Connect with us

Dorama

Drama Korea Ini Diadaptasi dari Dorama Jepang Lho!

Published

on

GwiGwi.com – Kalau disuruh milih, lebih suka dorama atau drama korea? Well, kepopuler drama Korea akhir-akhir ini memang agak sedikit membuat dorama Jepang berkurang peminatnya namun tahu tidak bahwa beberapa drama korea populer ternyata justru diadaptasi dari dorama Jepang lho. Beberapa diantaranya memang berhasil melampaui dorama aslinya namun tidak sedikit pula yang berakhir mengecewakan.

Maaf Anda Melihat Iklan
  1. Boys Over Flower (2009) diadaptasi dari Hana Yori Dango (2005)

Yang suka nonton drama korea pasti tahu dong Boys Over Flowers. Diadaptasi dari manga Jepang karya Yoko Kamio BOF menjadi salah satu drama adaptasi paling sukses di Korea. Namun banyak juga yang membandingkannya dengan dorama Jepangnya, yang katanya jauh lebih natural dengan plot cerita yang tidak bertele-tele.

  1. Mischievous Kiss (2010) diadaptasi dari Itazura Na Kiss (1996)

Itazura Na Kiss adalah salah satu dorama Jepang yang sangat sangat populer dijamannya karena menyandingkan aktor tampan Takashi Kashiwabara sebagai Naoki dan Aiko Sato sebagai Kotoko. Namun rating adaptasi versi Korea-nya tidak sebagus versi Jepang-nya yang mungkin agak sedikit terselamatkan karena membawa nama besar Kim Hyun Joong setelah Boys Over Flower.

  1. Naeil’s Cantabile (2014) diadaptasi dari Nodame Cantabile (2006)

Sama halnya dengan Mischievous Kiss, Naeil’s Cantabile juga tenggelam dan kalah dengan kepopuler dorama versi Jepangnya. Serial yang diadaptasi dari manga karya Tomoko Ninomiya ini tokoh utamanya ternyata terinspirasi dari seorang mahasiswi musik bernama Megumi Noda yang sekarang adalah seorang guru piano di Fukuoka.

  1. Antique (2008) diadaptasi dari Antique (2001)
Baca Juga:  Matsumoto Jun & Ueto Aya akan berperan sebagai suami istri dalam drama 'Tonari no Chikara'

drama-korea-ini-diadaptasi-dari-dorama-jepang-lho-gwigwi

Kali ini kita tidak membahas serial tapi film yaitu Antique. Baik versi Jepang dan Korea-nya menggunakan judul yang sama yang diadaptasi dari manga karya Fumi Yoshinaga yang berjudul Seiyo Kotto Yogashiten. Kebalikan dari tiga drama sebelumnya, justru versi Korea lah yang juara di sini karena versi Korea-nya tidak hanya mengusung beberapa nama aktor besar seperti Ju Ji Hoon dan Kim Jae Wook namun juga dianggap lebih sukses mengusung tema yang tergolong sensitif.

  1. That Winter, The Wind Blows (2013) diadaptasi dari Forget Love (2002)

Hampir semua drama yang dibintaingi oleh Song Hye Kyo menuai kesuksesan dan tidak terkecuali drama tragis That Winter, The Wind Blows. Ternyata drama ini diadaptasi dari dorama Jepang yang sudah sukses duluan satu dekade sebelumnya.

So, bagi kamu-kamu yang ngakunya pecinta drama Korea, coba deh intip-intip dorama-dorama Jepang, karena banyak juga lho dorama Jepang yang oke punya, walaupun mungkin setiap negara punya spesialisasinya masing-masing, kalau Korea juara yang namanya drama romantis, tapi tidak ada yang bisa mengalahkan manga-manga Jepang serta live actionnya.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Dorama

Matsumoto Jun & Ueto Aya akan berperan sebagai suami istri dalam drama ‘Tonari no Chikara’

Published

on

By

GwiGwi.com – Aktris Ueto Aya bergabung dalam seri drama mendatang TV Asahi Tonari no Chikara‘ yang akan tayang perdana pada bulan Januari.

Maaf Anda Melihat Iklan

‘Tonari no Chikara' adalah komedi rumahan tentang Nakagoshi Chikara, dimainkan oleh Matsumoto Jun Arashi, seorang novelis memproklamirkan diri dan ayah dari dua anak yang tinggal di sebuah apartemen Tokyo. Chikara mau tidak mau terlibat dalam masalah warga, yang pada akhirnya menyebabkan warga membentuk komunitas yang kuat.

Ueto akan memerankan istri Chikara, Akari, yang merupakan manajer sebuah toko pakaian. Ini akan menjadi pertama kalinya Matsumoto dan Ueto membintangi sebuah drama.

Matsumoto berkomentar, “Ini pertama kalinya kami berakting bersama, tapi kami bersekolah di SMA yang sama dan aku sudah lama mengenalnya, jadi aku senang sekaligus malu berperan sebagai suami istri… Nyaman karena kami saling mengenal baik, tetapi pada saat yang sama, itu bisa menjadi canggung.

Baca Juga:  Saksikan Drama Medis yang Mendebarkan, Tokyo MER di Disney+ Hostar

Senada, Ueto menyatakan, “Saya bertemu Matsumoto-san ketika saya berusia 15 atau 16 tahun, jadi ketika saya memikirkannya, saya merasa malu. Tapi itu juga sangat nyaman, dan dia memberi saya saran langsung, jadi syuting sangat menyenangkan setiap hari!

‘Tonari no Chikara' ditulis oleh Yukawa Kazuhiko, yang juga bertanggung jawab atas naskah untuk ‘Kaseifu no Mita‘ dan ‘Kahogo no Kahoko.'

.

Sumber: (1)

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Dorama

Saksikan Drama Medis yang Mendebarkan, Tokyo MER di Disney+ Hostar

Published

on

GwiGwi.comDisney+ Hotstar hari ini mengumumkan kehadiran serial “Tokyo MER” (Mobile Emergency Room), sebuah serial drama medis yang telah tayang di Indonesia sejak 27 Oktober 2021 dan akan hadir di beberapa pasar lainnya di Asia Pasifik mulai 12 November 2021, bertepatan dengan peluncuran Disney+ di Korea dan Taiwan, serta perayaan Disney+ Hotstar Day.

Maaf Anda Melihat Iklan

Sebuah kolaborasi spesial bersama kanal siaran Jepang, TBS, “Tokyo MER” merupakan serial drama medis mendebarkan yang menceritakan persaingan antara dua dokter, yang secara tidak sengaja menemukan diri mereka terjebak dalam permainan politik yang jauh lebih besar sembari menyelamatkan nyawa para pasiennya. Serial ini mengikuti tim medis elit yang dalam kesehariannya menangani korban kecelakaan serta bencana menggunakan mobil gawat darurat yang canggih demi menyelamatkan nyawa para korban yang membutuhkan perawatan kritis sesegera mungkin.

Baca Juga:  Saksikan Drama Medis yang Mendebarkan, Tokyo MER di Disney+ Hostar

“Tokyo MER” merupakan salah satu serial drama Minggu terpopuler di TBS. Serial ini telah diluncurkan sebelumnya di Jepang dan beberapa pasar lainnya pada 27 Oktober lalu. “Tokyo MER” menampilkan aktor pemenang penghargaan Ryohei Suzuki (“Our Little Sister,” “Tokyo Tribe”), Kento Kaku (“From Today, It’s My Turn: The Movie,” “Ranma ½”), Ayami Nakajo (“Let’s Go Jets”), Nanao (“Grasshopper”), Riisa Naka (“The Girl Who Leapt Through Time”), dan Yuriko Ishida (“Princess Mononoke”).

Untuk informasi lebih lanjut mengenai “Tokyo MER” dan informasi menarik lainnya dari Disney+ Hotstar, kunjungi akun media sosial Disney+ Hotstar di Twitter @DisneyPlusID, Instagram di @DisneyPlusHotstarID, dan Facebook di Disney+ Hotstar ID.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Dorama

Netflix Bermitra Dengan TBS untuk Merilis 3 Judul Dorama Baru Secara Global

Published

on

GwiGwi.com – Tokyo Broadcasting System (TBS) dan Netflix mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka telah bermitra untuk merilis tiga dorama baru di seluruh dunia. Yang pertama adalah Nihon Chinmotsu – Kibou no Hito (Japan Sinks – People of Hope), versi live-action baru dari novel fiksi ilmiah Japan Sinks (Nihon Chinmotsu) karya Sakyo Komatsu yang dibintangi oleh Shun Oguri. Serial ini akan tayang perdana di televisi pada 10 Oktober, dan Netflix akan mulai menayangkan serial tersebut pada hari yang sama pukul 24:00 (efektif, pada 11 Oktober tengah malam).

Maaf Anda Melihat Iklan

Dorama kedua adalah reboot dari serial realitas terkenal TBS, Future Diary (tidak terkait dengan manga Sakae Esuno dengan judul yang sama), yang akan debut pada bulan Desember.

Dorama ketiga adalah serial Netflix baru oleh penulis Kankuro Kudo (live-action Ikebukuro West Gate Park, Kamui Gaiden) dan produser Aki Isoyama (Ore no Ie no Hanashi) berjudul Kekkon Shiyou yo (Let's Get Married). Ini akan mulai streaming pada tahun 2023.

Novel bencana fiksi ilmiah Japan Sinks memulai debutnya pada tahun 1973, dan sejak itu telah mengilhami dua film live-action — satu yang juga memulai debutnya pada tahun 1973, dan satu lagi pada tahun 2006 oleh salah satu pendiri Gainax dan sutradara Shin Godzilla Shinji Higuchi. Ini juga menginspirasi seri live-action 1975, serta dua adaptasi manga: yang pertama oleh penulis Golgo 13 Takao Saito, dan manga 2006-2009 oleh Tokihiko Ishiki. Baru-baru ini, anime ini menginspirasi serial anime Japan Sinks: 2020 karya Masaaki Yuasa dan Science SARU, yang memulai debutnya di Netflix pada Juli 2020, dan mengubah latarnya ke zaman modern. Novel ini dianggap sebagai fiksi ilmiah klasik di Jepang dan di seluruh dunia.

Baca Juga:  Saksikan Drama Medis yang Mendebarkan, Tokyo MER di Disney+ Hostar

Mirai Nikki adalah reality show TBS populer yang ditayangkan selama sembilan musim dari tahun 1998 hingga 2002, dan juga menginspirasi sebuah film. Dalam program realitas, staf reality show memberikan seorang pria dan seorang wanita sebuah “buku harian” yang memiliki garis besar romansa yang mulai tumbuh di antara keduanya, dan harus bertindak dan mematuhi peristiwa buku harian pada hari-hari yang ditentukan, tetapi sebaliknya bebas untuk memerankan roman improvisasi berdasarkan “karakter” mereka di luar batas-batas buku harian.

Kankuro Kudo dan Aki Isoyama sebelumnya berkolaborasi dalam serial televisi live-action Ikebukuro West Gate Park, dan Kudo juga menulis skenario untuk film live-action Kamui Gaiden. Dia juga menulis seri buku bergambar Wasimo bersama ilustrator Hajime Anzai, yang menginspirasi serial anime pendek NHK yang masih tayang sampai sekarang.

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x