusi yang praktis dan hemat biaya untuk menerapkan PoE di lokasi terpencil atau menantang. Ketika digabung dengan perangkat IoT, midspan memungkinkan produsen menghadirkan solusi plug-and-play yang mendukung penyaluran daya melalui jaringan.
Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang teknologi PoE, Microchip membantu pengembangan standar IEEE® 802.3af/at/bt. Microchip menawarkan portofolio lengkap yang mencakup chipset PoE PSE, chipset PD, dan sistem PoE untuk memenuhi beragam kebutuhan pelanggan. Untuk informasi lebih lanjut tentang solusi PoE dari Microchip, kunjungi situs web.
Harga dan Ketersediaan
Midspan PD-9601GCI dapat dibeli langsung dari Microchip dan tersedia untuk pemesanan dalam jumlah besar.
Teknologi
Infinix Luncurkan TV X5Q 43”, AI TV QLED dengan Google TV 5.0 di Harga Rp3 Jutaan
www.gwigwi.com – Infinix kembali memperkuat posisinya di pasar teknologi Indonesia dengan meluncurkan lini perangkat AIOT (Artificial Intelligence of Things) terbarunya. Langkah strategis ini diambil guna memenuhi kebutuhan gaya hidup digital masyarakat yang kian dinamis dan terintegrasi.
Produk utama yang menjadi sorotan dalam peluncuran kali ini adalah Infinix TV X5Q 43”, sebuah Smart TV QLED bertenaga AI dengan sistem operasi Google TV 5.0 yang dibanderol di kisaran harga Rp3 jutaan. Tak sendirian, Infinix juga memboyong perangkat pendukung mobilitas lainnya seperti TWS XBUDS H5, powerbank GTPOWER POD 10K, serta kipas portabel XPOCKET FAN dan XPOCKET FAN Pro.
“TV kini telah menjadi pusat hiburan di rumah, sehingga pengguna semakin menginginkan kualitas visual yang lebih baik, pengalaman yang lebih cerdas, dan akses hiburan yang lebih praktis tanpa harus membayar mahal,” ujar Tommy Xiong, Country Manager Infinix Indonesia. Ia menambahkan bahwa kehadiran jajaran produk AIOT ini merupakan komitmen Infinix untuk menghadirkan lebih banyak pilihan perangkat yang mendukung gaya hidup digital di Indonesia.
Infinix TV X5Q 43”: Visual Sinematik Premium Didukung AI
Mengusung slogan #SetiapDetailMenjadiHidup, Infinix TV X5Q 43” dirancang untuk memberikan pengalaman menonton yang imersif melalui perpaduan perangkat keras premium dan kecerdasan buatan.

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan
Beberapa keunggulan utama dari Infinix TV X5Q 43” meliputi:
-
Dapur Pacu AI-Powered HyperEngine: Secara pintar mengoptimalkan kualitas gambar dan audio secara real-time agar setiap tayangan terasa lebih nyata dan detail.
-
Layar Premium QLED FHD: Layar berukuran 43 inci ini menggunakan panel IPS dengan dukungan HDR10, mampu menghasilkan lebih dari 1 miliar warna dengan kontras yang tajam.
-
Desain Modern & Nyaman di Mata: Memiliki desain frameless metallic dengan rasio layar-ke-bodi mencapai 96%. Dilengkapi juga dengan fitur Super Bright serta Eye Care Flicker Free untuk menjaga kenyamanan mata.
-
Audio Menggelegar: Dilengkapi dengan Dual Stereo Speaker 24W yang didukung oleh Dolby Audio dan AI Sound untuk menghasilkan efek suara sinematik.
-
Google TV 5.0: Memudahkan pengguna mengakses ribuan aplikasi hiburan, mendapatkan rekomendasi konten yang personal, serta kendali suara via Google Assistant dan fitur casting Chromecast.
Lengkapi Gaya Hidup Mobile dengan Aksesori AIOT Terbaru
Selain sektor hiburan rumah, Infinix juga merilis empat perangkat AIOT pintar untuk mendukung produktivitas dan kenyamanan harian pengguna:
1. Audio Nirkabel: Infinix XBUDS H5

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan
Earbuds TWS ini hadir untuk pencinta audio dengan dukungan konektivitas Bluetooth 6.0 dan teknologi Spatial 3D Audio. XBUDS H5 menawarkan daya tahan baterai hingga 30 jam, fitur ENC Noise Reduction untuk telepon yang lebih jernih, serta kemampuan dual-device connection yang mempermudah perpindahan koneksi antar-perangkat.
2. Pengisi Daya Andal: GTPOWER POD 10K

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan
Bagi mereka yang bermobilitas tinggi, powerbank ini menawarkan desain ultra-compact yang mudah masuk kantong. Dibekali kabel USB-C dan Lightning bawaan, perangkat ini mendukung daya 45W High-Speed Turbo Charging. Keamanannya pun terjamin berkat penggunaan baterai standar EV-Grade.
3. Pendingin Portabel: XPOCKET FAN & XPOCKET FAN Pro

Infinix Luncurkan Tv X5q 43”, Ai Tv Qled Dengan Google Tv 5.0 Di Harga Rp3 Jutaan
Menjawab tantangan cuaca panas saat beraktivitas di luar ruang, Infinix menghadirkan dua varian kipas portabel:
-
XPOCKET FAN: Memiliki bobot ringan hanya 146 gram, hembusan angin kuat hingga 9.1 m/s, dan daya tahan baterai hingga 11 jam.
-
XPOCKET FAN Pro: Dilengkapi teknologi 16°C Ice-Cooling untuk sensasi dingin maksimal dengan ketahanan baterai hingga 14 jam.
Harga dan Ketersediaan
Rangkaian produk AIOT terbaru Infinix ini bisa didapatkan melalui Infinix Official Store di berbagai platform e-commerce serta jaringan mitra penjualan resmi Infinix di Indonesia.
Berikut adalah daftar harga resmi perangkat AIOT Infinix:
| Nama Perangkat | Harga Resmi | Keterangan |
| Infinix TV X5Q 43” | Rp3.399.000 |
Harga Online via Infinix Official Store |
| Rp3.699.000 |
Harga Offline via Mitra Penjualan Resmi |
|
| Infinix XBUDS H5 | Rp169.000 |
Sudah Tersedia |
| Infinix GTPOWER POD 10K | Rp449.000 |
Sudah Tersedia |
| Infinix XPOCKET FAN | TBA |
Segera Tersedia |
| Infinix XPOCKET FAN Pro | TBA |
Segera Tersedia |
Informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan produk dan promo menarik lainnya dapat diakses melalui situs resmi Infinix Indonesia atau akun media sosial resmi @InfinixID.
Teknologi
ASUS Republic of Gamers Umumkan Kehadiran Gjallar Gaming Soundbar
www.gwigwi.com – ASUS Republic of Gamers (ROG) secara resmi mengumumkan kehadiran produk audio premium terbarunya, ROG Gjallar. Perangkat ini dirancang sebagai soundbar gaming premium ringkas yang siap menghadirkan pengalaman surround sound sinematik, komunikasi in-game yang jernih, serta kemudahan integrasi lintas platform untuk menyederhanakan setup meja kerja maupun hiburan para penggunanya.
Tingkat Imersi Mendalam dengan 2.1.2 Dolby Atmos
ROG Gjallar menyuguhkan 3D soundstage yang realistis melalui konfigurasi audio 2.1.2 Dolby Atmos®. Untuk menghasilkan detail suara yang megah, soundbar ini dipersenjatai dengan speaker full-range di sisi kiri dan kanan, tweeter khusus, serta upward-firing channels.
Dukungan audio level kompetisi ini memberikan tactical clarity yang luar biasa, membantu para gamer menentukan lokasi musuh secara akurat di dalam game. Sektor audio diperkuat oleh subwoofer nirkabel 6,5 inci berkekuatan 65 watt yang mampu menyajikan frekuensi low-end melimpah, membuat efek ledakan terdengar bertenaga. Dengan memanfaatkan konektivitas nirkabel 5GHz, subsistem ini menjamin transmisi audio yang andal dengan latensi yang sangat rendah.
Hub Kontrol Audio All-in-One & Mikrofon Berteknologi AI
Guna memberikan kendali penuh yang intuitif, ROG Gjallar dilengkapi dengan audio control hub all-in-one. Melalui layar LCD yang cerah, pengguna bisa beralih antarsumber input dengan mudah, mengatur pemutaran musik (playback), hingga mengoptimasi profil EQ khusus untuk game, musik, atau film. Hub ini juga mengintegrasikan pencahayaan ASUS Aura RGB yang menampilkan hingga 16,8 juta warna.
Di sektor komunikasi, ASUS menanamkan mikrofon Acoustic Echo Cancellation (AEC) bawaan. Dilengkapi dengan algoritma AI beamforming, mikrofon ini secara cerdas menyaring suara rekan satu tim serta meredam suara bising di sekitar (seperti deru kipas PC dan dengung sistem) agar suara obrolan terdengar alami dan super jernih.
Kompatibilitas Multi-Platform dan Kemudahan Akses
ROG Gjallar menawarkan fleksibilitas tinggi berkat port konektivitasnya yang melimpah, mulai dari USB-C®, HDMI® 2.1 (eARC), port optik, AUX, hingga Bluetooth® 5.3. Pengguna dapat menghubungkannya ke PC, Mac, TV, serta konsol seperti PlayStation® 5, PlayStation® 4, Xbox Series X|S, atau Nintendo Switch™.
Soundbar ini mendukung fitur pass-through sinyal video hingga resolusi 4K@120Hz melalui HDMI 2.1, sementara teknologi eARC memastikan transmisi audio lossless beresolusi tinggi tanpa ada jeda visual. Di sisi kanan soundbar, terdapat pula hub tambahan berupa dua port USB Tipe-A yang ideal untuk memasang dongle wireless maupun periferal eksternal lainnya.
Semua penyesuaian performa, mulai dari konfigurasi equalizer (EQ), pengaturan mikrofon, hingga efek pencahayaan RGB dapat diatur secara personal melalui software Gear Link yang tersedia dalam versi portal web maupun aplikasi seluler.
Spesifikasi Lengkap ASUS ROG GJALLAR
-
Saluran Audio: 2.1.2 Channels
-
Konfigurasi Driver Soundbar: 4 x 50mm full range drivers (2”) & 2 x 27mm tweeters (1″)
-
Respons Frekuensi Soundbar: 50Hz–20kHz
-
Konektivitas Utama: HDMI® 2.1 / HDMI® 2.1 eARC / USB-C® / Bluetooth® 5.3 / AUX / Optical
-
Subwoofer: Nirkabel (koneksi 5GHz, Frekuensi Kerja 5.180–5.825GHz)
-
Driver Subwoofer: 1 x 165mm (6.5″) dengan daya 65 Watt
-
Tipe Mikrofon: Beamforming microphone dengan dukungan AI & AEC
-
Respons & Sensitivitas Mikrofon: 100Hz–10kHz / -37 ± 3dB
-
Platform yang Didukung: TV, Windows PC, Mac, PlayStation® 5, PlayStation® 4 Series, Xbox Series X | S, Nintendo Switch™, perangkat seluler
-
Perangkat Lunak Pendukung: Gear Link (Web Portal & Mobile App)
-
Dimensi Fisik: * Soundbar: 607 x 92 x 82 mm
-
Subwoofer: 125 x 315 x 356 mm
-
Control Hub: 90 x 82 x 37 mm
-
-
Berat Komponen: Soundbar (2,4 kg), Subwoofer (5,7 kg), Control Hub (0,191 kg)
-
Box Office4 weeks agoReview Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli dari Vietnam
-
Laptop3 weeks agoHP EliteBook 8 G1i 14 AI: Tangguh untuk Bisnis, Siap Gaming Ringan
-
Box Office2 weeks agoReview The Death of Robin Hood, Akhir Tragis Sang Legenda
-
Serial Anime2 weeks agoReview Clevatess Season 2 Episode 1: Misi Rahasia Klen dan Alicia Dimulai, Visual Makin Manjakan Mata!
-
TV & Movies2 weeks agoREVIEW FILM MOANA (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Love Barista, Megabintang yang Terdampar
-
News1 week agoAnime Festival Asia Rayakan Edisi ke-10 di Indonesia!
-
Gaming1 week agoAkhirnya Rilis! Wuthering Waves Versi 3.5 Hadirkan Region Baru dan Resmi Tuju Xbox!











