Connect with us

Music

Eks Hello! Project, Ayaka Wada Mengakui Pernah Menyukai Sesama Jenis

Published

on

GwiGwi.com – Mantan pemimpin Hello! Project Ayaka Wada baru-baru ini mengadakan wawancara panjang dengan QJWeb, bersama dengan Mikity dari grup idola Nichoume no Sakigate Keluar, grup idola indie yang terdiri dari pria gay.

Keduanya mengobrol tentang budaya idola dan topik keberagaman. Dalam beberapa tahun terakhir anggota Negicco didukung tetap menjadi idola bahkan setelah mereka menikah, dan Yuki Kashiwagi menyatakan dia tidak ingin lulus AKB48 bahkan ketika dia berusia 30 tahun.

Ketika topik akhirnya beralih ke kaum gay, Wada berbagi beberapa wawasan tentang kehidupan pribadinya yang menjadi kejutan yang menyenangkan bagi banyak penggemar.

Wada bertanya kepada Mikity bagaimana dalam wawancara sebelumnya dia berbicara tentang berjuang untuk memaksa dirinya menjadi lucu hanya karena dia gay. Mikity kemudian menjelaskan bahwa meskipun ada beberapa orang gay yang populer di TV, hampir semuanya adalah pelawak, memiliki slogan yang cerdas, dll. Sebagai hasilnya, hal ini memberi Shinjuku Ni-chōme (distrik gay populer di Jepang) citra bahwa semua orang hanya ceria.

Mikity menemukan bahwa setiap kali orang mengetahui bahwa dia gay, kebanyakan orang mengharapkan dia menjadi lucu dan komedi sehingga dia akan memaksa dirinya untuk bertindak dengan cara tertentu untuk menenangkannya.

Wada melanjutkan dengan mengatakan bahwa banyak orang di sekitarnya akan terus-menerus mengatakan bahwa mereka ingin memiliki teman gay, tetapi pada saat yang sama akan menentang diri mereka sendiri dengan menentang hubungan sesama jenis. Dia tidak bisa mengerti mengapa begitu banyak orang di generasinya memiliki pola pikir seperti ini.

Wada menceritakan bahwa saat itu dia secara pribadi berjuang dengan seksualitasnya. Dia pernah jatuh cinta dengan sesama jenis sebelumnya, dan masih bingung. “Saya hidup selama 25 tahun tanpa mengetahui seksualitas saya dan tidak tahu di mana saya berada dalam hidup“. Alasan lain dari “kebingungan” seksualitasnya adalah karena penindasan yang dirasakannya sebagai seorang perempuan, yang tentunya tidak membutuhkan penjelasan.

Mempelajari seni di Universitas membantu Wada mempertanyakan apakah dunia terlalu membatasi atau tidak, dan melalui seni dia menjadi benar-benar memahami betapa pentingnya untuk mencoba dan mengatasi kontradiksi tersebut. Berteman dengan orang-orang yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat seperti Mikity juga membantunya.

Lebih lanjut Wada mengatakan bahwa selain gender ada orang yang juga memiliki masalah besar dengan ras dan kebangsaan. Orang-orang yang memiliki praduga tentang kaum gay hanya menciptakan kebingungan dan menghasilkan komunikasi yang buruk secara keseluruhan.

Dia menutup wawancara dengan mengatakan bahwa melihat ke belakang dia membuat pernyataan yang dia rasa sangat malu, tetapi itu sebelum dia memiliki pengetahuan yang lebih dalam tentang subjek atau mencoba sesuatu. Wada terus membaca dan belajar secara rutin agar bisa terus belajar tentang berbagai topik.

Pada tahun 2002 Wada mengikuti audisi untuk “Hello! Project Kids ”, setelah berhasil mencapai babak final ia keluar. Pada tahun 2004 dia mengikuti audisi lagi bergabung dengan program pelatihan Hello! Project Hello Pro Egg. Debut utamanya diumumkan pada 4 April 2009 di mana terungkap bahwa dia akan berada di grup S/mileage.

Pada 2014 S/mileage berganti nama menjadi ANGERME, dan dua tahun kemudian pada tahun 2016 Wada ditunjuk sebagai pemimpin proyek Hello! Pada Juni 2019 dia lulus dari Hello! Project dan ANGERME.

Sumber

Advertisement

Music

Reuni Emosional Che’Nelle dan Penulis Lagu ‘Believe’: Rilis Karya Baru yang Tak Terduga

Published

on

By

Reuni Emosional Che’nelle Dan Penulis Lagu ‘believe’: Rilis Karya Baru Yang Tak Terduga

www.gwigwi.com – Penyanyi berbakat Che'Nelle baru saja membawa kejutan bagi para penggemarnya dengan menggandeng kembali EIGO, sosok penulis lagu di balik “Believe”—salah satu lagu paling sukses sepanjang karier musiknya. Namun, alih-alih mencoba mengulang formula kesuksesan yang sama, kolaborasi kali ini justru menghasilkan sesuatu yang jauh berbeda dan tak terduga.

Bukan pop anthem megah yang mengandalkan hook komersial, EIGO justru menuliskan sebuah lagu yang terasa lebih intim, personal, dan mencerminkan kedewasaan serta jati diri Che'Nelle saat ini.

Esensi Keindahan Sederhana dalam “Taisetsu na mono”

Karya terbaru mereka ini bertajuk “たいせつなもの Taisetsu na mono”. Lagu ini dibangun dengan narasi seputar hal-hal kecil dalam hidup yang sering kali luput dari perhatian manusia sampai hal tersebut benar-benar hilang.

Secara garis besar, lagu ini menyoroti:

  • Momen Berharga Bersama Keluarga: Menghargai waktu yang dihabiskan bersama orang-orang terdekat.

  • Perasaan yang Tenang: Menggambarkan ketulusan cinta yang mendalam dan damai kepada seseorang.

  • Keindahan yang Biasa: Menyadari bahwa keindahan hidup yang sesungguhnya sering kali baru disadari ketika kita menoleh ke belakang (masa lalu).

Dengan aransemen yang hangat dan reflektif, lagu ini diposisikan sebagai sebuah pesan yang tulus dari lubuk hati terdalam Che'Nelle, bukan sekadar komoditas industri musik populer.

Menjadi Lagu Tema Kompetisi Seni Bergengsi

Lagu “たいせつなもの Taisetsu na mono” juga mendapatkan panggung apresiasi yang sangat besar dan jarang didapatkan oleh rilisan musik biasa. Lagu ini resmi terpilih sebagai lagu tema (theme song) untuk DOCOMO Future Museum.

Bagi yang belum tahu, DOCOMO Future Museum merupakan kompetisi seni kreatif tahunan bergengsi besutan NTT Docomo yang telah konsisten berjalan sejak tahun 2002. Kehadiran lagu ini di ajang tersebut otomatis memberikan basis pendengar dan konteks emosional yang jauh lebih luas daripada sekadar mengejar angka streaming di platform digital.

Pada akhirnya, Che'Nelle memang tidak meminta EIGO untuk menciptakan “Believe” versi kedua. Ia hanya meminta sebuah lagu yang mampu menyuarakan fase hidup yang sedang ia jalani sekarang—dan lewat “Taisetsu na mono”, EIGO berhasil mewujudkannya dengan sempurna.

Continue Reading

Music

Kabar Gembira untuk Fans Anime! Piringan Hitam “New Panty & Stocking with Garterbelt The Vinyl” Siap Rilis September Ini

Published

on

By

Kabar Gembira Untuk Fans Anime! Piringan Hitam “new Panty & Stocking With Garterbelt The Vinyl” Siap Rilis September Ini

www.gwigwi.com – FlyingDog, Inc. (bagian dari Victor Entertainment Group) resmi mengumumkan perilisan piringan hitam (analog record) pertama untuk proyek anime New Panty & Stocking with Garterbelt. Bertajuk “New Panty & Stocking with Garterbelt The Vinyl”, piringan hitam ini dijadwalkan resmi dijual pada 30 September 2026 mendatang.

Perilisan ini menjadi momen spesial karena bertepatan dengan perayaan satu tahun hari jadi New Panty & Stocking with Garterbelt, serta menyusul kesuksesan perilisan piringan hitam soundtrack versi anime orisinal (2010) pada Mei tahun lalu.

Eksklusivitas Edisi Piringan Hitam

Piringan hitam ini diproduksi secara khusus untuk menghadirkan pengalaman audio musik murni. Berbeda dengan versi CD standar, versi piringan hitam ini hanya akan memuat trek musik dan lagu tanpa menyertakan drama suara (drama tracks) dari para pengisi suara. Hal ini menjadikannya sebagai rilisan piringan hitam musik murni pertama di dunia untuk karya tersebut.

Edisi cetakan pertama (first-press) menawarkan berbagai bonus dan visual menarik bagi para kolektor:

  • Warna Piringan Unik: Terdiri dari 2 keping piringan hitam (2-disc LP), di mana Keping 1 berwarna Putih (White) dan Keping 2 berwarna Merah Muda Susu (Milky White Pink).

  • Poster Bonus: Menyertakan bonus poster lipat empat (four-fold poster) yang menampilkan ilustrasi sampul di dalamnya.

  • Sampul Eksklusif: Menampilkan desain cover yang imut dan seksi, dengan skema warna yang diawasi langsung oleh staf dari Studio Trigger.

Detail Album dan Daftar Lagu

Album ini dipasarkan dengan harga 7.150 yen (sudah termasuk pajak). Secara keseluruhan, piringan hitam ini merangkum 26 trek dan lagu populer yang muncul di sepanjang seri.

Beberapa lagu unggulan yang masuk dalam daftar putar album ini antara lain “Theme of New PANTY & STOCKING (Long Version)” garapan TeddyLoid & Taku Takahashi, lagu populer “New Fly Away”, serta lagu hit “Divine” (kolaborasi MONJOE & Taku Takahashi bersama SWEEP & JUVENILE) yang saat ini telah menembus hampir 20 juta pemutaran (streams) di berbagai platform digital.

Bagi para penggemar yang ingin mendengarkannya secara digital terlebih dahulu, soundtrack ini juga sudah tersedia di ber

Continue Reading

Music

Da-iCE Definisikan Ulang Makna “Tanpa Batas” Lewat Single Terbaru “Unlimited”

Published

on

By

Da Ice Definisikan Ulang Makna “tanpa Batas” Lewat Single Terbaru “unlimited”

www.gwigwi.com –

Grup vokal dan tari asal Jepang, Da-iCE, kembali menggebrak dengan merilis karya terbaru mereka yang bertenaga bertajuk “アンリミテッド Unlimited”. Sejak detik pertama, lagu ini langsung menghentak lewat ketukan breakbeat yang dinamis. Intensitasnya kian memuncak saat memasuki bagian chorus, di mana perpaduan aransemen full band dan seksi instrumen tiup (horn section) tumpah ruah menyajikan ledakan energi musik yang maksimal. Tidak ada basa-basi atau tempo yang melambat di lagu ini—semuanya disajikan dengan intensitas penuh sejak awal.

Lagu “Unlimited” ditulis langsung oleh dua personel Da-iCE, yaitu Taiki Kudo dan Sota Hanamura. Untuk menyempurnakan komposisinya menjadi sebuah karya yang megah, mereka menggandeng produser ternama Yusuke Saeki, yang bekerja di bawah alias Saeki youthK.

Rekam jejak Saeki di industri musik Jepang sudah tidak diragukan lagi, dengan portofolio kolaborasi bersama nama-nama besar seperti Arashi, Snow Man, SixTONES, Nissy, Kana Nishino, hingga miyana. Alih-alih menghasilkan lagu pop yang terlampau rapi dan aman, kolaborasi ini justru melahirkan sebuah karya masif yang terdengar ambisius, liar, dan sangat bertenaga.

Di balik kemegahan aransemennya, kekuatan lirik khas Da-iCE tetap terjaga dengan baik. Lagu ini menawarkan penulisan lirik yang berlapis dan cerdas, memberikan detail-detail baru yang menarik untuk disimak bahkan setelah diputar berulang kali. Pesan yang disampaikan pun sangat spesifik: sebuah ajakan untuk terus maju menantang masa depan dengan penuh percaya diri.

Hadir sebagai lagu yang provokatif dan berani, “アンリミテッド Unlimited” dipastikan menjadi anthem musim panas yang siap mendominasi, jauh dari sekadar menjadi musik latar biasa. Da-iCE tidak lagi meminta izin untuk tampil megah; mereka sudah membuktikannya lewat lagu ini.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending