Connect with us
Maaf Anda Melihat Iklan

Entertainment

Karakter Maskot Tokyo Metro dikritik karena rok yang tembus pandang

Published

on

GwiGwi.com – Perusahaan Kereta bawah tanah Tokyo Metro terpaksa mengganti desain salah satu maskot resmi mereka, “Tetsudou Musume”, minggu lalu setelah protes soal beberapa elemen yang tak pantas seperti rok tembus pandang.

Maaf Anda Melihat Iklan

Pada 13 Oktober lalu, Tokyo Metro mengeluarkan desain baru dari Michika Ekino, maskot resmi yang diluncurkan pada 2013 lalu. Maskot ini sendiri berbentuk gadis berusia 23 tahun yang bekerja sebagai manajer pelayanan publik di Tokyo Metro. Tetapi, banyak orang yang mempertanyakan beberapa desain yang dibuat oleh Tokyo Metro seperti rok tembus pandang, pipi yang memerah dan pose kaki yang jauh melenceng dari desain asli, seperti dilansir oleh J-Casts (oktober 18).

Karakter Michika Ekino yang menjadi permasalahan

Karakter Michika Ekino yang menjadi permasalahan

Karakter Ekino sendiri sudah muncul di berbagai acara yang diselenggarakan oleh Tokyo Metro dan sangat populer diantara fans karena mata bulatnya, ekspreksinya yang seakan sedang ada masalah, dan gaya gambar yang old-school. Ini membedakannya dengan gaya glossy stylish yang biasa dipakai oleh karakter anime mainstream.

Gadis kereta api

Ekino adalah karakter gadis kereta api yang mengenakan seragam dari berbagai operator kereta api di Jepang. Desain paking baru Ekino sendiri bisa dikategorikan sebagai moe, sebuah istilah yang mewakili kesukaan yang intens pada suatu karakter. Salah satunya adalah gadis-gadis anime yang menitik beratkan pada kesucian dan kewanitaan masa muda.

Desain baru tersebut rencananya akan digunakan untuk merayakan Tur Nasional Tetsudou Musume reli perangko dimana para fans mengumpulkan perangko para gadis kereta api mulai 11 Februari 2017 nanti. Tapi para fans merasa desain baru ini kurang cocok.

Baca Juga:  Angkat Genre Spy Thriller, Andor Hadirkan Sudut Pandang Baru dari Galaksi Star Wars

Salah satu hal yang dirasa kurang cocok adalah rok hitam ciri khas ekino menjadi sangat tipis sehingga pakaian dalam dan kakinya terlihat.

ekino

Seorang pengguna Twitter yang mengunggah gambar desain tersebut menjelaskan kalau mulut setengah terbuka terlihat aneh ketika digabungkan dengan ekspresi seakan ada masalah dan gaya old-school. Pose Ekino di desain tersebut membuat orang-orang bertanya-tanya dan membuat orang berpikir kalau Ekino perlu pergi ke kamar mandi.

Pada 14 Oktober lalu, Tokyo Metro mengalah pada kritikan-kritikan yang ditujukan pada desain tersenut dan merubah desain roknya menjadi lebih konvensional. Situs resmi gadis kereta api sekarang menampilkan Ekino yang mengenakan rok konvensional meski pose kakinya masih sama dan pipinya memerah.

Ekino baru yang telah direvisi

Ekino baru yang telah direvisi

Juru bicara resmi Tokyo Metro mengatakan pada J-Cast kalau perubahan desain tersebut merupakan respon dari keluhan konsumen yang merasa desain sebelumnya kurang pantas untuk dijadikan desain maskot transportasi umum.

Tetsudou Musume

Desain sebelumnya merupakan kolaborasi dengan TomyTec, perusahaan yang berafiliasi dengan perusahaan mainan raksasa Tomy yang menbuat Zoids dan Pokemon.

“TomyTec memberitahu kami kalau desain tersebut didasarkan pada karakter tersudo musume yang lain” ujar Juru Bicara Tokyo metro tersebut.

Profil resmi Ekino menyebutkan kalau dia berasal dari Bonn, Jerman.

“Aku adalah anak yang dibesarkan dengan budaya yang berbeda dari budaya orang tuaku. Aku bisa bermain biola tapi kadang aku menggunakan bahasa kuno,” tertulis di profil ekino, “Aku juga tahan minum alkohol.”

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Entertainment

Angkat Genre Spy Thriller, Andor Hadirkan Sudut Pandang Baru dari Galaksi Star Wars

Published

on

GwiGwi.com Disney+ Hotstar kembali menghadirkan serial terbaru dari Lucasfilm yaitu Star Wars “Andor”. Serial ini mengeksplorasi sudut pandang baru dari galaksi Star Wars serta memberikan nuansa baru dengan genre spy thriller penuh intrik, di mana penonton akan dibawa untuk mengenal lebih sosok Cassian Andor, yang terakhir kali terlihat di “Rogue One: A Star Wars Story”, serta perjalanannya menjadi rebel hero.

Maaf Anda Melihat Iklan

Berlatar lima tahun sebelum peristiwa ‘Rogue One’, kisah “Andor” berpusat tentang revolusi dan menceritakan kisah orang-orang biasa yang membuat keputusan di momen yang sangat ekstrem dalam sejarah Star Wars. “Genre thriller memberikan ruang untuk menggali lebih kompleksitas perilaku dari Cassian Andor dan karakter lainnya dalam menjalani kerasnya perjuangan untuk membuat keputusan besar. Dari sinilah kami mengembangkan cerita yang menampilkan banyak ketegangan, memicu adrenalin, serta membuat cerita semakin kompleks dan seru,” ungkap Tony Gilroy, kreator “Andor”.

Cassian Andor merupakan seorang pilot sekaligus pemimpin Rogue One, sebuah tim yang dibentuk dengan tujuan untuk mencuri rencana Death Star. Selain menjadi pilot, Cassian Andor juga bertindak sebagai mata-mata Rebel Alliance yang berada di bawah kekuasaan Leia Organa. Ia akan menjadi seorang revolusioner hingga nantinya, Cassian Andor akan melakukan pemberontakan dan perampokan terhadap kekaisaran Galaksi. Pemberontakan tersebut akan melibatkan masyarakat dan planet-planet lainnya. “Lima tahun sebelum ‘Rogue One’ adalah di mana semuanya dimulai. Ide-ide tentang pemberontakan bermunculan di seluruh penjuru galaksi secara individu dan independen. Dalam proses inilah kita akan melihat pengembangan karakter Cassian Andor menjadi seorang rebel hero,” tambah Tony Gilroy.

Baca Juga:  Angkat Genre Spy Thriller, Andor Hadirkan Sudut Pandang Baru dari Galaksi Star Wars

Tony Gilroy mengangkat karakter yang sudah kita kenal melalui “Rogue One: A Star Wars Story” sebagai ide utama dan memberinya cerita yang lebih lengkap, bahkan menceritakan masa kecilnya. Ia menjadikan Cassian Andor sebagai satu karakter yang dapat kita ikuti ceritanya selama lima tahun hingga akhirnya ia mencapai satu momen dalam sejarah, yaitu masa revolusi.

“Andor” diproduksi oleh kreator Tony Gilroy dan disutradarai oleh Toby Haynes, Susanna White, serta Benjamin Caron, dan ditulis oleh Tony Gilroy, Dan Gilroy, Stephen Schiff, serta Beau Willimon. Deretan para pemeran yang terlibat dalam serial ini yaitu Diego Luna, Genevieve O’Reilly, Stellan Skarsgård, Adria Arjona, Denise Gough, Kyle Soller, Fiona Shaw, dan Faye Marsay. Para penggemar dapat menyaksikan langsung tiga episode pertama serial “Andor” eksklusif hanya di Disney+ Hotstar mulai dari hari Rabu, 21 September 2022.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Entertainment

Pentingnya Menciptakan dan Menyampaikan Lagu Anime Menurut Masaaki Endoh

Published

on

GwiGwi.com – Kembali lagi bersama salah satu acara kesayangan yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang yaitu ANIME SONG PARTY! Merupakan salah satu program siaran radio Jepang yang menghubungkan berbagai negara di berbagai belahan dunia dengan lagu-lagu anime yang diselenggarakan oleh Nippon Cultural Broadcasting. Program radio kesayangan semua orang ini tayang tiap hari hari Minggu pada pukul 20:30-20:45 (waktu standar Jepang). Kali ini kami mengundang satu penyanyi Jepang terkenal yaitu Masaaki Endoh! Simak keseruan interviewnya di bawah ini!

Maaf Anda Melihat Iklan

Perbedaan Lagu Anime dan Lagu Orisinal Menurut Masaaki Endoh

Masaaki Endoh adalah seorang penyanyi terkenal asal Jepang yang terkenal dengan karya-karyanya untuk soundtrack anime dan tokusatsu. Pria kelahiran tahun 1967 ini telah menyanyikan banyak soundtrack untuk anime dan tokusatsu terkenal di Jepang. Pada interview kali ini, Masaaki Endoh mendapatkan pertanyaan dari GwiGwi mengenai perbedaan antara lagu anime dan lagu orisinal dalam proses ketika ia membuatnya.

“Ketika anda membuat lagu orisinal, maka anda bisa membuat lagu yang anda suka. Namun lagu anime adalah untuk anime, jadi anda harus membuat lagu untuk cerita anime tertentu. Jadi itulah perbedaan mendasarnya“ Jelas Masaaki.

“Kita sebagai seniman, tidak bisa menyanyikan lagu begitu saja meskipun kita berpikiran seperti – saya ingin menyanyi untuk cerita anime. Kita hanya memiliki kesempatan untuk menciptakan lagu ketika diminta untuk itu. Jadi saya belajar mengenai anime lebih dulu dan kemudian saya menonton anime tersebut. Saya mencoba untuk menyukainya. Jika saya tidak menyukai anime tersebut, maka pendengar tidak akan menerima apapun dari lagu tersebut“ imbuh Masaaki.

Baca Juga:  Angkat Genre Spy Thriller, Andor Hadirkan Sudut Pandang Baru dari Galaksi Star Wars

Pentingnya Menciptakan dan Menyampaikan Lagu Anime

Kemudian Masaaki Endoh juga menyampaikan mengenai bagaimana pentingnya menciptakan dan menyampaikan lagu anime kepada penonton. Masaaki menjelaskan bahwa ia harus menyukai anime terlebih dahulu baru mulai untuk membuat lagunya, dan itu memakan waktu. Kemudian Masaaki ditanya mengenai apakah ia menyukai jika diberikan waktu yang lama untuk berkreasi?

“Tetapi seringkali pekerjana kita tidak memiliki banyak waktu untuk menyelesaikannya. Bukankah begitu? “ jawab Masaaki.

Masaaki Endoh merasa bahwa ia memiliki tanggung jawab yang besar ketika menciptakan sebuah lagu untuk soundtrack anime. Ketika mendengarkan lagunya, dengan lirik dan musiknya, penonton harus dengan mudah memahami apa yang dimaksud anime tersebut. Jadi menurutnya, vokalis merupakan satu-satunya bagian yang benar-benar dapat menyampaikan sesuatu dengan kata-kata dalam band. “Jadi saya percaya bahwa prinsipnya adalah menggunakan kata-kata dengan tepat“ imbuhnya.

“Saya rasa saya tidak bisa menyantikan hal-hal yang belum pernah saya alami sebelumnya. Jadi, saya masih ingin mengalami banyak hal yang berbeda bahkan di usia saya“ tutup Masaaki mengakhiri sesi interview.

Untuk menonton keseruan interviewnya, kamu bisa menontonnya disini.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Entertainment

Lagu Favorit dan HIT Yoshiki Fukuyama

Published

on

GwiGwi.com – ANIME SONG PARTY! Acara radio yang paling ditunggu tiap minggunya hadir kembali! Salah satu program di Jepang yang menghubungkan berbagai belahan dunia dengan lagu-lagu anime yang diselenggarakan oleh Nippon Cultural Broadcasting. Acara ini tayang tiap hari Minggu pada pukul 20:30-20:45 (waktu standar Jepang). Kali ini kita kehadiran salah satu bintang populer di Jepang yaitu Yoshiki Fukuyama. Simak lengkapnya interview seru kali ini!

Maaf Anda Melihat Iklan

Lagu Favorit dan HIT Yoshiki Fukuyama

Bagi kamu yang belum mengenal, Yoshiki Fukuyama merupakan musisi asal Jepang, penyanyi, dan juga penulis lagu. Fukuyama semakin tersohor secara internasional sejak dirinya menyanyi dan memainkan show gitarnya di anime Macross 7. Kali ini ANIME SONG PARTY! Mendapatkan kesempatan untuk berbincang asik dengan Yohsiki Fukuyama. GwiGwi, sebagai salkah satu media budaya pop terbesar di Indonesia mengirimkan pertanyaan kepada Yoshiki terkait dengan lagu favorit yang pernah dibawakan oleh Yoshiki Fukuyama dan lagu yang paling berdampak pada karir artisnya.

“Baik, aku akan bercerita mengenai sebuah lagu berjudul Totsugeki Love Heart. Lagu ini merupakan salah satu lagu yang dimasukkan ke dalam anime TV berjudul Macross 7. Aku merekam lagu ini bersama dengan lagu yang lain di sesi rekaman pertama. Aku memutuskan untuk menyanyikan lagu anime tersebut, tapi saat pertama kali membaca liriknya aku berpikir bahwa diriku tidak bisa melakukan itu” jelas Fukuyama sambil tertawa.

Fukuyama kembali menjelaskan, “Aku merasa hampir seperti, ini memalukan! Ketika aku mendengarkan demo, nadanya cukup rendah. Itu sama sekali bukan nada tinggi, kukira produser tidak memiliki cukup waktu untuk mengerjakan bagian itu karena aku tahu kuncinya sangat tinggi dan hampir mencapai batasku”

Baca Juga:  Angkat Genre Spy Thriller, Andor Hadirkan Sudut Pandang Baru dari Galaksi Star Wars

“Aku diberi tahu untuk menyanyikan lagu ini dan dua hari berturut-turut aku merekam 6 lagu sekaligus. Ini cukup sulit, karena aku merasa bahwa lagu ini mustahil untukku”

Lagu HIT yang mengantarkan kepopuleran Yoshiki Fukuyama

Tapi siapa sangka, lagu yang ia kira mustahil dibawakan dengan apik itu malah membawa kepopuleran untuk Yoshiki Fukuyama. “Aku tidak pernah berpikir bahwa lagu itu akan menjadi lagu yang begitu penting bagiku. Aku sekarang sangat senang dan berpikir bahwa aku telah melakukan yang terbaik meskipun sangat sulit untuk bernyanyi dengan nada tinggi”

Pria kelahiran tahun 63 itu juga mengatakan bahwa saat itu anime belum terlalu populer. Ia bahkan menceritakan bahwa namanya tidak ada dalam anime Macross 7 dan bahkan tidak ada di judul lagu ataupun di CD. “Itu hanya tertera Lagu: FIRE BOMBER. Jadi itu adalah salah satu lagu yang kunyanyikan dari 6 lagu”

Sekarang lagu itu menjadi salah satu lagu terbaik dan HIT dari Yoshiki Fukuyama yang dikenal banyak orang. Sebelumnya Yoshiki Fukuyama tidak berpikiran bahwa lagu ini akan memiliki cerita yang sangat bermakna bagi dirinya sendiri di masa depan. Itulah lagu favorit dan HIT Yoshiki Fukuyama!

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

GwiGwi
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x