Connect with us
Maaf Anda Melihat Iklan

TV & Movies

Review Film Allegiant: Akhir dari Perang Saudara

Published

on

GwiGwi.comAllegiant merupakan film ketiga dari Divergent Series. Allegiant mengisahkan lanjutan dari petualangan Tris dan Four yang ingin menyudahi pertikaian di Chicago kampung halaman mereka yang sudah lama mengalami konflik. Dibintangi oleh Shailene Woodley dan Theo James

Maaf Anda Melihat Iklan

Allegiant 1

Setelah menemukan informasi tentang dunia luar, Tris dan kawan-kawan ingin keluar dari Chicago untuk memastikan hal tersebut. Namun hal ini dilarang oleh Evelyn, mereka yang keluar dari tembok akan dianggap sebagai pengkhianat. Tentu Tris dan Four tetap pada misi mereka. Bersama dengan Caleb, Christina, Tori dan Peter, mereka berlari menuju dunia luar tembok Chicago.

Mereka pun berhasil keluar meski harus baku tembak dengan tentara Evelyn. Saat sedang terdesak, Tris dan kawan-kawan ditolong oleh The Bureau yang lalu membawa mereka ke markas. Di The Bureau, Tris bertemu dengan David, pemimpun The Bureau. Mereka mengobrol soal Divergent, seorang manusia yang memiliki kemampuan dan kecerdasan di atas rata-rata. Tris pun menemukan fakta baru tentang pembagian manusia yang disebut dengan The Pure dan The Damaged. Ternyata Divergent yang sempurna atau bisa disebut The Pure ini sangat langka. Tris termasuk The Pure, sedangkan yang mengejutkan bagi Tris, kekasihnya Four masuk ke dalam kategori The Damaged.

The Bureau membuat Tris dan Four kagum karena memiliki teknologi lebih canggih dibandingkan rumah mereka, Chicago. Bahkan di sini terlihat lebih damai.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif perjuangan talenta muda berbakat Rasyah Rasyid yang menjadi seorang Pro Player di Rasyah The Wonder Kid Movie

allegiant 2

Sementara itu Four mendapatkan kabar bahwa di Chicago setelah kepergian mereka terjadi kekacauan. Dua kubu dari Evelyn dan Johanna sedang berseteru karena berbeda pandangan tentang masa depan Chicago, bahkan sudah sampai terjadi baku tembak.

Four juga melihat ada yang tidak beres dengan The Bureau setelah mengikuti misi untuk menyelamatkan anak-anak yang tinggal di luar The Bureau. Para tentara The Bureau terlihat menculik anak-anak tersebut dan membantai seluruh orangtua mereka. Setelah kembali ke Bureau, Four memutuskan untuk kembali ke Chicago. Ia jadi paham siapa musuh sebenarnya.

Four lalu mengajak Tris untuk pergi dari sana. Namun Tris menolak dengan alasan bahwa ia dibutuhkan di sini untuk mengobati The Damaged

Akhirnya Four pun pergi ke Chicago seorang diri. Sementara Tris dibawa oleh David ke kantor dewan yang ternyata jauh dari ekspektasinya.

allegiant 3

Film Allegiant dibagi dua part. Part pertama cukup seru karena banyak hal mengejutkan yang terjadi. Spesial efek dari film ini lumayan bagus. Untuk yang sudah membaca novelnya pasti akan menemukan perbedaan cukup signifikan antara film dan novel. Namun Allegiant tetap menghibur sebagai film aksi dan petualangan.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Box Office

Review Film The Black Phone

Published

on

GwiGwi.com – The Black Phone merupakan film horror thriller yang disutradarai oleh Scott Derrickson dari Blumhouse berdasarkan sebuah cerita pendek karangan Joe Hill dengan judul yang sama.

Maaf Anda Melihat Iklan

The Black Phone mengisahkan penculikan anak-anak laki di sebuah kota di Denver pada tahun 70-an, Finney (Mason Thames) pun menjadi salah satu korban penculik yang dijuluki The Grabber (Ethan Hawke). Sedangkan Gwen (Madeleine McGraw) yang merupakan adik dari Finney tidak ingin kakaknya bernasib seperti korban-korban sebelumnya dan berusaha mencari petunjuk-petunjuk dari mimpinya yang sering menjadi kenyataan; suatu bakat yang diwarisi dari ibunya.

Finney disekap di dalam ruang bawah tanah yang hanya ada Kasur, kakus, beberapa gulungan karpet, dan sebuah telepon hitam yang kabelnya sudah putus. Grabber tidak langsung membunuh Finney karena ia ingin Finney berulah seperti anak nakal yang tidak menuruti aturan yang sudah ia buat sehingga Grabber punya alasan untuk menyiksa Finney.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif perjuangan talenta muda berbakat Rasyah Rasyid yang menjadi seorang Pro Player di Rasyah The Wonder Kid Movie

Namun yang tidak diketahui oleh Grabber adalah Finney mendapatkan bantuan nasihat dari arwah korban2 penculikan sebelumnya yang berbicara dengan Finney lewat telepon hitam tersebut. Berkat bantuan supranatural tersebut, Finney berhasil bertahan lebih lama dari korban-korban sebelumnya dan membuat Grabber frustrasi sehingga membuat beberapa kesalahan yang memberikan Finney kesempatan untuk bertahan hidup.

Plot The Black Phone ini sangat bagus, dan tidak bertele tele dalam memberikan informasi karakter Finney dan Gwen (yang amat badass) serta para korban lainnya.

Memang kita tidak banyak mengetahui tentang si Grabber namun itu tidaklah terlalu penting karena sebagai film thriller, ada beberapa jumpscare dari hantu anak-anak namun timingnya pas dan benar-benar mencekam.

Walaupun mungkin film ini mengingatkan pada IT dengan kemiripan tema penculikan anak-anak dan adanya balon-balon (walaupun berwarna hitam); The Black Phone benar-benar film thriller yang patut ditonton mulai 22 Juni 2022.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Box Office

Review Film Elvis, The Man, The Myth, The Legend

Published

on

GwiGwi.com – Kalau ngomongin genre musik Rock n Roll, pasti kita ngomongin salah satu icon nya yaitu Elvis Presley yang dijuluki sebagai King of Rock n Roll.

Maaf Anda Melihat Iklan

Pria asal Tennessee yang memiliki passion luar biasa pada musik hingga menjadi terkenal di tahun 1950an bahkan ia menciptakan sebuah “legacy” bagi musik dunia hingga beberapa kontroversi serta hubungan yang kompleks dengan managernya Colonel Tom Parker.

Film garapan Baz Luhrmann ini telah mengalami pemunduran tanggal rilis dikarenakan pandemi dan proses produksi yang sempat tersendat akibat pandemi ini. As always dengan gaya penyutradaraan yang glamour, dengan rekam jejak seperti Romeo+Juliet (1996), Moulin Rouge! (2001), The Great Gatsby (2013). Gue rasa dia adalah sutradara yang pas untuk film ini, segala aspek baik segi kostum, set, dan artistik film Ini sangat di perhatikan dan gaya doi banget.

Dari segi akting, Sudah jelas Austin Butler sebagai Elvis dan Tom Hanks sebagai Tom Parker sang manajer yang menjadi spotlight film ini. Austin sangat Totalitas dalam memerankan perannya sebagai “The King” bahkan ia pun bernyanyi ala Elvis dan dari penampilan sangat meyakinkan yang menggambarkan Elvis di berbagai era.

Baca Juga:  Review Film Jurassic World Dominion, Another Day of Being Chased by Dinosaur

Untuk Tom Hanks, baru kali Ini gue liat dia sebagai antagonis yang rakus, manipulatif, dan penuh tipu muslihat gilaaa keren banget!!

Tidak lupa film Ini juga diramaikan oleh Olivia DeJonge, Darce Montgomery, Kodi Smith-McPhee, Richard Roxburgh, dan Kelvin Harrison Jr.

Jajaran soundtrack baik Lagu-Lagu mendiang Elvis Presley sendiri bahkan ada yang di cover dan beberapa Lagu baru seperti Vegas dari Doja Cat dan The King and I oleh Eminem dan Cee Lo Green turut membuat film Ini lebih hidup.

Secara keseluruhan, Elvis merupakan sajian biopic yang asik dan solid dalam mendeskripsikan kisah seorang insan dan sebuah legenda dengan treatment yang apik sebagai sebuah penghormatan kepada icon dunia.

Jangan lupa, saksikan film Elvis yang akan dirilis pada tanggal 24 Juni 2022 di bioskop.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Live Action

Mantan Sutradara Fast and Furious Akan Garap Film Live-Action One-Punch Man

Published

on

GwiGwi.com –  Sony Pictures telah menugaskan Justin Lin untuk memimpin adaptasi film live-action dari manga One-Punch Man milik ONE dan Yusuke Murata, menurut situs web berita industri hiburan Deadline. Lin juga akan bekerja sebagai produser dan berkontribusi pada revisi skenario sebelum memulai produksi sebelum akhir tahun. Lin baru-baru ini meninggalkan franchise film Fast and Furious.

Variety melaporkan akuisisi Sony atas hak adaptasi dari Shueisha pada April 2020, yang menyatakan bahwa naskahnya sedang ditulis oleh Scott Rosenberg dan Jeff Pinkner (Film Venom, Jumanji: Welcome to the Jungle). Avi Arad dan Ari Arad (franchise film Spider-Man dan X-Men) dari Arad Productions akan memproduksi film tersebut.

Maaf Anda Melihat Iklan

Pada tahun 2012, ONE dan Yusuke Murata merilis manga One-Punch Man di situs web gratis “Tonari no Young Jump” milik Shueisha. Serial ini merupakan remake dari komik web dengan judul yang sama oleh ONE.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif perjuangan talenta muda berbakat Rasyah Rasyid yang menjadi seorang Pro Player di Rasyah The Wonder Kid Movie

Source: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

GwiGwi
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x