Connect with us

Entertainment

Japan Adult Expo ditiadakan pada tahun ini, ada event baru?

Published

on

GwiGwi.com – Melalui akun Twitter resmi Japan Adult Expo, event tahunan bagi pecinta industri porno Jepang ini akan ditiadakan untuk tahun 2018 ini.

Tidak ada alasan pasti yang diutarakan melalui kicauan tersebut. Namun dikabarkan bakal ada event pengganti yang tidak kalah serunya untuk tahun depan.

Walau begitu AVOPEN, ajang penghargaan film dewasa Jepang tetap akan diselenggarakan tahun ini. Biasanya malam penganugerahan pemenang AVOPEN diumumkan di acara JAE, tapi sepertinya akan ada event tersendiri untuk hal tersebut.

Dalam kicaun tersebut juga disampaikan permintaan maaf kepada para penggemar yang telah menantikan event yang biasanya digelar di bulan November ini.

Baca Juga:  Aktris JAV ikut tingkatkan kesadaran akan penyakit menular seksual

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

Advertisement
Click to comment

Entertainment

Aktris JAV ikut tingkatkan kesadaran akan penyakit menular seksual

Published

on

By

GwiGwi.com – Minggu lalu aktris film porno terkenal, Akiho Yoshizawa muncul dalam sebuah diskusi yang bertujuan meningkatkan kesadaran tentang penyebaran penyakit menular seksual, terutama AIDS, tulis Saga Shimbun. (27 Mei)

Pada 26 Mei lalu, Akiho muncul di panggung bersama para pakar di bidang kesehatan di kampus Nabeshima Universitas Saga dalam acara Forum Budaya AIDS ke-4 di Saga”. Acara ini mengajak orang-orang untuk melakukan tindakan preventif demi mengurangi tersebarnya HIV yang menyebabkan Aids. Salah satunya adalah dengan cara melakukan cek kesehatan secara gratis di klinik.

“Pemeriksaan kesehatan tersebut hanya memakan waktu selama 5 menit” ungkap Akiho pada 300 peserta diskusi. “untuk mencegah AIDS, pakailah kondom. Perlu diingat kalau pemakaian kondom tidak berarti mengurangi rasa sayang kalian ke pasangan kalian.”

Akiho yang memulai karirnya di dunia film porno pada tahun 2003 lalu dibawah naungan label Alice Japan, mengatakan kalau dia selalu rutin melakukan cek kesehatan setiap bulan.

Baca Juga:  Aktris JAV ikut tingkatkan kesadaran akan penyakit menular seksual

Jepang mengalami peningkatan jumlah infeksi HIV pada tahun 2008. Meskipun begitu, jumlah penderita masih stabil di angka 1000 sejak saat itu, ungkap kementrian kesehatan, ketenaga kerjaan, dan keselamatan.

Pada tahun 2016 kementrian tersebut melaporkan ada 1011 orang yang terjangkit HIV di tahun 2016. Dari jumlah tersebut, 735 (73%) terjangkit lewat hubungan seks sesama jenis.

Pada tahun yang sama 437 pasangan terkena AIDS, banyak dari penderita yang masih berumur 30an tahun. Menurut data tersebut sebanyak 30% dari penderita adalah mereka yang berusia 50 tahun atau lebih tua.

“Resiko terjangkit meningkat dengan adanya aktivitas seksual, maka dari itu mengadakan pemeriksaan kesehatan, meningkatkan kesadaran publik dan pelatihan adalah hal yang sangat diperlukan.” ujar doktor Soichiro Takahama dari Pusat Medis Kyushu

Continue Reading

Entertainment

Tak Cukup di industri JAV, Anri Sakaguchi dikabarkan jadi bintang di klub striptease Asakusa Rokku-za

Published

on

By

GwiGwi.com – Artis berumur 27 tahun yang kemudian beralih profesi menjadi bintang film porno Anri Sakaguchi, akan muncul di klub striptease Asakusa Rokku-za di daerah Tokyo mulai bulan depan, tulis Tokyo Sports (29 April).

Menurut koran tersebut, seseorang yang masih punya hubungan dengan klub terkenal tersebut mengatakan Anri akan memulai debutnya sebagai penari telanjang antara tanggal 16 sampai 30 Juni. Anri sendiri mengalami banyak hal dalam kehidupannya selama 2 tahun terakhir. Pada oktober 2016 lalu dia memulai karir sebagai bintang film porno dibawah naungan label Muteki. Anri membintangi 8 judul film porno salah satunya yang berjudul “Promiscuous Anri” yang dirilis oleh label Moodys pada Juni tahun lalu.

Pada saat memulai debutnya sebagai bintang film porno, banyak spekulasi kalau salah satu alasan Anri untuk berallih profesi adalah menumpuknya hutang – hutang Anri di klub Host. Pada Juni tahun lalu, jaksa mencabut tuduhan pada Anri, tuduhan dimana Anri dianggap meminta bayaran sebesar 30.000 yen secara tunai dari seorang host di daerah Shinjuku di bulan April sebagai ganti tidak menyebarkan sebuah foto.

Baca Juga:  Aktris JAV ikut tingkatkan kesadaran akan penyakit menular seksual

Anri kemudian bekerja sebagai hostess di sebuah lounge di daerah Roppongi selama sebulan di bulan Juli, sebelum pindah ke klub lain di daerah Shibuya. Pada bulan September lalu, Anri mengumumkan lewat akun instagramnya kalau karirnya di dunia film porno berakhir, sebuah keputusan yang dia buat untuk fokus pada pekerjaannya sebagai hostess. Asakusa Rokku-za secara berkala memang memperkerjakan bintang film porno. Ai Uehara mungkin salah satu bintang terkenal yang pernah muncul di Rokku-za pada tahun 2016 lalu setelah dia pensiun dari dunia film porno.

Continue Reading

Entertainment

Tak disangka, Aktris Film Dewasa Jepang ini memiliki nilai TOEIC yang Sempurna, begini kisahnya

Published

on

GwiGwi.com – Selama ini AV sering dikenal dengan image sebagai tempat untuk penghasilan tambahan, selain penghasilan dengan bekerja di girls bar atau part time. Namun dibaliknya, tersimpan cerita jika ada juga aktris yang sedang kuliah atau alumni universitas ternama seperti Waseda atau Keio.

Salah satu aktris tersebut adalah Shibuya Kaho, yang debut pada tahun 2014. Berdasarkan artikel di ‘Shukan FLASH’, ia sebelumnya telah dikenal sebagai mantan wartawan di sebuah koran olahraga di Tokyo. Namun pada bulan Februari tahun ini, ia mengungkapkan sejarah akademiknya di sebuah acara di internet.

“Pada awalnya, dari TK sampai SMA saya bersekolah di sebuah akademi sekolah wanita yang juga sempat menjadi contoh untuk asadora. Saat itu saya sangat giat belajar bahasa Inggris karena sekolahnya menekankan pendidikan bahasa Inggris, dan saya sendiri saat SMP sangat tertarik dengan gulat profesional Amerika.”

Saat lulus SMA, Shibuya berhasil mendapatkan sertifikat bahasa Inggris STEP level 1. Selain itu, ia juga melanjutkan pendidikan ke Aoyama Gakuin University. Saat bekerja di koran olahraga, ia juga mendapat tugas wawancara pemain baseball asing karena kemampuan bahasa Inggrisnya. Mengapa ia yang rajin dan pintar bekerja di dunia AV?

Baca Juga:  Aktris JAV ikut tingkatkan kesadaran akan penyakit menular seksual

“Pada awalnya saat kuliah, saya masih perawan karena saya hanya belajar setiap hari. Namun, saat bekerja di tabloid olahraga, ada rekan kerja saya yang mantan aktris AV. Dia menjadi aktris bukan karena uang, tapi karena memang suka melakukannya. Saya merasa iri dengan dia, sehingga saya pun ingin mencoba menantang hasrat saya.”

“Pada tahun pertama menjadi aktris, saya berhasil mendapat nilai 990 di sertifikat TOEIC. Di sela-sela syuting, saya juga sempat mendapatkan sertifikasi TESOL dan guru bahasa Inggris SD. Sebagai pekerjaan sampingan, saya bergabung di perusahaan penerjemah dan saat festival musik musim panas, saya menjadi translator musisi asing.”

“Semua ini saya lakukan karena saya memiliki mimpi ingin menjadi penulis yang menarik. Seandainya oleh perusahaan, pekerjaan saya sebagai aktris AV ketahuan, itu juga bisa menjadi topik yang menarik.”

Continue Reading

Trending