Connect with us

Berita Anime & Manga

Review Anime Kantai Collection Episode 9

Published

on

[alert-warning]SPOILER ALERT! Read at your own risk[/alert-warning]

GwiGwi.com – Remodel is an act of improving a ship's base stats and maximum number for stats. Remodels can only be attempted once the ship has reached a certain level. Going through remodels consumes Steel and Ammunition (differs depending on ship type). Once a remodel has been done, “” (Kai) will be added to her name at the end. Some ships are able to be remodelled a second time, consuming more Steel and Ammunition and requiring a higher minimum level. In this case, a “” (Ni) will be added to the ship's name in addition to the previous modification (Sumber: KanColle Wiki).

Oke, jadi apa maksud saya membuka review ini dengan kutipan wiki gamenya? Karena itulah yang akan jadi topik episode ini.

Episode kali ini dibuka dengan Ooyodo yang melaporkan perbandingan kekuatan numerikal yang dimiliki abyssal di sekitar markas MO dengan yang dimiliki para ship girl yang telah dikumpulkan di Truk Island. Perbandingannya sangat menguntungkan mereka-menurut Ooyodo, mereka memiliki kemungkinan menang 80%. Dengan demikian, Nagato memutuskan untuk akan membicarakan hal tersebut ke admiral agar mereka secepatnya menyelesaikan Operasi MO sehingga jalur suplai mereka bisa aman untuk menjalankan tahap berikutnya dari operasi FS. Usai diskusi, Haguro masuk untuk memberitahukan bahwa sesuatu terjadi pada Yuudachi.

Jadi Yuudachi ini kenapa? Apa? Badannya bercahaya? Dan dia merasa agak demam?

Sementara teman-temannya tidak mengerti apa yang terjadi padanya, Nagato yang datang belakangan langsung mengerti apa yang terjadi pada Yuudachi dan menyuruhnya untuk pergi ke pabrik.

Fubuki dan Mutsuki yang khawatir karena Yuudachi dipanggil ke pabrik akhirnya memutuskan untuk menyusulnya ke sana untuk menjenguknya. Tapi karena tidak tahu Yuudachi di ruangan mana, mereka jadi salah masuk ke ruangan di mana para ship girls memasang equipment mereka.

Lalu ruangan di mana development equipment dilakukan (lagi-lagi oleh Yuubari)

Nah kalau yang ini saya tidak tahu ruangan apa dan bagaimana Kongou bisa di situ, mengigau tentang admiral.

Fubuki mulai ragu kalau gedung itu adalah pabrik (berkat tingkah aneh Kongou mungkin) tepat setelah mereka mendengar suara “poi” yang sudah khas Yuudachi. Mereka mendatangi ruangan di mana suara tersebut berasal dan mereka akhirnya menemukan…siapa itu?

Fubuki dan Mutsuki merasa salah orang dan buru-buru pergi, tapi kemudian dipanggil oleh ship girl asing tersebut yang adalah Yuudachi.

Yup, dia memang Yuudachi yang sudah diremodel (dalam game, Yuudachi dalam penampilannya sekarang di anime adalah hasil dua kali remodel).

Yuudachi menjelaskan equipment yang dimilikinya sekarang,-meriam ganda 12.7cm tipe B versi remodel kedua. Mutsuki berkata bahwa Yuudachi dalam kondisinya sekarang memiliki firepower yang lebih tinggi dibanding destroyer pada umumnya-sesuai dengan di game (73, dengan peringkat kedua adalah Ayanami kai-ni yang tidak muncul di anime yang memiliki firepower 70 sementara destroyer lainnya bercokol dengan firepower kisaran 50-60)

Shimakaze berkata ke Fubuki bahwa dia sebenarnya menyangka Fubuki yang akan mendapat remodel seperti yang dialami Yuudachi, mengingat Fubuki adalah satu-satunya destroyer yang adalah flagship dari sebuah armada sehingga dia pasti punya banyak pengalaman dalam pertempuran. Dan hal ini sepertinya agak mengganggu Fubuki.

Tapi Fubuki sudah ditenangkan oleh Yamato dan Akagi-menurut mereka, walaupun pengalaman memang membantu mempercepat sebuah kapal mendapat remodel, tapi setiap kapal memiliki prasyarat yang berbeda-beda untuk remodel (dalam game; Yuudachi kai-ni dapat diraih setelah Yuudachi mencapai level 55 sementara Fubuki kai-ni baru bisa dicapai setelah Fubuki mencapai level 70, jadi sebenarnya tidak mengherankan kalau Yuudachi mendapat remodel lebih dahulu daripada Fubuki. Malahan, sebenarnya prasyarat level remodel kedua Yuudachi adalah yang paling ringan dibanding destroyer lainnya yang kebanyakan baru bisa diremodel di level 65). Karena itu, Fubuki tidak perlu mengkhawatirkan masalah bagaimana Yuudachi bisa mendapat remodel lebih awal dari dirinya. Akagi menambahkan jika Fubuki tetap mempertahankan kerja kerasnya yang sudah dia tunjukkan sejauh ini, pasti semua itu akan terbayar cepat atau lambat.

Untuk alasan tertentu, Fubuki di sini diapit dua pemakan besar dalam dunia KanColle :v

Dan di sini kita melihat Fubuki yang saking senangnya Akagi menepuk lembut kepalanya setelah menyemangatinya sampai tidak ingin keramas nantinya saat dia mandi.

Mutsuki yang khawatir Fubuki akan benar-benar melakukan demikian akhirnya menyarankan Fubuki untuk bisa kembali ditepuk kepalanya oleh Akagi dengan tetap bekerja keras. Fubuki yang tembah semangat akhirnya memutuskan untuk jogging (di malam hari….) Saat baru keluar, dia bertemu Yuudachi yang kelelahan karena baru saja mengetes firepowernya. Baru saja mau mulai jogging, Ashigara datang dan membawa pesan bahwa Fubuki dan Yuudachi dipanggil oleh Nagato ke ruangannya.

Baca Juga:  Pengisi Suara Kent Itou Positif COVID-19

Maksud Nagato memanggil mereka berdua rupanya untuk menyampaikan pesan dari admiral kepada mereka. Pertama, Yuudachi dipindah tugaskan menjadi bagian dari armada Carrier Group One. Yup, armada legendaris yang dulunya dianggotai oleh Akagi dan Kaga. Armada yang Fubuki sangat ingin menjadi salah satu anggotanya demi bisa mengawal Akagi di medan tempur.

Dan untuk Fubuki…dia diperintahkan untuk kembali ke markas di distrik kelautan (markas di mana mereka semua bertugas sebelum pindah ke Truk Island), dan dia tidak menjadi flagship lagi karena armada Mobile Unit Five dibubarkan!? Ada apa ini!?

Mutsuki segera keluar mencari di mana Fubuki berada. Dia ingin menenangkan Fubuki yang mulai berpikir bahwa mungkin dia sudah melakukan suatu kesalahan fatal tanpa dia sadari, walau menurut Mutsuki semuanya melihat dia berperforma hebat dalam pertempuran sebelumnya. Tapi Fubuki tidak menghiraukannya, karena toh admiral menyuruhnya untuk tidak usah menetap di sana-yang berarti dia diminta untuk tidak bertarung bersama yang lainnya.

Fubuki lari dalam kesedihannya, sampai dia menubruk Kongou yang sedang mengamati bulan dari pantai. Akhirnya Kongou kembali menenangkan Fubuki seperti bagaimana dia menenangkannya dulu di pertemuran pertama mereka bersama adik-adik battleshipnya.

Setelah Kongou mengantarkan Fubuki (yang sepertinya sudah tertidur) kembali ke kamarnya, Mutsuki akhirnya menjelaskan ada apa dengan Fubuki. Kongou berpendapat bahwa pasti ada alasannya admiral memerintahkan demikian ke Fubuki, karena tidak mungkin admiral tidak mengetahui betapa kerasnya usaha yang dijalani Fubuki selama ini.

Pagi harinya (setelah dia bangun dari mimpi buruk tentang dirinya yang tidak bisa “meraih” Akagi sementara Yuudachi bisa bertempur di samping Akagi), dia melihat Yuudachi yang sedang berlatih keras dengan dipandu oleh Jintsuu. Sendai yang baru saja datang ke samping Fubuki mengatakan bagaimana Yuudachi, semenjak mendengar bagaimana Fubuki bisa menjadl flagship sebuah armada, melihat bagaimana kerasnya usaha Fubuki dalam menjalani tugasnya. Semenjak itulah Yuudachi mulai berlatih giat bahkan semenjak sebelum mereka pindah ke Truk Island. Fubuki akhirnya sadar kebodohan dalam jalan pikirnya-Yuudachi mendapatkan hal remodelnya tidak secara cuma-cuma. Yuudachi-bukan, semuanya juga bekerja keras dalam menjalani tugasnya masing-masing. Yuudachi memang berhak mendapatkan remodelnya.

Akhirnya tiba waktunya Fubuki untuk kembali ke markas distrik kelautan. Fubuki, ditemani oleh Mutsuki dan Mogami yang menjadi relawan untuk mengawal dirinya pulang, juga sekaligus mengawal aircraft carrier Souryuu dan Hiryuu (keduanya dari Carrier Group Two tapi sayangnya tidak dijelaskan di animenya) untuk juga kembali ke markas distrik kelautan.

Fubuki, Mutsuki, dan Mogami kemudia berangkat jauh leih dulu untuk memastikan jalur yang akan dilalui Souryuu dan Hiryuu aman dari gangguan musuh. Sementara itu, Nagato menerima pesan dari admiral yang disampaikan Ooyodo. Admiral rupanya membatalkan penyerangan yang harusnya menjadi titik puncak dari operasi MO, dan juga dia memerintahkan semua ship girl yang pindah tugas ke Truk Island untuk segera kembali ke markas distrik kelautan. Apa yang terjadi? Padahal mereka punya kekuatan numerikal yang besar dan cukup menjamin kemenangan mereka di penyerangan tersebut.

Ternyata alasannya segera ditemukan oleh Fubuki, Mutsuki, dan Mogami. Karena smua kekuatan utama markas distrik kelautan dikirim ke Truk Island, pada dasarnya markas tersebut tidak terlindungi sama sekali. Aircraft carrier lawan telah berhasil membombardir markas distrik kelautan!

Setelah mengirim pesan darurat ke markas di Truk Island, Mogami segera memerintahkan Fubuki dan Mutsuki untuk melihat seberapa parah kerusakan yang dialami markas distrik kelautan. Fubuki dan Mutsuki menemui Mamiya di kedainya yang sekarang sudah rusak. Mamiya berkata bahwa semua ship girl yang menetap di markas dalam keadaan aman karena mereka sempat dievakuasi sesuai perintah admiral. Namun, admiral tidak ikut mengevakuasikan dirinya karena mengutamakan keselamatan kapal-kapalnya terlebih dahulu dan menetap di ruangannya selama bombardir terjadi. Keberadaan admiral sekarang tidak diketahui.

Setelah semua ship girl di Truk Island kembali, mereka semua segera memulai perbaikan terhadap markas distrik kelautan.

Malam harinya, Nagato menyatakan bahwa mereka akan segera menyerang balik kelompok aircraft carrier lawan segera setelah fasilitas-fasilitas penting sudah bisa dipakai kembali. Selain itu, rupanya admiral telah meninggalkan pesan di dalam buku tulisnya yang berisi pesan darinya yang diikuti rencana untuk misi selanjutnya.

Pesan yang ditipkan admiral adalah: destroyer Fubuki akan diremodel.

 

BONUS:

[youtube id=”-l9uDcXJJV4″ width=”600″ height=”340″ position=”center”]

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Daftar Anime

First Impression Anime ‘Girl’s Frontline’

Published

on

Gwigwi.com – Girls' Frontline (Dolls' Frontline) adalah anime militer yang berlatar di masa depan setelah perang dunia ketiga. Perusahaan militer menggunakan ‘boneka taktis' untuk bertarung di garis depan. Tentu saja boneka taktis ini adalah perempuan, mengenakan pakaian minim dan ada juga yang memakai pakaian maid. Saya menduga ada banyak penggemar serial ini. Hal itu merupakan satu-satunya alasan saya dapat melihat anime semacam ini. Sebab, di bawah pakaian unik ada potensi plot untuk dijelajahi meskipun episode pertama sepertinya tidak benar-benar menemukan pijakannya.

Adaptasi Game Untuk Para Player

Ketika melihat judul ini, saya menemukan fakta bahwa Girls' Frontline diadaptasi dari game mobile dan sebenarnya ada anime pendek komedi yang dibuat tentang yang satu ini pada tahun 2019. Dalam banyak hal, karakter-karakter anime ini cukup menggelikan ketika Anda memikirkannya dengan cara yang logis.

Bahkan jika android maju ke titik di mana perang dapat sepenuhnya diperjuangkan oleh mereka, secara sah tidak mungkin mereka akan dirancang seperti karakter-karakter ini. Mereka pastinya tidak akan berpakaian seperti ini. Mengambil pengaturan dengan serius cukup penting mengingat iterasi Girls' Frontline ini tampaknya ingin dianggap serius.  Pemimpin timnya termenung dan menebak keputusannya sendiri di jantung episode ini. 

Cukup Banyak Bagian Belum Maksimal

Tapi bagian di mana Girls' Frontline benar-benar kehilangan minat saya adalah ketika android tipe maid muncul dan harus benar-benar mengangkat rok mereka untuk menyebarkan senjata yang melekat di bagian bawah. Adegan itu benar-benar konyol untuk menganggap siapa pun akan merancang tentara android sedemikian rupa (di luar anime atau tampaknya game mobile).

Hal itu benar-benar bermain seperti mereka mengharapkan mengambil konsep ini dan dunia secara serius. Sayangnya eksekusi pada animenya semua konyol dan itu membuatnya sangat sulit untuk mengambil skenario serius. Selain pemimpin galau yang selalu bertanya-tanya apakah keputusannya benar, kami juga memiliki tim boneka lain yang mereka temui sebelum mencapai tujuan. Rupanya mereka telah ditinggalkan dan berjalan-jalan pada ‘mode stand-by'. Dalam episode ini, tim yang kita ikuti mengaktifkan mereka untuk membantu menahan musuh dan kemudian kita melihat mereka semua dimusnahkan.

Emosi yang Masih Kurang

Jelas Girls' Frontline ingin kita simpati dan berpotensi betapa sedihnya mereka dihancurkan. Tetapi, secara realistis saya belum berhasil berempati dengan mereka. Tentu mereka terlihat seperti gadis anime lucu. Tetapi tidak satu pun dari karakter ini berhasil mengesankan saya bahwa mereka ‘hidup'. Sesuatu seperti Gunslinger Girl melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik memunculkan emosi semacam itu. Meskipun perbandingannya salah karena mereka adalah gadis-gadis yang diberi kemajuan cybernetic, namun, anime itu berhasil menciptakan emosi.

Baca Juga:  Seperti Voldemort, Mengapa Nama Raja Iblis Muzan Tabu Disebutkan Iblis Lainnya?

Kesimpulan

Saya ingin anime ini menemukan jalannya dan benar-benar menyempurnakan dunia itu. Sebab, Girl's Frontline memiliki potensi.  Namun, saya mungkin melihat beberapa episode berikutnya. Apakah Girls' Frontline membaik atau tidak, biarkan waktu yang menjawabnya.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Berita Anime & Manga

Anime ‘Delicious Party Precure’ Menampilkan Yoshiko Miyazaki sebagai Narator

Published

on

GwiGwi.com – Situs resmi untuk Delicious Party♡Precure, anime Precure ke-19, mengungkapkan pada hari Senin bahwa Yoshiko Miyazaki akan memberikan narasi untuk anime tersebut.

Kata kunci dari cerita ini adalah “Makanan membawa wajah tersenyum.” Cookingdom adalah dunia misterius yang bertanggung jawab atas semua masakan di dunia kita sendiri. Cerita dimulai ketika Recipe-Bon, di mana resep untuk setiap hidangan ditulis, dicuri dari Cookingdom. Pelakunya adalah geng Bundoru, yang bertujuan untuk memonopoli setiap hidangan untuk diri mereka sendiri.

Baca Juga:  Anime 'Princess Connect! Re:Dive' Season 2 Mengungkapkan 3 Anggota Pemeran

Peri Energi tiba di “Oishii na Town” (Kota Lezat) alam manusia untuk mencari Resep-Bon, dan mereka memberikan tiga kekuatan gadis untuk berubah menjadi gadis penyihir Precure. Gadis-gadis Precure berdiri di depan geng Bundoru untuk mengambil kembali Resep-Bon.

Anime ini akan tayang perdana di Asahi Broadcasting Corporation, TV Asahi, dan 22 stasiun afiliasi lainnya pada 6 Februari pukul 8:30 pagi.

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Film Anime

Film Anime Jujutsu Kaisen 0 Masuk 50 Besar Film Sepanjang Masa di Jepang, 50 Besar Tahun 2021 Secara Global

Published

on

GwiGwi.com – Film anime Gekijō-ban Jujutsu Kaisen 0 telah menjual 6.812.266 tiket seharga 9.310.477.450 yen (sekitar US$81,7 juta) dalam 31 hari sejak dibuka pada 24 Desember. Film ini naik kembali ke puncak tangga lagu untuk akhir pekan 22 Januari -23, pekan kelima di box office.

Film ini sekarang menjadi film dengan pendapatan tertinggi ke-50 dalam sejarah box office Jepang, setelah mengungguli film-film seperti Code Blue, Arrietty, Detective Conan: Zero the Enforcer, dan Star Wars Episode III: Revenge of the Sith. Film ini masih memiliki pemutaran 4D dan Dolby Cinema yang dijadwalkan akan dimulai di Jepang pada 5 Februari.

Baca Juga:  Seperti Voldemort, Mengapa Nama Raja Iblis Muzan Tabu Disebutkan Iblis Lainnya?

Jujutsu Kaisen 0 juga akan menjadi #49 di antara film-film berpenghasilan tertinggi Box Office Mojo yang dibuka pada tahun 2021 di seluruh dunia, di atas The Forever Purge, Candyman, dan Boonie Bears: The Wild Life. (Ini akan menjadi #51 dalam daftar The Numbers untuk film 2021 di seluruh dunia, di atas 1921 dan di bawah Mortal Kombat.)

Sumber:ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x