Connect with us
Maaf Anda Melihat Iklan

Box Office

Review Film Instant Family, lika-liku dalam mengurus anak

Published

on

GwiGwi.com – Namanya juga society, pas sendiri dateng ke acara nikahan ditanya “kapan nyusul?” pas udah nikah lalu hidup bersama pasangan selama beberapa tahun di tanya sama orang sekitar maupun anggota keluarga besar tentang “kapan punya anak?”

Maaf Anda Melihat Iklan

Begitulah kehidupan Yyang dijalani oleh Pete dan Ellie pasutri yang bekerja sebagai desain interior rumah. Mereka asik dengan pekerjaan mereka namun belum dikaruniai momongan.

Lantas, mereka memilih jalan untuk mengadopsi anak dari penyalur anak untuk diadopsi. Setelah menjalankan beberapa proses untuk mengadopsi anak, mereka memilih Lizzie yang beranjak remaja bersama kedua adiknya yaitu Juan dan Lita untuk diadopsi oleh Pete dan Ellie.

Disinilah berbagai tantangan baru yang dihadapi oleh Pete dan Ellie.

Film yang disutradarai oleh Sean Anders (daddy’s home) yang diilhami oleh kejadian nyata tentang bagaimana mengurus anak adopsi dan bagaimana pasangan suami istri mendidik anak dan membangun sebuah keluarga harmonis?

Rose Byrne and Mark Wahlberg in Instant Family from Paramount Pictures.

 

Dibintangi oleh Mark Wahlberg, Rose Byrne, Isabela Moner, dan Octavia spencer. Film ini berhasil memberikan contoh nyata bahwa untuk mengadopsi seorang anak harus menjalani beberapa proses.

Baca Juga:  Review Film The Invitation, Kisah Klasik dengan Sentuhan Modern

Seperti ada “kursus”-nya untuk mengadopsi seorang anak, dan bagaimana memperlakukan anak Yang bukan darah daging kita karena ada sedikit perbedaan dengan anak yang dilahirkan oleh orang tua kandung dan anak yang diadopsi.

Serta, ada undang-undang negara yang mengurus tentang anak yang diadopsi.

Semua disajikan dengan baik, termasuk berbagai masalah yang mereka hadapi dari tingkah laku anak-anak ini.

Kita juga diajarkan parenting tanpa menggurui penonton, kita langsung diberikan contoh kasus permasalahan yang dihadapi oleh si anak dan bagaimana peran kita sebagai orang tua agar masalah tersebut diselesaikan.

Namun tetap menyenangkan karena dibumbui dengan jokes-jokes ketika pasutri Ini mengurus anak-anak yang mereka adopsi serta momen yang menyentuh hati karena bagaimanapun mereka bisa menjadi keluarga yang utuh.

Secara keseluruhan, film yang bergenre drama komedi ini, mengajarkan kita tentang arti keluarga yang sesungguhnya meskipun dibangun dengan instan.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Box Office

Film Avatar 2019 Kembali Ke Bioskop

Published

on

GwiGwi.com – Petualangan epik “Avatar” karya James Cameron yang memenangkan Academy Award® 2009, dan merupakan film paling sukses sepanjang masa, akan kembali ke bioskop pada September mendatang dalam 4K High Dynamic Range yang menakjubkan.

Maaf Anda Melihat Iklan

Ditulis dan disutradarai oleh pemenang Academy Award® James Cameron, “Avatar” dibintangi oleh Sam Worthington, Zoe Saldaña, Stephen Lang, Michelle Rodriguez, dan Sigourney Weaver. Film ini diproduseri oleh James Cameron dan Jon Landau.

Avatar” mendapatkan sembilan nominasi Academy Awards® termasuk Film Terbaik dan Sutradara Terbaik, film tersebut juga memenangkan tiga Oscar®, untuk Sinematografi Terbaik, Desain Produksi, dan Efek Visual.

Baca Juga:  Review Film Anime One Piece Film: Red, Sajian Musikal Ala One Piece
Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Box Office

Review Film Way Down, Pencurian Saat Piala Dunia

Published

on

GwiGwi.com – Way Down atau juga disebut juga The Vault adalah film Spanyol berbahasa Inggris yang dibintangi aktor-aktor Inggris seperti Freddie Highmore, Sam Riley, dan Liam Cunningham sedangkan bintang asal Spanyol-nya adalah Luis Tosar dan Astrid-Berges.

Maaf Anda Melihat Iklan

Way Down menceritakan bagaimana Walter (Liam Cunningham) dan komplotannya berusaha mencuri harta karun peninggalan bajak laut terkenal asal Inggris yaitu Kapten Drake yang disimpan dalam Bank Nasional Spanyol. Yang menjadi tantangan terbesar adalah brankas tempat penyimpanannya dikenal tidak dapat dibobol dan memiliki mekanisme misterius yang berbeda dengan brankas-brankas bank lainnya.

Walter pun meminta Lorraine (Astrid-Berges) untuk merekrut Thom (Freddie Highmore), seorang mahasiswa teknik asal Cambridge yang masuk dalam kategori anak baik. Thom yang tertarik dengan Lorraine pun menyanggupi tawaran Walter dan mulailah karirnya sebagai pembobol bank. Aksi pencurian direncanakan dilakukan bersamaan dengan momen Piala Dunia 2010 karena banyak masyarakat yang akan berkumpul untuk nobar di plaza depan Bank Nasional Spanyol sehingga dapat mengalihkan perhatian aparat setempat. Perencanaan dan persiapan yang seksama dilakukan oleh Thom dkk agar berhasil mencuri harta karun tersebut, dan Gwiple dapat menyaksikannya nanti di bioskop untuk mengetahui akhir dari pencurian tersebut.

Baca Juga:  Review Film The Invitation, Kisah Klasik dengan Sentuhan Modern

Way Down ini bukanlah film action namun bukan berarti jadi membosankan, amatlah seru melihat persiapan yang dilakukan dan bagaimana Thom memecahkan misteri brankas yang menurut legenda belum pernah berhasil dibobol. Selain itu aksi saat pencurian dan bagaimana mereka mengecoh para penjaga bank sangatlah menghibur.

Mungkin yang agak janggal adalah kondisi fisik Thom yang pada awalnya tidaklah atletis namun hanya dalam hitungan hari sanggup berlari di atap dan sanggup kabur dari kejaran para penjaga tanpa terengah-engah. Tapi itu satu hal yang bisa Gwiple kesampingkan saat menonton film yang menyenangkan ini.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Box Office

Kreator Fairy Tail, Hiro Mashima Menggambar Ulang Poster Karakter untuk Film ‘Bullet Train’

Published

on

GwiGwi.com – Sebelum pemutaran perdana teater blockbuster akhir tahun ini, Bullet Train telah meminta seorang seniman manga superstar untuk membantu mereka: Delapan poster karakter di bawah ini dibuat ulang oleh Hiro Mashima dari Fairy Tail, penggemar Brad Pitt dan novel asli karya Kotaro Isaka yang diadaptasi dari film tersebut. Mashima dikenal dengan estetika khasnya.

Maaf Anda Melihat Iklan

Ladybug, diperankan oleh Brad Pitt

Bullet Train Ladybug poster

 

Prince, diperankan oleh Joey King

Bullet Train Prince poster

 

Tangerine, diperankan oleh Aaron Taylor-Johnson

Bullet Train Tangerine poster

 

Lemon, diperankan oleh Brian Tyree Henry

Bullet Train Lemon poster

 

Wolf, diperankan oleh Bad Bunny

Bullet Train Wolf poster

 

The Hornet, diperankan oleh Zazie Beetz

Bullet Train Hornet poster

 

Bullet Train Kimura poster

 

The Elder, diperankan oleh Hiroyuki Sanada

Bullet Train Elder poster

David Leitch (Atomic Blonde, Deadpool 2) bertanggung jawab untuk mengarahkan Bullet Train, yang akan debut di Amerika Utara pada 5 Agustus dan Jepang pada 1 September. Produser film, Sony Pictures Entertainment, mendefinisikannya sebagai berikut:

Baca Juga:  Review Serial TV Andor: Masa Lalu Cassian

Brad Pitt memainkan Ladybug di Bullet Train, seorang pembunuh malang yang bertekad untuk menjalankan misinya tanpa kekerasan setelah serangkaian pekerjaan yang salah. Kereta tercepat di dunia menempatkan Ladybug di jalur tabrakan dengan musuh mematikan dari seluruh dunia yang semuanya bekerja menuju tujuan yang terkait tetapi berlawanan. Nasib, bagaimanapun, mungkin memiliki niat lain. Sutradara dari perjalanan sensasional nonstop Deadpool 2 melalui Jepang kontemporer, David Leitch, dimulai di akhir baris.

 

Source: Crunchyroll

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

GwiGwi
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x