Mobile Gaming
Hasil Final Kejuaraan Razer Liga1PES Indonesia 2018, Perwakilan Dari Kompetisi Online Merebut Gelar Juara Nasional
GwiGwi.com – Final kejuaraan Razer Liga1PES Indonesia 2018 berhasil dimenangi oleh Rio Dwi Septian perwakilan dari kompetisi online asal Jakarta dengan skor akhir 2-1 yang berlangsung di Indonesia Esports Arena, Minggu (22/07/2018)
Rio Dwi Septian perwakilan dari kompetisi online asal Jakarta saat memenangkan kejuaraan (22/07/2018)
Kemenangan yang spektakuler ini diraih melalui liga PES terbesar di Indonesia yang mencakup 15 regional, 37 kota, dengan total lebih dari 140+ series dan 3.000+ slot pemain yang memperebutkan 20 kursi Final Razer Liga1PES Indonesia 2018.
20 finalis saat berada di panggung Stadium Esport Arena, Jakarta, Minggu (22/07/2018)
JFlow, rapper terkenal Indonesia hadir memeriahkan dengan launching lagu barunya LET’S GOAL (feat jebreeet) dan berani menerima tantangan dari penggemar PES Indonesia yang datang ke stadium untuk bermain Pro Evolution Soccer (PES), walaupun harus kalah dengan skor tipis 0-1
Joshua Matulessy atau dikenal sebagai JFlow (kiri) hadir dalam kejuaraan Razer Liga1PES Indonesia, Minggu (22/07/2018)
Founder Liga1PES, Valentinus Sanusi, terus berkomitmen untuk memberikan wadah yg positif bagi pemain PES di Indonesia dan berharap dapat menggapai prestasi di level nasional, maupun internasional.
Valentinus Sanusi (kanan) saat berada di Indonesia Esport Arena, Jakarta, Minggu (22/07/2018)
“tahun depan pasti kita berkomitmen terus untuk bikin kualifikasi dan liga seperti ini, dan kita harapkan bisa terus berkembang dan banyak pemain yang bisa berprestasi dengan wadah yang lebih positif untuk berprestasi di level nasional maupun internasional”, kata Valentinus Sanusi.
Mobile Gaming
Persona 5: The Phantom X Kolaborasi dengan Persona 3 Reload, Kotone Shiomi Jadi Karakter Playable
Persona 5: The Phantom X akan segera menghadirkan kolaborasi spesial dengan Persona 3 Reload. Setelah diumumkan pada Juli lalu, event crossover ini akhirnya dijadwalkan berlangsung mulai 24 September 2026 dan akan tersedia secara bersamaan di seluruh server.
Salah satu daya tarik utama dalam kolaborasi tersebut adalah kehadiran Kotone Shiomi sebagai karakter playable. Protagonis perempuan dari Persona 3 Portable ini akan mendapatkan cerita khusus yang terbagi menjadi lima episode. Event tersebut juga akan menghadirkan sejumlah karakter lain yang berkaitan dengan dunia Persona 3.
Kotone Shiomi pertama kali diperkenalkan melalui Persona 3 Portable sebagai protagonis alternatif dari Makoto Yuki. Meskipun memiliki peran sebagai karakter utama, rute Kotone menawarkan sejumlah perbedaan dari versi protagonis pria, termasuk interaksi dan dinamika dengan karakter lain.
Sejak debutnya, Kotone berhasil mendapatkan tempat tersendiri di kalangan penggemar seri Persona. Karena itu, kemunculannya kembali melalui Persona 5: The Phantom X menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan dari kolaborasi ini.
Kehadiran Kotone juga menarik perhatian karena karakter tersebut belum terlalu sering digunakan dalam berbagai proyek Persona modern. Kolaborasi ini sekaligus memberikan kesempatan bagi penggemar untuk kembali melihat protagonis perempuan Persona 3 Portable dalam format game terbaru.
Dari sisi franchise, crossover tersebut memperlihatkan bagaimana Persona 5: The Phantom X terus memperluas hubungan dengan seri-seri sebelumnya. Game mobile dan PC tersebut sebelumnya juga telah memanfaatkan berbagai elemen dari dunia Persona untuk menghadirkan pengalaman baru bagi pemain.
Event kolaborasi Persona 3 Reload x Persona 5: The Phantom X akan dimulai pada 24 September 2026. Game Persona 5: The Phantom X sendiri tersedia secara gratis untuk Android, iOS, dan PC.
Sementara itu, Persona 3 Portable juga telah mendapatkan versi remaster yang tersedia di PlayStation 4, Xbox One, Xbox Series X|S, Nintendo Switch, dan PC.
Mobile Gaming
Astrae Oratio Resmi Diumumkan, Game Gacha Berlatar Tokyo 1989
NCSOFT dan Dynamis One resmi mengumumkan Astrae Oratio melalui ajang Tokyo Game Show 2026. Game gacha tersebut dijadwalkan hadir untuk perangkat iOS dan Android pada 2027, sebelum kemudian dirilis untuk PC pada waktu yang berbeda.
Astrae Oratio membawa pemain ke Tokyo tahun 1989, tetapi dengan latar dunia alternatif tempat kehidupan masyarakat dan keberadaan sihir berjalan berdampingan. Pemain akan mengambil peran sebagai “Shunin”, seorang pejabat yang bekerja di Special District Office. Tugasnya adalah menangani berbagai persoalan yang melibatkan para pengguna sihir sekaligus menyelidiki kejadian aneh yang muncul di sejumlah wilayah Tokyo.
Dari sisi penyajian, game ini menggabungkan elemen cerita bergaya visual novel dengan eksplorasi karakter serta sistem pertarungan. Kisahnya berfokus pada kehidupan para penyihir dan berbagai rahasia yang tersembunyi di balik aktivitas masyarakat Tokyo.
Pengunjung Tokyo Game Show 2026 juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba versi demo Astrae Oratio. Demo tersebut mencakup bagian Prologue dan Minato Arc, yang menjadi pengenalan awal terhadap dunia game, suasana Tokyo alternatif, serta kehidupan para penyihir yang tinggal di dalamnya.
Untuk gameplay, Astrae Oratio menawarkan sistem pertarungan yang memadukan mekanisme turn-based dan elemen real-time. Pemain harus memperhatikan aksi yang sedang dipersiapkan lawan sebelum menentukan tindakan berikutnya. Selain memilih skill, pemain dapat menggunakan fitur Tag untuk mengganti karakter sesuai situasi.
Pertarungan terbagi dalam Action Phase dan Engage Phase. Pemain yang berhasil memenangkan pertempuran akan memperoleh tambahan Dominion Gauge. Energi tersebut dapat digunakan untuk mengaktifkan Declaration of Dominion, sebuah kemampuan khusus dengan efek berbeda berdasarkan karakter yang digunakan.
Demo TGS 2026 memperkenalkan 12 penyihir yang berasal dari empat kelompok berbeda di berbagai wilayah Tokyo. Masing-masing karakter memiliki gaya bertarung dan kemampuan yang berbeda.
Dynamis One juga memastikan Astrae Oratio akan dikembangkan sebagai game live service dengan pembaruan berkala. Konten mendatang akan mencakup cerita dan karakter baru. Sebelum peluncuran versi final, pengembang juga menyiapkan sejumlah aktivitas offline serta Closed Beta Test (CBT) untuk memperkenalkan game kepada calon pemain.
Mobile Gaming
Nekopara Sekai Connect Bermasalah Sejak Awal, Pemain Keluhkan Bug dan Koneksi Tidak Stabil
www.gwigwi.com –
Game terbaru dari franchise populer Nekopara Sekai Connect langsung menghadapi berbagai kendala teknis bahkan sejak pertengahan April, jauh sebelum peluncuran resminya bisa berjalan mulus. Situasi ini memicu keluhan dari banyak pemain yang sudah mencoba mengakses game tersebut di hari-hari awal.
Sejumlah pengguna melaporkan bahwa akses ke dalam game sering kali tidak stabil. Gangguan koneksi menjadi salah satu masalah utama, di mana pemain kerap mengalami putus sambungan saat bermain. Tidak hanya itu, pihak pengembang juga beberapa kali melakukan emergency maintenance untuk mencoba memperbaiki kondisi server yang belum optimal.
Masalah lain yang cukup mencolok adalah munculnya bug dan crash, terutama ketika pemain menggunakan pengaturan bahasa Inggris. Komunitas menemukan bahwa kendala ini bisa sedikit dikurangi dengan mengganti bahasa ke Jepang. Namun, solusi tersebut tentu bukan pilihan ideal, terutama bagi pemain global yang mengandalkan terjemahan untuk memahami cerita dan gameplay.
Kondisi ini membuat pengalaman bermain menjadi kurang nyaman, terutama bagi pemain baru yang berharap mendapatkan kesan pertama yang baik dari game ini. Beberapa pemain bahkan memilih untuk menunda bermain hingga kondisi server dan sistem benar-benar stabil.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak developer telah menjadwalkan maintenance hingga 17 April untuk memperbaiki berbagai masalah yang ada. Selain itu, mereka juga menyiapkan kompensasi bagi pemain sebagai permintaan maaf atas gangguan yang terjadi selama periode tersebut.
Kompensasi yang diumumkan meliputi 100 Gems sebagai pengganti waktu maintenance, serta tambahan Gems yang akan diberikan terkait masalah koneksi yang masih berlangsung. Menariknya, pemain juga mendapatkan bonus sebesar 3.000 Gems sebagai bentuk apresiasi karena game ini sempat mencapai peringkat pertama di kategori Free Chart.
Meski awal perjalanannya cukup penuh tantangan, masih ada harapan bagi Nekopara Sekai Connect untuk memperbaiki kualitas layanan mereka. Jika pengembang mampu mengatasi masalah teknis dengan cepat dan efektif, game ini berpotensi kembali mendapatkan kepercayaan dari komunitas dan berkembang lebih stabil ke depannya.
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film HOPE, Big Trouble in Little Village
-
Gaming3 weeks agoFate/EXTRA Record Akhirnya Umumkan Jadwal Rilis Global pada Januari 2027
-
Gaming3 weeks agoRev. NOiR Kembali Dipamerkan di State of Play, Rilis 2027 untuk PS5, Xbox Series, dan PC
-
TV & Movies3 weeks agoBuka Proyek Solo Perdana, Tomohiro Kamiyama (WEST.) Rilis Album “INPUT⇄OUTPUT” Secara Global!
-
TV & Movies3 weeks agoMagnifique Group Angkat Diskusi tentang Masa Depan Media dan Kepercayaan terhadap AI melalui Dua Kelas Khusus di IdeaFest 2026
-
Gaming3 weeks agoBrown Dust 2 Kolaborasi dengan Chained Soldier 2, Hadirkan Tiga Karakter
-
Gaming3 weeks agoAtelier Karia Resmi Dapatkan Jadwal Rilis Februari 2027
-
Gaming3 weeks agoThe Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake Resmi Rilis November 2026






