Connect with us

News

SEGA Gelar Black Friday Sale Part 1 di PlayStation Store: Diskon Hingga 60% untuk Berbagai Game Populer

Published

on

Sega Gelar Black Friday Sale Part 1 Di Playstation Store: Diskon Hingga 60% Untuk Berbagai Game Populer

SEGA secara resmi mengumumkan dimulainya ajang diskon SEGA Black Friday Sale Part 1 di PlayStation™Store mulai 6 November 2026. Penawaran terbatas ini berlaku hingga 20 November 2026, memberikan potongan harga khusus untuk sejumlah judul game pilihan di platform PlayStation®4 dan PlayStation®5.

Daftar Game Unggulan dan Diskon

Beberapa judul utama yang mendapatkan diskon besar dalam periode pertama ini meliputi:

  • Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties (PS4 / PS5): Diskon 60% — Versi reimagining dari seri legendaris Yakuza yang hadir dengan petualangan baru.

  • Virtua Fighter 5 R.E.V.O. World Stage (PS5): Diskon 50% — Game pertarungan aksi klasik dengan visual dan fitur yang diperbarui.

  • Two Point Museum: Explorer Edition (PS5): Diskon 33% — Game simulasi manajemen museum edisi khusus.

  • Sonic Frontiers (PS4 / PS5): Turut hadir dalam jajaran game yang mendapatkan penawaran harga spesial selama periode diskon.

Catatan & Informasi Pembelian

  • Periode Event: 6 November 2026 – 20 November 2026.

  • Situs Resmi Promo: SEGA Black Friday Sale Event Page

  • Ketentuan: Tanggal mulai dan harga penawaran dapat bervariasi tergantung pada wilayah serta toko digital masing-masing. Pemain disarankan untuk memastikan harga potongan sudah terpasang sebelum melakukan transaksi.

Advertisement

News

Anti Surrender! Trik Marathon Gaming Seharian Tetap OP Bareng POCO C95 Pro

Published

on

By

Auto Draft

“Satu match lagi ya!” Kalimat ini pasti sering banget lo denger pas lagi mabar, atau malah lo sendiri yang ngomong, tapi ending-nya malah kebablasan spam match sampai subuh. Wajar aja sih, data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) nyatet rata-rata pengguna bisa nongkrongin layar hape sampai 4 jam sehari. Namanya juga gamer kalcer! Niat awal cuma mabar santai bentar, tahu-tahu lanjut maraton berjam-jam.

Makanya, gear tempur lo nggak boleh kaleng-kaleng. Lo butuh perangkat kayak POCO C95 Pro yang bisa bikin sesi grinding lo jalan terus tanpa hambatan.

Buat gamer kalcer yang anti-surrender sebelum base lawan rata dengan tanah, POCO C95 Pro emang pas banget dijuluki The Endurance Weapon. Baterai monster, fast charging ngebut, plus jeroan OP bikin hape ini siap nge-carry lo dari satu match ke match berikutnya.

“POCO paham banget kalau momen epic itu bisa dateng kapan aja tanpa permisi. Makanya POCO C95 Pro dirancang khusus buat terus ngebakar semangat juang para gamer kalcer di Indonesia,” ujar Novita Krisutami, PR Manager POCO Indonesia.

Tapi inget, nge-push rank durasi panjang juga butuh taktik cerdas. Lo harus tahu kapan waktunya cooling down, dan yang terpenting, device lo harus selalu ready to war. Biar maraton lo makin maksimal, simak tips gaming ala POCO berikut ini:

Boleh Aja Spam Match, Tapi Jangan Lupa Regen Fisik Sendiri!

Biar performa lo tetep di puncak, atur pacing main lo. Ambil jeda cooling down antar-match dan pastiin kondisi fisik lo tetep fit. Ingat, gamer kalcer yang disegani itu bukan cuma yang tahan melek 24 jam nonstop, tapi yang paham kapan harus recall buat isi ulang energi sebelum balik nge-carry tim.

Nah, pas lo lagi rehat sejenak, manfaatin waktunya buat charge baterai POCO C95 Pro yang didukung 45W Turbo Charging. Nggak berasa, baterai monster 7500mAh miliknya langsung terisi dan siap diajak maraton lagi. Ada temen setim yang lupa bawa charger atau kehabisan daya? Santai, lo bisa jadi penyelamat berkat fitur reverse charging 22,5W.

Pastiin Layar Bikin Nyaman Mata, Jangan Kasih Celah Lawan!

Di arena kompetitif, layar itu jendela kemenangan lo. Salah pilih layar hape cuma bikin mata cepet perih, plus bikin lo gagal liat musuh yang lagi camping di rumput. Ending-nya? Maraton gaming lo jadi berantakan!

POCO C95 Pro ngerti banget kebutuhan ini lewat layar super lega 6,9 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz. Fitur ini ngasih lo keunggulan visual yang tajam dengan transisi layar super mulus, baik pas lagi duel sengit maupun farming santai. Layar ini juga ngantongin sertifikasi TÜV Rheinland, bikin mata nggak gampang lelah walau maraton push rank sampai larut.

Main Dingin dan Sabar, Jangan Gampang Terpancing Emosi!

Suasana maraton gaming emang gampang banget bikin tensi naik, apalagi pas situasi genting. Tapi kuncinya tetep ada di ketenangan. Nggak cuma strategi mikro-makro di dalem game, pikiran lo juga harus tetep adem dan fokus.

Biar lo nggak makin pusing, POCO C95 Pro dipersenjatai chipset gesit dan efisien MediaTek Helio G91-Ultra, disempurnakan oleh sistem operasi cerdas Xiaomi HyperOS 3. Racikan ini bikin performa device lo konsisten tetap strong, bebas dari drama frame drop mendadak atau lag rese pas notifikasi masuk di momen penting.

Rajin Rawat Senjata Tempur Biar Tetap Prima

Pas lagi mabar intens, hal-hal random sering banget terjadi: hape ketumpahan air minum, kebentur meja pas panik kena gank, atau jari berminyak gara-gara ngemil gorengan sambil nge-push rank. Kalau pakai device biasa, drama kayak gini pasti bikin parno. Tapi bareng POCO C95 Pro, lo bisa main sebarbar apa pun tanpa rasa was-was.

Untungnya, POCO C95 Pro udah dibekali perlindungan tangguh Corning® Gorilla® Glass 7i sebagai armor utama buat nangkis goresan dan benturan harian. Ditambah lagi ada sertifikasi IP64 (tahan debu dan percikan air) plus Wet Touch Technology, bikin respon layar tetep presisi ngikutin gerak jari walau tangan lo lagi basah keringetan pas tensi game lagi tinggi-tingginya. Main jalan terus, device tetap aman terkendali!

Udah Siap Marathon Gaming Bareng POCO C95 Pro?

Pada akhirnya, maraton gaming itu bukan cuma ajang pamer siapa yang paling kuat begadang. Ini soal gimana lo bisa main cerdas, ngatur ritme, dan punya device dengan stamina badak yang siap nge-backup ambisi lo. Mau hape yang beneran bisa kuat nemenin sesi maraton gaming lo? Jawabannya jelas: POCO C95 Pro!

 

Produk

Ketersediaan

Extreme Value (SRP)

POCO C95 Pro

6GB + 128GB

POCO C95 Pro

8GB + 256GB

Warna: Black / Green / Blue

Online

mi.com, Tokopedia, Tokopedia | Tiktok Shop, Shopee

Rp3.299.000

Rp3.099.000

Rp3.999.000

Rp3.799.000

Continue Reading

News

Review Film GODZILLA: MINUS ZERO, Masih Meraung Kencang

Published

on

Review Film Godzilla: Minus Zero, Masih Meraung Kencang

GODZILLA: MINUS ONE (2023) 3 tahun silam mengejutkan jagat sinema lantaran bisa memberikan teror mbah Godzilla sekaligus memberikan drama yang sungguh efektif nan menyentuh, sampai Steven Spielberg mengaku menyukai para karakternya.

Karakter. Di film monster. Sesuatu yang sangat jarang disukai dan sutradara Satoshi Yamazaki berhasil menghidupkan mereka di tengah gebrakan dan kehancuran yang dilakukan si monster legendaris itu.

Review Film Godzilla: Minus Zero, Masih Meraung Kencang

Review Film Godzilla: Minus Zero, Masih Meraung Kencang

Pertanyaan besarnya memang: Apakah GODZILLA: MINUS ZERO (2026) mampu meraung lebih kencang lagi?

Koichi Shikishima (Ryunosuke Kamiki), pilot yang berhasil membasmi Godzilla, sekarang hidup tenang bersama istri, Noriko Oishi (Minami Hanabe) dan anak angkatnya, Akiko (Sae Nagatani). Namun lantaran ini sekuel di dunia monster, kedamaian dipecahkan oleh aksi naga terbang yang diberi Ghidorah.

Kepala Penanggulangan Bencana Skala Besar Kenji Noda (Hidetaka Yoshioka) meminta Shikishima kembali membantunya. Meski awalnya ragu karena sudah berkeluarga, akhirnya si jagoan kembali menghadapi monster.

Ternyata Ghidorah tidak sendiri karena Godzilla bangkit kembali. Semakin merasa terpojok, akhirnya diputuskan untuk mengadu kedua monster tersebut. Dibantu oleh mesin untuk memancing Godzilla buatan profesor biologis Kanji Murakami (Min Tanaka), penyintas nuklir yang memiliki trauma mendalam, yang ternyata membutuhkan penyintas si mbah monster yakni bini Koicihi, Noriko.

Review Film Godzilla: Minus Zero, Masih Meraung Kencang

Review Film Godzilla: Minus Zero, Masih Meraung Kencang

GODZILLA: MINUS ZERO (2026) sutradara Takashi Yamazaki masih menempatkan dilema Koichi dan keluarganya sebagai pondasi dramanya dan memang masih efektif. Dia mempu membuat hubungan mereka begitu organik juga cerdas menusuk simpati penonton dari kekhawatiran si bapak sekaligus perlunya dia kembali bertarung dan tangisan ketakutan si anak sekedar mendengar kembalinya monster yang membuat suasana keruh semakin perih.

Begitu pun dengan usaha keras dan taktis para manusia untuk menerka dan menghadapi Ghidorah dan Godzilla yang terus memberi suspense. Baik saat gagal atau berhasil selalu ada bayaran pahit atau ide untuk kesempatan selanjutnya yang selalu membuat plot di luar konflik batin para karakter menarik diikuti.

Review Film Godzilla: Minus Zero, Masih Meraung Kencang

Review Film Godzilla: Minus Zero, Masih Meraung Kencang

Aksi menggelegar penuh teror para monster pun masih memukau, bahkan lebih lagi. Baik Ghidorah dan Godzilla digambarkan sebagai gumpalan kekuatan ngeri tak terbayangkan yang mampu melumat umat manusia tapi juga, layaknya pemandangan bencana alam, sebuah fenomena megah yang bisa membuat saksinya tertegun menatap. Apalagi diudukung spesial efek dari tim pemenang Oscar yang kini lebih memukau lagi.

Walau drama tidak mampu menyentuh ketinggian dari film pertamanya, tapi sekedar bisa melanjutkan dengan kualitas di atas rata-rata film monster, mencoba menyentuh ide baru dan masih dengan pengadeganan dan storytelling mumpuni, GODZILLA MINUS ZERO (2026) tetaplah sekuel yang meraung keras.

Continue Reading

News

Gaji Idol Jepang Disorot, Sejumlah Talent Disebut Hanya Menerima Rp.13 Juta Sebulan

Published

on

By

Love Live! Hasunosora Rilis Visual Terbaru, Tayang Januari 2027

Industri idol Jepang kembali menjadi sorotan terkait kesejahteraan para talent. Di tengah popularitas dan aktivitas panggung yang padat, sejumlah idol disebut menerima penghasilan bulanan yang relatif kecil dibandingkan pekerjaan lain, termasuk pegawai minimarket.

Berdasarkan sejumlah perkiraan yang beredar, ada idol Jepang yang hanya memperoleh sekitar 120.000 yen (sekitar Rp13 juta) per bulan. Bahkan, beberapa talent dikabarkan belum menerima bayaran setelah menjalani debut dan mulai beraktivitas sebagai idol.

Kesejahteraan Talent Jadi Perhatian

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai sistem pembayaran dan pengelolaan keuangan di sejumlah agensi idol. Meski industri ini dikenal memiliki basis penggemar besar dan berbagai sumber pendapatan, penghasilan yang diterima talent belum tentu sebanding dengan aktivitas serta tuntutan pekerjaan mereka.

Perbedaan pendapatan antar-idol juga dapat dipengaruhi oleh popularitas, kontrak, sistem pembagian hasil, serta kebijakan masing-masing agensi. Namun, apabila talent tidak menerima bayaran secara transparan atau sesuai kesepakatan, hal tersebut dapat menimbulkan persoalan serius terkait hak pekerja.

Dugaan Praktik Tidak Transparan di Agensi

Situasi ini turut memicu kekhawatiran bahwa sebagian agensi mungkin memiliki masalah dalam pengelolaan keuangan, termasuk dugaan penyalahgunaan atau penahanan pembayaran talent. Namun, dugaan tersebut perlu ditelusuri berdasarkan kasus dan bukti yang jelas sebelum dapat disimpulkan sebagai praktik yang terjadi secara luas di industri idol Jepang.

Transparansi kontrak, kejelasan sistem pembayaran, serta perlindungan terhadap talent menjadi sejumlah aspek penting yang perlu diperhatikan. Idol yang baru debut maupun yang belum memiliki popularitas besar tetap membutuhkan kepastian mengenai hak dan kompensasi atas pekerjaan mereka.

Sorotan terhadap isu ini menunjukkan bahwa pembahasan mengenai industri idol Jepang tidak hanya berkaitan dengan popularitas dan hiburan, tetapi juga kondisi kerja serta kesejahteraan para talent di balik layar.

Catatan: Konversi menggunakan perkiraan kurs 1 yen ≈ Rp108. Nilai rupiah dapat berubah mengikuti kurs yang berlaku.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending